CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Korban Perkosaan Mei 1998: Diintimidasi, Diminumi Baygon, Dibunuh
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ec8c45282d4951d3d0042b9/korban-perkosaan-mei-1998-diintimidasi-diminumi-baygon-dibunuh

Korban Perkosaan Mei 1998: Diintimidasi, Diminumi Baygon, Dibunuh

Korban Perkosaan Mei 1998: Diintimidasi, Diminumi Baygon, Dibunuh

Reporter: 

M Rosseno Aji

Editor: 

Endri Kurniawati

Minggu, 17 Mei 2020 06:41 WIB





TEMPO.CO, Jakarta - Tim Relawan untuk Kekerasan Terhadap Perempuan Ita F. Nadia mengatakan banyak korban perkosaan pada peristiwa Mei 1998 mendapatkan tekanan untuk bungkam. Intimidasi itu bahkan ada yang berujung pada pembunuhan.

Intimidasi itu salah satunya dialami oleh seorang anak perempuan berumur 13 tahun dari Kemayoran, Jakarta. “Pamannya melaporkan bahwa dia adalah korban,” kata Ita dalam diskusi daring bertema Perkosaan Massal Mei ’98: Kapan Ada Pengadilan?, pada Sabtu, 16 Mei 2020.

Begitu laporan anak itu muncul, pihak keluarga mendapatkan tekanan dari berbagai pihak. Tak tahan dengan tekanan itu, keluarga memutuskan memberikan racun serangga untuk diminum si anak. “Dia kemudian meninggal bukan karena perkosaan, tapi karena harus minum Baygon karena keluarganya ditekan.”


Mantan Direktur Kalyanamitra ini mengatakan korban kedua yang dia dampingi ialah Ita Martadinata Haryono. Ita adalah siswa kelas 2 SMA, korban kekerasan seksual dalam kaitannya dengan kerusuhan Mei 1998.

Mendapatkan dukungan dari komunitas Budha Indonesia dan internasional, Ita Martadinata berencana menceritakan ulang peristiwa yang dialaminya di sidang PBB. Tapi, menjelang kepergiannya ke PBB, dia dibunuh dengan cara sadis.

Menurut Ita, pembunuhan terhadap Ita Martadinata merupakan pesan ancaman kepada korban lainnya yang berani bicara kepada publik. Setelah peristiwa pembunuhan itu, Ita mengatakan banyak korban memilih diam. Pilihan untuk diam, kata dia, masih bertahan hingga sekarang.

Komunitas Budha yang awalnya memberi dukungan, kata dia, akhirnya juga memilih untuk tak mau membicarakan lagi perihal kerusuhan Mei 1998. “Kasus Ita Martadinata adalah pembungkaman secara politik dengan cara yang sangat sadis.”

Intimidasi yang menimpa para korban, untuk Ita menjadi salah satu alasan penuntasan kasus ini belum menunjukan titik terang hingga 22 tahun ini. Komisi Nasional Perempuan menyebutkan sikap komunitas korban belum berubah hampir satu dekade.

Sikap ini terus menerus terjadi karena negara absen memberikan perlindungan kepada korban. “Sikap membungkan korban sangat dipengaruhi oleh dinamika politik yang tidak menunjukan keberpihakan pada korban,” kata Komisioner Komnas Perempuan, Andy Yentriyani.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI, Asfinawati mengatakan kasus perkosaan Mei 1998 tak mungkin diadili tanpa komitmen politik yang kuat dari pemerintah. Komitmen itu, kata dia, sulit didapat selama pelaku yang diduga terlibat dalam rangkaian kekerasan di tahun 1998 masih duduk di pemerintahan. “Tanpa komitmen politik, tidak mungkin negara mau mengadili dirinya sendiri atau temannya yang menjadi bagian dari negara,” kata dia

https://nasional.tempo.co/read/13431...baygon-dibunuh

Serem euy korban yg berani buka suara langsung diintimidasi sampai paling parah dibunuh

Korban Perkosaan Mei 1998: Diintimidasi, Diminumi Baygon, Dibunuh

Ilustrasi
Gadis Tionghoa jaman dulu yg masih imut dan kulit kuning langsat


Korban Perkosaan Mei 1998: Diintimidasi, Diminumi Baygon, Dibunuh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
primawidhie dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh MUF0REVER
Halaman 1 dari 4
udh kelamaan kasusnya emoticon-Cape d...
kita berjalan ke depan.. mengingat ingat masa kelam gk akan selesai, bahkan bisa jd dendam..
Btw.. kasus yg luar biasa bukan cuma ini..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rodmanbulls91 dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan

150 Laporan Korban, 52 Terverifikasi, Sisanya Tidak Dilanjutkan Karena Takut

Menurut temuan Tim Gabungan Pencari Fakta Peristiwa 13-15 Mei 1998, yang dirilis Oktober 1998, "tidak mudah memperoleh data yang akurat untuk menghitung jumlah korban kekerasan seksual, termasuk perkosaan."

TGPF menemukan adanya tindak kekerasan seksual di Jakarta dan sekitarnya, Medan, dan Surabaya. Jumlah korban yang diverifikasi tim: 52 orang korban perkosaan, 14 orang korban perkosaan dengan penganiayaan, 10 orang korban penyerangan/ penganiayaan seksual, dan 9 korban pelecehan seksual. 

Mawa Kresna dari Tirto mewawancarai Ita F. Nadia pada 17 Mei lalu di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Obrolan membahas bagaimana pola-pola penaklukan terhadap tubuh perempuan sebagai teror kekuasaan di antara hari-hari menjelang kejatuhan Soeharto

Ada berapa banyak laporan yang diverifikasi waktu itu?

Kami menerima laporan itu 150, dan kami verifikasi.

Semuanya korban perkosaan?

Iya, semua korban perkosaan. Tapi waktu TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) masuk, banyak korban yang ditanyain, kemudian tidak mau mengaku. Karena itu ada perbedaan data dengan TGPF.


https://tirto.id/perkosaan-massal-19...u-terjadi-cpa2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh MUF0REVER
Lihat 1 balasan
lanjutken
G30S PKI kan dibuat filmnya ya, ini juga layak dibuat filmnya, biar bisa mengingatkan pada sejarah perkosaan amoy dulu emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jeffm12 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


lah mau ngarepin apa sama orang yang suka tebar janji.
lagian jenderal2 d jaman itu kan banyak ada d lingkaran kekuasaan sekarang. lol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
chisaa dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 13 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 13 balasan
Mana katanya semua kasus ham bakal diungkap di jaman mukidi nyatanya nihill..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 6 lainnya memberi reputasi
Butuh puluhan tahun lagi kali ya, aktor2 kerusuhan 98 memang masih bnyk yg aktif
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan MUF0REVER memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 7 balasan
Miris banget emoticon-Turut Berduka

Gan profilnya yang banjir di mobil emoticon-Leh Uga
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
HARUS DIUSUT TUNTAS!!!
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Ya begitulah
Suka merendahkan cina
Tapi kalau rusuh ya disikat ceweknya
profile-picture
profile-picture
apollion dan MUF0REVER memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 59 balasan
Komitmen itu, kata dia, sulit didapat selama pelaku yang diduga terlibat dalam rangkaian kekerasan di tahun 1998 masih duduk di pemerintahan.


Ntar anak cucu ponakan yg diduga terlibat duduk lagi di pemerintahan. Ngga kelar2
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan MUF0REVER memberi reputasi
Semoga tidak terulang lagi, jaman sekarang kita harus berterima kasih kepada teknologi yang sudah menyebarkan saksi mata dimana-mana yaitu dalam ponsel setiap orang dan dgn harga murah/terjangkau, banyak keadilan yg disajikan setelah viralnya suatu video.

Dari kasus di atas bisa diliat bahwa pelaku adalah orang/grup yg sangat-sangat kuat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 3 lainnya memberi reputasi
Ad dihubungkan ke agama ga nih?
emoticon-Malu (S)
Lihat 1 balasan
indon itu dah barbar, kena cuci otak ajaran barbar dari padang pasir
sempurna sudah barbar kuadrat emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Chaos itu mah susah diusut tuntas emoticon-Big Grin
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Ini adalah masalah ham multi dimensi dimana sudah sangat kabur dan sudah lama terjadi.
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Tanjung Priok diangkat juga dong
Jangan sampai pembantaian ratusan tokoh agama cuma jadi mitos aja
Mumpung ada antek2 Orba yg masi idup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yulian34 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di