CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Antonio Conte Dan Misi Untuk Menyelamatkan Serie A
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dde354db41d3005cf29a910/antonio-conte-dan-misi-untuk-menyelamatkan-serie-a

Antonio Conte Dan Misi Untuk Menyelamatkan Serie A

Antonio Conte Dan Misi Untuk Menyelamatkan Serie A
gambar: squawk.com

Pada akhir bulan Mei 2019 lalu, laman resmi Inter Milan telah mengumumkan bahwa Antonio Conte secara resmi menjadi pelatih baru untuk menggantikan pendahulunya Luciano Spalletti. Penunjukan dirinya sebagai nahkoda anyar Nerazzurri menandai kembalinya Conte melatih setelah hampir setahun lamanya beristirahat sejak ia dipecat oleh Chelsea pada Juli 2018.
Serie A bukanlah sesuatu yang asing bagi Conte. Ia telah menjadi tamu agung di negaranya setelah mampu meraih banyak kejayaan baik sebagai pemain maupun pelatih saat mengenakan seragam klub Kota Turin, Juventus. Sebenarnya, kembalinya Conte bersama Inter Milan menuai sentimen negatif khususnya dari para suporter Juventus. Namun, Conte memilih mengabaikan semua hujatan yang mengarah padanya. Selain itu, mantan pelatih Chelsea tersebut juga diragukan akan mampu melakukan hal persis seperti yang ia lakukan di Juventus.

Namun, hingga memasuki pekan ke-14 musim ini, Antonio Conte benar-benar mengejutkan banyak orang ketika ia menjadikan Inter Milan satu-satunya tim yang mampu bersaing di puncak klasemen bersama Juventus. Tentu saja apa yang tengah dilakukan oleh Conte tidak serta merta membuat Inter menjadi favorit juara. Akan tetapi, dibandingkan dengan apa yang terjadi musim lalu, para penggemar Inter Milan boleh sepenuhnya berharap bahwa Conte akan membantu tim untuk disegani kembali dan membawa pulang gelar juara yang telah lama hilang dari Giuseppe Meazza.

Mengambil alih kekuasaan di Inter Milan bagi Conte bukan sekedar membawa misi mengembalikan martabat Inter Milan sebagai tim besar di Italia. Lebih dari itu mantan pelatih Gli Azzurri ini diharuskan menjalankan misi khusus di pundaknya. Dia diharapkan mampu menggulingkan dominasi Juventus demi menyelamatkan Serie A dari situasi yang sangat membosankan yang telah berlangsung selama bertahun-bertahun.



Akankah Antonio Conte melalui racikan taktisnya bersama Inter Milan mampu menggulingkan dominasi Juventus?

Antonio Conte memang bukan satu-satunya pelatih yang mengusung misi mengangkat kejenuhan dominasi juara oleh tim tertentu. Setidaknya dari lima kompetisi kasta tertinggi di benua Eropa, tiga kompetisi liga lainnya didominasi oleh tim-tim tertentu. Seperti kompetisi Liga Jerman (Bundesliga) dan Perancis (Lique 1), media dan para penggemar Serie A tampaknya tidak lagi terlalu peduli tentang perdebatan tim mana yang akan dinobatkan sebagai juara. Pada setiap akhir musim kompetisi sepakbola Italia selama 8 tahun terakhir, tidak ada nama lain selain Juventus yang terus berdiri di podium tertinggi sebagai perengkuh mahkota juara Serie A. Tak terkecuali musim 2019/2020, hal itu akan kembali terulang.

Liga yang dulu pernah dianggap salah satu kompetisi  menarik dan paling kompetitif di dunia, kini faktanya adalah hanya  Juventus yang boleh memenangi gelar juara Serie A. Borussia Dortmund bersama Jurgen Klopp (musim 2010/2011, 2011/2012) dan Monaco dengan Leonardo Jardim (musim 2016/2017) telah dihormati dan menerima berbagai pujian sebagai pahlawan karena pernah berhasil memutus dominasi Bayern Munchen dan PSG.  Akan tetapi hal itu tak pernah terjadi di Serie A, seperti tidak ada tim yang memiliki sumber daya  mumpuni dan keberanian untuk melakukan persis yang dilakukan oleh Dortmund dan Monaco.

Napoli dulunya adalah satu-satunya tim yang mampu memutus mata rantai dominasi tersebut, akan tetapi hal itu hanya terjadi ketika tim ini dipimpin oleh Maurizio Sarri (malangnya Sarri kini ada di Juventus). Bahkan di musim 2016/2017 dan 2017/2018, Il Partenopei nyaris mengalahkan si Nyonya Tua untuk memenangkan Scudetto, meskipun akhirnya hal itu urung terjadi ketika masalah di balik layar telah mempengaruhi kinerja dan moral tim menjelang kompetisi berakhir.

Antonio Conte Dan Misi Untuk Menyelamatkan Serie A

gambar: goal.com

Untungnya, kini para penggemar Serie A menyambut kembali kehadiran Antonio Conte dan mengubah Inter Milan menjadi tim yang kuat sehingga mampu bersaing secara adil dengan Juventus. Tidak hanya memiliki skuad berkualitas dengan nama-nama bagus di setiap posisi seperti Romelu Lukaku, Nicolo Barella, Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Marcelo Brozovic, Lautaro Martinez dan lainnya.

Antonio Conte juga memiliki segudang pengalaman, gaya bermain yang taktis, dan kemudahan untuk berbaur dengan anak buahnya. Selain itu, Antonio Conte telah memenangkan begitu banyak gelar baik sebagai pemain maupun pelatih yang membuat dirinya sedikit berbeda dari Maurizio Sarri. Mental juara mungkin akan menjadi senjata rahasia untuk membantu Inter Milan versi dirinya meraih kesuksesan dan tidak lagi mengulangi kesalahan yang dilakukan Napoli dibawah Maurizio Sarri.

Bagi Antonio Conte, Inter Milan bukanlah jelmaan teranyar dari aksi gagal juara Napoli. Apa yang telah dilakukan mantan pelatih Italia ini di Inggris dalam balutan warna biru Chelsea akan membuat para penggemar Inter Milan sepenuhnya percaya diri bahwa Inter Milan akan berhasil membawa gelar scudetto ke-19 dalam sejarah tim. Pada saat yang sama, Conte akan memenuhi misi menyelamatkan Serie A dengan menggulingkan dominasi Juventus selama bertahun-tahun.

Referensi:

Goal.com

Inter.it

Transfermarkt.com, dll.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
asepdeni343 dan 7 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 14
sepi ya serie a?emoticon-Frown
ronaldo baru ke juve, semoga penonton serie a bisa bertambah
semoga selamat ya akhi emoticon-Maaf Agan
seharusnya juventus mikir untuk jadi juara cempiyen aja
Lihat 1 balasan
serie A sudah kehilangan pamornya
Forzainteremoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
profile-picture
.theflash. memberi reputasi
Apa salah dan dosamu MILAN
peluang Menang Kau Buang Buang
Lihat Jurus yang kan, kau berikan

JARANG MENANG JARANG MENANG

---------------------------------------------------------------

Jurus yang sangat ampuh, teruji Medioker
Tanpa anjuran platih, kok harus muter-muter
Cukup siji solusinya, pergi ke Seri B saja
Langsung sambat, "Mbah, saya MEDIOKER

---------------------------------------------------------------

Dam dudidam aku padamu, I love you
I can't stop loving you, oh milan
Jarang Menang menunggumu

emoticon-Ngakak
emoticon-Kaskus Radio emoticon-Kaskus Radio emoticon-Kaskus Radio


emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
planthopperman dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh adfaisal
Lihat 2 balasan
apa jadinya seria a tanpa Ronaldo emoticon-Cool
perlahan namun pasti sepakbola italia akan kembali lagi pamornya, sekarang inter lebih banyak menggunakan italiano seperti sensi, ambrosio, barella, gagliardini, mereka termasuk pilar2 timnas italia...gw sebagai tifosi italiano berdoa italia semakin kompetitif dan mafia2 bola di berantas
Sudah saatnya Serie A kembali jadi liga yang kompetitif lagi setelah sekian lama dipegang mafia. emoticon-Shutup
profile-picture
ari.n memberi reputasi
Semoga pamor Seri A naik kembali...

Conte dan Ronaldo cukup mendongkrak Seri A...

Biarpun ane sedih Conte ngelatih Inter #curhat...

Semoga sukses...

emoticon-Shakehand2
Inter and Milan udah gak kayak jaman dulu lagi ya.. Semoga bisa bersaing kembali di 4 besar

Biasanya dulu 4 besar hanya diisi oleh juve, Milan, inter & roma
Diubah oleh uusDK
In conte we believe

inter ti amo
Serie A udah gak serame dulu jaman nya acmilan juve inter roma lazio saling sikut demi trofi
jadi ingat dulu suka banget nonton Liga Italia, jaman masih kecil belum suka bola taunya Liga Italia aja. sekarang lebih suka Liga Inggris, tapi yg buat jadi ane ngikuti Liga Italia karena ada Ronaldo. semoga Antonio Conte bisa mengangkat performa Liga Italia lagi melalu Inter.
LIGA serie a skrng sepi gann..
Padahal dlu jaya banget .emoticon-Sorry

Btw FORZA ROMAA!!!emoticon-Selamat
profile-picture
profile-picture
.theflash. dan skydavee memberi reputasi
Mau naik pamor lagi? Kuasai liga champions...

lah, tim2 italia kalo di liga champions aja pada keok... cuma Juve doang yg kenceng....
profile-picture
soezack memberi reputasi
Lihat 1 balasan
liga serie A sudah tak sewow dahulu, akhir 90an dan awal 2000an adalah akhir dari persaingan kompetitif menurut ane
Terlalu dini gan emoticon-Embarrassment
Balasan post samatronz
Sepakat gan,semoga taring klub serie A lebih tajam di UCL
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di