CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Bab 56 : Calon Menantu
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eaf76108d9b17107a4dcea8/bab-56--calon-menantu

Bab 56 : Calon Menantu

Bab 56 : Calon Menantu

🌸🌸🌸

Varo menelpon Taek Won tapi pria itu memintanya mengubah menjadi video call. Jadilah sementara Lily dan anak-anak berganti baju, Varo berbicara serius dengan pria Korea di seberang sana.

"Aku akan menitipkan Arion di rumah mu!."

"……"

"Sediakan satu kamar kosong dan 2 bodyguard handal untuk menjaganya!."

"……."

"Aku ingin dia selalu sehat, makan teratur dan wajib memeriksakan kesehatannya setiap bulan di Rumah Sakit terbaik. Tidak boleh ada yang membully nya dan…..pastikan anak mu yang bernama Yong Ji memperlakukannya dengan baik!."

"……."

Taek Won ingin langsung mengakhiri video call itu, dan memaki pria tidak sopan di seberang sana. Tapi mengingat anaknya Yong Ji sangat menyukai anak dari pria ini, Taek Won menahan emosinya.

"Aku akan memberikan 5 % saham ku dan….kau bisa meminta 1 perhiasan model terbaru setiap tahunnya, asal keluargamu memperlakukan Arion dengan baik."

"……"Oke!!. Bisnis adalah bisnis. Taek Won lantas meminta tambahan 5% saham Varo dan Varo menyetujuinya.

"Tapi aku tidak bisa memastikan Yong Ji akan tetap menyukai Arion ketika mereka besar nanti. Perasaan seperti itu bisa berubah. Mereka masih terlalu kecil untuk memahami hal itu. Ini tidak seperti kau akan benar-benar jadi besan ku."

"……."Giliran Varo yang bungkam. Kapan aku bilang mau jadi besan pria menyebalkan ini.

"Aku hanya meminta anak mu memperlakukannya dengan baik, teman, sahabat karib, kau tau istilah itu kan!!. Ini tidak seperti aku mau kau jadi besan ku, cih!!."

"……."

"……."

Kedua pria itu bungkam. Membiarkan 5 menit berlalu begitu saja.

Yong Ji tiba-tiba muncul. Anak perempuan berambut pendek itu memakai dress lengan panjang yang terlihat sangat imut. Varo dan Taek Won tanpa sadar tersenyum melihatnya.

"Apa Appa sedang menelpon??." Tanya anak itu. Taek Won mengangguk lalu menunjuk ke arah Varo yang langsung melambaikan tangan.

Varo tidak bisa tidak terpesona melihat Yong Ji. Kenapa semua anak perempuan harus terlihat seimut ini??.

Yong Ji menyerahkan ponsel yang ia pegang pada Taek Won. "Arion Oppa mau bicara sama Appa. Mm….Yong Ji…mau bicara sama papanya Arion, boleh kan?."

Yong Ji tersenyum manis membuat Varo langsung mengangguk sementara Taek Won menerima telpon itu dengan ragu. Setelah Bapaknya, sekarang anaknya. Apa ini jenis pendekatan model baru??.

"Rion Oppa (panggilan kakak pada laki-laki yang lebih tua) bilang, kalau dia di izinkan sekolah dan tinggal di sini."

Varo mengangguk.

"Yong Ji janji bakal jagain Rion Oppa, jadi papanya Rion Oppa nggak usah terlalu khawatir. Bodyguardnya Appa semuanya baik dan Omma juga sangat pandai memasak. Yong Ji juga sudah bantu-bantu dan belajar memasak makanan Indonesia, jadi misal Rion Oppa rindu makanan Indonesia, Yong Ji misa memasaknya untuk Rion Oppa."

Hmm….taktik yang bagus. Calon menantu yang menjanjikan.

"Yong Ji umurnya berapa?," Tanya Varo tiba-tiba.

"1 bulan lebih muda dari Rion Oppa."

"Punya banyak Oppa-oppa yang lain di sekolah yang dekat dengan Yong Ji??."

Anak perempuan itu menggeleng. Appa bilang, nggak boleh terlalu dengan dengan anak laki-laki."

Hmm…. bagus-bagus.

"Kalau udah besar nanti, Yong Ji mau tetap jagain Rion Oppanya??."

Anak itu belum sempat menjawab ketika Varo kembali bicara. "Kalau Yong Ji nggak bisa janji jagain Rion Oppa sampai dia sebesar Appanya Yong Ji, Rion Oppanya tidak jadi di sekolahkan di sana!."

"……."Anak perempuan itu menatap Varo lama.

"Selama Rion Oppa tidak keberatan dijagain Yong Ji, maka Yong Ji akan selalu menjaganya."

Oke!. Aku tidak perlu cari calon menantu lain. Varo tersenyum senang, lalu mengucapkan sampai jumpa dan akhirnya memutuskan video call itu dengan wajah puas.

Di seberang sana di waktu yang sama (waktu ketika Yong Ji dan Varo mengobrol, Arion dan Taek Won juga membicarakan hal yang tak kalah serius).

"Arion mau minta izin secara pribadi untuk tinggal di rumah Appanya Yong Ji."

"……"

"Arion janji tidak akan menyusahkan, Arion bisa mengurus diri Arion sendiri. Arion juga akan belajar bela diri dan kalau tidak di izinkan, Arion tidak keberatan tinggal di asrama kampus."

"….."Kampus???

"Kau…..

"Arion sebenarnya di terima di dua universitas. Tapi karena rumah Appanya Yong Ji dengan Seoul Nasional University, Rion memutuskan kuliah di sana." Arion menjelaskan masalahnya pada Taek Won.

Pria itu masih terkejut mendengar hal itu. "Bagaimana kau bisa masuk kuliah??, Kau kan baru 10 tahun???."

Arion menjawab dengan nada polos. "Arion ikut ujian dan lulus."

"……"

Taek Won bertanya lagi. "Kenapa kau ingin kuliah di Korea??, Apa kau tidak tau orang tua mu akan kesusahan karena mu??. (Dan aku juga ikutan kena imbasnya)."

Arion menarik nafas dalam sebelum menjawab. "Papa dan mama sudah setuju dan Rion juga berjanji akan berkelakuan baik dan tidak menyusahkan orang lain. Papa punya jet pribadi, dia pasti menggunakannya untuk mengunjungi Arion. Dan….kalau….Appanya Yong Ji keberatan, Rion akan bilang ke papa kalau tidak masalah Rion bisa tinggal di asrama."

"……"Dan itu akan membuat papa mu memutuskan hubungan pertemanan dan kerja sama dengan ku. Si kecil ini bahkan sudah pandai mengancam.

"Yong Ji tidak bisa terus menjagamu, dia harus sekolah dan harusnya kau lah yang menjaganya, kau kan laki-laki."

Arion menunduk, "Rion…..akan berusaha tidak merepotkan Yong Ji juga."

O…oke. Kenapa anak ini tiba-tiba terlihat sedih begitu??.

"Maksudku....Yong Ji tidak punya banyak teman, dia agak susah bergaul. Jadi selama kau di sini, kau wajib menemaninya kemanapun dia mau, menjauhkannya dari anak laki-laki nakal lainnya ,dan….

"Oke!!. Arion pasti akan selalu menjaga dan menemani Yong Ji dan menjauhkannya dari anak laki-laki manapun yang berani mendekatinya."

"……"Hei nak!!!, Bapak belum selesai bicara. Taek Won sebal dengan senyum menawan dari anak laki-laki itu.

"Tidak hanya Yong Ji, kau juga harus menjaga Min Ji dan juga adik-adik mereka. Selama kau tinggal di rumah ku dan ketika kau tidak sekolah, tidak…maksud ku selama kau tidak kuliah, kau bertugas menjadi teman main mereka."

Arion kembali tersenyum. "Oke!!. Rion akan menuruti semua perintah, asal Rion boleh tetap berteman dan dekat dengan Yong Ji, Rion juga sudah janji sama Dafa kalau Rion akan menjaga Min Ji juga."

"……" Siapa lagi Dafa ini???, Apa hubungannya anak itu dengan Min Ji ku??.

Arion menoleh ketika kamarnya di ketuk. Lily memanggilnya untuk mengajaknya pergi ke mall.

"Karena sepertinya Appanya Yong Ji sudah setuju Rion tinggal di rumah sana. Rion mau izin dulu, ngobrolnya sampai sini dulu. Rion mau beli perlengkapan yang bisa di bawa ke Korea. Kalau ada yang mau Appanya Yong Ji titip, seperti oleh-oleh makanan khas Indonesia, Rion bisa minta papa membelikannya. Yong Ji bilang, kalau Omma nya sangat suka makanan pedas, Rion janji bakal bawa pesanan keripik ubi pedas pesanan Yong Ji. Kalau ada yang lain Appa bisa bisa langsung kirim pesan ke Rion. Nomor telepon Rion bisa Appa simpan."

"….."

"Rion pergi dulu, sampai jumpa lagi."

"….." Bukankah anak itu tadi….memanggilku dengan Appa saja??. Sejak kapan aku setuju jadi bapak mu??. Sial!!!, Kenapa anak ini bisa se jenius ini??, Kenapa Yong Ji menyukai anak ini??. Menyebalkan!!!, Aku belum rela anak perempuan ku jadi menantu orang lain.

🌸🌸🌸

Bab selanjutnya :

https://www.kaskus.co.id/show_post/5...7e93520f5c42d7
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiyanq dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh cicimasni


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di