alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kelaparan di Era Jokowi , hampir 22 Juta Orang Indonesia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc3981d5cf6c46efd6fcfb2/kelaparan-di-era-jokowi--hampir-22-juta-orang-indonesia

Kelaparan di Era Jokowi , hampir 22 Juta Orang Indonesia

Dikutip dari KORPORAT.COM, JAKARTA – Sebanyak 22 juta orang Indonesia masih menderita kelaparan di era Joko Widodo (Jokowi). Angka ini diperoleh berdasarkan hasil riset Asian Development Bank (ADB) bersama International Food Policy Research Institute (IFPRI) yang didukung oleh Bappenas.

Kelaparan di Era Jokowi , hampir 22 Juta Orang Indonesia

sumber : https://korporat.com/news/5569/22-ju...i-era-jokowi/


Dalam laporannya, ADB menyebut bahwa kelaparan yang diderita 22 juta orang tersebut dikarenakan masalah di sektor pertanian, seperti upah buruh tani yang rendah dan produktivitas yang juga rendah.

Untuk mengatasinya, ADB merekomendasikan adanya perubahan strategis dalam investasi pemerintah, perubahan regulasi dan penyuluhan pertanian untuk meningkatkan kinerja ekonomi Indonesia.

“Menghapus kelaparan di Indonesia memerlukan peningkatan investasi di sektor pertanian dan pedesaan untuk memacu produktivitas, modernisasi sistem pangan dan meningkatkan efisiensi pasar pangan,” kata Mark W.

Rosegrant, Peneliti Senior di International Food Policy Research Institute (IFPR) dan Ketua Tim Peneliti pada Laporan ADB tentang Peningkatan Investasi untuk Ketahanan Pangan, dalam keterangan tertulis, Rabu (6/11/2019).

Laporan ini juga mengkaji potensi investasi pertanian untuk menghasilkan pertumbuhan pertanian dan ekonomi yang lebih cepat dan untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Md Abul Basher, spesialis sumber daya alam dan pertanian, SDCC, ADB menyatakan, dari hasil kajian tersebut Indonesia dimungkinkan untuk dapat mengakhiri kelaparan pada tahun 2034.

Caranya adalah dengan mengkombinasikan investasi yang lebih tinggi dalam penelitian dan pengembangan pertanian (R&D), infrastruktur irigasi dan efisiensi penggunaan air, serta infrastruktur pedesaan termasuk jalan, listrik, dan kereta api.

Untuk mengakhiri kelaparan di Indonesia, kita harus menargetkan investasi ke arah strategi yang menciptakan potensi terbesar untuk pembangunan dan kemakmuran dan mengalihkan sejumlah dana dari wilayah-wilayah yang terbukti kurang efektif,” imbuh Profesor Ekonomi Pertanian di Universitas Lampung Bustanul Arifin.

Realokasi subsidi pupuk untuk investasi pertanian, termasuk R&D pertanian akan meningkatkan produktivitas pertanian, pembangunan ekonomi nasional (PDB) dan mengurangi kelaparan. “Selain mengakhiri kelaparan, skenario investasi komprehensif memiliki manfaat besar secara ekonomi,” katanya.

Adapun Skenario investasi komprehensif ini diproyeksikan akan meningkatkan total manfaat ekonomi sebesar Rp 1,83 triliun pada tahun 2045, atau sekitar USD129 miliar dengan nilai tukar saat ini.


sumber : korporatcom



Quote:



profile-picture
profile-picture
profile-picture
essholl dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Parah
profile-picture
simsol... memberi reputasi
https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20191107105745-532-446284/fao-laporkan-orang-kelaparan-susut-di-era-jokowi

Yah gagal maning son emoticon-Frown
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Masyarakat miskin di Indonesia itu buanyak, tapi mau gimana lagi para penjilat penguasa selalu menutup mata

Coba itu batas garis kemiskinannya diperbaharui, gue jamin melonjak signifkan jumlah masyarakat miskin dijaman sekarang

Masa penghasilan 1jt/bulan dianggap pemerintah bukan termasuk masyarakat miskin, parah bener goblokknya

emoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
Ionpixels dan simsol... memberi reputasi
Diubah oleh senwret9
Kadang gw heran...

Umat muslim bisa lomba bangun mesjid megah megah kayak istana tapi masyarakat sekitar masih ada yg kelaperan???

22 juta itu bukan jumlah yg sedikit lohh....

Buka kotak amal d tengah jalan daripada buat bikin istana, mending d salurkan ke orang" yg katanya kelaperan itu...

emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan simsol... memberi reputasi
Berita yang ini yang ditampilin jumlah kelaparannya 22 juta..

Berita yang satu jumlah kelaparannya dari 40jt turun ke 22 juta..

Ya tergantung sumber beritanya sama ente berpikiran logis atau kebencian sudah merasuki..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
korporatcom apaantuh emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
profile-picture
simsol... memberi reputasi
klo yg 7jeti udah jelas yg mana, soalnya klo gak ada demo ya gak makan. 15jeti sisanya itu data dr mana?? emoticon-Bingung
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Quote:


levih venting disalurkan ke valestina emoticon-Leh Uga.
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Quote:


kek ibu Q... bpjs naik uring²an... tp ikutan ngaji tiap bulan 70k + bayar 500rb pertahun buat ngadain pengajian, malah biasa... kadang heran sndiri...

profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
hapus
Diubah oleh rooney007
inet soak
Diubah oleh rooney007
Quote:


BPJS itu bagus kalo fungsi nya berjalan sesuai dengan visi misi jaminan asuransi kesehatan bagi rakyat

tapi yang terjadi saat ini BPJS dijadikan alat tarik upeti paksa semena mena bagi para pejabat pemerintahan dengan rincian iuran yang memberatkan sebagian besar rakyat ,

sebenar pola pikir orang tua lu gak ada yang salah , tapi justru yang aneh gak normal orang yang masih mengira BPJS itu terlihat jaminan kesehatan yang wajar (kalo lu tahu padahal BPJS sendiri sudah banyak ditolak rekanan klinik rumah sakit sebab hutang nya yg tak kunjung dilunasi karena korupsi internal )
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Diubah oleh Ionpixels
22jt dari 260 juta penduduk itu 8,4% loh, setiap 12 orang ada satu yg kelaparan. emoticon-Hammer2

Quote:


Udah dibahas dimana mana lah, ga usah bikin opini baru. Defisit karena tunggakan dan mangkir.
Lihat 1 balasan
Balasan post ruwidi
Quote:


Dasar DUNGU loe pikir banyaknya tunggakan itu gak ada korelasi sebab akibat karena dananya hilang dikorup sama pihak internal yang banyak jadi oknum , bukan opini belaka ..ini baru satu dari puluhan contoh

Kelaparan di Era Jokowi , hampir 22 Juta Orang Indonesia


Diubah oleh Ionpixels
Quote:


Sante, gak usah ngegas. Kemana aja selama ini? Kalau sudah korup kok belum ada yang kena kpk?
Tau gak biaya buat Operasi sesar? Jantung? Cuci darah?
Tau gak para penunggak yang cuma daftar habis itu iuran terus habis dapat faskes gak iuran banyak? Coba tanya itu para penunggak operasi sesar dan lainnya. Iuran 50rb dapet faskes seharga 15-20jt
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Istri saya tiap malem kelaperan. Gara2 diet. Saya tiap malam juga kelaperan. Karena terbangun tengah malam dengerin dia ngeluh kelaperan. Kalo anak saya terbangun, pasti dia juga kelaperan. Rekan2 kerja saya juga pada kelaperan sebelum jam 12 siang. Inti nya angka kelaperan di Indonesia itu buanyak.
profile-picture
profile-picture
pakedongotak dan galuhsuda memberi reputasi
Perubahan kelaparan itu semakin dirasakan dan sangat berpengaruh besar.

Kelaparan di Era Jokowi , hampir 22 Juta Orang Indonesia
Quote:


makanya pahami dulu jangan asal jeplak kan keliatan dungunya , lembaga komisi pemberantasan korupsi ada batas nominal perkara minimal 1 milyar kerugian negara baru bisa ditangani , merujuk UU Nomor 30/2002 tentang KPK

korupsi BPJS kelas bawah yang menyidik polisi , itu juga kalo ada yang lapor ,
tau gak lu case kongkalikong oknum dokter sama oknum pasien ? case korupsi printilan seperti ini banyak (sudah banyak beritanya jadi rahasia umum ) , kerugian gak nyampe 1 Milyar tapi intensitas nya sering tersebar diseluruh indonesia

Tunggakan itu terjadi karena BPJS sendiri gagal menciptakan lembaga jamainan kesehatan yang bersih dari korupsi , makanya banyak yang bilang ditutup aja sebelum divonis bangkrut

Kelaparan di Era Jokowi , hampir 22 Juta Orang Indonesia
Diubah oleh Ionpixels
Quote:


Contohnya? Kongkalikong oknum dokter dan pasien yg kaya apa? Bukan internal bpjs? Kok melebar ke dokter?
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di