Kaskus

News

jhibrielAvatar border
TS
jhibriel
Katilu Nature Lodge: Di Sini, Waktu Seolah Berjalan Lebih Lambat
Saya tak pernah benar-benar merencanakan liburan ini. Rasanya seperti tubuh yang lebih dulu lelah, baru pikiran menyusul. Kota semakin bising, notifikasi tak henti, dan waktu istirahat berubah jadi jeda untuk menyelesaikan pekerjaan lain. Sampai akhirnya, seorang teman menyebut satu nama: Katilu Nature Lodge.
“Coba deh, cuma dua jam dari Bandung. Itu bukan villa biasa, itu tempat untuk diam,” katanya.

Saya pun meluncur ke Pagerageung, Tasikmalaya—tempat di mana lodge itu berdiri di atas lanskap hijau seluas enam hektare, menghadap ke Gunung Sawal. Udara pegunungan menyambut, begitu pula hamparan sawah, rimbun pepohonan, dan suara jangkrik yang bersahutan di kejauhan. Ini bukan sekadar villa di Tasikmalaya—ini tempat yang membuat kita merasa seolah pulang ke dalam diri sendiri.

Katilu Nature Lodge: Di Sini, Waktu Seolah Berjalan Lebih Lambat
Penginapan ini sederhana. Tiga kamar besar dengan kapasitas 5–6 orang, masing-masing dilengkapi kamar mandi dan water heater. Ada juga tenda medium lengkap dengan kasur yang membuat tidur di alam tetap nyaman. Tapi yang membuat Katilu istimewa bukan hanya itu.

Di sini, waktu berjalan lambat. Saya bisa duduk berjam-jam di halaman rumput hanya untuk memandangi langit, atau menyusuri jogging track yang membentang sejauh 2 kilometer sambil menarik napas panjang. Suara klakson, notifikasi, dan deadline terasa sangat jauh. Bahkan tak ada sinyal WiFi—dan saya bersyukur untuk itu.
Sore hari, saya mencoba olahraga ringan: pickleball, lapangan kecil tersedia di dekat kolam ikan. Sebuah permainan baru yang menyenangkan, cukup untuk membuat tubuh hangat dan tertawa lepas.

Katilu Nature Lodge: Di Sini, Waktu Seolah Berjalan Lebih Lambat
Malamnya, kami menghabiskan waktu di sekitar api unggun. Makan malam sederhana disajikan hangat: masakan khas Sunda buatan rumahan. Tidak ada menu barat, tidak ada plating mewah, tapi setiap suapannya terasa akrab dan tulus. Seperti masakan ibu di hari Minggu.
Saya sempat berpikir, mungkin inilah yang kita cari selama ini—tempat yang tidak mengagumkan karena kemewahan, melainkan karena kesederhanaannya. Katilu tidak menawarkan hotel berbintang, tetapi menawarkan ketenangan, ruang untuk menghela napas, dan kesempatan untuk benar-benar hadir bersama orang-orang terdekat.

Pagi berikutnya, saya bangun lebih awal. Kabut masih menggantung di antara pepohonan. Suara burung bersahut, embun masih menempel di rumput. Saya berdiri cukup lama di beranda kamar, memandang Gunung Sawal yang berdiri kokoh. Rasanya seperti diberi energi baru.
Saat kami bersiap untuk pulang, anak saya bertanya, “Besok kita ke sini lagi, kan?” Saya tersenyum. Saya tahu, saya akan kembali.
Karena di tengah segala hiruk-pikuk hidup, kita semua butuh tempat untuk berhenti sejenak. Dan bagi saya, Katilu Nature Lodge adalah penginapan alam terbaik di Tasikmalaya, tempat di mana alam memeluk, dan pikiran bisa benar-benar beristirahat.

0
48
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan