KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Wisata Eksklusif Pulau Komodo, Untuk Siapa?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dbb07c5f0bdb211327554ed/wisata-eksklusif-pulau-komodo-untuk-siapa

Wisata Eksklusif Pulau Komodo, Untuk Siapa?

Wisata Eksklusif Pulau Komodo, Untuk Siapa?

Pulau Komodo, tempat wisata yang begitu banyak menarik perhatian para wisatawan baik lokal atau mancanegara ini memiliki daya tarik sendiri dengan spesies komodo di dalamnya, namun sebuah keputusan pahit harus dirasakan masyarakat yang ingin pergi kesana akibat rencana “wisata eksklusif” yang akan diterapkan. Lantas untuk siapa wisata eksklusif ini?

Wisata Eksklusif Pulau Komodo, Untuk Siapa?

Bicara soal wisata dan pariwisata merupakan suatu kegiatan yang memang diperlukan bagi tiap manusia guna merefresh kembali tubuh dan pikiran dari penatnya rutinitas yang ada, itu artinya kegiatan wisata harus bisa terbuka bagi tiap orang karena sudah merupakan kebutuhan yang perlu dilengkapi. Namun jika suatu tempat wisata dijadikan tempat wisata eksklusif jelas ini akan memberatkan para wisatawan yang ingin menikmati.

Kita tahu bahwa tempat wisata bukan hanya pulau komodo, kita bisa mengunjungi objek wisata lainnya yang memang bisa kita kunjungi, namun apa memang harus jika pulau komodo dijadikan tempat yang eksklusif yang nyatanya hanya bisa dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat yang memang punya dana berlimpah. Ini yang patut dikhawatirkan jika memang wisata eksklusif ini sudah berjalan. Jika memang status eksklusif ini diterapkan guna menjaga habitat spesies komodo dari ulah mayarakat yang tidak bertanggung jawab seperti beberapa waktu lalu, maka alangkah baiknya pihak berwajib atau pengelola menerapkan syarat dan ketentuan yang ketat bagi mereka atau pengunjung. Seperti halnya biaya masuk yang tinggi jika ingin digunakan sebagai tempat komersil atau bahkan dilarang pun tak apa, kemudian penerapan denda yang tinggi kepada tiap pengunjung yang memang melakukan kesalahan di pulau komodo sehingga ada efek jera atau pun kehati-hatian ketika masyarakat berkunjung.

Wisata Eksklusif Pulau Komodo, Untuk Siapa?

Di sisi lain pernyataan dukungan terhadap pelaksanaan Pulau Komodo menjadi destinasi wisata eksklusif dilontarkan oleh anggota KEIN sekaligus Ketua Pokja Industri Pariwisata KEIN Dony Oskaria;

"Saya mendukung penuh Pulau Komodo dijadikan destinasi Eksklusif karena DNA wisata warisan dunia tersebut berkategori special interest tourism atau wisata minat khusus. Oleh karena itu, destinasi semacam itu harus dikemas secara khusus pula agar tetap bisa mempertahankan prinsip sustainability di satu sisi dan keasliannya di sisi lain", ungkap Dony di Jakarta, Sabtu (5/10/19).

"Jadi, saya setuju dan mendukung usulan Kemenko Maritim menjadikan Pulau Komodo sebagai destinasi high end dengan cost of product yang sepadan pula. Harga yang mahal nantinya akan diikuti dengan konsep pengembangan yang eksklusif, yang ditujukan untuk memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung. Selain itu, harga yang khusus akan mengundang rasa penasaran segmen pasar berkocek tebal di seluruh dunia untuk datang ke Pulau Komodo. Kami tak sabar menunggu realisasi usulan tersebut"

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pun memberi sinyal, bahwa telah ada sejumlah investor yang siap masuk ke Pulau Komodo.


Dari pernyataan di atas memang ada benarnya bahwa dengan menjadikan pulau komodo sebagai wisata eksklusif akan menambah nilai tersendiri bagi Indonesia khususnya di Manggarai Barat, NTT sebagai rumah bagi spesies komodo dan sedikit menjauhkan hal-hal buruk terjadi yang disebabkan oleh ulah masyarakat tak bertanggung jawab, namun di sisi lain datangnya investor untuk membangun pulau komodo sebagai wisata eksklusif justru akan membuat habitat asli komodo yang ada akan tercemar dengan campur tangan manusia dengan membuat sebuah wisata yang berstandar. 

Wisata Eksklusif Pulau Komodo, Untuk Siapa?

Jika poin utama dari pembentukan ini adalah berbicara pada segmen pasar dan nilai jual dari pulau komodo maka dengan kata lain kita bersama pemerintah akan perlahan merusak habitat asli pulau komodo itu sendiri dengan membayar biaya tiket masuk yang mahal, namun jika kita melihat poin utamanya adalah melestarikan dan menjaga habitat aslinya maka jelas kita tidak akan membangun pulau komodo secara eksklusif. Lantas seperti yang sudah dikatakan di awal, untuk siapa wisata eksklusif ini dibentuk? Investorkah jawabannya.

Gambar by Google
profile-picture
profile-picture
shoyusushi dan kudanil.la memberi reputasi
Diubah oleh az.freak
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Lah ini sistem HTnya gimana soch?? Bukannya dari rating sama popularitas?? Koq reply 1 malah otomatis HT ya?? emoticon-Bingung emoticon-Hammer2
untuk orang kaya
semoga wisata pulau komodo tidak bertujuan mengekploitasi komodo ya hehehe
sebenernya ga masalah kalo untuk menutup biaya operasional (perawatan satwa dan pembangunan) sesuai standar sustainable tourism. tapi, kalo dibatesin untuk orang kaya doang tanpa ada pembatasan kuota kunjungan per harinya ya sama aja boong
coba diitung dulu dah cost operasional sama margin keuntungan biar semua sama sama enak. jangan cm mau menang eksklusif doang sih menurut aneeee


Quote:


Aamiinnnn semoga kelestarian komodo tetep terjaga yaaa
profile-picture
mieconnoisseur memberi reputasi


Quote:


Iya nih bener ane setuju... semoga simpang siur wisata komodo ini cepet selesai deh yaa
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
kalau biaya untuk wisata mahal..... lalu apakah keindahan alam negeri yang boleh menikmatinya hanya orang-orang berharta lebih saza....???
hmm sedih sih jadinya gue yang miskin gabisa kesana



tapi gue setuju karena pulau Komodo tetap terjaga keaslian dan keperawanan nya



kalo murah kan banyak turis kere yang akhirnya malah ngrusak alam
mungkin mau dibikin kaya yang di afrika kali yaa, jadi lebih eksklusif gituuu
semua untuk investorrr... kalo pembangunan dilakukan, yaudah pasti bakal terganggu habitatnyaa....
Quote:


iya.. ya ada baiknya konsultasi sama akademisi, atau lembaga lembaga non pemerintah yang bergerak di bidang sustainable tourism


Quote:


Nah iya ada baiknya konsultasi dulu sih sama lembaga akademisi kepariwisataan dan ada baiknya dibuat kajiannya terlebih dahulu hehe
Quote:


wajib bikin perencanaan, apalagi kalo emang tujuan awal dari 'pembatasan' ini biar gak terjadi kerusakan
Diubah oleh dhinyzfrn


Quote:


Perencanaan yg bener2 mateng bukan asal2an.. ya semoga kelestarian alam nya semakin terjaga dengan baik ya


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di