CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
AS & Jepang 'Resesi' Seks karena Ekonomi, RI Bagaimana?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc4ead9c820842b8133067f/as-amp-jepang-resesi-seks-karena-ekonomi-ri-bagaimana

AS & Jepang 'Resesi' Seks karena Ekonomi, RI Bagaimana?

Tampilkan isi Thread
Halaman 9 dari 10
wah wah wah segitunya bgt ya ngejar ekonomi karier mpe ga bisa nikmati. ato ogah nikmati. pdhl berkeluarga dst slain bkin stress jg pereda stress qkqkkw
Di Ri bnyk anak banyak rejeki. Tpi kenyataan dilapangan malah bikin negara muak ngurusin org2 yg cuma bisa nguewe tpi gk bermodal
profile-picture
wen12691 memberi reputasi
Balasan post filusufkacang
Quote:


Cendol untuk agan venom emoticon-Shakehand2

Sekedar menambahi pendapat agan venom :

Teman saya dari jepang bilang gini, dijepang generasi muda sangat aktif berhubungan seks bahkan sejak dari waktu sekolah setingkat SMP, tentunya dengan kesadaran tinggi tentang pentingnya penggunaan alat kontrasepsi. Namun karena seks bebas dan pornografi dilegalkan, mereka menjadi jenuh karena masa muda mereka kebanyakan seks, dan ketika mereka menjadi manusia dewasa, seks sudah tidak lagi menarik. Lalu muncul berbagai jenis layanan seks menyimpang, khususnya untuk para dewasa paruh baya guna menghilangkan kejenuhan akan seks yang biasa saja dan melepas stress beban pekerjaan.. jadi seks dijepang tidak lagi dipandang sebagai sarana prokreasi, tetapi hanya untuk rekreasi saja.. hal ini sangat berbahaya karena mengakibatkan tingkat kelahiran sangat minim, menyusut dari tahun ke tahun, bahkan di kota tempat teman saya tinggal banyak sekolah yang terpaksa tutup karena tidak ada anak kecil usia sekolah disana... emoticon-Wow
Hmm masuk akal sih efek dominonya..Emang kaum muda skarang jarang mau punya anak..Yg cowoknya ketakutan masalah ekonomi,yg ceweknya milih jaga bodi sama penampilan
profile-picture
profile-picture
ueki19 dan wen12691 memberi reputasi
Quote:


kesangean di indon lebih ke kegiatan bikin anak yg frekuen ditambah kurangnya pendidikan, ujungnya banyak punya anak. gitu aja siklusnya
profile-picture
wen12691 memberi reputasi
Quote:


Doktrin banyak anak-banyak rejeki udah runtuh semenjak mbah harto menggencarkan program keluarga berenca (kb) dengan slogan 2 anak cukup.

Yang "susah" dilawan itu ya yang "hijrah".

Banyak anak, nggak masalah kalok "jaraknya" cukup.

Kalo kecepatan, ya malah anak2nya terlantar/terbengkalai, karena emaknya repot, selain ngurusin suami dan rumah, juga ngurusin anak2nya yang kecil2.

Ngurus anak kecil itu nggak semudah ngurus anak tk.

emoticon-cystg
profile-picture
wen12691 memberi reputasi
Quote:


Itu lu ya bre ? emoticon-Kagets
Semakin maju, hidup semakin efisien.
Takterkentakenemoticon-Ngakak
tranfer pemain lah, nasbung boleh tuh. kan banyak anak banyak rejeki. nah yg model model kyk jav gitu gpp lah kesini
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Kalo di sana begitu punya anak repot bukan main. Pembantu gak ada. Tonggal di apartemen, anak dilarang ditinggal sendirian. Ortu/neneknya gak mau dititipin. Tetangga individualis. Peniitipan anak mahal. Jd anak harus dibawa2 kemanapun pergi. Ini bagi mereka mengurangi kebahagiaan.

Kalo di sini, yg family planingnya ngawur, beranak pinak tp disuruh gede sendiri. Kadang hanya spy bininya gak macam2 /sifat cenburu lakinya, anak dibanyakin, spy bininya ada kesibukan cuma urus anak. Pendidikan gak diperhatiin, akhirnya kerja gak jelas. Ada misalnya kerja di bank malah keluar dgn alasan riba.
profile-picture
wen12691 memberi reputasi
Diubah oleh dragonguy
Balasan post wen12691
@g3gh3t ga yakin juga wong dsana emg kultur masyrakatnya individualis
karna org sana mikir kalo berkeluarga artinya tamba lagi orang yg dibiayain. belum kalo punya anak biaya sekolah, jajan, dll.mereka blum mrasa cukup buat biayain itu. beda sama orang sini. sah dulu duit belakangan
profile-picture
wen12691 memberi reputasi
Quote:


Setuju gannemoticon-Cendol Gan
orang indo pikirannya seperti binatang yg penting berkembak biak beranak 3-5, gak peduli hidup tersiksa miskin gembel pokonya salah jokowi emoticon-Ngakak

yg penting rajin ibadah nanti bisa dapat duit katanya pak ustad emoticon-Ngakak

top trending yutub isinya acara alay tv alay smua emoticon-Cape d...
Menurut ane sih puncak life goalnya orang dinegara maju bukan soal pernikaham atau punya anak... Tujuan mereka hanya cari kebahagiaan hidup

Beda sama indonesia, tujuannya bakal ke tetep nikah punya anak apapun kondisinya entah lu susah atau mapan yg penting nikah, soalnya KALO KAGAK NIKAH BAKAL JADI OMONGAN ORANG WKWKWK
Balasan post filusufkacang
banyak yg gak paham kayaknya bukan masalah stressnya uang bisa dicari mudah yg menyebabkan fenomena population growth merosot

ini karena masyarakatnya sendiri sudah pintar mereka tau yg terbaik overpopulation tidak bagus malah menyusahkan negara itu sendiri setiap orang pandangan filosofinya berbeda

ada yg ingin menikah ada yg juga tidak, beda lah orang ber iq tinggi dan iq rendah pemikirannya semakin rendah iq negaranya population growth nya tidak terkontrol beranak trus overpopulasi menyebabkan pendapatan uang berkurang ngutang terus gak bisa bayar dan akhirnya malah menyusahkan negara itu sendiri emoticon-Big Grin
Halaman 9 dari 10


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di