alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc4e3eb5cf6c43b281efa31/ritel-loyo-daya-beli-masyarakat-lesu-amp-ekonomi-melemah

Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah

Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah

Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan ritel dalam negeri terus mengalami perlambatan. Rilis data survei penjualan eceran Bank Indonesia (BI) bulan September tumbuh terendah sejak Juli.

Penjualan ritel bulan September tumbuh 0,7% year on year (YoY). Laju ini melambat dibanding bulan sebelumnya yang mampu tumbuh hingga 1,1%. Pertumbuhan ini merupakan yang terlambat sejak Juli dan meleset dari perkiraan BI sebelumnya yang memprediksi penjualan naik 2,1% pada September.

Secara kuartalan penjualan ritel tanah air juga mengalami penurunan. BI menyebut penjualan ritel kuartal III-2019 tumbuh 1,4% YoY jauh melambat dibanding kuartal sebelumnya yang mampu tumbuh 4,2%. Kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu pertumbuhannya turun lebih dalam karena penjualan eceran tumbuh mencapai 4,6% pada kuartal III-2018.

Lantas apakah ini menjadi tanda bahwa daya beli masyarakat menurun? Mari tengok data inflasi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Inflasi pada kuartal III-2019 tercatat naik 0,16%. Namun angka tersebut merupakan tingkat inflasi terendah kedua di era Jokowi sejak kuartal III-2018 yang hanya tumbuh minimalis 0,05%.

Kalau dicermati, rendahnya inflasi di kuartal III-2019 diakibatkan oleh terjadinya deflasi yang mencapai 0,27% pada bulan September dan merupakan deflasi terdalam pada kuartal III setidaknya dalam lima tahun terakhir. Padahal pada Juli dan Agustus terjadi inflasi masing-masing sebesar 0,31% dan 0,12% secara bulanan.

Pada September 2019, terjadinya deflasi disumbang oleh penurunan harga bahan makanan yang merosot hingga 1,97% secara bulanan. Sementara itu pos-pos pembentuk inflasi lainnya mencatatkan kenaikan.

Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah

Jadi Melemah Nih Daya Beli Masyarakat Indonesia?
Untuk melihat apakah daya beli masyarakat melemah atau tidak mari tengok pos inflasi inti. Inflasi inti merupakan indikator yang menggambarkan pergerakan harga barang dan jasa yang cenderung kecil fluktuasinya.

Dalam perhitungan inflasi inti, barang dan jasa yang fluktuasi harganya cenderung tinggi seperti bahan makanan serta barang dan jasa yang harganya diatur oleh pemerintah tidak diikutsertakan.

Inflasi inti sebenarnya terus mengalami kenaikan. Namun tak bisa dipungkiri bahwa daya beli masyarakat tanah air tumbuh melambat dan tidak sekuat dulu.

Senada dengan inflasi inti, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesai bulan September turun menjadi 121,8. IKK terus mengalami penurunan sejak Juni.

Walau masih di atas angka 100 yang menunjukkan konsumen masih optimis, namun kalau ini terus terjadi maka tentu optimisme akan tergerus dan jadi pesimis. Ketika konsumen pesimis terhadap perekonomian saat ini dan masa depan, maka mereka cenderung akan membatasi konsumsi mereka.

Berdasarkan rilis data BPS terakhir, pada bulan Oktober terjadi inflasi sebesar 0,02%. Pada pos bahan makanan masih terjadi deflasi namun tidak sedalam pada bulan September.

Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah

BI memprediksikan bahwa penjualan eceran pada Oktober akan naik dengan pertumbuhan mencapai 2,9% YoY. Peningkatan akan ditopang oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan pertumbuhan 4,4% serta kelompok peralatan informasi dan komunikasi yang tumbuh 0,5%.

Namun ketika melihat IKK yang terus turun tak menutup kemungkinan bahwa pertumbuhan penjualan ritel tidak akan naik terlalu tinggi atau bahkan malah semakin tertekan. Terakhir BI merilis bahwa angka IKK bulan Oktober kembali turun ke level 118,4.

sumur

https://www.cnbcindonesia.com/news/2...nomi-melemah/1
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan venomwolf memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Bukan urusan gw cuk emoticon-Lempar Bata
profile-picture
anarchy0001 memberi reputasi
Yang penting pertamax
Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah
profile-picture
sempakratapan memberi reputasi
Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah
profile-picture
profile-picture
venomwolf dan sempakratapan memberi reputasi
calon ngelinting tembako sendiri lo pade, emoticon-Cool

Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah
berkat Si Tolol Planga Plongo Berhidung Panjang Yang Namanya Tak Boleh Disebut.
profile-picture
venomwolf memberi reputasi
Masih pada bisa makan, beli paket data kan ya
Daya beli masyarakat sebenernya ga rendah2 amat sekarang ini..

Cuman memang ada pergeseran pola konsumtif masyarakat.. Dan semuanya arahnya berkaitan dengan kehidupan masyarakat saat ini yg tidak bisa lepas dari smartphone...

Sekarang ini masyarakat lebih cendrung menghabiskan uangnya untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan gaya hidup, eksistensi diri dan aktifitas komunitas..

Makanya kalo kita liat data sektor2 usaha yang menopang pertumbuhan ekonomi di kuartal 2 2019, akan kelihatan link and matchnya :
Quote:


Prilaku masyarakat negara ini saat ini tercermin dari prilaku presidennya yang hobi bersolek... emoticon-Toast
profile-picture
anarchy0001 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kurangi tarikan2 yang dilakuan pemerintah kepada masyarakat....
profile-picture
anarchy0001 memberi reputasi
lesuuu
Balasan post filusufkacang
Saya sih gak setuju

Seperti toko teknik yg menjual peralatan tukang dan teknik semacam trafo las,grenda,dll serta toko jualan bahan kue,audio,dan masih banyak toko yg menjual segala jenis,itu semua pada sepi

Kalau salahin online saya rasa gak mungkin, di daerah luar jawa sepi semua prnjualan,apa mungkin dibeli trafo las dari jakarta ke NTT dengan ongkos sekian juta?
Dunia dagang bukan hanya smartphone dan pakaian,tapi banyak sekali,dan juga indonesia bukan hanya pulau jawa,
profile-picture
profile-picture
profile-picture
twiratmoko dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ganesha09part7
Sabarlah
Kyai maruf amin baru menjabat
Dengan ilmu ekonomi syariah, dijamin Indonesia akan jadi negara adidaya yang bisa merajai perekonomian dunia emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Quote:


Ya ga mungkin salah onlen lah bos..

Onlen skalanya masih kecil di negara ini, baru sekitar 2,8% dari total PDB negara ini...

Nggak, gue bukan lagi bilang kalo ekonomi negara ini lagi ga lesu bro..

Ekonomi negara mmg lagi lesu..

Cuman memang walopun lesu, tapi tetep aja tumbuh 5%...

Nah menurut gue, salah satu alasan pertumbuhan ekonomi negara ini masih di 5%an ya karena ditopang oleh perubahan prilaku konsumtif masyarakatnya juga..

Bisa ente liat kan di data yg gue kasih, pertama pertumbuhan sekitar 20%an di sektor tekstil dan pakaian jadi..

Kemudian pertumbuhan 12%an untuk sektor media perekaman dan kertas..

Kemudian pertumbuhan sekitar 8%an di sektor kuliner...

Itu kan rata2 kaitannya sama kebutuhan gaya hidup, eksistensi diri, hobi suka kongko2 masyarakat kita..

Terus satu lagi, pertumbuhan juga di sokong sama sektor konstruksi dan property yang tumbuh diatas 10%an..

Ini semua kan ga lepas dari hobi bersolek dan gemar pamer eksistensi dirinya presiden kita..

Makanya konstruksi dan property naik drastis.. emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh filusufkacang
Lihat 2 balasan


Quote:


Komeng bermutu

emoticon-2 Jempol
Tingginya tingkat stres masyarakat membuat mereka cari hiburan dgn pergi keluar negri atau makan2.
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


makanya ikut ok oce dimodalin 300 jt, tipu tipu 51

cuma di trit kek gini ente bisa coli mengobati pedihnya kalah pilpres

gak beli kartu surga ente, kalo gak mau beli tiket surga pencet tombol bom syahid jg boleh emoticon-Ngakak
profile-picture
pdt.henderson memberi reputasi
Diubah oleh rizieq.shikimak
Quote:


Apakah hasil pilpres bisa mengenyangkan perut mu kisanak? emoticon-Kiss
Quote:


Ritel Loyo, Daya Beli Masyarakat Lesu & Ekonomi Melemah
emoticon-Ngakak
Balasan post filusufkacang
Quote:


tumbuh 5% itu jg diragukan lembaga riset amrik tong, jgn2 cm propaganda
profile-picture
ZenMan1 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di