KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
True Detective (Action, Crime, Police)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5de2504dc9518b4b843bb4ce/true-detective-action-crime-police

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

Sugeng Enjang/Siang/Sonten/Ndalu emoticon-Big Grin kali iki TS akan menerbitkan cerita SFTH sing ke 34 yaitu True Detective  dan tanpa basa basi meneh TS tampilkan emoticon-army

NOTE : TS TERINSPIRASI SERIAL TRUE DETECTIVE DI HBO MESKI TS NDAK PERNAH MENONTONNYA emoticon-Shakehand2

Prologue

Suatu hari di awal bulan September 2020 hiduplah seorang polisi AS berpangkat Detective Sergeant yang bernama Tom Holland tepatnya di Miami Dade PD, pada pagi harinya ia ditugaskan komandan unit Undercover (Captain Scott Adkins) untuk menyamar terutama membantu agen Interpol Special Agent Iko Uwais dan Special Agent Daniel Radcliffe yang merupakan veteran Densus 88 POLRI dan veteran unit khusus Kepolisian Inggris (CO-19) dalam penangkapan penjahat bersenjata api.

"Detektif Tom Holland, kau akan menyamar sebagai pedagang senjata gelap dari Irlandia yang bernama Michael 'Mike' Flangan, kau temui beberapa penjahat buronan Interpol dan FBI catat nama pembeli senjata gelap untuk kejahatan bersenjata api, Kau takkan sendirian karena ada agen khusus Interpol yang siap membantu dengan pasukan veteran unit khusus Kepolisian Inggris CO-19 dan veteran Densus 88 POLRI"

"Ya Pak"

"Nanti sore bersiaplah untuk misi yang akan dimulai selama beberapa hari, yang penting dapatkan nama penjahat buronan Interpol & FBI"

"Baik pak"

Sore harinya ia dipanggil Scott "Detektif Holland, sudah saatnya kau memulai operasi ini, temui dua agen khusus Interpol di Bar"

"Kapten, apakah kau akan membahayakan nyawa bawahanku dalam tugas penyamaranmu?!, dia bisa mati dibunuh penjahat kalau nama aslinya terbongkar" protes atasan Tom (Detective Captain Diane Kruger)

"Tenang Bu, dia akan dilindungi veteran Densus 88 dan CO-19, jika nama aslinya ketahuan kedua agen khusus Interpol itu akan menyelamatkannya"

"Jika anak buahku terbunuh, aku akan memberi kesaksian memberatkan kepada Provost untuk melawanmu!" ancam Diane

"Bu Kruger, bisakah Ibu tenang?, Kapten Adkins sudah menjamin keselamatan anak buahmu" lerai Officer Chelsea Islan yang sejak tadi mendengarkan argumen Diane

"Petugas Chelsea, Ibu tidak bisa membiarkan Kapten Adkins membahayakan nyawa anak buah Ibu"

"Bu, aku tahu Ibu khawatir tetapi biarkan Detektif Holland melaksanakan tugasnya, saranku tetaplah berkomunikasi dengan Detektif Holland"

Diane yang pasrah dengan saran Chelsea langsung memberikan peralatan komunikasi standar unit khusus Kepolisian AS pada Tom sambil berkata "Hubungi Ibu jika ada apa apa"

"Pasti Bu"

"Ibu tahu kau akan selalu melapor jika ada yang tidak beres"

"Sampai jumpa dalam beberapa hari Bu"

TO BE CONTINUED

CHAPTER 1 & 2

CHAPTER 3 & 4

CHARACTER

Spoiler for DETECTIVE TOM HOLLAND:


Spoiler for DETECTIVE DIANE KRUGER:


Spoiler for CAPTAIN SCOTT ADKINS:


Spoiler for OFFICER CHELSEA ISLAN:


TRUE DETECTIVE SEASON 1 CHARACTER

OTHER CHARACTER

ANOTHER CHARACTER

ALASKA POLICE

MDPD-NYPD SQUAD

TRUE DETECTIVE SEASON 2 CHARACTER

COLONEL MICHAEL MOSHONOV (SAYERET MATKAL TEAM LEADER)

SIDE STORY SEASON 1

IKO-DANIEL TEAM SILENT RAID

2 DAY'S BEFORE CAPTURE ODEYA

BAD HOLIDAY IN ALASKA

EXTRA SIDE STORY SEASON 1

JOINT OPERATION MDPD-INTERPOL

JOINT OPERATION MDPD-NYPD

DANIEL BEAT STEVEN

BLACK DECEMBER

SIDE STORY SEASON 2

BRITISH AIRPORT MASSACRE

CANADA CAR BOMB

RETAKE ISRAELI INTERPOL HQ

REVIEW DARI AGAN IKI

Quote:


PROFILE

MDPD PERSONNEL PROFILE
profile-picture
profile-picture
katarock dan actandprove memberi reputasi
Diubah oleh smersh64
Halaman 1 dari 3

CHAPTER 1 & 2

Chapter 1

Tom segera berangkat dengan mobil penyamaran yang disiapkan bawahan Scott, setibanya di Bar Tom langsung ditemui Iko dan Daniel "Hei Detektif Tom Holland, kami Agen Khusus Interpol nama kami Iko Uwais dan Daniel Radcliffe senang bertemu denganmu"

"Senang bertemu dengan kalian juga"

"Nama samaranmu Michael 'Mike' Flangan kan?" tanya Iko

"Ya" jawab Tom singkat

"Baiklah, kami akan membantumu menangkap para bajingan itu, yang penting kau catat nama para bajingan dan bekerja dalam gelap sampai kami tiba untuk menangkap buronan FBI & Interpol"

"Kau punya senjata untuk bela diri?" tanya Daniel

"Aku punya Glock 19 standar MDPD di balik jaketku" jawab Tom sambil menunjukkan pistolnya

"Dan, pelurunya tidak akan mampu menembus rompi penjahat yang tahan peluru 9x19mm Parabellum biasa" bisik Iko pada Daniel

"Tenanglah Pak, aku punya peluru 9x19mm +P versi Rusia dan laras khusus untuk Glock 19"

"Apa yang kau lakukan dengan pistolku Dan?" tanya Tom pada Daniel ketika yang bersangkutan melakukan field strip

"Melakukan sedikit modifikasi" jawab Daniel sambil memasang laras khusus Glock 19 milik Tom, setelah selesai Daniel pun mengisi peluru 9x19mm 7N21 ke magazin Glock 19 Tom sebanyak 14 peluru dan memasang magazin serta mengokang pistol.

Tom segera memasukkan pistolnya kembali ke Holster "Modifikasi apa yang kau lakukan pada pistolku?" tanya Tom penasaran

"Rompi penjahat kebal peluru 9x19mm biasa jadi kau perlu peluru yang mampu menembus rompi penjahat, aku mengganti laras biasa dengan laras khusus untuk peluru 9x19mm 7N21"

"Ikutlah dengan kami" ajak Iko pada Tom

Tom dengan penasaran mengikuti Iko dan Daniel ke mobil SUV GMC milik Daniel "Tom, teleponmu bisa terima E-mail kan?"

"Tentu"

"Baiklah, kau catat daftar para bajingan ini di teleponmu dan laporkan pada kami saat pertemuan, kami akan menyergap target kami dan FBI di tempat pertemuan saat transaksi dimulai"

"Ya, aku akan lapor pada kalian begitu dapat daftar nama target kalian"

"Baguslah, kami mengandalkanmu Tom"

"Sampai jumpa Pak, besok kita ketemu pukul 7 saat sarapan"

Setelah pamit pada Iko dan Daniel, Tom pun pulang ke Safe House kamar motel bintang 3 yang disiapkan Scott, di sana Tom dihubungi Diane "Tom"

"Ya Bu, aku berada di Safe House kamar motel bintang 3"

"Apakah kau baik baik saja?"

"Aku baik baik saja Bu"

"Syukurlah"

"Besok aku akan mencari senjata yang dibutuhkan para penjahat di pasar gelap"

"Hati hatilah"

"Pasti Bu"

Begitu pembicaraan mereka berakhir Tom segera tidur karena besok paginya ia akan bertemu Iko dan Daniel saat sarapan pagi.

Chapter 2

Tom pun bangun pagi pada pukul 04:50, ia pun mandi sampai pukul 05:00 lalu membaca koran dan mendengar acara komedi di radio pada 15 menit serta memeriksa E-Mail dari target Interpol-FBI pada pukul 05:30, kebetulan ada beberapa nama seperti Vino Bastian, Arifin Putra, Mario Lawalata & Bastian Simbolon yang memesan Browning Automatic Rifle, M1 Garand, FN FAL dan SCAR-H LB padanya, Ia langsung ke restoran motel tempat pertemuan pada setengah 7 pagi.

Setibanya di tempat Iko dan Daniel langsung duduk di tempat Tom "Bung, Empat orang perampok bank dan toko kelontong ini memesan senjata kelas militer untuk aksi jahat mereka"

"Siapa nama mereka?"

"Vino Bastian, Arifin Putra, Mario Lawalata & Bastian Simbolon"

'Kami tahu Tom, mereka perampok sadis yang tak segan segan membunuh korban mereka terutama Bastian & Mario, mereka adalah buronan FBI"

"Apakah mereka satu tim?"

"Tidak, mereka saling membenci karena Mario dan Bastian terlalu sadis saat merampok Bank dan Toko kelontong, hanya satu atau dua hal yang membuat mereka akur sementara yaitu Emas Batangan dan Uang"

"Kau punya Tracker Pak?"

"Aku punya Tom, letakkan dengan hati hati" saran Iko

Tom segera memasukkan tracker pemberian Iko ke kantong dalam jaket hijaunya, Daniel langsung berpesan pada Tom "Hati hatilah Tom"

"Ya Dan"

"Kami ada di jarak 50 meter dari target dan kau saat di tempat pertemuan"

"Ya Pak"

"Semoga berhasil"

Setelah sarapan mereka pun berpisah untuk melaksanakan tugas masing masing.

Siang harinya Tom menemui salah satu penghubung pasar gelap senjata api kelas militer, dengan logat Irlandia yang khas ia pun menyapa "Permisi"

"Ya?"

"Saya pedagang senjata api ilegal, apakah kau bisa membantu saya memesankan para perampok ini senjata api FAL, Garand, SCAR-H LB & BAR?"

"Ah Michael Flangan, Ya kami bisa membantumu"

"Terima kasih"

"Besok kau temui temanku di bekas Gudang Logistik AD AS pukul 10:00"

"Ya, saya akan kesana dari jam 08:00"

"Sampai jumpa besok"

Mereka pun bersalaman, Tom sempat memberi rokok elektrik yang kotaknya sudah dipasang penyadap olehnya dengan disamarkan sebagai kunci kotak

Setibanya di Safe House Tom pun mendengarkan pembicaraan si Penghubung dengan temannya di Smartphone miliknya "Lebih baik kita tidak usah berurusan dengan orang baru"

"Ayolah Bung, Michael sudah memesankan senjata itu pada kita untuk para perampok"

"Kita jangan terlalu percaya pada orang baru siapa tahu dia adalah mata mata polisi"

"Dia pedagang senjata ilegal, lihat reputasinya, dia menyelundupkan senjata M1928 Thompson & PPSh-41 ke IRA dan Hamas"

"Kita lihat saja nanti Kawan!"

Satu hari kemudian pukul 10:00 pagi Tom bertemu dengan penghubung pasar gelap senjata api lainnya di bekas gudang logistik Angkatan Darat AS "Saya ingin senjata itu di kirim ke pelabuhan, mereka ingin transaksi dilakukan di sana!" seru si penghubung pasar gelap senjata api

"Tentu Pak"

"Mereka menyiapkan ratusan emas batangan sebagai pembayaran, kau berikan senjata itu dan pergi dari situ karena aku muak mendengar logat Irlandiamu, Mike!"

"Ya Pak"

Saat si penghubung pamit untuk ke kamar kecil Tom segera mengaktifkan tracker dan memasukkan ke salah satu peti senjata dengan sangat rapi, Iko dan Daniel yang melihat tracker milik Iko diaktifkan dari mobil langsung memuji Tom dalam hati "Hebat sekali kau, Tommy"

Mereka segera menyiapkan Heckler & Koch MP7A1 dan Colt M16A4 versi otomatis sebagai senjata utama masing masing, mereka menyiapkan anak buah mereka yang bersenjata Colt M16A3 dan AKM untuk menyerbu pelabuhan tempat transaksi senjata ilegal.

Dua hari kemudian pukul 13:00 Tom dan keempat perampok sadis itu memulai transaksi senjata ilegal, saat Tom mengucapkan kata Sepakat para agen Interpol langsung menyerbu tapi mendapat perlawanan sengit dari Vino dan Arifin, Iko langsung menembak keduanya dengan 15 peluru M16A4 di dada sementara Daniel dan pasukannya berhasil menangkap Bastian dengan keadaan hidup sedangkan Mario tewas karena 8 peluru Tom di punggung saat mencoba kabur dari kejaran tim Interpol.

"All Clear!" seru Daniel dan Iko

Setelah membereskan persenjataan yang pura pura dijual Tom, Iko langsung memuji yang bersangkutan "Kerja bagus Nak, MDPD pasti bangga dengan kinerjamu"

"Terima kasih Pak"

"Pak mengapa kita membiarkan pedagang senjata ilegal itu bebas, dia kan..." protes salah satu anak buah Daniel pada Iko

"Dia polisi MDPD yang menyamar"

"Oh maafkan saya Pak"

"Jika kau ingin menangkap anak ini kau harus lewati dulu atasanmu"

"Sudahlah Pak Iko, anak buahku masih muda dan belum pengalaman"

Pada pukul 13:10, Diane yang tiba di TKP langsung memeluk Tom "Tommy, Ibu khawatir denganmu nak"

"Aku baik baik saja Bu"

"Detektif Diane Kruger, anak buahmu sungguh luar biasa penyamarannya, anak buah kami sempat terkecoh karena logat Irlandianya yang amat sangat bagus"

"Tentu Pak, dia mengikuti operasi penyamaran yang menargetkan gembong narkoba pada tahun 2019 oleh karena itulah Kapten Scott Adkins merekrutnya dalam operasi penyamaran bersama kalian meski aku tidak setuju karena tidak izin padaku"

"Ya Bu Diane, kami hanya dapat menangkap satu perampok sadis hidup hidup, kami interogasi dia dan dia mengakui perampokan yang dilakukannya bersama rekannya"

"Pak Iko, kita dapat pesan dari Kapten Scott bahwa operasi ini akan berlarut larut" bisik Daniel

"Apa?, Operasi berlarut?, sialan!" bisik Iko sambil mengumpat

"Ada apa Pak?" tanya Tom

"Bu Diane, kami mendapat pesan dari Kapten Scott bahwa operasi ini akan berlarut karena masih ada satu tugas lagi untuk Detektif Tom"

"Apa?!, Sialan kau Scott!" umpat Diane dalam hati

"Maafkan aku Bu, aku harus pergi lagi, beritahu istriku aku tidak bisa pulang untuk sementara"

"Tidak apa apa, Ibu memaafkanmu Nak, laksanakan saja tugas dari Kapten Scott"

"Kami minta maaf Bu, satu tugas lagi untuk anak buah Ibu dari Kapten Scott adalah menyamar sebagai penjual rudal anti pesawat dan anti tank ilegal di sebuah landasan pacu pribadi milik gembong mafia Israel yang bernama Odeya Rush selama beberapa hari lagi"

"Apa?! Anak muda sudah jadi pemimpin mafia?!, sialan!"

Iko dan Daniel paham dengan kejengkelan Diane "Biarkan aku libatkan Petugas Chelsea Islan sebagai satu tim penindak bersamaku untuk menangkap gembong Mafia Israel hidup atau mati"

"Silahkan, ini operasi kita bersama"

Diane langsung merekrut Chelsea setibanya di MDPD pada pukul 13:50 "Chel, saya ingin kau ikut dalam operasi rahasia"

"Baiklah Bu"

"Kita adalah satu tim Black Ops, kita tidak perlu surat penangkapan jika target kita melawan langsung tembak di kepala"

Diane dan Chelsea dengan diam diam membawa Colt M16A2 dan Heckler & Koch 416 A5 beserta enam klip magazin cadangan dari gudang senjata MDPD ke rumah Diane, pada malam harinya mereka pun diam diam ke tempat target operasi Black Ops dengan pakaian hitam hitam dengan balaclava dengan berjalan kaki untuk mengintai terlebih dahulu keadaan target operasi.

SPECIAL AGENT IKO UWAIS-SPECIAL AGENT DANIEL RADCLIFFE

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

ARIFIN PUTRA-VINO BASTIAN

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

MARIO LAWALATA-BASTIAN SIMBOLON

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)
profile-picture
actandprove memberi reputasi
mantab cuy ...
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Lihat 1 balasan

CHAPTER 3 & 4

Chapter 3

Empat hari kemudian di pagi hari pukul 10:00 Diane dan Chelsea melihat Tom dan Odeya sedang negoisasi harga rudal dan peluncurnya yang harus dibayar sementara dari arah depan mereka Iko dan Daniel bersiap dengan anak buahnya.

"Harga seluruh rudal dan peluncurnya US$ 18000 Nona Rush"

"Mike, itu terlalu mahal untuk kantongku"

"Memang harganya mahal karena seluruh rudal ini berteknologi canggih"

"Tak bisa kurang?"

"OK Nona Rush, bagaimana kalau saya turunkan menjadi US$ 5000-8000 untuk keseluruhannya?"

"Setuju, apakah kita sepakat?"

"Sepakat"

Mendengar kata Sepakat, Iko serta Daniel dan anak buah mereka ditambah Diane dan Chelsea langsung menyerbu dari jarak 200 meter dan menembak mati pengawal Odeya yang melawan dengan IMI Romat dan Galil ARM sedangkan Tom menodongkan pistol Glock 19 ke arah kepala Odeya, akhirnya Odeya bisa ditangkap hidup hidup oleh tim Interpol-MDPD meski Tom juga ditangkap karena anak buah Daniel yang baru tidak mengetahui identitas asli Tom.

Beberapa jam kemudian Scott yang datang untuk menginterogasi Odeya terkejut dengan adanya Diane dan Chelsea "Kalian disini tanpa surat perintah?" tanya Scott tidak percaya

"Memang, kau bahayakan nyawa anak buahku sebanyak dua kali aku membahayakan karirku demi Tom"

"Bu, Apakah kau sudah gila?"

"Tidak, mereka tidak gila Kapten Scott, Aku yang memberi izin pada mereka"

"Pak Kepala?"

Ternyata Chief Jason Statham yang juga datang bersama Iko dan Daniel dalam rangka menangkap Odeya diam diam memberi izin pada Diane dan Chelsea untuk operasi pengintaian dan penangkapan rahasia.

"Kapten Scott, setelah misi ini aku perintahkan kau untuk tidak lagi memakai Tom sebagai personel intelijenmu apalagi untuk operasi berlarut, Detektif Diane sudah katakan padaku bahwa kau tanpa izin memakai anak buahnya"

Scott langsung meminta maaf pada Diane "Maafkan aku Bu, lain kali aku akan gunakan para anak buahku untuk operasi penyamaran berlarut"

"Sebaiknya begitu Scott"

Setelah membereskan sisa pertempuran serta menyita rudal anti tank dan anti pesawat tim gabungan MDPD-Interpol memasukkan Odeya ke mobil tahanan yang segera melaju serta membebaskan Tom yang sempat mereka tahan "Kerja bagus Tom, kau bisa pulang ke rumah, besok kau bebas tugas sampai bulan November"

"Terima kasih Pak Jason"

"Pulanglah Tom, istrimu menunggumu" tutup Diane sambil memberikan Tom pistol Glock 19 yang sempat disitanya

"Sampai jumpa Bu, kita bertemu lagi saat bulan November"

Tom langsung diantar Iko dan Daniel ke rumahnya dengan dikawal beberapa Humvee Interpol Amerika Serikat, setibanya di lokasi Daniel segera memberi laras standar Glock 19 milik Tom "Ini larasnya jika ingin gunakan peluru biasa"

"Aku sudah nyaman memakai peluru 9x19mm 7N21, Daniel"

"Terima kasih atas kontribusimu dalam operasi Interpol"

"Sama sama"

"Selamat tinggal Pak"

"Mudah mudahan kita bertemu lagi Tom"

"Pasti Pak Iko"

Setelah Tom turun dan masuk rumahnya, Daniel langsung tancap gas diikuti Humvee Interpol, misi mereka dalam mengantar Tom selesai pada sore harinya.

Chapter 4 (Final Chapter)

Beberapa hari kemudian di pertengahan September 2020 setelah misi penangkapan gembong mafia Israel Tom pun dikunjungi Iko dan Daniel serta istri mereka (Emma Watson & Bonnie Wright) di rumahnya ketika ia bersama istrinya yang bernama Zendaya "Apa kabar Tom"

"Baik Pak"

"Jadi kau bebas tugas sampai November?"

"Ya Pak"

"Baguslah karena kami juga bebas tugas dan kami mengundang kau dan istrimu untuk pergi ke Alaska bersama kami"

"Terima kasih Daniel untuk undangannya"

"Sama sama Tom"

"Sayang, kau bicara dulu dengan istri Pak Iko dan Daniel, aku akan bicarakan hal penting"

"Ya Tommy, aku juga mau merencanakan liburan kita ke Alaska bersama mereka"

Setelah Zendaya ke halaman belakang bersama Emma dan Bonnie, Daniel segera membicarakan soal Scott "Kapten Scott sudah bersama anak buahnya melaksanakan operasi penyamaran berlarut, jadi kau bisa pulang ke rumah pada sore harinya dari markas MDPD pada bulan November"

"Terima kasih Dan atas informasinya"

"Tom, kami tidak bisa melakukan operasi Direct Action tanpa data intel darimu, terima kasih atas partisipasimu"

"Sama sama Pak Iko"

Setelah mereka selesai bicara soal Scott, Tom diajak Daniel pesta bir karena yang bersangkutan tahu Iko tidak minum alkohol demi kesehatannya, mereka pun menenggak sebotol bir Irlandia sambil tertawa tawa karena mendengarkan acara komedi di radio, setelah selesai Daniel dan Iko pun pamit pulang karena ada urusan penting "Kami pulang dulu Tom karena istri kami berbelanja peralatan mendaki gunung"

"Sampai ketemu hari Sabtu pagi di Alaska Dan"

Setelah 2 Pasutri pulang Tom dan Zendaya pun tidur lebih awal pukul 18:00 karena besok mereka akan berbelanja peralatan mendaki gunung.

Begitulah akhir dari kisah ini.

THE END

ODEYA RUSH

True Detective (Action, Crime, Police)

CHIEF JASON STATHAM

True Detective (Action, Crime, Police)

EMMA WATSON-BONNIE WRIGHT

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

ZENDAYA

True Detective (Action, Crime, Police)
profile-picture
actandprove memberi reputasi
Diubah oleh smersh64
Balasan post s.i.n.y.o
Quote:


Maturnuwun sanget wis mampir emoticon-Shakehand2
Diubah oleh smersh64

[SIDE STORY] IKO-DANIEL TEAM SILENT RAID

Semalam jelang pertemuan Tom dengan keempat perampok bank dan toko kelontong, Daniel dan Iko mengintai pelabuhan itu "Ada 10 orang penjaga kontainer biru berisi senjata militer yang akan pura pura dijual rekan kita yang menyamar Pak"

"Persenjataan mereka?"

"IWI Uzi Pro"

"Jadi senjata pasukan Sayeret Israel dipakai penjahat ya?, ironis sekali Dan"

"Ya Pak, ironis sekali"

"Dan, kita harus melakukan penyerbuan senyap dengan menghabisi penjaga" terang Iko sambil membidikkan M16A4 miliknya kearah penjaga kontainer

"Pak, kita penegak hukum, kita tidak boleh langsung menghabisi penjaga kontainer senjata ilegal kecuali mereka melawan"

"Daniel, kita adalah anggota Counter Terrorist Team, Interpol sudah beri lampu hijau pada kita untuk menghabisi penjaga"

"Baiklah kalau itu mau Interpol, kita habisi mereka"

Dengan senjata M16A3 dan AKM yang sudah dipasang peredam suara tim Iko dan Daniel langsung menyerbu pelabuhan dan membunuh seluruh penjaga bersenjata IWI Uzi Pro.

"All Clear!" bisik Daniel lewat HT

"Bagaimana dengan jasad penjaga?" tanya anak buahnya

"Kita buang ke laut"

Dua tim kontrateror Interpol langsung bekerja keras untuk membersihkan sisa pertempuran senyap dalam waktu 2 jam, setelah selesai mereka pun diperintahkan Iko dan Daniel untuk bermalam karena besok pagi Tom dan calon pembeli akan bertransaksi.
profile-picture
actandprove memberi reputasi

[SIDE STORY[ 2 DAY'S BEFORE CAPTURE ODEYA

Tom mengunjungi rumah Iko dan Daniel pada hari ke 7 jam 17:00, dia ditemui oleh Iko dan Daniel "Halo Tom"

"Kalian tinggal serumah?" tanya Tom

"Ya, karena rumah Daniel diserang sekelompok bandit Meksiko bersenjata AK-47 dan RPG-7 jadi dia mengungsi bersama istrinya"

Saat itulah Tom bertemu dengan istri rekannya yang cantik untuk pertama kalinya "Hai, Selamat Datang, kau pasti Detektif Tom" sapa Emma dan Bonnie

"Terima kasih sambutannya"

"Jangan terkejut ya karena Daniel suka minum bir sampai di kulkasku ada beberapa botol bir milik Daniel"

"Aku tidak terkejut karena aku juga suka minum, Pak Iko"

"Ternyata kau juga suka ya"

Tom pun tersenyum mengesalkan sambil tertawa "Ya Pak, saya suka minum Bir, Daniel, aku minta birnya ya"

"Silahkan saja"

Tom langsung membuka dua botol bir untuk Daniel dan dirinya sendiri "Terima kasih Tommy"

"Sama sama, sudah cukup basa basinya"

Tom segera memulai Briefing "Sehari lalu dia memesan Rudal TOW, FIM-92 Stinger, SPIKE, MATADOR dan FGM-148 Javelin terbaru sebanyak 10 pucuk padaku"

"Jadi dia mantan personel IDF?"

"Ya, tepatnya Wajib Militer, Harga di pasar gelap senjata api untuk 1 rudal TOW generasi awal saja mencapai US$ 1000 sedangkan harga 2 pucuk FIM-92 Stinger generasi ke 2 bisa lebih murah dari sebuah motor Chopper Custom bekas bahkan harga rudal TOW generasi akhir bisa lebih murah dari sebuah supercar Agera baru kalau di pasar gelap senjata api"

"Wah ternyata kau benar benar tahu pasar gelap senjata api, hebat sekali, ayahmu pasti mengajarimu soal pasar senjata gelap melalui buku"

"Ya, ayahku merupakan mantan agen FBI"

"Teruskan Tom"

"Aku bahkan dengan diam diam menaruh tracker yang kurakit ke salah satu rudal Javelin agar kita bisa tahu lokasi dimana rudal itu berada"

"Kau hebat sekali, harusnya kau berada di CIA Special Operations Group, sayangnya CIA SOG hanya menerima mantan personel elit AB AS"

"Hahahaha bisa saja kau, Dan"

Iko ikut tertawa mendengar ledekan Daniel "Disinilah Rudal TOW dan Rudal lainnya berada" terang Tom sambil menunjukkan lokasi landasan pacu milik Odeya

"Hebatnya kawan kita ini" bisik Daniel pada Iko yang mengangguk setuju, mereka sudah selesai briefing pada pukul 17:15 dan makan malam bersama.

Sementara itu Diane dan Chelsea yang tiba di lokasi target langsung dihubungi Jason lewat smartphone Chelsea "Detektif Diane, kemana saja kau?"

"Kami melakukan misi operasi gelap untuk menangkap Odeya Rush, Dengarkan aku dulu Pak, sebelum kau hukum kami aku hanya membalas Kapten Scott yang tanpa izinku merekrut Tom dalam operasi yang sangat berbahaya yaitu menyamar sebagai penjual senjata api untuk penjahat sadis"

"Baiklah Detektif Diane aku paham perasaanmu, kau dan Petugas Chelsea kuizinkan menjalankan operasi gelap ini, aku dan Agen Khusus Iko Uwais serta Agen Khusus Daniel Radcliffe akan menyerbu landasan pacu pada dua hari ke depan, laksanakan tugas kalian dalam pengintaian landasan target kita malam ini"

"Understood" tutup Diane yang lalu memasang Riflescope, Bipod dan Sound Suppressor pada Heckler & Koch 416 A5 miliknya serta membidik ke arah pengawal Odeya "Mereka bersenjatakan FAL versi Israel dan IMI Galil ARM"

"FAL versi Israel yang Ibu maksud adalah IMI Romat kan?"

"Ya Chelsea"

"Teruskan Bu"

"Lalu ada Machinegunner dan Sniper yang bersenjatakan FN MAG dan IMI Galil Galatz di atap hangar"

"Kita harus bagaimana?"

"Kita bunuh Machinegunner dan Sniper yang ada di atap hangar pesawat itu"

Diane & Chelsea segera membunuh dua pengawal Odeya yang membawa MAG & Galil Galatz dengan M16A2 dan 416 yang sudah dipasang peredam lalu mereka pun relokasi ke posisi baru.

Diane segera menghubungi Zendaya "Nyonya Holland, aku minta maaf karena suamimu tidak bisa pulang untuk sementara"

"Terima kasih Bu Diane, semoga suamiku selamat"

"Ya Nyonya Holland, aku janji suamimu akan segera pulang dengan selamat, Selamat Malam"

"Selamat Malam juga Bu" tutup Zendaya

Kembali ke Tom, ia dan Daniel mendengarkan acara komedi di radio, mereka pun tertawa tawa ketika sang komedian menyinggung masalah korupsi terutama di Indonesia yang melibatkan POLRI soal simulator SIM, Iko pun dengan sewot menyuruh Tom dan Daniel mengganti Channel "Ganti saluran Radionya, masalah korupsi POLRI kok dijadikan lelucon"

"Ayolah Pak Iko kemana selera humormu?"

"Kalau di Indonesia komedian itu bisa ditangkap karena dianggap mencemarkan nama baik institusi POLRI, Dan"

"Hah?, Parah sekali Pak?"

"Ya Tom, oleh karena itulah aku pindah ke Amerika Serikat terutama Miami dan bekerja di Interpol Amerika Serikat bersama para anak buahku yang juga malu dengan kondisi POLRI pada tahun 2014"

"Baiklah Pak, kami ganti dengan saluran komedi lainnya dan kami minta maaf telah menertawakan masalah sensitif kesatuan Bapak yang dijadikan lelucon"

"Tidak apa apa, kalian teman yang baik"

Tom dan Daniel pun mengganti saluran komedi lain yang tidak menyinggung masalah korupsi negara lain, mereka pun tertawa tawa ketika Komedian menyampaikan lelucon tentang Perang Dunia 2, Iko juga tertawa ketika komedian itu menyinggung masalah ranjang suami istri, mereka pun tidur pada pukul 20:00 lebih awal di kamar masing masing karena besok mereka harus membriefing agen Interpol bawahan mereka di markas sedangkan Tom harus bangun lebih pagi karena jam 05:00 ia harus berangkat ke landasan pacu Odeya.
profile-picture
actandprove memberi reputasi

[LAST SIDE STORY] BAD HOLIDAY IN ALASKA

Sabtu pagi pukul 07:00 di pertengahan September 2020 tepatnya di Alaska, Tom serta Iko dan Daniel pun tiba di pegunungan bersama istri mereka, ketiga personel penegak hukum itu mengetes survival skill mereka "Kita akan berjalan sejauh 10 kilometer di hutan Alaska selama 8 jam"

Daniel membawa Shotgun Remington 870 untuk pertahanan diri bila ada beruang Grizzly yang tiba tiba menyerang sedangkan Iko membawa M16A4 untuk berburu bahan makanan semisal kelinci "Pak?, apa senapan ini tidak over kill jika digunakan untuk berburu kelinci?" tanya Tom

"Lalu apakah aku harus memakai Barrett M107 untuk berburu kelinci?" gurau Iko

Daniel dan Tom pun tertawa cekikikan mendengar gurauan atasan mereka saat misi menangkap penjahat berbahaya "Lucu sekali Pak, lucu sekali lelucon Bapak"

Mereka segera berhenti tertawa ketika Iko melihat koloni kelinci dan membidik ke arah kepala kelinci, Komandan tim Interpol Counter Terrorist Team tersebut langsung meletuskan peluru 5,56x45mm NATO tepat ke beberapa kepala kelinci yang segera tumbang, lalu menaruh hasil buruannya di karung "Ini hasil buruan pertama kita"

"Ya, ayo kita cari tempat untuk membangun bivak kita yang aman dari beruang Grizzly"

Mereka segera mencari tempat untuk membangun bivak, beruntunglah untuk Tom, Iko dan Daniel serta istri mereka bahwa ada tempat aman dari beruang Grizzly maupun predator buas lainnya "Pak, ini tempat yang aman dari beruang Grizzly"

"Selamat Tom, kau pintar sekali dalam menemukan tempat yang aman bahkan bermodal jam matahari dan rasi bintang sekalipun, harusnya kau masuk unit Delta Force, Navy SEAL atau Green Beret"

"Kau ini Dan, dia hanyalah polisi yang kebetulan saja pintar dalam survival, personel Kepolisian tidak bisa masuk unit elit militer"

"Oh iya Pak"

Mereka langsung membangun bivak untuk berenam dan memasak kelinci yang baru saja Iko tembak "Hmm nikmatnya jika kita memakan hasil berburu sendiri" ujar Daniel sambil menikmati kelinci bakar pemberian Iko, sementara Tom diberi Salmon yang dipancing oleh Emma dan Bonnie di sungai hasil olahan Daniel karena Zendaya sudah makan roti sandwich isi daging dan keju yang ia buat.

Malam harinya ketika mereka tidur terdengar letusan tembakan "Apa itu?!" seru Iko sambil membidikkan M16A4 miliknya sementara Daniel dan Tom bersiaga dengan Glock 19 dan Remington 870, samar samar mereka melihat beberapa orang pemburu liar menyeret mayat yang diduga polisi "Sial, ternyata kita masuk di teritori pemburu jahat" umpat Tom pelan

"Kita harus lari, Tommy!"

"Daniel, mereka kemungkinan membawa anjing pelacak, kita harus segera meninggalkan tempat ini"

"Aku tahu Pak, Ayo Sayang kita keluar dari tempat ini sekarang juga"

Tom, Iko dan Daniel serta istri mereka segera keluar dari tempat yang aman dari beruang tapi merupakan kandang pemburu jahat secara cepat, Amunisi M16A4 Iko tinggal 90 peluru dari 3 magazin sedangkan ia beruntung mempunyai 35 peluru dari 5 klip magazin M1911A1 .45 sementara Tom dan Daniel lebih beruntung karena membawa 10 klip magazin pistol Glock 19 penuh peluru 7N21 dan 24 Shotgun Shell di rompi Taktis.

"Hemat amunisi kalian, aku akan bunuh secara senyap pemburu liar dan merampas senjatanya untuk kalian" perintah Iko

"Ya Pak"

"Bagus, kita harus kerjasama jika ingin selamat"

"Dimengerti"

Dua pemburu jahat mendekati posisi Iko dan wakilnya, Tom segera mengeluarkan sangkur M7 lalu menggorok dengan cepat kedua pemburu jahat, Iko dan Daniel yang terkejut melihat keberanian Tom membunuh penjahat dengan pisau itu memujinya "Bagus!, kau pasti dilatih Marinir AS untuk membunuh secara senyap tanpa satupun peluru yang ditembakkan"

"Pamanku yang melatihku membunuh dia memang personel Marinir AS, Ayo kita ambil senjata mereka"

Daniel dan Iko segera mengambil FN FAL serta Remington 700 sedangkan Zendaya mengambil dua pistol Glock 17 untuk menambah daya tembak karena Emma dan Bonnie sudah membawa pistol Browning HP dan SIG-Sauer P228.

Mereka segera menemukan jalan keluar berkat Tom setelah terlibat baku tembak sporadis dengan pemburu liar akan tetapi jalan keluar itu kemungkinan dipenuhi dengan beruang Grizzly "Kita harus seberangi sungai, kebetulan sungai ini tidak deras" usul Daniel

Iko mendengar suara beruang yang marah dan mengejar dari belakang "Sial, Ayo kita lari!"

Tom dan Daniel saling bantu menembak untuk menghentikan 3 beruang yang mendekati posisi mereka sedangkan Iko serta Emma, Bonnie dan Zendaya menembaki pemburu jahat yang mencoba membunuh mereka.

"All Clear!" seru Iko yang kehabisan peluru FAL, lalu ia pun membuang FAL ke sungai dan menyandang M16A4 kembali yang pelurunya dihemat "Tinggal berapa peluru lagi anak anak?"

"6 Magazin Pak!, Beruang ini sangat kuat"

"Aku tinggal sisa 8 Shotgun Shell di rompiku"

"Kita menghadapi pejantan yang sangat kuat Pak"

"Sial sekali, untung peluru 9x19mm 7N21 Tom mampu merobohkan 2 beruang betina walaupun butuh 4 klip magazin"

Tom lalu menunjukkan arah jalan keluar "Di depan kita tinggal 1500 meter lagi"

"Kau pintar sekali Tom"

Baru berjalan 20 meter mereka menemukan kemah pemburu liar yang penghuninya menembakkan FAL ke arah Iko tetapi Daniel dan Tom bersama istri mereka berhasil membunuh pemburu liar sebelum akhirnya kembali berjalan

Akhirnya rombongan Iko didatangi polisi Alaska "Ada sekelompok pemburu liar yang membunuh personel kalian" terang Daniel dan Iko

"Kami tahu, kalian pasti personel Interpol dan MDPD, ikutlah dengan kami"

"Terima kasih"

Mereka melihat unit Delta Force dan Green Beret segera memasuki hutan untuk menangkap para pemburu liar beserta pemimpinnya hidup atau mati ketika diterbangkan dengan helikopter Chinook menuju Bandara Alaska "Ini adalah liburan terburuk di bulan September, lebih baik kita tidak usah ke Alaska lagi" sesal Daniel

"Ya" sambut Iko dan Tom

"Aku menyesal sudah memilih Alaska sebagai tempat liburan kita, Pak Iko"

"Tidak apa apa Dan, kita tidak dapat data intel kepolisian soal pemburu jahat di Alaska"

"Terima kasih Tom, kami berhutang budi padamu" tutup Emma dan Bonnie

Tom pun mengangguk pelan sebelum akhirnya memeluk Zendaya yang tertidur.

Dan beberapa hari kemudian di Miami pada jelang akhir September mereka berada di pantai untuk pesta Bir terutama Tom dan Daniel, Iko dan Emma pun hanya bisa tersenyum melihat ulah Tom dan Daniel sedangkan Zendaya dan Bonnie tertawa mendengar lelucon Tom, mereka berpesta Bir sampai sore harinya, ketika Daniel dan Tom puas mereka pun pulang ke rumah Iko.

THE END
profile-picture
actandprove memberi reputasi
Thanks bro dah undang ane ke mari
emoticon-Shakehand2
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Quote:


Sama sama emoticon-Shakehand2
profile-picture
actandprove memberi reputasi
Quote:


Ada jason statham juga
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Quote:


Yoi emoticon-Shakehand2
profile-picture
actandprove memberi reputasi

OTHER CHARACTER

BLACK MARKET LIAISON (TOM FELTON & RUPERT GRINT)

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)
profile-picture
actandprove memberi reputasi

ANOTHER CHARACTER

EVIL HUNTER

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)

True Detective (Action, Crime, Police)
profile-picture
actandprove memberi reputasi
Diubah oleh smersh64
Quote:


Ojo lali mampir lagi yo emoticon-Shakehand2
profile-picture
actandprove memberi reputasi
Quote:


Oke nanti ane mampir lagi
emoticon-2 Jempol
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Ya emoticon-Shakehand2
profile-picture
actandprove memberi reputasi

ALASKA POLICE

LIEUTNANT TOBEY MAGUIRE

True Detective (Action, Crime, Police)

LIEUTNANT DWAYNE JOHNSON

True Detective (Action, Crime, Police)

CAPTAIN DANIEL CRAIG

True Detective (Action, Crime, Police)

LIEUTNANT LEONARDO DICAPRIO

True Detective (Action, Crime, Police)
Diubah oleh smersh64

[EXTRA SIDE STORY] JOINT OPERATION MDPD-INTERPOL

Awal bulan November saat Tom bertugas kembali sebagai Detektif para rekannya termasuk Diane yang notabene adalah atasannya menyambutnya "Halo, selamat bertugas kembali Tom"

"Terima kasih Bu"

"Detektif Tom, kita ke ruang rapat" ajak Jason

Tom serta Diane dan Chelsea pun ke ruang rapat mereka mendapati Daniel dan Iko sedang diskusi dengan Scott "Pak Iko?"

"Halo Tommy, kami sedang diskusi tentang Open Raid yang targetnya adalah bekas gudang logistik AD AS"

"Ya kita tahu gudang itu adalah tempat penyimpanan senjata api ilegal"

"Tom, senang bertemu denganmu lagi"

"Daniel, sekarang aku bertugas sebagai detektif, kita akan bekerja sama dalam Open Raid"

"Terima kasih Tommy"

10 Detik kemudian Jason membuka briefing "Selamat pagi tuan dan nona, hari ini kita akan melakukan Open Raid di bekas gudang logistik AD AS, gudang ini dipenuhi dengan senjata kelas militer termasuk Bom Nuklir 500 Kg, Mortir 60mm, Steyr AUG, Steyr HS .50, Colt M4A1 Carbine, Rudal Anti-Tank & Anti-Pesawat serta Anti-Kapal"

"Chief, kau dapat data dari mana?" tanya Iko

"Agen FBI yang menyamar, dia mengonfirmasi bahwa gudang ini penuh senjata gelap"

"Astaga, kalau begitu kita harus hati hati untuk urusan Bom Nuklir"

Rencana operasi segera diubah, Jason dan Scott pun berkata "Kita serang diam diam pada menjelang malam"

Menjelang malam tim Iko-Daniel dan tim MDPD termasuk Diane & Tom sudah bersiaga dengan senapan serbu kompak AKS-74U berperedam serta senapan serbu AK-74M, senapan tempur Heckler & Koch 417 13 inch Barrel dan SMG Heckler & Koch MP5 Navy ditambah AKM sementara Jason dan Scott berperan sebagai sniper-spotter bersenjatakan M21 SWS dan FN M16A4 "Kita habisi jika para penjahat melawan"

"Ya Scott"

Baru saja pasukan darat MDPD-Interpol mendekat tiba tiba dua penghubung pasar gelap senjata api yang ditemui Tom saat penyamaran datang dengan mengangkat tangannya "Kami menyerah, mereka mau membunuh kami!, disana ada sandera anak anak"

"Baiklah, tapi dimana letak sandera" tanya Tom dan Daniel

"Di Lantai dua tepatnya di dekat meja gunsmith"

Misi penyerangan diam diam berubah lagi menjadi misi penyelamatan sandera "Bawa dua informan ini ke mobil polisi"

"Ya Pak"

Tim Interpol dan MDPD fokus pada objektif masing masing (mengamankan peti senjata dan menyelamatkan sandera), setelah semua beres dengan tertangkapnya para penyelundup senjata dan para penculik anak hidup hidup mereka pun membawa dua bocah yang berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat.

Berberapa hari kemudian Tom dinaikkan pangkatnya menjadi Detective Lieutnant, Para polisi MDPD pun bertepuk tangan termasuk Diane "Selamat ya Tom"

"Terima kasih Bu"

"Kami bangga padamu Tom"

Sementara itu Daniel dan Iko dipromosikan menjadi Komandan Counter Terrorist Team Interpol, mereka telah bertugas dengan luar biasa baiknya, Tom yang mendengar kedua rekannya di Interpol menjadi Komandan langsung menelepon melalui video call "Selamat, Kalian telah resmi menjadi komandan Anti Teror Interpol"

"Terima kasih Tom"

"Sama sama"

"Kau juga resmi jadi Letnan MDPD, Selamat ya Tommy"

"Terima kasih Pak Iko"

"Kapan kapan kita minum di Bar"

"Kalau aku ada waktu bebas"

"Sampai jumpa di kesempatan berikutnya"

"Pasti Daniel"

Setelah Tom menutup telepon ia langsung menguji balistik peluru 9x19mm 7N31 dengan Machine Pistol Ingram MAC-10 9x19mm yang sudah di modifikasi larasnya, setelah selesai ia pun pulang ke rumah pada pukul 16:00.
profile-picture
actandprove memberi reputasi
Balasan post actandprove
Quote:


Dab, gua wis posting Extra Side Story, dibaca yo ntar tak cendolin komen sampeyan emoticon-Shakehand2
profile-picture
actandprove memberi reputasi
Quote:


Wis tak baca dab.. misi penyerangan malah jadi misi penyelamatan, mantap dah..
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di