alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Healthy Lifestyle /
Bagaimana menjadikan diet sebagai lifestyle?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc134afc9518b48166ea42e/bagaimana-menjadikan-diet-sebagai-lifestyle

Bagaimana menjadikan diet sebagai lifestyle?

Halo para pembaca, ini karya tulis pertama ku di kaskus. Perkenalkan namaku Ferry. Saat ini aku mau share tentang pengalaman pribadi ku tentang diet yang aku jalani.

Diet bagi sebagian orang merupakan mitos, hal yang mudah diucapkan dan susah dilakukan. Sebenarnya dimuali dari menemukan pemicu / tujuan aku diet. Aku akan ceritakan kebiasaan makan aku sebelum diet...

ok, aku memiliki hobby makan yang gila. ya, gila...
aku tak bisa menghindari apa yang namanya penyetan dan makanan pedas + berlemak.
aku pecandu bebek goreng!
bagi ku bebek goreng makanan yang turun dari surga..... (alay banget ya...)
tapi itu yang terjadi. Tiap kali dihadapkan dengan bebek goreng aku selalu gelap mata. ditambah lagi aku suka banget dengan sambal + serundeng. Sekali makan 1 potong bebek nasinya bisa sampai 5 porsi. 1 lagi yang menjadi kegemaran makan aku, Soto Daging. sekali makan bisa sampai 10 porsi.

Dengan pola makan yang seperti itu alhasil berat badan ku melonjak. Tinggi ku kurang lebih 178cm berat badan 93kg. Awalnya aku santai aja... hidup sekali dinikmati... bebek dan soto masih enak kenapa tidak makan ? setidaknya itu yang ada di pikiran ku. Sampai suatu titik aku iseng melakukan pemeriksaan daran di puskesmas dan hasilnya membuka segalanya. kadar gula, kolestrol sudah diambang batas. Ditambah sanak keluarga banyak yang sakit diabetes dan kolestrol. Hal inilah yang membuat aku untuk mulai mengatur lifestyle ku lagi.

Diawali dengan cari tau tentang diet dan berbagai macam diet. dan mulai mencoba untuk melakukannya. Sering mengalami kegagalan dan hanya menyiksa diri. dan kembali pada bebek + soto + nasi padang.... ( 1 menu lagi yang mantab). sampai aku jalan di salah satu mall di Surabaya bagian pusat. bertemu dengan tempat fitness yang akan dibuka. di sana saya sering sharing dan belajar pola hidup sehat. ya hanya sharing tanpa melakukannya karena apa ? Dengarnya aja serem. Sampai suatu saat aku mulai ambil keputusan untuk ambil membership dan kelas private di pusat keugaran tersebut. 1 motivasi awal ku adalah udah keluar duit harus ada hasil.

akhirnya... kita mulai diet apa yang aku lakukan.
pertama aku konsultasi dengan Personal Trainer (PT) di tempat aku fitness.
- Tentukan body goal
- Memilah makanan clean dan junk food
- Menyesuaikan asupan makanan dan kegiatan / kesibukan.
- Mengatur program olahraga yang sesuai
- Do it

I. Tentukan body goal
Dengan berat badan yang termasuk over aku sadar untuk fokus ke lossfat terlebih dahulu. (goal body jangka pendek) kalo mimpi nya sich kaya bruce lee, gak gede" banget ototnya tapi kering dan nampak semua ototnya (detail)

II. Memilah makanan clean dan junk food
Aku baru tau kalau garam memiliki sifat untuk mengikat lemak jika disajikan dengan cara yang salah. Garam bila di berikan pada saat proses pembuatan atau kondisi makanan dihangatkan (makanan berkuah) itu akan menjadi alat penimbun lemak yang baik ditubuh, Untuk mengurangi perut yang buncit sangat perlu kita menghindari makan yang tinggi garam, pertanyaaannya, bagaimana mengaplikasikan penggunaan garam yang benar? garam dapat di taburkan secukupnya(secubit) setelah makanan siap dihidangkan, Perbanyak makan makanan berserat, buah, sayur, dan rendah lemak. Beras merah sangat disarankan dalam program diet kita. pecinta telor setengah matang harus bersedih hati karena kuning telur banyak mengandung kolestrol. hal ini perlu dihandari bagi yang memiliki berat yang jauh dari ideal. putih telur sangat bagus.

Aku seorang pekerja kantor. lebih dari 80% kegiatan ku di depan komputer. sisanya aku hanya jalan ke toilet dan ke gudang untuk cek barang saja. kenapa saya jabarkan kegiatan ku? ini menentukan menu diet yang harus aku jalani.

Pagi : Roti Gandum 2 biji + buah ( pepaya, apel hijau, anggur, / pisang) buah bisa sesuai favorit kalian namun harus variatif ya...
Siang : Nasi Merah (1 kepal ) + Dada Ayam tanpa kulit di grill hanya pakai bawang putih saja + brokoli dan wortel yang direbus. bila bosan bisa diganti dengan sayur lainnya. Bayam sangat bagus juga. bagi kalian yang ingin hasil maksimal hindari makanan berkuah apa lagi bersantan. dan satu lagi hindari mie apalagi mie instan.
Sore : sama dengan pagi. hindari makan diatas jam 7 malam. jika memang terpaksa makanlah buah.

Hal ini aku lakukan dengan konsisten selama 2 minggu dan berat badan dari awal bulan (September 2019) 91kg menjadi 88kg. tanpa Olahraga!!!

III. Menyesuaikan asupan makanan dan kegiatan / kesibukan.
Jika kegiatan kalian lebih berat dari aku tidak disarankan untuk meniru pola makan di atas ya... apa lagi bagi pejuang keliling nich. para marketing dan pekerja lapangan. kalian membutuhkan karbohidrat dan protein lebih, yang perlu kalian catat adalah jangan pertemukan karbohidrat dengan lemak itu akan menjadi timbunan lemak yang tak bisa diurai secara cepat oleh tubuh, 

IV. Mengatur program olahraga yang sesuai
Bagi kalian yang memiliki badan tambun sangat tidak disarankan untuk latihan beban. karena otot kita tak akan keliatan jika lemak kita masih terlalu banyak. jadi latihan beban diawal akan sia". karena nafas belum kuat sehingga latihan gak maksimal, stamina belum ada jadi mudah capek, dan kuda" belum kuat sehingga kemungkinan cedera saat angkat beban bertambah. Aku sarankan kalian untuk latihan perut dan crossfit. hal ini latihan dasar yang akan menguatkan stamina, core, dan kaki + perut kalian.

V. Do it
Tidak ada yang lebih baik dari sebuah rencana, opini, dan rancangan yang telah dijalankan. so... lakukan sekarang. karena kita tidak dapat membayar orang lain untuk hidup sehat demi kita. hanya kita yang dapat melakukannya.

Btw, setelah kurang lebih 2 bulan aku diet dan melakukan 11 kali program latihan bersama PT berat badan ku sekarang 83kg. 

Bagi kalian ingin bertanya jawab bisa langsung tinggalkan jejak kalian dikolom komentar...

Terima kasih,
Happy Healthy


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di