CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Istri Tua VS Istri Muda
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dd5d86028c9910fec241127/istri-tua-vs--istri-muda

Istri Tua VS Istri Muda

Istri Tua VS Istri Muda


Namaku Surti

"Kenalin, Dek, ini Mbak Surti, istri pertama Mas." Joko menunjuk seorang perempuan berdaster kumel, yang tengah asyik ngemil kuaci, posisi duduknya terlihat sembarangan.

Kurang sopan kesannya memang. Tapi dia cuek dan tak memperdulikan pandangan wanita muda yang tengah digandeng suaminya.

Wanita itu sangat cantik, kulitnya putih, kinclong, kukunya berwarna merah merona, serasi dengan aksesoris dan pakaian yang dikenakannya.

"Sur, ini Ayu, istri baruku, mulai hari ini kalian tinggal serumah. Ini permintaanmu kan?" Joko menatap wajah gembul istrinya.

"Yo wiss, tak apa, sudah sana ajak istrimu bulan madu." jawab Surti tanpa ekspresi.

Dahi Ayu berkerut, ada ya manusia seperti ini?

"Ayo, Sayang, kita naena dulu!" Joko mengamit lengan istri barunya mesra, Surti melirik dengan ekor matanya, meludah ke lantai tapi segera dibersihkan dengan kakinya.

Terdengar suara cekikikan dari dalam kamar, Surti mengencangkan volume televisi. Telinga terasa panas.

Segera dia mengambil ponsel dan headshet, wanita berbodi di atas rata-rata ini mulai membuka fitur Smule, dicarinya rekan duet yang cocok.

Maka dipilihnya lagu Tersisih versi dangdut Koplo.

Tak berapa lama suara cempreng Surti membahana, mengalahkan sound-nya tetangga yang lagi kendurian.

"Kutersisih tak dikenang lagi dari pandanganmu dan perhatianmu. Syalala.... La.. La!"

emoticon-Kiss

Puluhan kali dia mengulang lagu itu. Tak perduli sepasang pengantin baru yang tengah asyik bercinta merasa terganggu dengan tingkahnya.

Surti tersenyum puas saat suami dan istri barunya keluar kamar dengan wajah masam.

Wanita itu tetap enjoy dengan Smule-nya.

"Tarik, Mang! Hobah...!" teriak Surti berapi-api.

Joko dan Ayu menutup kuping.

======================================

BULAN KE DUA

"Yu, hari ini buatkan saya menu diet lengkap, awas kalau buahnya kurang." ucap Surti dengan muka sejulid Leily Sagita di sinetron Azab.

Rona wajah wanita itu berubah drastis saat Joko sudah berangkat ke kantor.

"Tapi Mbak, saya belum beres nyuci, kemarin Rona dan Roni kan hujan-hujanan, terus main pasir, bajunya kotor semua." jawab Ayu memelas.

"Lah piye iki, sampeyan doyan sama Bapaknya tapi ngeluh ngerawat anak sama istrinya? Salah besar Mas Joko itu memilih kamu." Surti melotot, Ayu mengkeret.

Pintar sekali mbak Surti bersandiwara, di depan Mas Joko dia selalu bersikap manis, sabar, dan seolah-olah menerimanya, sikapnya pun seperti wanita yang teraniaya lahir bathin.

Ditatapnya cucian kotor yang menggunung, sayuran dan bumbu serta piring kotor terlihat campur aduk di dapur, belum lagi ruang tamu yang acak-acakan, cangkang kwaci, kulit kacang, hingga bungkus sneak serta tusukkan cimol tergeletak sembarangan.

"Ampun, Mas, aku ra kuat kalau kek gini." batin Ayu.

Sebulan tinggal bersama keluarga suaminya, ibarat neraka, mukanya kusam karena tiap hari harus memasak, kukunya yang lentik rusak parah, kulitnya pun jadi kasar, gegara gak sempat perawatan.

Ayu memungut piring kotor sambil menangis, air matanya bercucuran.

"Yu, buatin Mbak kopi ya, gak pake lama." jerit madunya.

"Buat sendiri." ingin rasanya Ayu berteriak juga, tapi mengingat sorot mata dan galak, serta cubitan Mbak Surti yang ajib banget, Ayu menahan keinginannya.

Cubitan di paha yang kemaren aja masih biru.

======================================

BULAN KE TIGA

"Mas, aku minta cerai." Ayu berlinang air mata.

"Kenapa, Sayang? Apa salah, Mas?" Joko bingung.

"Aku ra kuat jadi istrimu, Mbak Surti terlalu baik, aku gak tega terus-terusan menyakiti hatinya." jawab Ayu.

"Sayang, aku sangat mencintaimu." Joko memeluk tubuh Ayu.

"Segera urus perceraian kita, Mas, hari ini juga antar aku pulang."

"Ayu jangan pergi, Mbak sayang sama kamu." tetiba Surti masuk kamar dan memeluk Ayu.

Ditindihnya badan mungil madunya, tak lupa dia mencubit perut wanita itu sambil berbisik.

"Bagus, awas kalau sampai mas Joko tau semuanya, akan kusantet semua keluargamu, dan martabak manis yang kaubanggakan bakal kubikin bau ikan asin sampe gak ada laki-laki yang mau deketin kamu." sekali lagi Surti menekan cubitannya.

Ayu mengangguk, menahan sakit luar biasa di perutnya.

Setelah lepas dari pelukan Surti dia tergopoh keluar kamar, tak lagi perduli pada Joko yang memanggil namanya.

Kapok jadi istri kedua.

Di sana Surti tersenyum bahagia. Lanjut ngemil kwaci.

emoticon-Ngakak

Istri Tua VS Istri Muda

Pict by:Shopia Baequni
profile-picture
profile-picture
profile-picture
asepdeni343 dan 14 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 7
Kalau vienya bagus besok lanjut Surti the series ah! Yuk Cendolin gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kancil76 dan 3 lainnya memberi reputasi
Hm... Ngenteni update ne
profile-picture
shopia2005 memberi reputasi
Quote:


emoticon-Kiss
senangnya dalam hati kalo beristri dua emoticon-Hammer (S)
profile-picture
profile-picture
vincentlgunawan dan shopia2005 memberi reputasi
duel di kamar biar tau kejelasannya siapa yg jadi juaranya🔥🤣
profile-picture
shopia2005 memberi reputasi
astagaemoticon-Ngakak
profile-picture
shopia2005 memberi reputasi
Quote:


Ayeyy tarik mangemoticon-Ngakakemoticon-Betty
Quote:


emoticon-Malu
Quote:


Oke siapemoticon-Kiss
istri muda sama istri tua sama saja cuma bedanyaa istri tua lebih proffesional daripada yang muda hahahahah
profile-picture
shopia2005 memberi reputasi
lanjutt gann emoticon-Toast
profile-picture
shopia2005 memberi reputasi
Quote:


Pengalaman gan emoticon-Ngakak
Quote:


Oke sipemoticon-Kiss
Masooook
profile-picture
shopia2005 memberi reputasi
mau aja di jadiin istri kedua ,heran
profile-picture
shopia2005 memberi reputasi
Quote:


Oke gan
Quote:


Oke sip 👌 👌
ngakak nih aslikkk emoticon-Wakaka
profile-picture
shopia2005 memberi reputasi
Quote:


Maaciw emoticon-Kiss
profile-picture
bacacuy72 memberi reputasi
Quote:


Selalu keren
profile-picture
ariel2057 memberi reputasi
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di