Kaskus

Sports

ONEchampionshipidAvatar border
TS
ONEchampionshipid
3 Alasan Nonton ONE Friday Fights 137: Tawanchai vs. Liu
BOLASPORT.COM - ONE Championship akan menutup kalender kompetisi 2025 dengan menggelar ONE Friday Fights 137 di Lumpinee Stadium, Bangkok, pada Jumat (19/12/2025).

Ajang pamungkas pada tahun ini menampilkan 12 pertarungan eksplosif yang mempertemukan juara dunia, kontestan papan atas, hingga bintang muda berbakat.


Setiap petarung kickboxing dan Muay Thai akan naik ring dengan tujuan berbeda-beda.

Sebagian tengah mengejar ambisi merebut gelar juara sementara yang lain berpeluang meraih kontrak bernilai miliaran rupiah untuk bergabung ke jajaran atlet utama ONE Championship.

Berikut 3 alasan kenapa ONE Friday Fights 137 layak untuk ditonton.
1. Tawanchai Memulai Misi Balas Dendam di Kickboxing

Juara kelas bulu Muay Thai ONE Championship, Tawanchai PK Saenchai, akan mencoba menghidupkan kembali ambisi kejayaan dalam dua cabang olahraga saat melawan petarung China, Liu Mengyang, di partai puncak.

Kekalahan mengejutkan lewat TKO di ronde ketiga dari Masaaki Noiri di ONE 172 pada Maret lalu masih membekas.

Bukan hanya karena hasil itu merupakan kekalahan TKO pertamanya di ONE Championship tetapi juga menggagalkan peluang Tawanchai merebut sabuk interim kickboxing.

Namun, kegagalan tersebut justru membuat Tawanchai semakin termotivasi untuk membuktikan dirinya sebagai striker terbaik di kelas 70 kilogram.

Baca Juga: ONE Championship - Redho Rocky Hadapi Petarung Malaysia Rifdean Masdoor di ONE Friday Fights 138

Raja Muay Thai berusia 26 tahun ini sudah membuktikan kemampuannya di kickboxing dengan kemenangan atas Davit Kiria dan Jo Nattawut.

Dengan tekad kuat membungkam para pengkritik, petarung Thailand ini menghadapi penantang berbahaya yang sudah menjatuhkan beberapa bintang besar.

Liu mengalahkan Noiri lewat keputusan bulat dalam debut di ONE Championship pada Desember tahun lalu.

Hasil itu langsung mengumumkan dirinya sebagai ancaman serius di divisi ini.

Penampilan terakhirnya juga mengesankan saat menundukkan Shadow Singha Mawynn di ONE Friday Fights 126 pada September lalu.

Bagi Tawanchai, langkah menuju duel dengan juara kelas bulu kickboxing, Superbon, dimulai dengan mengalahkan Liu.

2. Mantan Penantang Juara Siap Bangkit

Tiga jagoan veteran akan menghadapi penantang lapar yang ingin melambungkan nama mereka.

Sam-A Gaiyanghadao, mantan juara dua cabang olahraga dan dua divisi ONE Championship, siap memberikan sambutan keras bagi Jaosuayai Mor Krungthepthonburi yang turun dari kelas terbang ke kelas jerami.

Di usia 42 tahun, legenda Thailand ini sudah biasa mengalahkan kontestan lebih muda.

Sam-A baru saja menghentikan rentetan empat kemenangan Thway Lin Htet di ONE Friday Fights 126, hasil yang membuktikan bahwa usia hanya angka.


Kemenangan atas Jaosuayai bisa membuka jalan menuju perburuan gelar juara dunia lagi.

Baca Juga: ONE Championship - Dua Perempuan dengan Cekikan Mematikan akan Saling Belit di ONE Fight Night 39

Sementara itu, Jo Nattawut akan berhadapan dengan singa muda Mohammad Siasarani dalam aksi di kelas bulu Muay Thai.

Mantan penantang juara ini tengah tertekan setelah menelan tiga kekalahan beruntun sehingga membuat kemenangan menjadi sangat penting untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan.

Selain itu, Zhang Peimian akan melawan Thongpoon PK Saenchai dalam duel kelas jerami kickboxing.

Zhang, petarung China berusia 22 tahun, memiliki kecepatan tangan dan gerakan kaki yang lincah hingga pernah mengantarnya meraih empat kemenangan di ONE Championship.

Namun, Zhang butuh pembuktian setelah baru-baru ini menelan dua kekalahan.

Jika dia bisa menemukan kembali performa terbaiknya, bukan tak mungkin dirinya kembali masuk percakapan untuk duel ulang melawan juara dunia kelas jerami kickboxing saat ini, Jonathan Di Bella.

3, Kesempatan Raih Kontrak Miliaran Rupiah

Beberapa petarung berada di ambang meraih kontrak bernilai 100 ribu dolar AS atau setara Rp1,6 miliar untuk bergabung ke jajaran atlet utama ONE Championship.

Dalam partai pendamping, Kulabdam Sor Jor Piek Uthai berusaha kembali ke roster utama saat melawan sesama veteran asal Thailand, PTT Apichart Farm, dalam duel kelas bantam Muay Thai.

Mantan juara Lumpinee Stadium dua kali ini memiliki pukulan KO mematikan dan tengah mengantongi empat kemenangan beruntun.

Dalam duel kelas bantam Muay Thai lainnya, Yod-IQ Or Pimolsri bertemu petarung Rusia, Alexey Balyko.

Yod-IQ tampil menggila dengan memenangi 10 dari 11 laga di ONE Championship sambil mengantongi delapan kemenangan beruntun.

Satu-satunya kekalahan justru diderita dari Balyko sehingga laga nanti bisa menjadi ajang balas dendam baginya.

Di tempat lain, petarung Jepang, Shimon Yoshinari, menghadapi veteran Thailand, Dedduanglek TDed99, dalam aksi kelas terbang Muay Thai.

Petarung berusia 21 tahun ini sudah meraih tiga kemenangan beruntun dengan kecepatan berputar dan agresi tanpa henti.


0
26
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan