CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Denny Siregar: BPJS Rugi Karena Dokter Mata Duitan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5de458bc9a972e41c5211f1f/denny-siregar-bpjs-rugi-karena-dokter-mata-duitan

Denny Siregar: BPJS Rugi Karena Dokter Mata Duitan

Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 9
Memah harus bener-bener jaga kesehatan, karna sehat itu mahal. sehat selalu buat semuanya.
Jangan lupa kunjungi camping ground Jawa tengah
profile-picture
arisentris. memberi reputasi
Quote:


Politik anda bela belain,wonh elite nya berkawan semua, politik is bulshit
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
subsidi listrik, bahan bakar, dan pemberlakuan pajak progresif sudah diberlakukan, tujuannya kan cari dana buat negara.. giliran masyarakat nya sakiit ya negara harus turun tangan lah buat subsidi kesehatan. kalau rakyat nya di peress sama pajak ini itu, tapi rakyat nya tidak mendapat kemudahan dan kenyaman di negaranya sendiri ya cukup 2 periode buat presiden dan partai pendukung nya.
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
Ane pernah baca katanya dokter unit penyakit dalam dan bedah kurang akur karena dokter penyakit dalam lebih mengutamakan pengobatan lewat obat2an dibanding dengan unit bedah yg apa2 harus dibedah yang terkadang operasi bedah itu sendiri membebani tubuh pasien dan juga biayanya mahal
percuma bpjs kalo ngisep asep mulu tiap tahun.

harusnya yang bakar hutan kemaren dipajekin terus dimasukin ke bpjs buat nutup subsidi.
deny siregar...mencreett
Kembali lagi ke sistem dah intinya
belajarnya lama dan mahal, bikin murah pendidikannya dulu dong, belajar mahal2 kapan balik modal
Lihat 1 balasan
Balasan post servesiwi
Wkwk.. Kocak ini komen..
deni siregar, si tolol yg jadi acuan nastak dungu hanya karena si tolol ini berpihak kepada si Dungu Planga Plongo Berhidung Panjang Yang Namanya Tak Boleh Disebut.


sekolah dokter mahal, pph mahal, biaya hidup makin mahal di era si tolol berhidung panjang yang namanya tak boleh disebur. elu pikir, dokter itu tim gratisan?


intinya sih, walaupun ente tolol nggak ketulungan, tapi ente berpihak ke si Planga Plongo, ente pasti akan didukung sepenuh hati oleh buzzer laknat.
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan fardanor memberi reputasi
Diubah oleh then.must.koui
Lihat 1 balasan
Pakar bersabda emoticon-frog
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
Balasan post brainymale
Mana berani doi, di ilc kena sembur abis emoticon-Ngakak, gk pernah diundang karena culu n atau gk berani datang doi diacara gituan, skrg mainny buat yutub trs merancap sendirian dibantu subsny emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
sangakuyoga dan pemburu.kobokan memberi reputasi
para dokter panik kebakaran jembut kecium modusnya. ane jadi keingetan dokter senior yg udah 80 tahunan masih naik turun angkot bayaran cuman 10 ribu itu baru dokter. pasiennya ratusan tiap hari mantab jiwa emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
viniest dan upillembek memberi reputasi
Diubah oleh dudukan12
Balasan post gaygene
Quote:


212 bray emoticon-Leh Uga
Kudunya kemenkes audit itu rs rs yg berindikasi ga baik, dan si kpk audit keras juga kemenkes kalau terima suap dari rs rs kayak gitu.
Jancok bacot doang cm bermodalkan pengalaman pribadi (ntah beneran atau imajinasi doang itu)
Ngomong itu pake data hasil kajian yy kredibel setelah ada data baru dicari akar masalahnya apa, lanjut ke actionnya mau diapain tu problem setelah selesai baru ngoceh
Kl cm ngoceh aja ane y bisa suw,
profile-picture
Nibrashilmy2 memberi reputasi
Quote:


Sumpah ane ga tertarik sama berita ini, ane cuma penasaran penggiat media sosial itu kerjaannya kek gimana ya?
emoticon-Bingung
Quote:


Yang over itu kebanyakan di rsud
Pasien bpjs di rsud itu, pasien yg di subsidi sama pemerintah

Anehnya, plafon dan peserta yg di cover pemerintah itu ga balance

Artinya, ada org mampu yg pakai KIS buat berobat
Balasan post unmuslim212
Quote:
di negara manapun di dunia,study kedokteran itu mahal biayanya..ada material untuk praktikum, peralatan teknologi, laboratorium,riset dll..bedanya itu di negara seperti Jerman,China, Malaysia dll..biaya study itu sebagian besar di tanggung oleh pemerintah.. kalau di Indonesia sekarang tidak...kalau ujian mau masuk fakultas kedokteran baik di uni negeri atau swasta di awal nulis dulu berapa sumbangan nya..itu..

profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
ntar dokternya protes juga. "fakultas kedokteran juga mata duitan"
Halaman 4 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di