CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Masih Kumpul di Warung Kopi Saat PSBB Surabaya, 6 Orang Reaktif Rapid Test Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5eae8c8f7414f565e262a8e7/masih-kumpul-di-warung-kopi-saat-psbb-surabaya-6-orang-reaktif-rapid-test-corona

Masih Kumpul di Warung Kopi Saat PSBB Surabaya, 6 Orang Reaktif Rapid Test Corona

SURABAYA, KOMPAS.com - Masih banyak masyarakat yang tak mengindahkan aturan jam malam selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sebanyak 82 orang ditangkap tim patroli gabungan pada Sabtu (2/5/2020) malam.

Tim patroli gabungan pun melakukan rapid test virus corona baru atau Covid-19 terhadap puluhan warga yang masih bandel keluar rumah itu. "Enam di antaranya hasil rapid test-nya reaktif, langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim dini hari tadi untuk kemudian dilakukan tes swab," kata Khofifah di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (3/5/2020).

Baca juga: Langgar Jam Malam PSBB Surabaya Raya, 171 Warga Ditahan 24 Jam di Kantor Polisi Rapid test merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh. Hasil rapid test tak boleh dan tak bisa digunakan secara mandiri untuk mengonfirmasi keberadaan atau ketiadaan infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh.

Untuk mengonfirmasi keberadaan virus corona secara akurat dalam tubuh seseorang harus dilakukan tes swab dengan metode PCR (polymerase chain reaction). Hasil rapid test adalah reaktif (ada reaksi terhadap keberadaan antibodi) atau non-reaktif (tidak ada reaksi terhadap keberadaan antibodi).

Jika Anda sempat membaca hasil rapid test adalah positif atau negatif, harus dimaknai sebagai positif atau negatif terhadap keberadaan antibodi dalam tubuh, bukan positif atau negatif terhadap keberadaan virus corona penyebab Covid-19. Sementara itu, 76 warga lainnya dikategorikan sebagai orang dalam risiko (ODR).

"Yang kategori ODR akan dikarantina selama 14 hari di Gedung Balai Pelatihan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Jawa Timur di Surabaya," kata Khofifah. Selain 82 warga di Surabaya, tim patroli gabungan juga menangkap 56 warga di Gresik dan 24 orang di Sidoarjo. Total 171 warga ditangkap karena melanggar aturan PSBB di wilayah Surabaya Raya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan, ratusan orang itu ditangkap karena berkumpul di warung kopi. "Mereka diamankan sedang berkerumun di warung-warung kopi dan jalanan tanpa mengindahkan aturan PSBB," kata Luki.


Sebanyak 82 warga di Surabaya ditangkap karena berkerumun di wilayah Terminal Manukan, Kecamatan Sambikerep, dan wilayah Undaan Wetan, Kecamatan Genteng. Polisi mengancam ratusan warga yang masih keluar rumah itu dengan pasal pidana jika terbukti melanggar aturan PSBB. Mereka akan dijerat Pasal 216 KUHP dan Pasal tentang Karantina dengan ancaman tiga bulan penjara

Hingga Sabtu (2/5/2020) sore, terdapat 495 kasus positif virus corona baru atau Covid-19 di Surabaya. Sebanyak 67 pasien dinyatakan meninggal. Baca juga: Bayi 1 Bulan Meninggal Diduga Ditelantarkan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Sementara 111 kasus positif Covid-19 tercatat di Sidoarjo, dengan pasien meninggal sebanyak 12 orang. Sedangkan di Gresik, terdapat 30 kasus positif Covid-19 dan lima pasien meninggal. Penerapan PSBB di wilayah Surabaya Raya mulai berlaku sejak 28 April 2020.

https://regional.kompas.com/read/202...id-test?page=2

waduh pantes makin meningkat






profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 20 lainnya memberi reputasi
haseekkk sesak berjamaah emoticon-Leh Uga
Masih Kumpul di Warung Kopi Saat PSBB Surabaya, 6 Orang Reaktif Rapid Test Corona


emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mr.fahrenhelt dan 2 lainnya memberi reputasi
tingkat ngeyelnya memang patut diacungi jempol emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gigbuupz dan 2 lainnya memberi reputasi
ngimpi opo kon ate ngopi nang giras malah dikarantina


emoticon-Leh Uga
Salam satu nyali WANI emoticon-Big Grin

Masih Kumpul di Warung Kopi Saat PSBB Surabaya, 6 Orang Reaktif Rapid Test Corona
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
bener² ngak ndableg ternyata
profile-picture
hatalomba memberi reputasi
Bandel-bandel sih.
otg nee seperti nyaemoticon-Entahlah
Kek nya butuh klarifikasi yang jelas nih.. ga semua rapid test positif itu positif corona..
Salah satu kelebihan pemeriksaan rapid test adalah tes ini cepat dan mudah untuk dilakukan. Cara ini juga bisa menjadi alternatif skrining cepat untuk mendata orang-orang yang butuh pemeriksaan lanjutan. Kekurangannya, hasil dari tes ini tidak bisa digunakan untuk mendiagnosis COVID-19.
Pasien yang positif rapid test harus melalui pemeriksaan lanjutan yaitu swab. Sementara itu pasien yang negatif, idealnya mengulang rapid test 7-10 hari kemudian. Jika tidak memungkinkan untuk mengulang, maka harus tetap isolasi di rumah selama 14 hari.
Mengapa begitu? Karena IgG dan IgM, yaitu antibodi yang diperiksa melalui rapid test, tidak langsung terbentuk begitu Anda terinfeksi. Dibutuhkan waktu kurang lebih 7 hari hingga antibodi tersebut terbentuk. Jadi, kalau Anda menjalani pemeriksaan rapid test hari ini padahal baru terpapar virus corona kemarin, maka kemungkinan besar, hasilnya akan negatif. Inilah yang dinamakan dengan false negative atau negatif palsu.
Begitupun saat hasil rapid testnya positif, bisa saja ternyata false positive atau positif palsu. Sebab, IgG dan IgM akan terbentuk setiap infeksi terjadi dan bukan hanya akibat infeksi COVID-19. Jadi, jika rapid test menunjukkan hasil positif, kemungkinannya ada dua, yaitu Anda benar terinfeksi COVID-19 atau terinfeksi virus lain, seperti demam berdarah ato flu misalnya..
Jd pemberitaan gini seakan2 hanya utk menakut2in orang aja.. salah satu pembodohan publik
makin lama liburan kita ya akhi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di