- Beranda
- Komunitas
- Berita Terkini
Ratusan Warga Binaan Rutan Pasangkayu Terima Remisi
TS
rutanpasangkayu
Ratusan Warga Binaan Rutan Pasangkayu Terima Remisi
Ratusan Warga Binaan Rutan Pasangkayu Terima Remisi, Bukti Nyata Perubahan dan Harapan Baru
Pasangkayu, 20 Oktober 2025 – Setahun sudah Rutan Kelas IIB Pasangkayu menorehkan capaian membanggakan dalam bidang pemberian integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selama periode 20 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2025, sebanyak 114 orang warga binaan menerima Remisi Umum, 88 orang menerima Remisi Khusus Keagamaan, dan 124 orang mendapatkan Remisi Dasawarsa. Semua capaian ini melalui proses pembinaan yang matang, mulai dari pemberkasan, sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), hingga pengusulan ke tingkat pusat.
Remisi bukan sekadar pemotongan masa pidana, tetapi bentuk penghargaan bagi warga binaan yang menunjukkan perubahan nyata dalam perilaku dan disiplin. Kepala Rutan Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh petugas dan warga binaan. “Remisi diberikan bukan karena belas kasihan, melainkan karena komitmen untuk berubah dan berbuat lebih baik,” ujarnya.
Bagi warga binaan, remisi menjadi sinar harapan di balik jeruji. Salah seorang penerima Remisi Dasawarsa, Iwan (42), tak kuasa menahan haru. “Saya tak pernah menyangka bisa mendapat remisi. Ini bukti kalau perubahan itu nyata. Saya ingin lanjutkan hidup dengan jujur dan dekat dengan keluarga,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Masyarakat sekitar juga merasakan manfaat dari program integrasi ini. Banyak mantan warga binaan yang kembali ke masyarakat dengan sikap lebih dewasa dan bertanggung jawab. Selain mengurangi beban kepadatan hunian, program ini juga membantu proses pemulihan sosial. “Kalau mereka dibina dengan baik dan diterima masyarakat, itu berarti satu langkah menuju keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Samsul, warga Pasangkayu.
Capaian satu tahun ini menjadi bukti bahwa sistem pemasyarakatan di Rutan Pasangkayu berjalan sesuai arah pembinaan sejati: bukan hanya menahan, tetapi mengembalikan manusia pada martabatnya. Dengan semangat perubahan dan integritas, ratusan warga binaan kini menatap masa depan dengan harapan baru — bukti bahwa setiap kesalahan bisa ditebus dengan kebaikan.

Pasangkayu, 20 Oktober 2025 – Setahun sudah Rutan Kelas IIB Pasangkayu menorehkan capaian membanggakan dalam bidang pemberian integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selama periode 20 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2025, sebanyak 114 orang warga binaan menerima Remisi Umum, 88 orang menerima Remisi Khusus Keagamaan, dan 124 orang mendapatkan Remisi Dasawarsa. Semua capaian ini melalui proses pembinaan yang matang, mulai dari pemberkasan, sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), hingga pengusulan ke tingkat pusat.
Remisi bukan sekadar pemotongan masa pidana, tetapi bentuk penghargaan bagi warga binaan yang menunjukkan perubahan nyata dalam perilaku dan disiplin. Kepala Rutan Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh petugas dan warga binaan. “Remisi diberikan bukan karena belas kasihan, melainkan karena komitmen untuk berubah dan berbuat lebih baik,” ujarnya.
Bagi warga binaan, remisi menjadi sinar harapan di balik jeruji. Salah seorang penerima Remisi Dasawarsa, Iwan (42), tak kuasa menahan haru. “Saya tak pernah menyangka bisa mendapat remisi. Ini bukti kalau perubahan itu nyata. Saya ingin lanjutkan hidup dengan jujur dan dekat dengan keluarga,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Masyarakat sekitar juga merasakan manfaat dari program integrasi ini. Banyak mantan warga binaan yang kembali ke masyarakat dengan sikap lebih dewasa dan bertanggung jawab. Selain mengurangi beban kepadatan hunian, program ini juga membantu proses pemulihan sosial. “Kalau mereka dibina dengan baik dan diterima masyarakat, itu berarti satu langkah menuju keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Samsul, warga Pasangkayu.
Capaian satu tahun ini menjadi bukti bahwa sistem pemasyarakatan di Rutan Pasangkayu berjalan sesuai arah pembinaan sejati: bukan hanya menahan, tetapi mengembalikan manusia pada martabatnya. Dengan semangat perubahan dan integritas, ratusan warga binaan kini menatap masa depan dengan harapan baru — bukti bahwa setiap kesalahan bisa ditebus dengan kebaikan.

0
5
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan