CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / Movies /
A24 : The Savior of Modern Movie Industry
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dac4d3228c9911e9021c22d/a24--the-savior-of-modern-movie-industry

A24 : The Savior of Modern Movie Industry

A24 : The Savior of Modern Movie Industry

Kita hidup di era dimana film non-blockbuster/indie bagi sebagian org dianggap membosankan.

(Padahal film indie sudah jauhhh berkembang & lebih "ringan" ketika influence QT melalui Reservoirs Dogsnya mengalir).

FYI, QT itu yg mendobrak batasan antara kaum indie/snob dengan kaum mainstream/awam.

Film indie yg biasanya identik dengan seni tingkat tinggi & gak enjoyable berhasil didobrak QT melalui Reservoirs Dogs.

Tapi bagi sebagian org masih banyak yg males nonton film indie atau bahkan non-blockbuster krn sudah dijejali popcorn movie selama bertahun-tahun lamanya.

Gak heran, kini persaingan industri film memang sangatlah ketat.

Jika seorang filmmaker membawa proposal & studio mengestimasi film itu tidak meraup setidaknya 100 juta dollar, then it's a no.

Jangan pula heran jika filmmaker sekelas engkong Martin Scorcese merilis film terbarunya di Netflix. Emang zaman sekarang siapa yg mau nonton film isinya hanya obrolan tanpa jedag jedug phew-phew duar bombastis?

Agar termodali, filmmaker juga musti memutar otak lebih & bahkan sampai mengubah ideologi mereka. Mau gak mau, mereka harus berdamai dengan zaman krn fungsi seni kalau tidak diapresiasi (?)

Meski begitu, pecinta film yg udah jenuh dengan tontonan monoton yg hanya bermodalkan CGI fest gak perlu kuatir.

Sebab, ada satu perusahaan yg berani melawan arus & berdiri tegak melindungi para filmmaker yg ingin "kebebasan" sembari bersaing dengan studio raksasa.

Perusahaan itu gak lain gak bukan bernama A24. Penggemar film zaman baheula mungkin lebih dahulu akrab dengan Miramax, perusahaan yg mewadahi & ikut membesarkan filmmaker indie seperti Quentin Tarantino, Soderbergh, Minghella, Kevin Smith, dll.

Setelah Miramax "menghilang" krn petingginya terjerat kasus, tongkat estafet pelindung film indie kini ada di tangan A24.

On its first year (2013), A24 started everything with a bang. Penggemar film & kritikus dikejutkan dengan rilisnya Spring Breakers, The Bling Ring & The Spectacular Now (poster sederhana tp memikat, temanya generik tp kemasannya bagus jd filmnya kerasa tulus bgt)

A24 pun gak butuh menunggu lama utk menunjukkan taringnya di peta persaingan studio film.

Di tahun 2015, film-film A24 seperti Room, Ex Machina (film yg bikin susah move-on, masih kerasa aura magicalnya), The End of Tour Ex & Amy berseliweran di ajang penghargaan & headline media ternama.

Setahun kemudian bahkan A24 berhasil menggondol Best Picture Oscar melalui Moonlight. Di tahun 2017 pun A24 memberikan kita seperti nafas segar dari surga lewat rilisan mereka, antara lain : Good Time (powerful performance from Robert Pattinson), A Ghost Story, It Comes At Night, The Florida Project, The Disaster Artist (film biopik living legend Tommy Wiseau emoticon-Big Grin), The Killing of A Sacred Deer smpe film coming-of-age Lady Bird yg fenomenal.

Di tahun 2018 lagi-lagi A24 mempunyai Hereditary sebagai kuda hitam yg dianggap salah satu modern horror masterpiece & membesarkan nama Ari Aster yg kemudian dipuja-puja di kalangan horror stan.

Gw senang sekali mulai banyak yg sadar akan studio A24 ini & memberikan apresiasi luar biasa. Beberapa tahun belakangan ini udah mulai progresif apresiasi masyarakat terhadap studio ini, terutama di mancanegara. Gak jarang gw sering nemuin headline, stuff atau topik & diskusi mengenai A24

All in all, A24 bukanlah sekedar payung bagi mereka yg menggemari film non-blockbuster/indie, tp juga rumah bagi mereka yg mengambil risiko. Beberapa dari agan-agan & sista mungkin akrab dengan tulisan A24 yg muncul diawal film. Bagi yg belum, i promise you, everything about A24 is fresh & "radical".

FACTS


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Loenewbiez dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Index • Wacana thread ingin dijadikan fanbase/mabes diskusi utk para geeks A24 & pecinta film indie arthouse nanti, edit-edit dulu
profile-picture
profile-picture
Mxyzptlk52 dan not.allowence memberi reputasi
Diubah oleh stravesrouss
A24 : The Savior of Modern Movie Industry

Best lead male performance in A24 movie (according to me)

Quote:


Best lead female performance in A24 movie (according to me)

Quote:
profile-picture
profile-picture
Mxyzptlk52 dan not.allowence memberi reputasi
Diubah oleh stravesrouss
Para Sutradara yang dibesarkan A24

Quote:


A24 : The Savior of Modern Movie Industry

Banyak para sutradara yg dibesarkan A24 & namanya makin bersinar krn A24 memiliki keistimewaan yg gak dimiliki oleh studio besar kapitalis Hollywood lainnya, yaitu kebebasan berseni.

Tiap sutradara yg menyutradarai film A24 dibebaskan utk berseni sebebas & seradikal mungkin, pernah denger film Swiss Army Man yg dibintangi Paul Dano & Daniel Radcliffe? Itu film dari awal aja udah ngaco abis. Gimana gak ngaco, kita disuguhi fart jokes yg konyol, bagaimana kentut bisa dipake jadi jet ski & si org yg kentut itu kita tunggangi.

Bahkan konon saat screening pun banyak yg walkout krn merasa gak cocok dengan fart jokes yg super weird itu. Tapi keunikan itulah yg buat film ini special & penuh dengan metafora. Pada akhirnya, penonton yg menahan diri & kuat nonton tontonan weird itu banyak yg memuji habis-habisan film ini sekaligus menuai pujian dari kritikus yg sangat bagus utk debut feature film dari sang sutradara.

Itulah spesialnya A24. Studio ngasih kebebasan berseni kepada para filmmaker tanpa terpatok dengan tujuan box office, dll. Gak jarang, banyak aktor-aktris yg cobain debutnya di film ini, diantaranya adalah Jonah Hill melalui Mid90's, sampe Greta Gerwig yg sukses besar-besaran melalui film iconicnya Lady Bird & sekarang dia udah punya film remake terbarunya yg ditunggu-tunggu, yaitu Little Women.
profile-picture
profile-picture
Mxyzptlk52 dan not.allowence memberi reputasi
Diubah oleh stravesrouss
My Favorite A24 films

Quote:
profile-picture
profile-picture
Mxyzptlk52 dan not.allowence memberi reputasi
A24 2019 most anticipated movie

4. The Farewell

Quote:


3. Waves


Quote:


2. Uncut Gems

Quote:


1. The Lighthouse


Quote:
profile-picture
profile-picture
Mxyzptlk52 dan not.allowence memberi reputasi
Diubah oleh stravesrouss
Gw cuma penikmat film casual sih.

Popcorn movie sebenernya gak bisa dijadikan kambing hitam karena tren rumah produksi yg lebih memilih memproduksi film seperti ini daripada film dg nilai artistik, film berfilosofi, dsb (intinya film segmented).

Soalnya makin tahun jumlah bioskop makin bertambah, dan range usia penonton gw tebak sih didominasi usia muda - dewasa muda. Dimana preferensi mereka dlm menonton film itu banyak yg suka genre popcorn movie macam : horror jumpscare, film action comedy, superhero, dsb.

Rumah produksi sendiri jelas butuh biaya operasional gede dlm memproduksi suatu film, tentu produser selalu menuntut film garapan sutradara harus untung banyak.

Persoalan seperti banyaknya stereotipe : film yg bagus itu film yg comedy & action lengkap, cgi bagus, dsb. Hal ini membuat film2 yg menonjolkan dialog atau akting yg kuat dan minim efek cgi atau adegan action jadi dpt rate jelek di situs rating film. Padahal situs rating film banyak dijadikan panutan dlm mau/tidaknya nonton film dibioskop (bagi casual viewers).

Situs2 macam rottentomatoes, imdb, metacritics dsb menurut gw gak bisa sepenuhnya dijadikan tolak ukur dlm menilai seperti bagus atau tidaknya suatu film, keputusan nonton suatu film atau tidak, dsb.

Gw sih lebih suka situs film yg menyajikan rekomendasi anti-mainstream macam a good movie to watch dsb, jika ingin nonton film selain popcorn movie.

Gw rasa sih utk waktu dekat, rumah produksi gede masih mengangkat tema popcorn movie dsb sebagai bisnis utama. Tapi gw rasa ada beberapa rumah produksi yg menyasar genre festival film sebagai main project macam A24 ini.

Tinggal peran media mau memberitakan suatu film seperti apa, kalo narasi media banyak yg menceritakan film popcorn movie sebagai standar kesuksesan (karena dilihat dari BO), maka jangan harap ada film2 'berseni' bakal rilis setiap musim.
Lihat 3 balasan
sayang film A24 susah tayang dimari. padahal nunggu2 The Lighthouse. terus ada kabar salah satu distributor film di indonesia mau bawa masuk The Farewell, sayang karena suatu alasan nggk jadi.

________
eh tapi, buat apa repot, film yang bagus itu yang BOnya tinggi emoticon-Ngakak
Film A24 ane cuma nonton Hereditary aja sih. Mudah-mudahan A24 tetep konsisten dengan menjadikan BO bukan tujuan utama dari produksi film emoticon-Jempol
semoga panjang umurnya meskipun banyak yg menikmati melalui bajakan emoticon-2 Jempol

termasuk ane emoticon-Frown
Tunggu aja ya dibeli disney
emoticon-Ngakak
Ati2 jgn ampe dipuja berlebihan emoticon-Leh Uga

Jatohnya overrated ntar, gw udh mencium bau2 yg mengarah kesono di beberapa film A24 akhir2 ini emoticon-Leh Uga
Quote:


Emang film yg sasarannya ke festival atau non-blockbuster suka susah rilis disini, gan

Sayang The Lighthouse gak rilis disini, padahal genre horror-thriller gitu biasanya potensi rilis gede krn sering disukai (kayak Hereditary)

Itu padahal ada Pattinson yg bisa jd booster utk ngegaet ABG, hitung-hitung stepping stone sblm The Batman emoticon-Big Grin

Bakal kaget lihat akting dia yg makin lama makin terasah krn banyak main di film A24 (The Rover, Good Time, The Lighthouse)

Quote:


Kalo suka horror, coba tonton The Vvitch, gan emoticon-thumbsup

IMHO lebih solid dibandingkan Hereditary, ada sebuah "rasa" yg gak dimiliki Hereditary meski durasinya singkat
Diubah oleh stravesrouss
Quote:


Semoga nasibnya gak kayak Miramax & Annapurna deh

Dulu selain A24, ada Miramax, studio tempat QT kerja

Tapi krn skandal akhirnya Miramax "menghilang"

Annapurna juga sama, itu studio mirip A24 (meski gak seterkenal A24)

Bedanya A24 lebih agresif & genrenya lebih beragam

Mungkin krn Annapurna lebih mature sebab produksinya gede & directornya udh established (PTA, Russel Crowe, Spike Jonze)

Sedangkan A24 ngambil director indie yg "mentah" & cukup radikal

Filmographynya gak kalah kece ama A24

Her (Joaquin Phoenix), Joy (JLaw), Phantom Thread (PTA), American Hustle (C Bale gendut) & The Master (Joaquin Phoenix's best performance + PTA) itu film solid semua

Baru-baru ini ada Booksmart, coming-of-age yg mirip Lady Bird & bagus bgt, sama-sama debut aktris pula

Lady Bird • Greta Gerwig - Booksmart • Olivia Wilde

Sayangnya Annapurna malah bangkrut

Quote:


Film A24 overrated gimana ceritanya, gan? emoticon-Big Grin
Lihat 2 balasan
Balasan post stravesrouss
Quote:


Beberapa judul ga sebagus yg digembar-gemborkan (meskipun hanya beberapa judul)

Skrg ini org memandang A24 flawless, ekspetasi tinggi tp jgn smp tiap judul dibrand pasti bagus krn keluaran A24

Makanya gw bilang jgn terlalu dipuja-puji berlebihan, ntar kelamaan jatohnya overrated

Kayak MCU emoticon-Big Grin
Quote:


Lupa the Vvitch ga dimasukin, soalnya nontonnya hasil download, kagak dibioskop emoticon-Ngakak

Scoringnya sih yang bikin merinding film2 horor A24. Hampir semua film A24 horornya pace nya emang lambat ya, jadi harus emang bener2 punya waktu santai buat nontonnya. Kecuali yang nonton dibioskop emoticon-Ngakak
Quote:


Iya, film horrornya emg slow-burn & khas A24 itu bukan horror supernatural, tp mengambil tema paganisme, kepercayaan, cult, dll

Jadi horror lebih bervariasi bukan model horror dengan bumbu "hantu" atau jumpscare aja emoticon-Big Grin

At least mereka punya dua filmmaker horror modern yg bisa diandalkan saat ini, Eggers & Aster

A24 : The Savior of Modern Movie Industry
Kayaknya A24 ane lumayan banyak udah ditonton film2 nya nih.

fav 10 ane
- Lady Bird = Coming of age yang bagus. agak related sama ane pas masa2 SMA dulu.
- Green Room = Music + Nazi + gore. Keren.
- The Disaster Artist = Film biografi absurd dari orang yg absurd. Tapi banyak hikmah yg bisa diambil.
- Hereditary = keren parah horornya. Gatau kenapa ari aster pelopor film horor kekinian lebih masuk ke ane daripada jordan peele.
- The Witch = ini juga keren lah.
- The Florida Project = ini juga keren. Akting anak kecilnya natural banget.
- Room = Brie larson bagus di film ini.
- Good Time = salah satu akting robert pattinson yg saya suka. Iya cuma film ini doang.
- A Ghost Story = film hantu yang sangat realistis. Saking realistis makan pie aja sampe 15 menit.
- The Lobster = udah tau film2 nya yorgos, tapi ini film yang paling favorit. Apalagi menyentil masalah tema asmara yg emang di indonesia asmara itu menarik.
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Baru nonton Good Time, Lady Bird, sma The Disaster Artist sih. pengen nonton film" A24 yg genre horror tapi belum kuat emoticon-Big Grin
Lah baru sadar pilm kaporit gw the lobster ama a ghost story ternyata produksi a24 emoticon-Hammer (S) sblm2nya ga terlalu merhatiin.

Ga sabar nunggu the light house emoticon-Angkat Beer
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di