- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita Luar Negeri
Gembong Narkoba "Hulk" Ditangkap
1/1
TS
alexisnews
Gembong Narkoba "Hulk" Ditangkap
LISABON, ALEXISMEDIA – Otoritas Portugal menangkap salah satu gembong narkoba Brasil, Ygor Daniel Zag, yang dikenal dengan julukan "Hulk". Dia ditangkap di Cascais bersama istrinya, Fernanda. Dilansir dari Euronews, Selasa (18/11/2025), Hulk merupakan salah satu bos organisasi kriminal terbesar di Brasil, Primeiro Comando da Capital (PCC). Dia menjalankan operasi dan mencuci jutaan euro hasil perdagangan narkoba serta penipuan bahan bakar di negara tersebut. Baca juga: Indonesia Pulangkan Nenek Terpidana Mati Kasus Narkoba ke Inggris Polisi Portugal menyampaikan, Hulk dan istrinya kini dijerat dugaan keterlibatan dalam asosiasi kriminal, korupsi, dan pencucian uang.
Menurut otoritas setempat, pasangan tersebut hidup tenang di sebuah rumah sewaan senilai 10.000 euro atau sekitar Rp 194 juta per bulan di dalam kondominium pribadi di Cascais. Hulk disebut sebagai salah satu bandar narkoba paling berpengaruh di Brasil dan dikenal sebagai salah satu pemimpin teratas PCC. Pada 2014, dia dijatuhi hukuman 29 tahun penjara karena terlibat dalam skema lintas Atlantik yang menghubungkan PCC dengan mafia Balkan.
Akan tetapi, dia belum dikurung. Hingga 2021, dia ditangkap bersama istrinya dalam operasi pemberantasan narkoba di Sao Paulo, Brasil, yang berkaitan dengan penyelidikan terhadap keluarga pimpinan PCC, Marcos Willians Herbas Camacho atau Marcola. Saat menunggu keputusan banding, Hulk kembali melakukan aktivitas kriminal pada 2023. Pada 2023, otoritas menyita 30.000 liter metanol yang kemudian membuka kedok jaringan kriminal Hulk. Media Jornal de Noticias melaporkan bahwa Hulk memilih kabur ke Portugal dan tiba pada Mei lalu setelah melarikan diri dari Brasil melalui Peru dan kemudian Italia.
Menurut otoritas setempat, pasangan tersebut hidup tenang di sebuah rumah sewaan senilai 10.000 euro atau sekitar Rp 194 juta per bulan di dalam kondominium pribadi di Cascais. Hulk disebut sebagai salah satu bandar narkoba paling berpengaruh di Brasil dan dikenal sebagai salah satu pemimpin teratas PCC. Pada 2014, dia dijatuhi hukuman 29 tahun penjara karena terlibat dalam skema lintas Atlantik yang menghubungkan PCC dengan mafia Balkan.
Akan tetapi, dia belum dikurung. Hingga 2021, dia ditangkap bersama istrinya dalam operasi pemberantasan narkoba di Sao Paulo, Brasil, yang berkaitan dengan penyelidikan terhadap keluarga pimpinan PCC, Marcos Willians Herbas Camacho atau Marcola. Saat menunggu keputusan banding, Hulk kembali melakukan aktivitas kriminal pada 2023. Pada 2023, otoritas menyita 30.000 liter metanol yang kemudian membuka kedok jaringan kriminal Hulk. Media Jornal de Noticias melaporkan bahwa Hulk memilih kabur ke Portugal dan tiba pada Mei lalu setelah melarikan diri dari Brasil melalui Peru dan kemudian Italia.
0
224
4
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan
