alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral Momen Luapan Amarah Ribka Tjiptaning ke BPJS Kesehatan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc67f4dc9518b580221cd91/viral-momen-luapan-amarah-ribka-tjiptaning-ke-bpjs-kesehatan

Viral Momen Luapan Amarah Ribka Tjiptaning ke BPJS Kesehatan

Viral Momen Luapan Amarah Ribka Tjiptaning ke BPJS Kesehatan

Viral Momen Luapan Amarah Ribka Tjiptaning ke BPJS Kesehatan

Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota DPR Komisi IX, Ribka Tjiptaning mengkritik keras pelayanan yang dilakukan oleh BPJS kesehatan maupun sejumlah rumah sakit di Indonesia. Kritik keras yang disampaikan dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan Terawan Putranto dan Direksi BPJS di DPR, Jumat (7/11) meraih simpati publik.

Ribka mengungkapkan kecewa dan kecaman keras terhadap pelayanan kesehatan rakyat Indonesia yang tidak merata. Menurutnya, ada pengabaian terhadap hak rakyat dalam konstitusi yang dilakukan pemerintah. Negara melalui BPJS, menurutnya, seolah berbisnis dengan rakyatnya.

"Iklan (BPJS Kesehatan) di tv, saya muak mendengar 'kita bergotong royong, yang kaya membantu yang sakit'. Saya muak. Bukan itu maksud gotong royong yang diamanatkan Bung Karno," kata Ribka, dalam petikan video yang dilansir channel Youtube DPR, kemarin, dan telah dikonfirmasi oleh CNNIndonesia.com.

Ribka menegaskan, saat ini BPJS kehilangan tujuan dari historisnya. Ribka menekankan, BPJS Kesehatan semestinya hadir dengan tujuan: memotong birokrasi yang rumit yang dilakukan pihak rumah sakit. Namun dengan pola yang terjadi saat ini, BPJS Kesehatan melakukan pemerasan kepada rakyatnya.

"Gotong royong itu sukarela. Tapi kemudian jika memaksa untuk meminta bayaran, itu namanya pemerasan," tegas politikus PDI Perjuangan tersebut.

Ribka bahkan tak segan menyebut BPJS Kesehatan dan juga pemerintah telah melanggar konstitusi. Kesamaan pelayanan kesehatan untuk rakyat Indonesia, kata dia, tercantum dalam pasal 28 H UUD 1945.

"Ini sudah menjadi tanggung jawab Negara. Jangan bilang nanti negara rugi dong. Negara tidak boleh berbisnis dengan rakyat. Kalau belum bertanggung jawab tapi sudah takut rugi, mundur!," kata Ribka.

Ribka juga mengingatkan keberadaan UU Kesehatan pasal 32. Dalam pasal tersebut, kata dia, menolak pasien akan mendapat sanksi.

"Sanksi dua tahun dan denda Rp200 juta. Jika ada pasien mengalami stroke ringan, kemudian semakin parah karena ditolak RS, sanksi menjadi 10 tahun dan denda Rp1 miliar. Tapi tidak ada dokter atau perawat yang mendapat sanksi itu," ujar dia.

"Sekarang pokoknya warga negara punya hak sehat yang sama, mau orang kaya, mau tukang potong rumput harusnya sama," ujarnya.

Ribka juga mengungkapkan rasa kesal terhadap sistem kesehatan di Indonesia, termasuk tenaga kesehatan di dalamnya.

"Kalau mau jadi dokter ya dokter saja, kalau mau jadi pedagang ya pedagang saja, tapi kan sekarang banyak dokter yang jadi pedagang, kan repot," ujar dia. Ribka menjuluki rumah sakit dengan sebuta kapiltalisme kesehatan.

"Makanya saya pernah usulkan rumah sakit tanpa Kelas. tapi gak dikasih izin, istilah komunis sosialis apa lah, gak tau. Padahal itu yang bener sesuai Pancasila," keluh Ribka

Viral di Twitter

Aksi Ribka pun meraih simpati publik di dunia maya. Menurutnya, apa yang dilakukan Ribka sejalan dengan keinginan masyarakat terhadap keberadaan BPJS Kesehatan.

"Aksi dari wanita yg sering kalian hujat sebagai manusia Komunis," tulis akun Twitter Eddy Santry, @eddysantri.


Viral Momen Luapan Amarah Ribka Tjiptaning ke BPJS Kesehatan

Viral Momen Luapan Amarah Ribka Tjiptaning ke BPJS Kesehatan
(ain/ain)
sumber

☆☆☆☆☆☆☆

Salah satu lagu usang yang tak pernah bisa berhenti. Bahkan sejak dulu masalah kesehatan menjadi hal yang menakutkan rakyat kecil. Seolah rakyat kecil tak boleh sakit. Yang boleh sakit hanyalah orang-orang kaya.

Bahkan seorang ustadz yang selalu bicara kematian dan surga pun bisa dirawat di luar negeri dengan fasilitas VIP, beda dengan ummatnya yang biasa-biasa saja yang cukup berobat ke Puskesmas. Padahal keduanya sama-sama bakal mati.

Jadi, apakah yang membedakan itu selalu status? Bukan. Yang membedakan adalah uang. Ustadz kampung yang mengajarkan ngaji dengan sukarela tak mungkin punya uang banyak. Jadi bisa saja dia mati karena sakit tanpa pengobatan dari rumah sakit berkelas macam ustadz-ustadz twitter atau ustadz-ustadz instagram.

Sama halnya dengan seorang gubernur yang bicara soal ketimpangan di Indonesia ini. Nampaknya dia sengaja membutakan mata dan telinganya dari kesulitan masyarakat yang dipimpinnya untuk memperoleh kesehatan yang memadai. Melakukan pembiaran terhadap para garong anggaran adalah bentuk dari ketimpangan itu sendiri.

Balik ke masalah BPJS. Sebenarnya yang membedakan hanyalah status pelayanan. Makin mahal yang dibayar untuk BPJS, maka pelayanan kamar yang disediakanpun naik kelas. Lain halnya dengan BPJS tak berbayar, maka jika harus dirawat, mereka yang memiliki BPJS gratis harus rela dan ikhlas tak mendapat kamar. Ujung-ujungnya akan mendapat bangsal di koridor rumah sakit atau lorong-lorong rumah sakit.

Yang jadi masalah, jika ada rumah sakit yang menolak fasilitas BPJS, itu yang harus digugat. Pemerintah harus tegas memberi sangsi kepada rumah sakit tersebut. Bukan menutup, tetapi memberi sangsi kepada jajaran pengelola rumah sakit tersebut.

Ribka Tjiptaning Proletariati benar adalah anak mantan PKI. Tapi ketika dia telah duduk menjadi anggota dewan, maka hak dan kewajibannya sama dengan anak mantan TNI atau anak mantan DI/TII atau anak mantan pelacur sekalipun. Dan ketika dia berbicara atas nama rakyat, kita harus beri apresiasi, karena dia tidak berbicara atas nama cebong atau kampret. Dia berbicara atas nama warga negara Indonesia.

Kalau sukarela tapi dipaksa membayar dengan nominal tertentu, apa bedanya dengan Ormas yang menjaga parkiran minimarket? Atau pemerintah sebenarnya hanyalah bentuk lain dari Ormas?

Ingat lagu Iwan Fals tahun 80an yang berjudul Ambulance Zigzag? Itu sebuah satir, sebuah teguran dan sindiran keras sebenarnya, bahwa urusan sakit sudah lama menjadi hal yang dikritisi. Bukan hanya sekarang. Diceritakan disana, bagaimana seorang ibu dengan perhiasan menumpuk, ketika sakit, maka pelayanan pihak rumah sakit begitu perhatian luar biasa. Sementara ketika datang seorang laki-laki yang luka bakar parah karena warung bensin ecerannya meledak, dia hanya bisa mengerang kesakitan karena pihak rumah sakit bertanya macam-macam, dari penjamin, data diri, dan lain-lain.

Ketika sakit, orang baru bisa menghargai apa itu sehat. Tapi ketika sehat, banyak yang lupa bahwa sakit bisa datang kapan saja.

Quote:


Quote:


Quote:






profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 21 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Halaman 1 dari 7
Marahin aja bu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 4 lainnya memberi reputasi
Wah namanya ada proletariannya.
emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 3 lainnya memberi reputasi
marah yg kencang emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 4 lainnya memberi reputasi
Tapi kang mas jaenudin naciro yang naikkin 100% iurannya karena defisit 11 triliun?
Kemaren waktu rapat kemana?
Kenapa baru kejet kejet?
Lupa baca script?
Sudah sana, minum dulu sebaskom biar pancasilais dan toleran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bendolpeang dan 15 lainnya memberi reputasi
Gotong royong suka rela?

Ya udah mending pengguna BPJS ga usah bayar lagi kalo gitu.

Kalo ada rumah sakit yang menolak ya lapor aja sama ibuk ini.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 6 lainnya memberi reputasi
ini yg katanya pkii oleh kadrun....

tp malah sngat membela rakyatt...



ngurusin lem aibon aja gak becuss....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:



udah nonton full belum videonya....

itu mksutnya ngena ke rakyat yg ga mampu....

kalo ga bayar namanya gak gotong royong....

lucu benerr anda...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
memang kalo cuma ngejeplak mah gwampang...emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 5 lainnya memberi reputasi
Suruh aja dia jadi kepala bpjs kes ..... kita liat cara gotong royong versi dia


Emang kalo omongan dia bener..... jadi less fekaih ?

Ada2 aja lu bong!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
terlalu idealis dan naif... negara dan masyarakat sama sama butuh duit juga sih.. gak bisa ngarep profesi jadi pahlawan, itu kesadaran dari diri sendiri, gak bisa dipaksa...
emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh capcayster
Klo dr awal mulai udah pke itungan bener dan realistis brp biaya preminya... Gak cm nguber pertunjukan akir jabatan.. Gak bakal kyk gini.. Dari awal sgala itungan research unit cost dah gak dipake.. Ya ludes...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 4 lainnya memberi reputasi
memotong birokrasi. itu setuju banget. berbelit2. keburu orang mati.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post TheTenant
Dari kemaren gue udah nonton vidoe ini.

Dan sama apa yang ditulis diberita ini

Orang ga mampu itu udah banyak yang dapat kis dari Joko.

Ini lagi bahas BPJS yang Luh bilang gotong royong alias gratisan

profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 4 lainnya memberi reputasi
buset dah,,,, yang dimaki maki kadrun ternyata belain orang banyakemoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
i.am.legend. dan rizaradri memberi reputasi
bakalan kayak si oneng nih, pindah (dipindahkan) partainya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 3 lainnya memberi reputasi
bpjs bukannya ada yg gratis?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 3 lainnya memberi reputasi
Banyak bacot ni anggota dpr. Rumah sakit harus tanpa kelas??. Lu serius ngomong begitu??? Semoga kau sakit dan keluarga mu sakit trus disuruh tidur di lorong.

Dari awal bpjs ya asuransi kesehatan pemerintah. Intinya bpjs itu tidak ada bedanya dgn asuransi hanya bedanya cairnya cepat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 4 lainnya memberi reputasi
Wakil rakyat memang harus kritis demi kepentingan rakyat terlebih para pemilihnya. Pada saat Komisi IX DPR RI menggelar rapat dengar pendapat beberapa hari yang lalu dengan Menkes Terawan dan Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris yang membahas polemik kenaikan iuran BPJS Kesehatan banyak yang kritis kok.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan 5 lainnya memberi reputasi
JKN itu bpjs + bpjs ketenagakerjaan.

spiritnya gotong royong bukan sukarela, sudah jelas di UU nya kok.

dr awal aja sudah salah emoticon-Big Grin

tak ada yang tak ngaco dari pilihan kitak kitak.

emoticon-Ngakak

kalau birokrasi kan emg udah "dipotong" , MANAJEMENNYA AJA alias pelaksana di lapangan YG GBLK.


https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/2...pjs-plus-bonus

terawan nyerahin gaji pertama ke bpjs itu menurut gw "sekedar mengingatkan" ke direksi BPJS pilihan kitak kitak kalau kerja yang bener jgn gaji gede kerja nol.

emoticon-Ngakak

masalahny jelas kok.

1. pbi yg ngedata bpjs di daerah, dan ngawur hasilny.


2. DUIT gede nya, biar sistem gotong royong lancar alias perputaran uang dalam asuransi ga mandek, ga nombok, ga defisit itu asalnya dr jamsostek (sekarang bpjs ketenaker)

https://m.liputan6.com/bisnis/read/4043419/sri-mulyani-banyak-perusahaan-tak-daftarkan-karyawan-ke-bpjs-kesehatan

ya siapa jg mau NGELUARIN DUIT kalau pelayanan ecek ecek, mending swasta.

3. yang lucu lagi awal 2014 djsn usul 27k, sama pemerintah 19k.

artinya pemerintah menyetujui kalau BPJS bakal defisit SEJAK AWAL.

https://m.youtube.com/watch?v=Ju0RYXigkag

dan sekarang DJSN....

https://bisnis.tempo.co/read/1239687/iuran-naik-djsn-bpjs-kesehatan-surplus-48-t-di-2021

pura pura amnesia atau gimana emoticon-Big Grin

jadi 2014 "sengaja" defisit terus skrg mau untung emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak

segitu aja dulu, blm masalah bocor ny, udah bail out 2 kali, msh ada aja bpjs nunggak klaim rumah sakit, lari kemana tuh duit, masa pemerintah nombokin nguap doang kek desa fiktif aja, duitnya ditransfer tp wujud nya kaga ada.

emoticon-Ngakak

5 tahun yang sia sia

Viral Momen Luapan Amarah Ribka Tjiptaning ke BPJS Kesehatan

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
komangedi90 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KuwuRT
ya udah traktir aja semua, kita kan kaya... emoticon-Big Grin


trus kalo beranak bebasin aja kayak tikus, toh sc ditanggung, ntar sekolahnya gratis, dana bos bebas spp, trus anak sekolah dikasiin susu, alat tulis pulpen, lem aibon, pasir bahkan help proyek juga gratis..., desa yg gak ada di peta pun ada kok dana
desanya kita ini sungguh kaya rayaemoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
i.am.legend. dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di