CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Forex /
Menggunakan Regression Channel Dalam Trend Trading
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5efaf86a26377258f7344f41/menggunakan-regression-channel-dalam-trend-trading

Menggunakan Regression Channel Dalam Trend Trading

Menggunakan Regression Channel Dalam Trend Trading


Sebelum membahas Menggunakan Regression Channel Dalam Trend Trading saya mau kasih rekomendasi broker forex terbaik di Asia. simak disini.

Tulisan atau artikel ini mencontohkan penggunaan linear regression channel dalam trading untuk memperoleh akurasi channel tren yg lebih tinggi. Bagi trader tren follower yg biasa memakai channel tren selaku rujukan. linear regression channel akan lebih membantu lebih-lebih untuk menentukan level entry serta exit yg lebih akurat.
Dalam platform trading Metatrader 4. linear regression channel mampu di peroleh melalui Insert - Channels - Linear Regression. ataupun langsung dari toolbars semacam gambar berikut:


Pengertian linear regression channel
Linear regression channel ialah sebuah channel yg di buat didasari tren yg diperoleh dari perhitungan teori linear regression yg di buat didasari analisa data statistik perubahan harga pasar. Channel terdiri dari 3 garis tren yg paralel. Garis tren yg ditengah dinamakan linear regression tren ataupun median line {yang merupakan} garis equilibrium harga. tengah garis tren atas serta bawah adalah penyimpangan dari median line yg menunjukan aktivitas buyer serta seller.Jarak antara garis tren atas serta median line setara dengan jarak median line serta garis tren bawah. Jarak terhadap median line ditentukan oleh penyimpangan harga penutupan maksimum dari median line. Garis tren bawah bekerja selaku garis support. serta garis tren atas bekerja selaku garis resistance. Linear regression channel ditentukan dari periode waktu tertentu. Pada chart GBP/USD daily di atas periode channel uptrend diukur dari tanggal 14 Nopember 2013 sampai-sampai 11 Pebruari 2014 (A) serta channel downtrend diukur dari tanggal 24 Juli 2014 sampai-sampai 6 Oktober 2014 (B). Dari pengukuran A trader mampu memprediksikan titik-titik support serta resistance GBP/USD pada waktu selanjutnya andai pergerakan harganya masih uptrend. serta dari pengukuran B mampu diprediksi titik-titik support serta resistance andai pergerakan downtrend berlanjut. Dengan linear regression channel. mungkin titik-titik support serta resistance akan berada didalam channel ialah cukup tinggi. semacam tampak pada gambar yang telah di sebutkan. Pergerakan harga mampu berada diluar garis tren atas ataupun garis tren bawah disaat berlangsung koreksi. akan tetapi andai sudah menyimpang jauh dari garis-garis yang telah di sebutkan maka besar kemungkinan akan berlangsung pembalikan arah tren.
Semisal trading dengan linear regression channel:
Pada chart GBP/USD daily di atas kita tentukan periode waktu pengukuran A (4 Nopember 2013 sampai-sampai 11 Pebruari 2014) dimana pergerakan harga tengah bergerak uptrend. Dengan konfirmasi indikator stochastic (14.3.3). kita mampu entry buy (ataupun exit sell) dekat titik-titik support pada tatkala stochastic oversold. serta entry sell (ataupun exit buy) dekat titik-titik resistance pada tatkala stochastic overbought.

Quote:



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di