alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Benarkah McDonald’s, KFC, Dominos, dan Pizza Hut Dicabut Sertifikasi Halalnya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dad915d09b5ca0a001d194f/benarkah-mcdonalds-kfc-dominos-dan-pizza-hut-dicabut-sertifikasi-halalnya

Benarkah McDonald’s, KFC, Dominos, dan Pizza Hut Dicabut Sertifikasi Halalnya?

Quote:


Benarkah McDonald’s, KFC, Dominos, dan Pizza Hut Dicabut Sertifikasi Halalnya?


Beredar sebuah pesan berantai di Whatsapp dan media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa Muslim Judicial Council (MJC) telah mencabut sertifikasi halal terhadap produk McDonald’s, KFC, Dominos, dan Pizza Hut.

Narasi tersebut didasarkan pada kajian staf dapur di Florida, Amerika Serikat, yang menyebut telah memperlihatkan bukti positif mengandung bahan dari daging babi yang disebut “LM10”.

Dalam pesan berantai tersebut juga dijelaskan bahwa MJC dan IQSA juga telah menarik sertifikasi di seluruh penjuru negeri. Dan, disebutkan juga untuk memberitahukan hal ini kepada orang lain.

Benarkah McDonald’s, KFC, Dominos, dan Pizza Hut Dicabut Sertifikasi Halalnya?


Lantas bagaimana kebenaran informasi tersebut?


PEMERIKSAAN FAKTA
Melansir dari TurnBackHoax.id, Hansip Hoax mendapatkan fakta bahwa narasi yang beredar melalui Whatsapp dan Facebook terkait hal tersebut merupakan narasi hoaks yang telah beredar sejak lama. Isu tersebut pernah muncul pada tahun 2017 dan 2019 lalu. Bahkan, pada pesan berantai yang baru-baru ini beredar pun narasinya tidak banyak berubah dengan narasi hoaks bertahun-tahun lalu.

Padahal pada tahun 2018 lalu, pihak Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) sudah memberikan bantahan atas isu tersebut. Dalam keterangannya saat itu, pihak LPPOM MUI sudah melakukan audit dan tidak ditemukan adanya bahan yang mengandung babi dalam produk-produk tersebut. Dalam keterangannya juga dijelaskan bahwa isu tersebut adalah isu yang ditujukkan kepada restoran McDonald’s, KFC, Dominos, dan Pizza Hut di Amerika Serikat dan Afrika Selatan, bukan di Indonesia.

Selain itu, setelah dilakukan pengecekan di LPPOM MUI, didapatkan fakta bahwa keempat merek restoran cepat saji tersebut masih memiliki nomor sertifikasi halal dari MUI. Berdasarkan hal itulah maka dapat dikatakan bahwa narasi tersebut merupakan isu yang tidak benar alias hoaks.


Sebarkan ya informasi klarifikasi ini ke rekan dan keluarga kalian agar terhindar dari hoaks yang menyesatkan.

SUMBER
TurnBackHoax.id
profile-picture
profile-picture
profile-picture
LZS dan 17 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 10
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soekirno69 dan 4 lainnya memberi reputasi
Gak mungkin banget emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan galuhsuda memberi reputasi
Tar diajak perang dagang sama mister tram juga loh emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
4 perusahaan itu lebih besar dari Indon, mana mungkin Indon utak atik mereka. Bisa kena sanksi dagang
emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Adit.m.n dan 9 lainnya memberi reputasi
siapakah yg menyebarkan berita tersebut




















?
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Klo di usa, sertifikanya di cabut jg ngak ngaruh. Yg islam mau nongkrong dimana coba? Pura2 bego sj, terus makan. Kan klo gak tau katanya ngak apa2.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Jazed dan 18 lainnya memberi reputasi
Balasan post kojojotojo
Quote:


Gitu Aja pake ditanya








Ya agent rahasia warteg lah emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zeledi dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Jalan Cinta
kalo makan kita gak tau itu halal atau haram, dosa gak si
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan benche87 memberi reputasi
Lihat 5 balasan
mahasiswa pasti warteg jawabannya untuk mahasiswa kere hore macam saya emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 4 lainnya memberi reputasi
Jadi inget gosip pecel lele sumber kanker emoticon-Big Grin
Palingan juga geng ka ep ci dkk yg nyebarin gosip
Sama kayak gosip air isi ulang ga higienis yg kemungkinan besar diaebarin oleh produsen a**a , yg pasarannya makin digerus air isi ulang rumahan emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
666lucifer89 dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
semoga urusannya bisa terselesaikan segera dan bisa buat publik nyaman mengkonsumsi brand tersebut
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
ra ngurus amerika. pa lagi kfc. masi doyan nasi bungkus juga... yang ada babinya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
JakeGyllenhaal dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh foolbaby
bikin berita hoax sendiri jawab sendiri emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nakkasei dan 4 lainnya memberi reputasi
ga mungkin banget, kalo beneran pun bayangin berapa banyak resto fastfood gulung tiker emoticon-Frown
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Lihat 1 balasan
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Diubah oleh Eve Zero
Mau halal atau gak klo lg pngen dan punya duit ya tetep saya beli. Kecuali klo ada orang yg gak punya duit tp ikut nyinyir tidak halal trus boikot. Kan dungu. Beli jg kagak pernah, main boikot aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
666lucifer89 dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh basuseto
mantap...infonya reserved emoticon-Sundul
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Santai masih ada ayam nyonya suhart* emoticon-Big Grin
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Hoax aja di pedulikan
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
kalo di sana sih gak masalah ya, muslim cuma berapa komunitas gitu. gak akan ngaruh banyak ke pemasaran.
kalo di negara kita pasti akan ngaruh banget, makanya disesuaikan sama standar MUI kalo di sini.
btw, nyertifikatin ke MUI berapa duit tuh bang? emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di