alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Politisi Muda PDI-P Harus Kejar-kejar SKPD untuk Dapatkan Dokumen Anggaran
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc4e96088b3cb77310308ff/cerita-politisi-muda-pdi-p-harus-kejar-kejar-skpd-untuk-dapatkan-dokumen-anggaran

Cerita Politisi Muda PDI-P Harus Kejar-kejar SKPD untuk Dapatkan Dokumen Anggaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi PDI-Perjuangan Ima Mahdiah menyebut dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 hasil revisi tak pernah diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ima harus meminta sendiri dokumen tersebut kepada Pemprov DKI. Bahkan cukup sulit karena harus diminta berulang kali.

"Minta sendiri ke admin. Kalau kita sih enggak dapet. Kalau saya pribadi pun enggak dapet. Yang baik itu kita saja minta per sudin saja susah gitu," kata Ima saat ditemui di ruangannya, lantai 7, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019).

"Maksudnya gini loh, ini kan mata kita cuma dua. Di komisi hanya 23 orang. Terus kalau kita ngebahas sampai 200.000 komponen di RAPBD cuma 2 minggu kan kita juga perlu dari jauh," ujarnya.

Menurut dia, Pemprov DKI sempat memberikan dokumen KUA-PPAS 2020 namun masih dalam bentuk dokumen yang belum direvisi.

Padahal KUA-PPAS 2020 sudah berubah jumlahnya dari Rp 95 triliun menjadi Rp 89 triliun. Akibat dokumen diberikan buru-buru, anggota DPRD DKI kerap kaget ketika melihat anggaran yang dipaparkan saat rapat.


"Jadi waktu itu kita dikasih PDF-nya. Nah sekarang ini yang sudah 89 triliun. Jadi aku minta yang ter-update. Kemarin juga sudah kita sebutin bukan cuma dari PDI-P dari semua fraksi bilang kalau bisa bahannya itu h- berapa gitu. Jadi ketika kita duduk di rapat itu nggak kaget karena baru lihat," jelas politisi muda ini.

"Cuma yang kata Pak Sekda soft copy hard copy, kalau hard copy sudah cuma kan itu yang masih Rp 95 triliun. Yang buku belum yang revisi. Tapi ini (data yang saya sisir) sudah yang revisi nih saya minta per dinas. Minta sendiri harus kita kejar-kejar juga, bukan dikasih," tambahnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/...patkan-dokumen

Kejarlah daku kau kusisir emoticon-Malu
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Pinter emang Abud.

Dikasih pas hari H-1 menit.

Berharap anggaran yang blangsat ga dilihat sama hewan.

Eh masih aja bocor.
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Terus meganyet jadi hebat gitu? emoticon-Big Grin
uang warga jekardah lenyap di makan tikus tikus anak buah wan aibon
profile-picture
simsol... memberi reputasi
dikejar2 takut disisir skrg. dikasih klo ud deket deadline biar kaga bisa dipelototin satu2... gini nih kinerja anak buah wan aibon
profile-picture
profile-picture
azirma.ayrus dan simsol... memberi reputasi
gw heran 2019 masih pake dokumen. padahal sistem diciptakan untuk bisa diakses. pantes toner butuh 250 milyar per taon.
profile-picture
profile-picture
azirma.ayrus dan simsol... memberi reputasi
Diubah oleh unwell
Lihat 2 balasan
Puadahal si ahok kont0l ga kalah ancur, tapi cina keparat ini sudah jadi nabik bagi cipiter emoticon-Imlek
profile-picture
rakalif memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Di kejar Ima aja udah kabur
emoticon-Leh Uga

apalagi di kejar yang endorse Ima

emoticon-Ngakak
profile-picture
simsol... memberi reputasi
cari panggung kah
profile-picture
profile-picture
simsol... dan jepanghebat memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Akal-akalan buat ngakalin warganya.
emoticon-Leh Uga
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Balasan post nyairara
Betul gan. Benci onta itu kewajiban. Tapi membiarkan orang orang seperti ima dan william ini ngebacot buat lampiasin nafsu ahok, ga bisa dibiarin juga
semua rencana rusak gara2 psi
taun lalu adem2 bae
profile-picture
simsol... memberi reputasi
dikoreksi jangan malah diviralkan




















emoticon-Cool
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Balasan post unwell
Quote:


Sistem ada tapi untuk diperiksa tetep enakan hardcopy, bayangin meriksa anggaran triliyunan, puluhan ribu item, ribuan komponen di depan layar komputer mata bisa siwer & rabun

Kecuali anies beneran mau bikin sistem yang punya AI yang bisa otomatis nolak anggaran yg ga masuk akal.

itu dr pengalaman gw nyisir anggaran sih
profile-picture
profile-picture
azirma.ayrus dan simsol... memberi reputasi
Balasan post jepanghebat
Ahok berarti jg termasuk nabik buat jepun yg sifit2.
profile-picture
jepanghebat memberi reputasi
Kebangetan ya
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Balasan post wilchen
@wilchen ada 3 sifit di dunia ini gan. Ada sifit korea, jepang, dan china. Ajaib ketiganya mempunyai perbedaan karakteristik, itulah misteri Tuhan. Walaupun sama sama sifit, tapi bentuk kesifitan dan bentuk mata orang korea jefang dan china itu berbeda. Itulah indahnya misteri Tuhan
Balasan post unwell
@SuniC kalau gw si tipe yg ga suka bolak balik kertas soalnya, kalau meriksa item anggaran lebih baik klik link item head supaya auto-subsidiary account dan deskripsi detail muncul. memang kalau untuk executive gw bisa paham kalau lebih suka bundelan yg dah jadi sementara gw masih mention to detail (nah mungkin politisi muda PDI-P dalam fabel diatas bisa diumpamakan dalam pengalaman saya sehari-hari)
Diubah oleh unwell
Ada 2 ekor kadrun tolol kelojotan coli pake ahok
Move on dong kadrun laknat
emoticon-Leh Uga
Jiper tuh udah pada siap nyisir anggaran siluman.



Wkwkwkwkwkwk
wililem aibon dah dikandangin aja emoticon-Big Grin ,
seneng kalo Yang eks ngahok staf pejabat kandangin semua ,
salah input pejabat DKI eks ngahok orang kepercayaan jg
yang koar koar konsep RAPBD blum final simpatisan ngahok juga

Bedebah emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jackfrostz dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Ionpixels
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di