Kaskus

News

niumiucdcAvatar border
TS
niumiucdc
Solusi Ampuh untuk Mengatasi Perilaku Rigid pada Anak ASD
Masalah makan pada anak merupakan hal yang sangat umum terjadi, baik pada anak tipikal maupun anak dengan gangguan perkembangan. Namun, pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), masalah makan biasanya muncul lebih sering dan cenderung lebih rumit. Banyak orang tua merasa bingung ketika anak mereka hanya mau makan makanan tertentu, menolak mencoba makanan baru, atau menunjukkan perilaku menantang saat waktu makan.

Namun, sebelum menyimpulkan bahwa anak “susah makan”, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan tidak ada masalah medis yang mendasari. Ayah Bunda harus berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli gastroenterologi untuk menyingkirkan kemungkinan gangguan pencernaan, alergi makanan, refluks, atau kondisi medis lainnya. Jika pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada masalah medis, barulah kita dapat memfokuskan perhatian pada aspek perilaku dan sensorik yang sering terjadi pada anak ASD.

Ayah Bunda, dalam artikel berikut akan membahas penyebab rigid routines dalam perilaku makan anak ASD serta strategi efektif yang bisa diterapkan Ayah Bunda di rumah.


Solusi Ampuh untuk Mengatasi Perilaku Rigid pada Anak ASD


A.) Mengapa Anak ASD Mengalami Rigid Routines saat Makan?

Rigid routines atau pola perilaku makan yang kaku pada anak ASD biasanya dipengaruhi oleh kombinasi faktor-faktor berikut:

1. Masalah Sensorik

Banyak anak ASD memiliki kepekaan sensorik yang tinggi atau sebaliknya, kurang sensitif terhadap rangsangan tertentu. Hal ini membuat mereka memiliki preferensi kuat terhadap tekstur makanan tertentu.
Beberapa contoh yang sering ditemukan:

- Anak hanya menyukai makanan lembut seperti yogurt, sup, atau puding.

- Anak lebih memilih makanan renyah seperti keripik, biskuit, atau snack ringan.

Preferensi ini dapat membuat variasi makanan menjadi sangat terbatas sehingga berdampak pada pemenuhan nutrisi jangka panjang.

2. Otot Motorik Mulut Kurang Berkembang

Tidak sedikit anak ASD yang kesulitan mengunyah makanan karena otot mulut mereka belum berkembang optimal. Ketika terbiasa mengonsumsi makanan lunak, kemampuan motorik oral tidak berkembang sehingga anak semakin sulit menerima makanan padat. Kondisi ini menciptakan lingkaran setan: anak menolak makanan yang lebih keras, orang tua akhirnya hanya memberikan makanan yang lunak, dan kemampuan mengunyah tidak kunjung membaik.

3. Executive Functioning Difficulties

Anak ASD sering mengalami kesulitan dalam pengaturan diri, pengendalian impuls, serta kemampuan merencanakan atau mengikuti langkah-langkah. Kesulitan ini dapat membuat waktu makan terasa menantang.





0
13
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan