alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PSSI Bayar Kompensasi Rp3,9 Miliar jika Pecat Simon
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc0c27009b5ca2fb434f09b/pssi-bayar-kompensasi-rp39-miliar-jika-pecat-simon

PSSI Bayar Kompensasi Rp3,9 Miliar jika Pecat Simon

Assalamualaikum,,,jumpa lagi dengan ane
emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia


PSSI Bayar Kompensasi Rp3,9 Miliar jika Pecat Simon




PSSI Bayar Kompensasi Rp3,9 Miliar jika Pecat Simon


Jakarta, CNN Indonesia -- Deputi Sekjen Bidang Pengembangan Bisnis PSSI Marsal Masita mengungkapkan lembaga sepak bola tertinggi di Indonesia itu harus membayar kompensasi sekitar Rp3,9 miliar jika memecat Simon McMenemy dari pelatih Timnas Indonesia. 

PSSI resmi menyetujui dan menetapkan Simon sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 20 Desember 2018 untuk durasi dua tahun. Namun, belum genap setahun menjabat sebagai pelatih, posisi Simon dalam ancaman.

Faktor utama yang membuat masa depan Simon abu-abu adalah empat kekalahan beruntun Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Empat kekalahan itu saat takluk 2-3 dari Malaysia, 0-3 dari Thailand, 0-5 dari Uni Emirate Arab (UEA) dan terakhir kalah 1-3 dari Vietnam.

Melihat rapor buruk di kualifikasi, Simon berpeluang diberhentikan jika Indonesia kembali mendapat hasil kurang memuaskan saat melawan Malaysia di laga kelima Grup G, 19 November nanti.

"Simon dikontrak sejak tahun lalu, gajinya sekitar US$20 ribu [Rp280 juta] per bulan. Kami menggajinya per bulan. Jadi kalau Simon tidak sama Timnas Indonesia lagi, ya tinggal dihitung berapa bulan sisanya dikali gaji yang harus kami bayar [jumlah kompensasi]," kata Marsal kepada CNNIndonesia.com.

Melihat rumusan tersebut, jika Simon dipecat usai melawan Malaysia, maka durasi kerja sama pelatih asal Skotlandia itu dengan PSSI akan tersisa 14 bulan lagi, termasuk November.

Dengan begitu, kompensasi yang harus dibayarkan PSSI kepada Simon sebesar US$280 ribu atau setara dengan Rp3,9 miliar.

Menurut Marsal, Simon sangat lelah dengan performa Timnas Indonesia yang selalu kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Selesai kalah lawan Vietnam, dia [Simon] marah, dia banting pintu, terus dia bilang 'Saya juga sudah capai kalah'. Babak kedua lawan Vietnam kelihatan parahnya. Dan saya sudah bicarakan semuanya ke Simon soal kondisi saat ini," tutur Marsal menambahkan.

Di tempat terpisah Ketua PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule memastikan Simon tetap memimpin Timnas Indonesia saat tandang melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil pada 19 November mendatang.

Waktu yang mepet dan persoalan administrasi membuat PSSI masih harus menggantungkan nasib Skuat Garuda di tangan mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut.

"Sementara kita [pelatih Timnas Indonesia] masih [Simon]. Belum pas dengan pergantian. Sekarang kami maksimalkan dahulu," ujar Iwan Bule.

Soal nama-nama calon pengganti Simon di posisi pelatih Timnas Indonesia, PSSI menyebut sudah ada beberapa pilihan yang berasal dari pelatih lokal maupun dari regional Asia. 

"Kalau sudah pasti, kami kasih tahu. Ini kan ada masalah administrasi yang harus diselesaikan. Memang kami paham kekhawatirannya. Kami lihat secara administrasi apakah memungkinkan atau tidak. Besok kami akan rapat Exco, nanti kami infokan," kata Sejken PSSI, Ratu Tisha Destria, menimpali. (TTF/ptr)


>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<


PSSI harus bayar 3,9M kalau sebagai kompensasi seandainya memecat pelatih kepala Timnas? Bayar aja Pak..

Kenapa ame bilang bayar aja? Ya karena dibawah kepelatihan Simon, Timnas selalu tampil buruk kok. Simple kan?

Gak usah mikirin peluang lolos tidak nya Timnas ke Piala Dunia. Lha wong sudah jelas jelas kesempatan itu sudah tertutup. Mau apa lagi yang di perjuangkan?

Sekarang kita fokus saja untuk bermain sebaik mungkin di sisa pertandingan yang akan di hadapi timnas. Jangan sampai kita panen malu di sana.

Paling tidak, walaupun tidak lolos, kita masih bisa mendongakkan kepala tanda kebanggaan kita terhadap timnas yang sudah berjuang keras selama ini. Tapi kalau dalam sisa pertandingan yang harus dijalani, timnas sama sekali tidak bisa memetik hasil bagus, ya tidak ada jalan lain selain perombakan total didalam jajaran pelatih dan pemain.

Kalah dan menang dalam suatu pertandingan adalah hal biasa. Namun ketika nama bangsa yang dipertaruhkan, itu sudah lain lagi ceritanya.

Ingat pak Boss PSSI, sayangnya TIMNAS sepak bola masih jauh dari yang dibayangkan. Bilang saja ane masih belum bisa move on dari Luis Villa. Tapi kenyataannya, biarpun tim nya Villa belum bisa memberikan hasil sesuai target, tapi mereka menunjukkan performa permainan dan alur permainan yang positif. Bukan seperti tim nya Mc Menemy yang nggak jelas visi permainannya.

Simon sepertinya lebih condong memilih barisan pemain naturalisasi. Padahal kalau ane lihat sejauh ini semangat para pemain itu masih jauh dari yang diharapkan.

Segera cari pelatih pengganti, sekalian yang mahal, yang sudah jelas track record nya. Support dia untuk membentuk tim sesuai karakter yang pelatih inginkan. Berikan kesempatan seluas luasnya pelatih untuk menggunakan tenaga pemain pilihannya. Jitak dan juga tendang klub yang menghalangi pemanggilan pemain yang akan di pilij sebagai salah satu anggota skuad Timnas. Berikan target jangka panjanh terhadap pelatih tersebut agar sekalian transfer knowlegde bisa maksimal.

Ingat pak, tujuan kita bukan cuma piala dunia yang jelas jelas gak bisa kita ikutin. Incar turnamen kelas regional dulu agar kita berjaya di level ini. Kalai sudah terasah, toh dikemudian hari masih banyak event lainnya.

Keberadaan ketua PSSI yang baru terpilih seharusnya juga menjadi momen perubahan dalam susunan kepelatihan TIMNAS kita. Kalau anda berhasil menyakinkan para voters saat pemilihan ketum, kini saat nya menyakinkan masyarakat kalau anda serius membenahi sepak bola Indonesia.

Caranya???bentuk timnas secara serius dalam segala kelompok usia, untuk Timmas senior, pilih pelatih berkualitas yang sudah jelas pengalaman dan prestasinya. Jangan pilih pelatih lokal karena event TIMNS senior berlevel internasional. Kalau level lokal jangan terlalu banyak berharap dah terhadap prestasi maupun permainan yang bagus.

Sudah???wes ngono ae..

Dari ane, yang pengen TIMNAS berprestasi, terkenal karena prestasi bukan karena kontroversi

05 November 2019
Jangankan simon, di latih malaikat jibril aja pssi gak akan juara...... Andai j uara ane rela pindah warga negara tikor leste. Sudah gantinpresidrn berapa kali PSSI trs kalah.
klo bubarin pssi berapa kompensasinya?
orang kaya mah bebas....emoticon-Cool
bodo amat
Quote:


Di catat gan...Timnas Yess,,,PSSI No
Quote:


Padahal Amat gak bodo loh gan
Ganti pelatih kalah terus. Coba ganti semua pengurus pssi. Manatau ya kan...
Quote:


Sik sik sik....kita intip dulu RAPBD DKI, siapa tahi anggarannya nyempil disana
Quote:


Yoi gan..
Sok kaya duitnya siapa? emoticon-Wakaka
Ini yang bodoh yang bikin kontrak dulu, tolol kebangetan.

Harusnya ada perjanjian kalau kalah 3x beruntung auto wajib mengundurkan diri!
bentuk tim itu ga gampang, skrg itu udah ada garuda select dibawah djarum...lawan tandingnya tim liga eropa junior juga gw sering ilat di TVRI. mgkn cm itu aja bibit timnas yg akan datang..entah kalo dah masuk liga sampah lagi disuruh ngalah lagi sm pelatih dan yg ngaku berjasa, mgkn bakal ky EDD kali layu sblm berkembang, selamanya bakal ada model andik yg lari doang tp ga ngoper2, atau gocek terus smp capek, atau bahkan longpass forever emoticon-Stick Out Tongue
Diubah oleh dr.anonymous
Laen kali harus ada klausus "bersedia dipecat kalo prestasi gak ada tanpa kompensasi apapun"
pemaen bola di sini targetnya jadi bintang ngiklan bray bukan prestasi. jadi pemaen bola cuma sampingan
Lah? Harus dibayar penuh? Gak ada klausul penalti kalau hasil tidak memuaskan? Gimana kontraknya?
Quote:


Dibawah Djarum gan???
Bahaya nih, ntar masuk kategori eksploitasi anak gak ya?

Memang perlu dukungan banyak pihak untuk bikin bibit yang banyak. Setahu ane yang level nasional juga ada Liga Kompas tuh yang masih rajin bikin kompetisi bola usia dini
Semoga semakin banyak yang peduli

Kalau berharap sama PSSI, selama orang orang nya itu itu sih gak bakalan maksimal juga
Quote:


Nah ini dia...kok bisa bisa nya gak ada klausul keras semacam itu ya?
Atau memang ada, namun dengan pendekatan lain kali ya?
Quote:


Ya duitnya federasi lah...kalau stok kosong, ketua nya yang bakalan ngerogoh kocek nya
Lagian bikin kontrak kok gak cerdas mas gan


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di