alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Penulis Novel Bekisar Merah yang Menginspirasi (versi ane)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc57485c8393a5291055e5f/penulis-novel-bekisar-merah-yang-menginspirasi-versi-ane

Penulis Novel Bekisar Merah yang Menginspirasi (versi ane)

Penulis Novel Bekisar Merah yang Menginspirasi (versi ane)

Hai, Gansist, ketemu lagi kita. Semoga tak jenuh, ya, saat baca coretan-coretan  ane. Maklum masih amat pemula. 

Setiap orang pasti mempunyai sosok idola. Ya, kan?! Apalagi di zaman millenial sekarang. Kebanyakan, sih, publik figure yang menjadi idola. Mau dalam atau luar negeri. 


Nah, pada kesempatan event MLDSPOTKONTENHUNT yang bekerja sama dengan KASKUSXMLDSPOT ini, ane ingin bercerita tentang penulis novel yang amat menginspirasi versi ane. Ahmad Tohari. 

Penulis Novel Bekisar Merah yang Menginspirasi (versi ane)

Awal mula tahu sosok beliau, yaitu dari cuitan sese akun di Facebook. 

Saat itu ane gabung salah satu grup tertutup. Di sana ada satu akun yang ane suka sama tulisannya. Ringan, akan tetapi enak dibaca. Berbobot menurut ane tuh. Nah, doi ada komentar, jika senang membaca karya-karya Ahmad Tohari. Berbekal rasa penasaran, searching lah ane ke mbah gugel. Nyari nama yang disebutkan sese akun tersebut. Dan … ketemu! 

Detik itu juga ane unduh deh perpustakaan online. Ketik nama Ahmad Tohari, bermunculan lah karya-karya beliau. Ane masih ingat banget, novel pertama yang dibaca, Bekisar Merah. Sumpah! Itu novel asliiii keeerrennn. Hingga sekarang ane belum bisa mup on dari kisah si Lasiah dan Kanjat. Menceritakan tentang Desa Karangsoga beserta problematikanya. Sangat TASTETHELOCAL ini novel. 

Dalam novel tersebut, pengarang begitu detail menggambarkan suasana tempat. Setting di desa dan kota, tergambar jelas perbedaannya. Belum lagi konflik. Juga watak para tokoh. Rinci sekali. Rangkaian kata demi kata menyeret ane dalam cerita. Ada dua kali ane baca itu novel. Saking sukanya. Bukan lebay, tapi ini fakta.


Ahmad Tohari lahir di Tinggarjaya, kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah. Pada tanggal 13 Juni 1948. Beliau berasal dari keluarga santri. Beliau merupakan alumni SMAN 2 Purwokerto. Kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Jendral Sudirman (UNSUD), Purwokerto. 

Selain Bekisar Merah, Kumcer yang berjudul Senyum Karyamin juga tak kalah keren. Ada juga Novel Di Kaki Bukit Cibalak. Masih banyak lagi. Ada Kubah, Lingkar Tanah Lingkar Air dan sebagainya.

Ronggeng Dukuh Paruk, yang sukses diangkat ke layar lebar, Lintang Kemukus Dini Hari dan Jantera Bianglala, itu judul Trilogi Ahmad Tohari yang belum dapat ane baca. Semoga kesampaian.

Menurut ane, beliau tuh INSPIRINGPEOPLE. Dari tulisan-tulisan beliau yang udah ane baca, ane belajar bagaimana caranya menggambarkan keadaan tempat, cuaca, dan tutur kata yang baik. Dialog-dialog berbobot. Juga sedapat mungkin menghindari kata-kata vulgar. 

Karya-karya beliau memang luar biasa. Penghargaan kerap didapat. Melalui novel Bekisar Merah Ahmad Tohari meraih hadiah sastra ASEAN tahun 1995. Sebagai informasi,  novel Trilogi sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Belanda dan Jerman, loh. Ini benar-benar menginspirasi sekali dalam dunia literasi, ya. 

Resep  ampuh untuk menjadi seorang penulis yang berhasil, menurut Ahmad Tohari adalah selain faktor bakat  juga harus rajin berlatih menulis dan banyak membaca. (Ini nih yang belum bisa ane terapkan dengan baik. Mesti dicambuk biar semangat sepertinya)

Tak banyak yang dapat ane kupas. Kiranya dapat menambah info bagi yang membaca trit ini. Dan pula semoga sosok Ahmad Tohari dapat menjadi INSPIRINGPEOPLE bagi Agan sista sekalian.


Sekian dan sampai jumpa.

Sumber Foto dan link
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rirandara dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gegerorion124
pageone


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di