CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5db8d7e3af7e933cb723bb1c/bikin-api-unggun-di-stadion-indonesia-masih-layak-jadi-tuan-rumah-piala-dunia

Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?

Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?
Selamat pagi, siang, sore, petang, dan malam kawan - kawan kaskuser semua yang baik hati. Bertemu kembali di thread sederhana ane.
emoticon-Nyepi


Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?


Lama tak mengikuti perkembangan sepak bola nasional, saya pun kurang begitu mahfum dengan persoalan persepakbolaan tanah air. Terlebih, setelah ketua umumnya mengundurkan diri akibat menang dalam Pilkada, dan setelahnya jabatan tersebut diemban oleh seorang pejabat sementara, namun ujung - ujungnya pejabat sementara tersebut malah di cokok petugas kepolisian karena menjadi tersangka perusakan barang bukti pengaturan skor, praktis tak ada lagi yang membuat persepakbolaan dalam negeri menarik.

Liga 1 maupun liga - liga di strata bawahnya juga bergulir seperti biasanya. Tak ada yang istimewa. Stasiun televisi pemegang lisensi siaran pun masih sama dengan pemegang lisensi tahun sebelumnya. Pun dengan kebijakan siarannya. Siaran bola masih menjadi barang mewah bagi sebagian warga negara, termasuk saya. Siaran UHF butek, sementara via parabola diacak. Jadilah saya hanya mengikuti sepakbola nasional sesekali melalui pemberitaan dan media sosial saja.


Seperti pagi ini, saat saya membuka media sosial Instagram, ada unggahan dari salah satu akun bola yang menayangkan detik - detik sebuah stadion menjadi lautan manusia lengkap dengan api unggun besar di pinggirnya. Saya kira kejadian tersebut terjadi diluar negeri, namun setelah saya baca caption-nya, ternyata kejadian tersebut terjadi di Indonesia, tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Seketika, saya langsung teringat bahwa stadion ini adalah merupakan salah satu stadion dari sepuluh stadion yang diproyeksikan sebagai venue Piala Dunia U20 yang akan berlangsung pada tahun 2021 mendatang.

Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?
Seperti yang kita ketahui, Indonesia baru saja terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia dibawah usia 20 tahun, mengalahkan Peru. Sementara Brazil yang sebelumnya juga mencalonkan diri, justru mengundurkan diri satu hari sebelum hari penentuan. Lolos menjadi tuan rumah Piala Dunia - meski hanya untuk usia 20 tahun- tentu tak mudah. Buktinya, di Asia Tenggara baru ada satu negara yang sebelumnya pernah menjadi tuan rumah, yaitu negara tetangga Malaysia pada tahun 1997 yang lalu. Jika jadi, Indonesia akan menjadi negara kedua di Asia Tenggara yang berhak menyelenggarakan even dengan level dunia seperti ini.

Kenapa jika jadi? Karena jika melihat tingkah polah suporter Indonesia yang beringas, seperti yang baru saja ditunjukkan - dengan membuat api unggun di pinggir lapangan - bukan tak mungkin FIFA selaku otoritas tertinggi sepak bola dunia akan melakukan review ulang terhadap keputusannya. Terlebih, Indonesia baru saja terpilih dan itu artinya masih ada waktu panjang bagi tuan rumah baru - seandainya Indonesia dibatalkan sebagai tuan rumah - untuk mempersiapkan diri. Apalagi dari pemberitaan yang saya baca, salah satu faktor Indonesia akhirnya dipilih sebagai tuan rumah dan bisa memenangkan bidding kali ini adalah karena Indonesia punya suporter yang besar.

Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?
Namun apa artinya suporter besar, jika kelakuannya minus. Bukankah faktor keamanan juga akan menjadi salah satu pertimbangan bagi FIFA untuk menentukan sebuah negara layak menjadi tuan rumah. Terlebih, sebagai tuan rumah Indonesia tentu akan otomatis lolos berlaga di Piala Dunia tersebut tanpa melalui kualifikasi. Coba bayangkan, apa yang akan terjadi seandainya timnas kita dibabat habis oleh peserta dari negara lain padahal suporter kita masih belum bisa bersikap dewasa. Bukan tak mungkin, kejadian di Gelora Bung Tomo ini akan kembali terulang.

Harapan saya sebagai pecinta sepakbola tanah air, semoga FIFA tak melihat berita ini. Atau setidaknya, tidak melihat bahwa acara "api unggun" ini sebagai ancaman bagi penyelenggaraan Piala Dunia. Dan tetap menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. Saya juga berharap agar para suporter dapat bersikap lebih dewasa. Jangan cengeng, hanya karena timnya kalah dikandang lalu membabi buta. Sepakbola itu permainan, ada kalanya menang dan ada kalanya kalah. Kalau mau menang terus, tak usah ikut kompetisi Liga, ikut saja liga tarkam. Sekian.




Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?

Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?

Disclaimer : Asli tulisan TS
Referensi : Ini da Ini
Sumur Gambar : Om Google




Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
missmars dan 16 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 9
Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?
PertamaxforTS

Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?
profile-picture
profile-picture
ebureg dan h.ariel memberi reputasi
Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?

Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan h.ariel memberi reputasi
Waduuh bahaya juga nih,
Kapan dewasanya ya suporter Indonesia tuh, kok kayanya sumbu pendek banget.
Kaya gitu perlu ditindak juga sih, termasuk aksi vandalisme dan perusakan fasilitas umum tuh.
Gak cuma mafia bola, suporter rusuh pun musuh kita bersama.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Raaiiinnn dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mental kita belum siap
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 3 lainnya memberi reputasi
ndessooooo
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan h.ariel memberi reputasi
Memang sih kalau tim kesayangan kalah itu rasanya pasti nyesek, dan mereka hanya oknum supporter yang mencintai klub. Saking sayangnya makanya akan sangat sedih ketika klub sedang berada di bawah. Tapi bagaimanapun aksi anarkis juga tidak bisa dibenarkan. Semoga kedepannya tidak terulang lagi dimanapun di Indonesia ini, dan fanatisme supporter dibawa ke arah yang positif emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan h.ariel memberi reputasi
sulit di didik maju, sama sulitnya dengan mendidik para pelanggar lampu merah, jangan banyak berharap banyak kepada cabor satu ini.
profile-picture
h.ariel memberi reputasi
Balasan post Simen92
bukan suporter Indonesia, tapi suporter sepak bola Indonesia..soalnya kayanya di badminton atau OR lain gak pernah ada yang se gak berpendidikan kaya gini sih..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomboton dan 8 lainnya memberi reputasi
Quote:


Harus diusut dan dihukum secara tegas..
Kalau perlu dipidana supaya jera..
Utk kasus kmrin, herannya kok apinya bisa sampe membumbung gt, apa nggak ada damkarnya..
Setau ane sih di stadion damkar dan ambulance selalu standby..

Quote:


Trus kapan siapnya?

Quote:


Luwih ndeso timbang seng ndeso..

Quote:


Kalau anarkis karena lawan curang mungkin msh bisa diterima, mski sbnrnya juga nggak boleh...
Lha kalau anarkis karena meluapkan kekecewaaan karena timnya kalah?
Mending maen tarkam aja, biar menang trus..
profile-picture
h.ariel memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post powerpunk
Quote:


bener gan, kalo fans nya nuntut tim kesayangannya tidak boleh sering2 kalah ya berat juga gan. performa tim itu tidak menentu kan, kadang ada di fase yang lagi bagus dan kadang juga lagi terseok2. tim manapun diseluruh dunia ini pasti melewati fase itu, bedanya itu ya seberapa lama mereka ada di fase terpuruk itulah yg membedakan tim2 besar dengan mental juara dan mana yg belum
profile-picture
h.ariel memberi reputasi
Quote:


Sayang banget sebenarnya..
Euforia pada cabor ini tak berbanding lurus dgn etika suporternya..
Andai bisa dikelola dgn baik, bukan tak mungkin industri sepak bola Indonesia bisa jd lbh baik dibanding Inggris..


Quote:


Bener juga sih..
Kagak ada suporter bulutangkis yg tawuran..
Bahkan suporter olahraga berat semacam MMA pun suporternya tak pernah rusuh..


Quote:


Makaya ane bilang, kalau mau timnya menang trus ya ikut aja liga tarkam yg musuhnya jauh levelnya, pasti bakal menang trus.
profile-picture
h.ariel memberi reputasi
Quote:


nah iki,, dari dulu emang noraknya ga ilang-ilang, sampe nyawa suporter berkali-kali melayang sia-sia pada ga pada kapok, opo perlu tak celokne BONEX ?? emoticon-Ngakak (S)

OOT dikit ah, berbicara mengenai euforia, euforia satu ini juga ga kalah sama fanatisme sepakbola, ya peluang Indonesia untuk bisa menduniakan nama Indonesia lewat ajang balap MotoGP di Mandalika yang sangat ditunggu-tunggu para pembalap dunia sangat terbuka lebar,,, tahu sendiri fans motogp di Indonesia juga luar biasa banyak, lumayan besar didunia & tidak kalah dengan euforia sepakbola & Indonesia punya banyak atlet pembalap berbakat dari cabang balap motor.

kenapa bukan cabor balap ini aja yang diutamakan pemerintah ??? peluangnya oke & sangat besar tuh.

rider-rider tanah air bisa membuktikan & sanggup meladeni rider-rider asal Thailand, Jepang, & Malaysia, di ARRC contohnya.

coba bandingkan kalau cabor sepakbola (Timnas Indonesia) bertemu negara2 tersebut, pasti bisa ditebak hasilnya seperti apa ? emoticon-Ngakak (S)

mengharumkan nama bangsa kan ga mesti lewat sepakbola ??? emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
h.ariel memberi reputasi
Lihat 1 balasan
mental suporter kita masih tarkam dan barbar bray terlalu maju kalau buat pildun
profile-picture
profile-picture
maria.olivia dan h.ariel memberi reputasi
Quote:


Takut ditebalikin yg rusuh kali gan makanya gabisa mendekat damkarnya
Gatau juga sih kenapanya
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan powerpunk memberi reputasi
Sangat disayangkan banget sih masih ada aja suporter yang belun bisa bersikap dewasa seperti ini
padahal Surabaya berambisi banget buat jadi salag satu venue Piala Dunia U-20 hmmm sayang sekali kalo udah gini yang repot siapa?
profile-picture
profile-picture
h.ariel dan powerpunk memberi reputasi
di batalin aja, drpd nnti malu maluin
klo suporter msh norak gitu, jgn menuntut prestasi lebih untuk timnas
emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
h.ariel memberi reputasi
nicee triiit
lanjutkan gan dengan triit seperti ini
ane dukung
emoticon-Jempol
profile-picture
h.ariel memberi reputasi


Quote:


betul gan
gak layak suporter menuntut banyak untuk prestasi timnas kalo kelakuan mereka aja msh seperti ini

Bikin Api Unggun Di Stadion, Indonesia Masih Layak Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?

yah layak....
Karna sudah di putuskan kan oleh FIFA dan di umumkan oleh PSSI.
masalah penonton ini kan gampang filternya. Harga tiket piala dunia kan ga mungkin 50-200 ribu?


yang ribut2 ini kan biasa orang2 yang ga paham apa2 selain menang.

AKA fans goblog
profile-picture
profile-picture
keenan09 dan h.ariel memberi reputasi
lagi acara camp pramuka berjamaah kah?
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di