KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Jumiati itu adalah aku..
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc7c04fc9518b6a30798381/jumiati-itu-adalah-aku

(CERBUNG) Jumiati itu adalah aku..

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh ❤


Welcome to my 3rd thread.


Quote:


Let's Cekidot



............

Part 1


Jumiati itu adalah aku..
Ilustration pict : google search

"Ashshalatu Khairun Minan Naum!” 
“Ashshalatu Khairun Minan Naum!”

Dua kalimat Tatswiib yang dikumandangkan Pak Ngadiyo itu membangunkan tidurku. Tapi tubuhku enggan sekali untuk bangun. Mataku terpejam lagi. Entah berapa banyak setan yang mengencingi telingaku sehingga aku meraih bantalku kembali.

Suara Pak Ngadiyo yang kemudian melantunkan puji - pujian kepada Kanjeng Nabi pun mulai terdengar kembali dan membukakan sedikit mataku. Kelirik jam dinding kayu berwarna cokelat dengan bandul dibawahnya, telah menunjukkan angka lima lebih lima belas menit.

"Jum ... bangun jum,"

Suara mamak yang memanggilku berulang kali membuat aku segera beranjak dari tempat tidur.

Mamak kini adalah seorang janda. Umurnya sudah menginjak 64 tahun. Meskipun kulitnya sudah keriput, jalannya yang sudah membungkuk dan rambutnya memutih, namun tidak dengan tenaga dan semangatnya. Di usia senja, mamak masih harus mengumpulkan koin demi koin untuk menghidupi aku dan mamak sendiri.

Bapak telah meninggalkan kami, saat usiaku yang masih 5 tahun. Sedikit memori yang aku ingat dari bapak, bapak sering mengajakku ke sawah untuk buruh tanam padi. Bapak mengajakku jalan - jalan dengan sepeda tuanya untuk berkeliling desa. Sangat menyenangkan.

Namun setelah bapak tiada, tidak ada yang mengajakku jalan - jalan lagi. Kata mamak saat itu, bapak pergi jauh ke surga dan kelak akan memberikan aku banyak mainan jika aku menjadi anak yang baik dan penurut.

Sudah menjadi kebiasaanku setiap pagi membantu mamak berjualan pecel di pasar. Mamak bahkan sudah bangun dari sepertiga malam untuk mempersiapkan dagangan. Lontong, lalapan, sambal dan aneka gorengan telah siap. Kami menjajakan dagangan kami dengan sepeda. Dan berdagang di jalanan pasar.
Dari hasil berdaganglah mamak bisa membesarkan aku hingga saat ini.

Aku ingat sekali mamak sering berjualan sambil menggendongku. Semuanya dilakoni demi hidupku dan mamak. Di matanya yang sayu, tidak pernah sekalipun aku mendengar mamak mengeluh.

.............

Namaku Jumiati. Usiaku saat ini adalah 18 tahun. Aku adalah anak semata wayang mamak. Mamak melahirkanku diusia yang sangat tidak dianjurkan untuk hamil yaitu diusia 46 tahun. Saat itu mamak tidak pernah terfikirkan untuk mengandungku. Karena penantiannya yang bertahun - tahun menunggu kehamilan membuatnya mendapat sebutan wanita gabuk atau wanita mandul oleh para tetangga. Mamak hanya pasrah. Menurut beliau, menjadi orang miskin harus legowo menerima kritikan apapun.

Aku sudah lulus Sekolah Rakyat (SR). Setidaknya, aku sudah bisa membaca dan menulis. Mamak yakin, aku akan menjadi anak yang berguna jika aku bersekolah.

.............

Malam ini, tiba - tiba ada banyak tamu yang datang kerumah. Mamak menyuruhku memakai baju yg rapi. Kupakai baju terusan bunga - bunga, lalu kububuhi wajahku dengan bedak viva dan kusisir rambutku dengan rapi tanpa tahu siapa gerangan tamu yang datang.

"Jum, sini ikut mamak duduk didepan."

Mamak menuntunku dari kamar menuju keruang tamu. Tampak ruang tamu kecil kami tidak muat dengan adanya tamu yang hadir. Sebagian duduk diteras beralaskan tikar.
Ya, aku manut saja mengikuti mamak duduk diruang tamu.
Dan aku hanya menunduk karena tidak berani menatap sekitar.

Kudengar ada suara barithon khas bapak - bapak membuka percakapan. Mereka berbicara menggunakan tatanan khas bahasa kromo inggil Jawa.
Rasa gugup karena tidak terbiasa dikelilingi orang banyak, membuatku tidak begitu jelas mengetahui maksud tamu - tamu itu datang kemari.

Hingga ketika mamak menyahut percakapan itu, aku baru sadar bahwa aku akan dijodohkan.

Sekali lagi aku hanya manut. Sejak dulu, sudah menjadi tradisi di desa kami mengenai perjodohan ini. Tidak ada satu orang pun yang bisa menolak, karena kami takut dosa besar akan menimpa kami jika kami tidak mematuhi peraturan orang tua.

Aku yang hanya menunduk tidak sekalipun tahu wajah laki - laki yang akan dijodohkan kepadaku. Yang aku dengar namanya Wiryo yang kini sudah berumur 30 tahun.

Saat tamu - tamu itu membubarkan diri dan menyisakan gelas - gelas kotor sisa minuman, aku segera membantu mamak membereskannya.

"Mak, apakah sebentar lagi aku bakal dinikahkan mak?" kataku dengan nada bergetar.

"Jum, maafkan mamak nak ... mamak sebenarnya belum ingin melepaskan kamu dari hidup mamak. Tapi kamu sudah besar nak, sudah gadis. Sudah saatnya kamu menikah nak!"

Aku hanya diam. Yang aku bayangkan hanyalah rasa takut. Aku bahkan tidak tahu apa yang harus kulakukan. Siapa Wiryo?
Ujung rambutnya pun aku belum tahu.

"Nak, keluarga mas wiryo itu wong sugih, juragan sapi. Hanya dia yang bisa meningkatkan derajat keluarga kita. Kita sudah miskin nak. Mamak nggak mau kamu hidup susah selamanya."

Aku melihat mamak menangis. Aku baru tahu jika beban mamak begitu berat.
Dan aku baru menyadari hutang mamak banyak. Hasil dagang kami hanya cukup untuk makan, sedangkan biaya hidup semakin tinggi. Belum lagi kebutuhan darurat seperti berobat dan lain lain.
Hutang mamak akan dibantu dilunasi oleh keluarga mas wiryo, dengan persyaratan aku harus bersedia dinikahkan dengan puteranya.

"Maafkan jum mak. Jum janji, akan menuruti kata - kata mamak. InshaAllah jum manut mau dinikahkan kapan saja. Yang penting mamak sehat. Mamak bahagia."

"Matursuwun nak."

Mamak menyeka air matanya dan memelukku. Kini kebahagiaan mamak ada di pundakku dan aku harus bisa membuat mamak bahagia.


.............

Bersambung..

Update :

Jumiati itu Adalah Aku Part 2

Jumiati Itu Adalah Aku Part 3

Jumiati Itu Adalah Aku Part 4

Jumiati Itu Adalah Aku Part 5

Jumiati Itu Adalah Aku Part 6

Jumiati Itu Adalah Aku Part 7

Jumiati Itu Adalah Aku Part 8
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bauplunk dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh dwyzello
Halaman 1 dari 8
Jaman dulu kakek nenek ane nikahnya dari hasil perjodohan gan.. itulah yang bikin ane terinspirasi bikin cerbung ini.😂
semoga terhibur dengan tulisan yang belum sempurna ini..
Lihat 1 balasan
Balasan post dwyzello
Quote:


Pejwan kah??
Quote:


Yap betuuul gan 😁😁😁
Tetanganya lek Ngatmo ya
Quote:


Hahahahahahhaa tau aja gan.emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
mantap cerita baru, dtnggu update nya yaa, ttp smngat berkarya emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
dwyzello dan dellyniken memberi reputasi
Quote:


Makasih semangatnya gan. Ane yg ga bakat nulis jadi semangat nulis jadinya emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
tidhy010709 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post dwyzello
di tunggu lanjutannya gan semngat
Quote:


Arigatou gan.. syapp..emoticon-Jempolemoticon-Jempol
gelar tiker sambil bawa raket nyamuk, biar gak dilalerin nunggu updatean emoticon-Toast
profile-picture
dwyzello memberi reputasi
Quote:


Tjakep. Makin banyak yg ngasih semangat jadi semangat buat nerusin update-an. Thank u gan.emoticon-Toast
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Quote:


Serem amat gan main lempar2..emoticon-Hammer2
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Nama sepupuku juga jumiati. Kataxa dulu lahir di hari jum'at legi makaxa dikasih nama jumiati emoticon-Ngakak
Quote:


emoticon-Cape d...
Quote:


Wakakakakak kebetulan yang tidak disengaja ganemoticon-Ngakak
Quote:


lek ngatmo kakaknya lek ngadimin ya?
Quote:


Iya gan. Lek ngadimin Anaknya pak ngadiyo..
profile-picture
ableh80 memberi reputasi
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di