KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ddfe2e1c0cad73fce71b2fb/tito-soroti-ad-art-khilafah-islamiyah-fpi-menag-beda-dengan-hti

Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI

Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI

Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti AD/ART FPI yang masih menyinggung Khilafah Islamiyah. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi memastikan konsep yang diusung FPI berbeda dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Ya paham saya, masih menyebut itu (khilafah), meskipun kami tanya, penjelasannya itu yang dimaksud beda dengan HTI. Setelah kita baca berbeda dengan HTI," kata Fachrul di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Fachrul menyebut FPI telah berkomitmen setia kepada Pancasila. Bahkan, menurutnya, FPI bersedia untuk berdiskusi kembali mengenai hal-hal dalam AD/ART yang dinilai perlu diubah.

Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI

"Kemudian dia sudah kita ikat, oke. Kalau ini kita ragukan, apa yang kamu bisa komitmen terhadap kami? 'Kami buat pernyataan bahwa kami setia pada NKRI dan Pancasila. Kemudian tidak melanggar hukum, sehingga yang itu bisa dieliminasi. Teman-teman yang perlu dieliminasi, diubah kita coba diskusi'. Saya kira semua enteng-enteng aja," ucap Fachrul.

Diberitakan sebelumnya, Mendagri Tito menyebut masih terdapat masalah dalam AD/ART FPI. Karena itu, Tito masih mempertimbangkan penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) untuk FPI.

"Mengenai masalah ormas terkait FPI, ini masih pada kajian di Kementerian Agama. Betul rekan-rekan dari FPI sudah buat surat di atas meterai mengenai kesetiaan atau pernyataan terhadap negara dan Pancasila. Tapi problemnya di AD/ART," kata Tito dalam rapat bersama Komisi II DPR di kompleks parlemen, Kamis (28/11).

Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI

"Di AD/ART itu di sana disampaikan tadi juga sudah dibacakan Pak Junimart bahwa visi dan misi organisasi FPI adalah penerapan Islam secara kafah di bawah naungan Khilafah Islamiyah melalui pelaksanaan dakwah, penegakan hisbah dan pengawalan jihad. Ini yang sedang didalami lagi oleh Kementerian Agama karena ada pertanyaan yang muncul, karena ini ada kabur-kabur bahasanya," imbuh Tito.
sumber

☆☆☆☆☆

Menggelikan. Gahar diawal saja, dan pada akhirnya menunduk juga.

Kebodohan para pengusung Khilafah ini adalah, bahwa mereka berteriak-teriak ini adalah negara thogut, negara yang tidak wajib diikuti, negara yang tidak perlu bersumpah setia kepadanya, tetapi mereka selalu meneriakkan kata khilafah dalam seluruh demo-demo yang dijamin oleh pemerintah thogut, dan berserikat berkumpul yang dijamin oleh undang-undang dasar negara thogut. Munafik!!!

Bahwa mereka yang benar-benar setia pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 45, dan Merah Putih, tak perlu berpikir lama hingga berbulan-bulan. Begitu ditanya, langsung dijawab. Jika perlu jawaban hingga berbulan-bulan artinya ada sesuatu yang tengah disiasati, dicari untung ruginya.

Bahwa dikatakan konsep Khilafah Islamiyah ada perbedaan antara yang satu dengan lainnya, itu hanyalah cara pandang, cara perjuangannya. Muaranya akan tetap satu, mengubah wajah negeri dan bangsa ini. Dan itu sulit untuk ditawar. Bagi mereka hitam adalah hitam, putih adalah putih. Dan seharusnya jawaban bagi mereka yang tetap mengusung Khilafah Islamiyah dalam bentuk apapun juga tetap harus saklek, berani berkata bahwa hitam adalah hitam, putih adalah putih. Sekali tunduk dan menuruti mereka, maka jurang akan menunggu didepan mata.

Ketika 3 garda terdepan yang menguasai palang verboden telah kocar-kacir, yang ada hanyalah jadi bahan tertawaan publik. Kepada siapa lagi kita menitipkan penolakan terhadap mereka-mereka yang selalu bermain-main dengan ideologi negara?

Kalau Komunis dituding berbahaya karena ingin mengubah ideologi negara, maka Khilafah Islamiyah pun sama. Keduanya punya niat yang sama, namun dengan jubah berbeda. Bahayanya, yang satu akan selalu bersembunyi dengan doktrin agama, dengan mahzab kepentingan ummat.

Alasan bahwa semua warga negara Indonesia mempunyai hak untuk berserikat dan berkumpul, tidak serta merta melemahkan kewaspadaan kita akan sesuatu hal yang bisa membahayakan negeri ini kedepannya.

Ini negeri ormas. Negeri para preman yang berkumpul dalam sebuah wadah yang bernama organisasi massa. Yang menghimpun diri untuk memaksakan kehendak, memperkaya diri dengan cara-cara yang salah. Yang satu sibuk mengelola parkiran. Yang satu rakus mengelola lahan kosong. Yang satu bernafsu menjaga lahan bermasalah. Yang satu sibuk berdemo demi mengisi kas kelompok. Mana yang bermanfaat bagi negeri ini?

Lebih baik garis demarkasi itu diperjelas. Mau mereka mengusung Pancasila. Mau mereka cinta Merah Putih. Mau mereka mengusung Khilafah. Begitu mereka melanggar pidana, bubarkan! Tak peduli mereka punya sejarah penting bagi negeri ini. Tak peduli mereka punya jasa bagi bangsa ini. Bubarkan! Biarkan saja mereka berganti nama, berganti pakaian, berganti bendera, berganti jubah. Toh sekecil apapun pasti berdampak bagi mereka.

Kalau menanggapi strategi mereka hanya dengan cengar-cengir, masih banyak pelawak yang pantas ditempatkan di lembaga-lembaga penting negara, agar kita bisa selalu tertawa melihat lawakan yang tengah disuguhkan.

Anda sedang melawak Pak?

■■■■■■■■

Quote:


Lihat point-point yang dilingkari. Disana jelas, tujuan mereka adalah menegakkan Khilafah Islamiyah secara Kaffah.

Kaffah artinya adalah total atau menyeluruh. Ini artinya FPI benar-benar ingin mengubah Indonesia secara total dan menyeluruh dalam semua sendi kehidupan pemerintah dan rakyatnya dibawah Kekhalifahan.

Hal ini sama dengan ISIS. Bedanya ISIS punya kemampuan dan kesempatan mempersenjatai diri untuk melaksanakan tujuannya, sementara FPI belum punya kesempatan. Tapi ingat, bukankah FPI pernah sesumbar minta dipersenjatai untuk melakukan jihad?

Arti Manhaj Nubuwwah adalah menurut jalan Nabi. Ini merujuk pada Hadits Rasulullah yang disampaikan oleh HR. Ahmad 4/273 yang dinyatakan shahih oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah nomor 5. Bagi mereka, semua ini akan berjalan lancar jika syarat-syarat telah terpenuhi sesuai dalam Al-Qur'an Surat An-Nur Ayat 55.

Pelaksanaan Da'wah disini adalah dengan upaya selalu menyelipkan hal-hal mengenai Khilafah Islamiyah secara samar melalui gerakan-gerakan, ceramah-ceramah yang disampaikan oleh Ulama-ulama atau Ustadz-ustadz yang berafiliasi dengan FPI. Dan tidak mustahil juga dengan HTI, karena tujuan mereka sama meskipun caranya berbeda.

Arti penegakan Hisbah adalah kewajiban individu atau bersama dalam menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar sesuai kacamata mereka. Ini membahayakan sebab suatu ketika seseorang yang mempunyai pemikiran kritis tentang Islam akan dianggap murtad. Mereka hanya berdasar pada Islam era Nabi atau Khilafah bukan pada Islam modern. Mereka membuat Islam menjadi agama tertutup yang tak boleh dikritisi.

Dan terakhir adalah pengamalan Jihad yang banyak diselewengkan oleh pemuka-pemuka agama Islam yang memberi pengertian dan pemahaman sempit kepada ummat demi kepentingan mereka. Oleh sebab itu jangan heran jika ada Ustadz yang mengaku cinta Indonesia tapi menolak istilah bom bunuh diri.
Inilah pemahaman yang ditanamkan oleh mereka kepada ummat agar jihad tetap pada relnya sesuai mau mereka.

Kalau semua point itu tetap dipakai FPI, silakan masing-masing berpikir.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
dr41n_cool dan 48 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Halaman 1 dari 16
Menag ini dekat dengan Rijik
tapi anti Cadar? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
imba.ruiner dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
wah FPI cinta tanah air dan pancasialis sekarangemoticon-Matabelo ((katanya loh))
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasperjaka dan 12 lainnya memberi reputasi
Khalifah sejati hanyalah saat masa khalifaurrasyidin.

Setelah itu, banyak yang didominasi fasis dan diktatoris yang berkedok agama, di baliknya banyak sekali tragedi kemanusiaan dan kesemena-menaan yang miris.

Karena sesungguhnya khilafah tidak ada perintah yang haq di dalam Alquran maupun hadits, bukan rukun Islam, bukan pula rukun iman. Murni bid'ah dan hanya kendaraan menuju pemenuhan syahwat politik kekuasaan yang menjijikkan.

Syukron. emoticon-Salaman
profile-picture
profile-picture
profile-picture
imba.ruiner dan 39 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
rekan dari FPI sudah buat surat di atas meterai mengenai kesetiaan atau pernyataan terhadap negara dan Pancasila


???


percaya...??????


lha merekaaa bukannya sukaaa ingkarrr......??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasperjaka dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Quote:


bila masih penasaran orangnya sifatnya seperti apa, bisa dibaca kembali statementnya yang dibold.

Quote:









emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yellowmarker
Sebatas yang gue ketahui soal perpanjangan izin FPI, Kemendagri dalam memutuskan pastinya sudah mendapatkan analisa yang ekstra hati-hati, berbasis data dari Baintelkam Mabes Polri, analisa dengan pertimbangan politik, hukum dan kamnas.

Ya ditunggu saja keputusan akhir dari pemerintah nantinya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasperjaka dan 13 lainnya memberi reputasi
Lawak lagi

Dah lah, males awak. Kek takut amat sama kadrun2 ini. Padahal masalah terbesar ya itu. Kata2 khilaf-ah itu yang bermasalah sekali. Suka suka lah mau ngapain. Gw kira bisa tegas sekarang, melempem ternyata.

emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasperjaka dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Ini ibarat pemerintah lagi jadi pawang anjing liar...

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 13 lainnya memberi reputasi
Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI

direvisi atau tidak ? emoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yueda dan 2 lainnya memberi reputasi
bukankah pancasila dan khilafah adalah arah yg berbeda?
contohnya: tidak ada demokrasi dalam sistem khilafah.

mana bisa dijalankan bersama?
menag nya lagi becanda ato gimana nih?

emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasperjaka dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post nn2106
Quote:


Wah masih ada yang punya ke percaya an sama "Mentri Agama "!

emoticon-Ngakak emoticon-Cape d... emoticon-Cape deeehh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasperjaka dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daimond25
FPI jelas berguna, agar akar rumput tetap goblok... emoticon-Big Grin Jadi, atas semua drama-drama Rijik, Nopel, etc itu semua ahsudahlah... emoticon-Leh Uga




~bata only
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mubafirs dan 21 lainnya memberi reputasi
gahar aja dulu ni jagoan jagoan atas nama ormas,kalau sudah di ancam dan mereka merasa ni kuat ni yang ngancem..ya kiccyep juga.
serius ya bener-bener ya jangan sampe deh aneh-aneh lagi nantu kedepannya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasperjaka dan 6 lainnya memberi reputasi
wis ta. fpi itu kan underbownya militer jadi ya kembalilah ke khittahnya bib.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ffffffffffffffu dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh foolbaby
Tito Soroti AD/ART 'Khilafah Islamiyah' FPI, Menag: Beda dengan HTI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
capt.sabaru dan 24 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Lastcar..... tobat!!


emoticon-Belgia emoticon-Belgia

profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 7 lainnya memberi reputasi
Balasan post nn2106
Gw sebenernya lebih suka efpei dibekukan aja
Kayak hatei
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 7 lainnya memberi reputasi
Balasan post kadalgurun19
Quote:


4 hal point penting itu yang nampaknya jadi sandaran FPI.

Kalau aja kita paham doktrin itu, gak semudah itu FPI mau tunduk pada pemerintah.

Bohong kalau mereka mau tunduk pada pemerintah.

Bagi mereka, materai hanya sebatas kertas gak berguna.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasperjaka dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Negara kalah sama ormas cuman di indonistan emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mubafirs dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Halaman 1 dari 16


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di