alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc67b29349d0f0e425cbbfe/dewan-gelar-soal-status-pahlawan-gus-dur-kuburan-masih-basah

Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah

Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah
CNN Indonesia | Jumat, 08/11/2019 18:10 WIB
Bagikan :  
Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (AFP PHOTO/Sonny TUMBELAKA)
Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah

Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan gelar pahlawan nasional untuk enam tokoh kemerdekaan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11).

Usai kegiatan pemberian anugerah itu kepada ahli waris masing-masing, muncul kembali pertanyaan mengapa Presiden kedua RI Soeharto, dan Presiden keempat RI Abdurahman Wahid (Gus Dur) tak masuk dalam kajian untuk diajukan jadi pahlawan.

Dan seperti tahun lalu, Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Jimly Asshiddiqie kembal memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut. Jimly menyebut baik Gus Dur maupun Soeharto dinilai belum bisa diajukan karena belum terlalu lama meninggal.


"Karena sudah berkali-kali diajukan alasannya masih sama, karena ini kuburannya masih basah, belum kering," kata Jimly di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (8/11).

[table][tr][td]Lihat juga:
Daftar Baru Pahlawan Nasional, Kiai NU Hingga Jurnalis Wanita[/td]
[/tr]
[/table]

Jimly lantas mencontohkan dua tokoh yang menerima gelar pahlawan nasional tahun ini, telah meninggal sejak ratusan sampai puluhan tahun lalu. Seperti Sultan Buton, Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yii Ko) yang meninggal pada 1776 dan KH Masjkur yang meninggal pada 1992.

"Jadi Pak Harto, Gus Dur apalagi itu kan masih baru. Jadi itu alasan formal yang kita ajukan," ujar Jimly.

Dalam sejarah Indonesia, Basoeki Rachmat menjadi sosok yang paling cepat dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh pemerintah. Seperti dilansir Antara, saksi penandatanganan Supersemar itu dianugerahi gelar pahlawan tak lama setelah ia meninggal.

"Jadi beliau meninggal [9 Januari 1969 sesuai nisan] dan setelahnya langsung dianugerahi gelar pahlawan," kata putra Basoeki Rachmat, Bambang Wasono Basoeki Rachmat di Jakarta, Kamis (7/11) seperti dilansir Antara.

Bambang mengatakan saat itu, Basuki Rachmat menjabat sebagai menteri dalam negeri. Ia meninggal dunia ketika memimpin rapat staf di Departemen Dalam Negeri. Pangkat militernya dinaikkan secara Anumerta menjadi Jenderal TNI.

"Bisa dicek, beliau satu-satunya Pahlawan Nasional yang penganugerahannya hanya satu hari," kata Bambang Wasono.

Basoeki Rachmat ditetapkan jadi pahlawan nasional lewat SK Presiden RI No.1/TK/1969 bertanggal 9 Januari 1969.

[table][tr][td]
Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah Presiden Joko Widodo menyerahkan gelar pahlawan nasional kepada perwakilan ahli waris enam tokoh di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11). (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)

[/td]
[/tr]
[/table]
Ganjalan Persoalan Hukum

Selain itu, Jimly menyebut terdapat ganjalan dalam menganugerahkan Soeharto dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Ia mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Dalam UU itu tak boleh bermasalah secara hukum.

Sementara baik Pak Harto maupun Gus Dur, ketika menjadi presiden namanya terseret masalah hukum. Soeharto yang menjadi presiden RI selama 32 tahun disebut dalam Ketetapan MPR Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Sedangkan Gus Dur, kata Jimly, namanya terseret masalah hukum karena diberhentikan sebagai presiden oleh MPR. Menurutnya, jika Gus Dur tak menjabat sebagai presiden, maka ia bisa cepat ditetapkan sebagai pahlawan nasional karena pengabdiannya.

"Untuk Gus Dur dan Pak Harto belum tahu apa solusinya ke depan," ujarnya.

[table][tr][td]
Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah Jimly Asshiddiqie. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

[/td]
[/tr]
[/table]
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun menyerahkan kepada generasi mendatang untuk memutuskan status Soeharto dan Gus Dur.

"Rasanya biar generasi mendatanglah sesudah nanti semua diberi pencerahan oleh zaman. Maka mudah-mudahan ketemu jalannya pada saatnya," tuturnya.

Tahun lalu, pada kegiatan yang sama di Istana Kepresidenan, Jimly menyatakan nama Soeharto dan Gus Dur sebetulnya sejak tiga tahun terakhir mencuat untuk dijadikan pahlawan nasional.

"Ya yang paling banyak pertanyaan itu Gus Dur dan Soeharto. Dua nama sudah berkali-kali diajukan tapi tahun ini tidak diajukan TP2GP [Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat]," Jimly di kompleks Istana Kepresidenan, 1 September 2018.

[table][tr][td]Lihat juga:
Soeharto dan Gus Dur Tak Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional[/td]
[/tr]
[/table]



Pengajuan nama bakal calon pahlawan nasional bermula dari masyarakat kepada TP2GP.  Setelah dikaji, beberapa nama akan diserahkan TP2GP kepada Menteri Sosial selaku ketua TP2GP. Mensos kemudian menyerahkan nama-nama itu kepada Dewan Gelar dan akhirnya diserahkan kepada Presiden untuk dipilih dan ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Untuk tahun ini, Jokowi menetapkan enam tokoh-- yang semuanya berasal adari era perang kemerdekaan--untuk menjadi pahlawan nasional. Itu ditetapkan lewat Keputusan Presiden Nomor 120 TK 2019, yang ditandatangani 7 November 2019.

Mereka yang menjadi pahlawan nasional baru adalah jurnalis perempuan pertama Ruhana Kuddus, Sultan Buton Himayatuddin Muhammad Saidi, Rektor pertama UGM M Sardjito, Anggota BPUPKI Abdul Kahar Mudzakkir, Anggota BPUPKI AA Maramis, dan anggota BPUPKI yang juga tokoh Nahdlatul Ulama KH Masykur. (fra)




https://www.cnnindonesia.com/nasiona...an-masih-basah
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan simsol... memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
etnis tionghoa didiskriminasikan selama 30 tahun lebih waktu zaman pemerintahan orde baru ..
Gus Dur menghapus diskriminasi terhadap etnis Tionghoa dengan
Inpres No 6/2000 tanggal 17 Januari 2000, mencabut Inpres 14/1967
tentang agama, kepercayaan, dan adat istiadat China

emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riezazura dan 4 lainnya memberi reputasi
gelar gituan harus lama sekali prosesnya biar tidak terjadi karena panas2nya saja..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan 2 lainnya memberi reputasi
penjahat HAM dan koruptor jadi pahlawan sama aja merendahkan gelar pahlawan di republik ini
I oppose the idea.
emoticon-Cape d...
Quote:


Ya kalo begitu harusnya sukarno pun ga dapet gelar dong...

Liat harta anak cucunya, menurut lu itu dapet dari mana coba? Anugrah dari tuhan? emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
crockoaches dan simsol... memberi reputasi
Diubah oleh filusufkacang
Lihat 1 balasan
Terima kasih atas penjelasannya Pak.
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Quote:


Soekarno itu pahlawan proklamator dan seharusnya tidak perlu lagi di double gelar pada tahun 2012....emoticon-Cool

Quote:
profile-picture
bozat memberi reputasi
Balasan post filusufkacang
Quote:


66 ganti diktator

98 ganti diktator

emoticon-Ngakak
Owe pahlawan apa? emoticon-Cool

Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah
Lihat 1 balasan
Quote:


Tapi ente juga pasti curiga kan? Soalnya ga masuk akal sih.. Cucunya aja di puan hartanya 300 M lebih... emoticon-Big Grin

Anak cucu dia itu rata2 kaya2 semua... Minimal punya milyaran rupiah..

Terus dulu juga, bahkan ada istilah harta karu sukarno.. Kira2 harta karun dapetnya dari mana coba? Dagang gorengan? emoticon-Big Grin

Bicara masalah korupsi, kayanya hampir ga ada mantan presiden yg ga menikmati kenyamanan..

Mungkin cuman gusdur sama beye lah mantan presiden yg paling sedikit hartanya..

Itupun kalo bener data di LHKPN mereka.. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
I.Just.Run dan simsol... memberi reputasi
Apa hubungan nya ?
Kriteria nya jelas atas jasa2 beliau, bukan hal lain nya
Quote:


Ya bener kan omongan gue breh? Logika nya dari mana dia dapet harta sebanyak itu coba? emoticon-Traveller
Lihat 1 balasan
Mendiang Gus Dur itu cocoknya guru bangsa..
Balasan post pdt.henderson
Quote:


Dewan Gelar soal Status Pahlawan Gus Dur: Kuburan Masih Basah

profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Balasan post filusufkacang
Quote:


well negara kan memang dibangun dari politik.

dan politik gajauh jaub dari harta dan kekuasaan.

emoticon-Ngakak

cuma fans garis keras aja yg bilang junjungan ikhlas jadi presiden tanpa pamrih

emoticon-Ngakak
Quote:


Presiden yang gak punya rumah pribadi, tinggal selalu di istana negara
Tau2 bini mudanya uda wn jepang masih nuntut warisan sampe triliunan di tanah yg uda jadi bangunan rumah sakit, lembaga negara, kantor taspen
emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
aripmaulana memberi reputasi
Quote:


ane tidak bisa menduga2 soal itu...emoticon-Cool

Bagi ane Presiden Soekarno hingga Jokowi adalah orang-orang hebat Indonesiaemoticon-Cool
terlalu kecepetan.... smua presiden pada dasarnya juga pahlawan... jadi ga perlu tergesa gesa
Quote:


Biasalah, Lagi main nabi2an..

Manusia2 yg kurang main di luar.. Keseringan nonton sinetron..

Di kiranya manusia itu kaya di sinetron.. Ada hitam ada putih.. Ada baik ada jahat.. Ada malaikat ada setan..

Manusia di dunia nyata itu bunglon.. Ga ada satupun yang hanya memiliki 1 warna..

emoticon-Traveller
Diubah oleh filusufkacang
Quote:


Yang gue lucu, orang2 pada sibuk ngomongin dan nyariin harta karun sukarno..

Tapi koar2 ngatain cendana keluarga koruptor...

Ga tau apa mereka kalo presiden itu bukan raja..

Normalnya, presiden itu harusnya ga punya harta karun kaya raja2 jaman dulu.. emoticon-Traveller
profile-picture
crockoaches memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di