CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bye Sobat Miskin, Gubernur Viktor Laiskodat Batasi NTT Hanya untuk Wisatawan Kaya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dd1602cb41d3037ee287661/bye-sobat-miskin-gubernur-viktor-laiskodat-batasi-ntt-hanya-untuk-wisatawan-kaya

Bye Sobat Miskin, Gubernur Viktor Laiskodat Batasi NTT Hanya untuk Wisatawan Kaya

Kita sih sebenarnya sudah paham kalau yang ke Rinca lanjut nonton komodo emang biasanya tajir. Tapi kalau dibilangin terang-terangan kayak gini ya menjerit juga jiwa kemiskinan kami pak....

Bye Sobat Miskin, Gubernur Viktor Laiskodat Batasi NTT Hanya untuk Wisatawan Kaya

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengumumkan dengan penuh kebanggaan, bahwa wisata di wilauahnya punya kasta berbeda dengan tempat wisata lain Indonesia. Menurutnya, NTT dirancang jadi destinasi wisata premium dan hanya cocok untuk wisatawan berduit saja. Backpacker, apalagi yang kere, diharap tak perlu datang.

Pernyataan ini dilontarkan setelah belakangan Lonely Planet, penerbit buku panduan wisata terkenal, menjadikan NTT sebagai destinasi terbaik dunia untuk dikunjungi pada 2020. Wah, langsung jemawa doi....

"Karena itu, wisatawan yang datang itu harus kaya. Kalau yang miskin tidak boleh datang. Saya sampaikan ke Presiden, kalau wisatawan yang miskin, kami di NTT paling banyak [orang miskin] begitu," ujar Viktor ketika memberi sambutan dalam Festival Menipo di Kupang, dilansir Kompas. "Jadi, kalau wisatawan miskin yang datang, kami sudah tidak mau lihat lagi. Wisatawan yang miskin tolong dikirim ke Jakarta, Bali, atau Manado. Kalau wisatawan asing yang kaya kirim ke NTT saja."

Pernyataan itu jelas bisa memicu perdebatan, sebab Viktor merasa perlu menyatakan status sosial NTT sebagai deluxe tourism demi menjaga kelestarian alam di sana. Secara tidak langsung, ia percaya turis misqueen yang mampir ke Pulau Rinca dan Gili Lawa mengandalkan tiket promo dan tabungan enam bulan lamanya, tidak bisa menjaga lingkungan lebih baik dari wisatawan tajir.

Praktik memilah-milah wisatawan oleh Viktor sebenarnya sudah terlihat sejak akhir September tahun ini. Viktor yang sempat mengumumkan akan menutup Pulau Komodo berhasil diadang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya untuk mengurungkan niat tersebut. Tapi kemudian pengunjung ke Pulau Komodo yang jadi dibatasi. Garis batasnya? Tentu saja uang.

Akan ada pengaturan keanggotaan tahunan yang bersifat premium. Siapa pun wisatawan yang jadi anggota, tentu dengan bayaran lebih besar, mereka akan diizinkan masuk ke Pulau Komodo. Sementara yang tidak memiliki kartu premium akan diarahkan ke Pulau Rinca.

"Nanti mereka [turis non-premium] akan diarahkan ke komodo yang kecil seperti di Pulau Rinca. Jadi mereka hanya bisa di sana, tidak bisa ke mana-mana lagi," kata Luhut kepada Beritagar.

TIdak bisa disangkal sih, NTT memang jadi sumber devisa sektor pariwisata paling menjanjikan buat negara. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kunjungan wisatawan ke NTT terus meningkat dalam rentang 2013-2017.

Pada 2013, tercatat 397.543 wisatawan berkunjung ke NTT. Empat tahun kemudian, total wisatawan sudah mencapai 616.538 orang. Penambahan ini juga memicu perkembangan industri akomodasi. Pada 2017, sudah ada 423 fasilitas menginap yang tersebar di berbagai wilayah NTT dengan 27 di antaranya berupa hotel berbintang. Angka ini naik 33 persen dari 2013.

Ambisi Viktor untuk menyejahterakan warganya lewat pariwisata memang tidak salah. Lewat industri pariwisata, Provinsi Bali berhasil menekan persentase penduduk miskin menjadi hanya 3,91 persen saja, nomor dua sebagai provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah di Indonesia.

Ditambah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bali juga cukup tinggi, yaitu 74,3 dari 100, menjadikannya nangkring di urutan kelima tertinggi di Indonesia. Tentu kesejahteraan sumber daya manusia seperti ini bisa juga terjadi di NTT apabila wisatanya terkelola baik.

Meski suka memilah-milah siapa yang datang, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTT Wayan Darmawa yakin bahwa kunjungan wisatawan ke NTT akan terus meningkat. "Pada tahun 2023 nanti, kunjungan wisatawan ke NTT ditargetkan mencapai hingga 3 juta orang, baik itu wisatawan mancanegara maupun domestik," ujar Wayan kepada Antara.

https://www.vice.com/id_id/article/y...ce=viceidinsta

Husss Husss miksin gausah deket deket
profile-picture
profile-picture
profile-picture
the.king.one dan 18 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh khloekarmike
Halaman 1 dari 10
wisatawan kaya dan miskin yang membedakan apa ?
kan kalau orang miskin dipatok pendapatan per kapita kalau wisatawan apa ?
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Lihat 5 balasan
gpp lah...
bikin fasilitasnya jg mahal kok.
org kaya spending money nya lbh banyak lah.
sangat bagus utk pendapatan daerah.

lagian org kaya lbh mudah utk diatur.
krn biasa hidupnya teratur..
gak buang sampah / pipis sembarangan.


emoticon-Traveller

profile-picture
profile-picture
profile-picture
tuhanparadewa dan 37 lainnya memberi reputasi
Busett ini rada bingung posisi caturnya...

Posisi dia Non Muslim, pro jokowi pernah kasus juga jadi halal buat d serang...

Ehhh tapi partainy lagi ancang ancang usung our hero anies baswedan...

Terus nasbung mesti gimana dong????

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Bagus ...wisata itu perlu biaya....ga ada uang ga usah wisata dulu....nyampah jd nya.....
Tinggal kasi harga berapa......emoticon-Big Grin

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
kalo sobat miskin yg ga tau diri biasanya bawa bekal sendiri, tapi buang sampah ga pada tempatnya
giliran disuruh bayar denda mewek dahemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ruuki
bagus sih, biar tertib.

suatu tempat wisata kalo udah rame, pada nyampah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
.co.cc17baik dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
sudah bagus itu dri pada si komo punah
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan slanker.nasbung memberi reputasi
Menunggu Jakarta dan sekitarnya memberlakukan hal serupa. Pen tau sobat miskin selebgram bakal komentar apa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
Balasan post anarchy0001
Quote:


membedakan wisatawan miskin atau kaya mah gampang, tinggal dibuat aja biaya masuk, transportasi, penginapan atau akomodasi, dll yang mahal tp pelayananannya jg premium.. nnti dengan sendirinya akan terseleksi kok..

simpelnya kayak hotel bintang 5 atau restaurant bintang 5, orang kere mikir berkali2 untuk masuk kesitu, kalau org kaya mah santai aja..

atau kalau mau bandingin sama2 tmpt wisata, kayak maldives aja, sekere2 nya wisatawan backpacker yg mau kesana.. pasti mengeluarkan uang jauh lebih banyak dibandingkan sekedar ke bali atau singapore emoticon-Malu (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 20 lainnya memberi reputasi
Gabener monyet kesayangan cebong


emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pertamaxhabisga dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tujuh.tahun
memang betul apa yang dikatakan gubernur


liat lokasi wisata wisata murah, kotornya luar biasa emoticon-DP



contoh pantai ujung genteng yang dulu masih sepi serbuan miskiners dan ketika diserbu langsung botol miras, bekas burok, bekas cemilan, berserakan sana sini emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 8 lainnya memberi reputasi
bagus.... gw sukung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
deteknologi dan 2 lainnya memberi reputasi
Terserah pengelola, untung atau rugi dia jg
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan slanker.nasbung memberi reputasi
wisata di NTT apa yah ?
profile-picture
slanker.nasbung memberi reputasi
Lihat 1 balasan
para sobat missqueen, dipersilahkan waktu dan tempatnya untuk berunjuk rasa, demo persoalan kenaikan upah emoticon-Ngacir Tubrukan
Agar bisa berwisata ke Pulau Komodo emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan slanker.nasbung memberi reputasi
Yg menjijikan itu bukan miskin duitnya

Tp.miskin akhlak

Dibali bule miskin banyak... blagunya amit2 bikin mau muntah. Ga bule ga cina2 kere cuma nyampah dibali. Bahkan ada yg ngerampok money changer dan ngemis segala.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 15 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Pesan moralnya orang miskin liat komodo dari tipi saja..emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan slanker.nasbung memberi reputasi
Gpp si, walaupun gw seumur hidup ga bakal liat komodo langsung kagak masalah asal komodonya selalu lestari
Kalo tempat wisata penuh turis domestik percayalah ga bakal bersih ama bagus emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 10 lainnya memberi reputasi
Sebenernya kalo disebutnya pelayanan premium sih lebih pas sih ya dibanding wisatawan kaya

Ya semoga tetap konsisten demi kepentingan pariwisata sih.. dan pelayanan premiumnya harus dijelasin apa aja yg didapet selain liat komodo gede doang.. biar orang makin yakin bayar mahal karena sebanding nilainya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Dari preman untuk preman gan emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di