KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mendikbud Nadiem Makarim Bakal Hapus Pelajaran "Bahasa Inggris" di SMP dan SMA
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dd77bb626377203416e9740/mendikbud-nadiem-makarim-bakal-hapus-pelajaran-bahasa-inggris-di-smp-dan-sma

Mendikbud Nadiem Makarim Bakal Hapus Pelajaran "Bahasa Inggris" di SMP dan SMA

Mendikbud Nadiem Makarim Bakal Hapus Pelajaran

Jakarta - Kementerian pendidikan dan kebudayaan yang dipimpin Nadiem Makarim diminta memangkas mata pelajaran di jenjang SMP dan SMA.

Hal ini didasarkan pada saran dari ikatan guru indonesia (IGI) saat melakukan pertemuan dengan Nadiem Makarim.

Pemangkasan mata pelajaran ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia lewat penggunaan kurikulum baru.

Adapun mata pelajaran yang dipangkas yakni Bahasa Inggris di jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan Sekolah menengah atas (SMA).

Dilansir dari berbagai sumber, Ketua umum IGI Muhammad Ramli Rahim kepada wak media menyebut jika penyederhanaan jumlah mata pelajaran di sekolah.

Akan mengurangi beban yang diberikan kepada siswa dan guru di sekolah.

"Selama ini beban belajar siswa kita terlalu besar sehingga mereka harus banyak tahu, tapi tidak dalam," kata Ramli.

Dikatakan Ramli, IGI dalam hal ini menyarankan jika di jenjang sekolah dasar hanya ada empat mata pelajaran inti.

Mulai dari bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika dan pendidikan agama berbasis pancasila.

Sedangkan untuk jenjang SMP dan SMA mata pelajaran Bahasa Inggris tak diajarkan lagi.

" Mata pelajaran Bahasa Inggris jenjang SMP dan SMA lebih diarahkan untuk percakapan sebagai modal siswa mempelajari sumber ilmu dari luar negeri," terangnya.

Lanjut Ramli, untuk tingkat SMP IGI menyarankan maksimal lima mata pelajaran.

Sementara di SMA, IGI mengusulkan enam mata pelajaran. Ramli mengatakan perlu ada kajian lebih lanjut tingkat mata pelajaran di SMP dan SMA.

"Saya sampaikan pemilihannya jangan sampai menghilangkan mata pelajaran, harus ada penggabungan mata pelajaran

Tapi efektivitasnya tetap diperhitungkan. Jangan sampai ada guru yang kehilangan linearitasnya," ucap dia.

Ramli berujar penyederhanaan mata pelajaran dapat mengurangi kebutuhan guru di daerah terpencil.

Sehingga jumlah guru dapat disebar merata di daerah lain.

"Di daerah-daerah terpencil kebutuhan guru menjadi sangat besar hanya karena kebanyakan mata pelajaran.

Saya kasih contoh (ke Nadiem) ada sekolah di kampung saya di Maros, itu siswanya 35 orang, butuh guru empat belas oranf guru karena sampai hanya 35 siswanya," ucap dia.

Berdasarkan pemaparan tersebut, Ramli mengatakan jika Mendikbud Nadiem Makarim menerima dengan postifi masukan dari IDI.

Adapun pihaknya akan melakukan pertemuan lebih lanjut guna membahas wacana tersebut.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim meminta Google untuk menjadikan Indonesia sebagai prioritas pertama di dunia, terutama dalam membantu pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi.

Ia berharap Google lebih intensif bekerja sama dengan pemerintah.

Sebab, menurut dia, dari segi pemerintah saat ini juga lebih pas momentumnya untuk diajak bekerja sama.

"Lagi jarang-jarang nih, kabinet yang progresif, yang siap diajak kolaborasi dan sudah mengimplementasikan agile system (ketangkasan),

bahkan objective and key result sudah diimplementasikan," jelasnya dalam acara Google for Indonesia di Jakarta.

Nadiem menyoroti soal program "Bangkit" yang baru saja diluncurkan Google dalam kesempatan itu.

Program ini akan fokus pada edukasi pemrograman khusus machine learning bagi anak muda Indonesia usia 18 tahun ke atas.

Google menggandeng beberapa perusahaan startup seperti Gojek, Traveloka, dan Tokopedia dalam pelaksanaan Bangkit. Di tahap awal, Google hanya menargetkan 200-300 peserta saja. Namun, Nadiem ingin Google menambah angka tersebut lebih banyak.

"Coba pikirkan bagaimana program Bangkit ini bisa menjadi 300.000 anak. Jangan bilang impossible dulu, coba pikir lebih dulu," pinta Nadiem.

Menanggapi permintaan Nadiem tersebut, Jason Tedjasukmana, Head of Corporate Communications Google Indonesia mengatakan pihaknya juga ingin menambah jumlah peserta lebih banyak.

"Kalau kita terima ratusan ribu bisa saja. Tapi kita lihat dulu, berapa banyak (peminatnya). Karena itu intensif sekali, enam bulan (pembelajaran) jadi orangnya harus serius banget," jelas Jason.

Nadiem yang merupakan mantan CEO Gojek juga menitipkan pesan kepada pelaku startup dan bisnis teknologi lainnya untuk tidak segan berkonsultasi ke pemerintah. "Minta saja apa yang dibutuhkan ke pemerintah," pungkasnya

https://sumsel.tribunnews.com/2019/1...n-sma?page=all

Bagaimana menurut rekan rekan, apakah setuju atau tidak?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 21 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kaskus.infoforum
Halaman 1 dari 23
trus yg mau lanjut kuliah di luar negeri harus full blajarnya diluar sekolah? oke saatnya buka bimbel.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stygiant dan 12 lainnya memberi reputasi
Lihat 14 balasan
Yg penting dipangkas, pelajaran agama yg bs didapat di tempat ibadah dipertahanin

Jgn blom apa2 udh blunder lah bos emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
PenggilaMudik dan 30 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
setuju ....perbanyak bahasa inggris di level percakapan saja....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post calve89
dibaca atuh kak, grammar, vocab, n teory lain diajarkan di SD, di SMP SMA udah praktek conversation
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 31 lainnya memberi reputasi
ini benernya krisis guru b.inggris apa emang murni beban jam ?
apakah what selalu always, karena because adalah is ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
nasib guru bahasa linggis smp dan sma gimana?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ya bagusnya coversation aja ketimbang grammar

Toh bule pake bahasa indo juga belepotan tapi kitanya paham aja emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 13 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Baru usulan IGI.....
judulnya clickbait.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
ane gak bisa komeng, bener2 buta masalah ini haha emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mardiantony dan 3 lainnya memberi reputasi
Hapus aja semua. Ganti minum kobikan kaki megatron secara rutin biar tambah pintar.

Indonesia sdh parah...... Cm di pimpin pelawak.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hsrin dan 58 lainnya memberi reputasi
Lihat 16 balasan
Lahhh...... bukan nya SD kelas 1 aja udah belajar bahasa inggris ya???

Syg banget kalo di apus...


Dulu jaman gw SD ada pelajaran bahasa sunda yg bener bener gw paling gondok itu pelajaran gak guna wkkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 29 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Setuju nih klo fokus di percakapan untuk tingkat SMP dan SMA
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mata pelajaran dibebasin
untuk lanjut ke engineering ambil a b c, social ambil d e f, dsb
yang sekarang kan paketan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Indonesia darurat membaca.
Ternyata masih bnyak orang indonesia cuma baca judul saja,apalagi judul media sekarang bombastis,isinya apa judulnya apa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wauwaw dan 21 lainnya memberi reputasi
Pelajaran agama dan bhs inggris itu tdk penting di sekolah. Ngak ada manfaatnya.

Klo pengen tau dan ingin belajar, ya les. Apalagi bhs inggris di smp dan sma sj materinya sekelas anak sd. Belajar bhs asing itu harus niat dr hati dan sejak dini, baru bisa lancar.

Diluar negeri byk yg bisa kuasai 2-4 bhs asing sj sd.

Klo ngak niat belajar bhs inggris, yg ada percuma, apalagi grammar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 14 lainnya memberi reputasi
bego banget si
tidak berani ambil keputusan tidak populer

harusnya di tambah pelajaran mandarin
dan hapus pelajaran agama

klo benar2 mau SDM siap saing di masa mendatang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh pasti2periode
Lihat 1 balasan
bahasa daerah dan aksara daerah digalakkan lagi agar tidak hilang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 7 lainnya memberi reputasi
bagus jg memang pas percakapan buat smp dan sma.kudu bimbel diluar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
requiesta dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ya ntar toefl sama toeic nya kaya gw zaman smp-sma ngarang bebas ya, terus skripsi dan buat lamar kerja cukup pakai tanda lulus bahasa inggris SD emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak

dimana mana SD memperluas vocab sama convo basic/passive.

ini malah SD mau ditambahin beban biar SMP sama SMA kurang/hilang (?)

emang aneh bener ini program nya.

"Bapak gagal paham soal ciri khas pendidikan dasar dan menengah. Proses pembelajaran itu mengikuti usia dan perkembangan pancaindrera. Bukan dijejali sesuatu, dianggap tahu, lalu selesai. Modus seperti ini adalah bencana bagi pendidikan nasional. Dan, hal-hal yang Bapak ajukan itu sama sekali tidak ada unsur pembentukan karakter, karena modusnya jejal-menjejal, bukan proses pembelajaran yang natural."

bla bla bla

emoticon-Ngakak

https://www.tagar.id/surat-terbuka-d...nadiem-makarim

hampir setuju semua gw.

emoticon-Ngakak

yg plg gw bingung smp coding itu gimana ?.
kalau ekstra/klub sih gapapa dan emang udah ada.

emoticon-Ngakak


profile-picture
profile-picture
profile-picture
adnansz dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KuwuRT
Lihat 2 balasan
Halaman 1 dari 23


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di