CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
Doa Bersama Beri Ketenangan bagi Masyarakat di Tengah Pandemi Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ebd83eb337f93663d59c8fc/doa-bersama-beri-ketenangan-bagi-masyarakat-di-tengah-pandemi-corona

Doa Bersama Beri Ketenangan bagi Masyarakat di Tengah Pandemi Corona

Doa Bersama Beri Ketenangan bagi Masyarakat di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA - Usaha duniawi untuk menangani Covid-19 atau virus Corona terus diiringi doa. Pemerintah sudah beberapa kali menggerakkan masyarakat untuk bersimpuh dan memohon kepada Tuhan agar virus Sars Cov-II segera berakhir.

Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengatakn doa itu senjata orang beriman bahkan bisa mengubah taqdir. Doa ini universal sebagai penyerahan diri yang otentik kepada yang menyelenggarakan kehidupan di muka bumi.

"Kita serahkan dan bertawakal kepada yang mengatur untuk mengurus kehidupan kita. Dalam konteks (penanganan ) Covid-19 ini tepat sekali. Doa menimbulkan solidaritas sosial," ujarnya dalam acara Doa Kebangsaan dan Kebersamaan yang diacarakan televisi milik pemerintah, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga:

(Baca juga: Putus Mata Rantai Corona dengan Gencarkan Rapid Test Gratis)

Doa bersama-sama ini diharapkan menghadirkan ketenangan di tengah masyarakat sehingga meningkatkan imunitas. Dari ikhtiar kolektif ini, pemerintah ingin ada perubahan signifikan dalam upaya menghentikan penyebaran Sars Cov-II.

Sementara itu, Dirjen Bimas Kristen Kemenag Thomas Pentury mengatakan pandemi Covid-19 ini sudah ditangani dengan berbagai cara, baik mengerahkan teknologi dan ilmu kesehatan. Setelah semua itu dilakukan, memerlukan perspektif religi dengan memanjatkan doa bersama.

Dalam perspektif kesatuan, masyarakat sebagai sebuah bangsa sangat ingin mengatasi persoalan ini. "Sekali lagi pandemi ini terdistribusi rata tidak memandang agama dan kepercayaan. Ini realitas sosial dan membangun rasa kemanusiaan," terangnya.

Penceramah kondang Quraish Shibab menceritakan ada ungkapan lama bahwa bumi sudah menjadi desa yang kecil. Lalu, manusia ini seperti mengarungi kehidupan dalam sebuah perahu. Kalau ada yang bocor, akan tenggelam dan semua menjadi korban.

"Kalimat itu sering terdengar di telinga. Namun, tidak berbekas di hati sehingga baru sekarang merasakan dampak jika bumi memang kecil," ujarnya.

Dalam keadaan seperti ini menurut Quraish, nabi dan rasul itu berusaha menanggulangi wabah juga melakukan shalat dan berdoa. Berdoa untuk menyingkap segala sebab yang menjadi petaka. Doa adalah cara yang terbaik untuk menangkal segala musibah.

"Kami bermohon singkirkan bencana yang menimpa kami, baik yang diketahui dan tidak. Singkirkan dampaknya bagi kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan," pungkasnya.


Sumber : https://nasional.sindonews.com/read/...ona-1589465100

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Doa Bersama Beri Ketenangan bagi Masyarakat di Tengah Pandemi Corona Bantuan Negara untuk Perusahaan Media Tak Ganggu Independensi

- Doa Bersama Beri Ketenangan bagi Masyarakat di Tengah Pandemi Corona Rakyat Lagi Terhimpit, BPJS Malah Naik

- Doa Bersama Beri Ketenangan bagi Masyarakat di Tengah Pandemi Corona Pasca Pandemi Corona, DPR Usulkan 2021 Fokus Pemulihan Ekonomi melalui UMKM

profile-picture
anasabila memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di