alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
STNK Mati, Orang Miskin Siap-siap Masuk Penjara (Menyedihkan)
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5da0a3f310d295031342d8d1/stnk-mati-orang-miskin-siap-siap-masuk-penjara-menyedihkan

STNK Mati, Orang Miskin Siap-siap Masuk Penjara (Menyedihkan)


Salamat datang di Teead Gw lagi Gan/Sist. Semoga tetap sehat selalu.


Berita di kompas.com sungguh mengejutkan Gw. Dada Gw berdebar keras. Betapa tidak, Pajak STNK Mati, Siap-siap Dipenjara atau Denda Setengah Juta Rupiah.(Jumat, 11 Oktober 2019 )

Belum cukupkah orang yang mengisi ruang penjara. Bahkan saking membludaknya penghuni lapas banyak tahanan lapas yang kemudian kabur.

Quote:


Negara Indonesia berdasar hukum, jadi memang benar jika setiap warga negara wajib taat terhadapan undang-undang dan hukum yang berlaku.

Dalam Undang-Undang LAJR No.22 tahun 2009 berbunyi, "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)." Tahun depan akan diadakan razia besar-besaran.

Sudah selayaknya setiap pemilik kendaraan membayar pajak kendaraan bermotornya. Dan memang kewajiban pemilik kendaraan untuk mematuhi aturan itu.

Masalahnya adalah layanan pajak di Samsat sekarang seperti apa? Sudah layakkah, atau bagaimana?

Suatu ketika beberapa waktu yang lalu Gw pernah ikut membayar pajak tahunan kendaraan butut milik Gw. Ketika itu hari senin. Ada seorang bapak bersama istrinya. Datang dan mengeluh kepada Gw.

"Saya mangkel banget," katanya

Terlihat kekesalan yang sangat dari raut wajahnya. Keringat bercampur debu. Maklum orang desa, dalam hati Gw berguman. Sama seperti Gw. Keringat bercampur debu karena jalan yang kami lewati menuju Samsat ada yang masih belum beraspal.

Gw tersenyum saja. Memasang wajah manis. Tak mengerti maskudnya. Jadi dari kada nanti salah, lebih baik diam dan menyimak saja.

Tiba-tiba istrinya ngomel, "Kami dari Bungkukan, 3 jam baru sampai ke sini. Setelah sampai ternyata antri. Ketika dapat giliran sudah keburu siang. Kantor Samsat tutup. Mau jumatan. Jadi kami terpaksa pulang. Bayangkan 6 jam pulang pergi tak dapat apa-apa."

Gw tetap diam dengan senyum, namun air muka saya tetap serius memperhatikan apa yang diceritakan.

"Tadi pagi, kami berangkat dari rumah pukul 6 pagi, setelah salat subuh. Sampai ke sini ternyata kami tetap didenda. Dianggap tak bayar pajak selama setahun lalu. Padahal kemarin jumat kami ke sini tak dilayani," suaminya melanjutkan.

"Pajaknya kapan harusnya terakhir dibayar?" tanya Gw.

"Hari Jumat kemarin. Gara-gara itu kami kena denda. Apa tidak marah coba. Sudah mau bayar pajak saja harus hutang tetangga. Sampai ke sini kena denda lagi. Padahal yang kami bawa hanya buat pajak satu tahun. Jadi tadi juga tidak dilayani. Karena dianggap nunggak satu tahun. Harus dibayar sekaligus dua tahun. Telat sehari dianggap telat setahun. Tak ada toleransi sama sekali." lanjutnya.

"Kendaraan Bapak yang mana?" tanya Gw lagi.

Bapak menunjuk ke arah kendaraannya. Allahu Akbar, Gw sangat kaget. Betapa tidak. Badan kendaraannya sudah tidak layak untuk ukuran standar. Keluaran 7 tahun yang lalu. Perlengkapan kendaraan hampir tidak ada yang normal. Lecet di mana-mana. Rantai kendor, spion dan lain-lainnya tak layak Gw sebutkan. Pokoknya sungguh memprihatinkan.

Begitulah ingatan Gw ketika membaca berita tadi. Sungguh kasihan. Ternyata benar, si miskin kalau bisa disiksa saja supaya mati seketika.

Bagaimana mungkin hati tidak teriris ketika membayangkan betapa takutnya paman pentol yang berjualan mengelilingi kampung satu ke kampung lain, paman es cendol, paman sayur, dan paman serta bibi penjual jamu dsb membaca berita ini.

Kendaraan yang untuk bisa dihidupkan saja mau hidup sudah bersyukir buat berjualan. Kemudian harus berhadapan dengan peraturan STNK mati kena denda atau masuk penjara. Dengan lanjutan beritanya pasti respon polisi akan melakukan razia besar-besaran.

Bagaimana nasib mereka, menghidupi keluarga mereka dan lain-lainnya? Adakah yang tersisa di negeri ini selain ancaman hukuman dan denda?

Apakah pemerintah sudah kehabisan akal mencari peluang pajak menutup difisit anggaran yang sering diterikan Menteri keuangan? Hingga harus menjaring sampai kepada orang miskin yang kendaraan butut satu-satunya untuk kelangsungan hidup mereka.

Entahlah. Gw hanya mengurut dada. Inikah Indonesia yang sebenarnya. Kalau bisa orang miskin dimasukkan penjara saja biar membusuk. Kalau sakit segera mati saja tak usah masuk rumah sakit. (Air mata saya menetes. Tak kuasa melanjutkan cerita. Mohon maaf pembaca.)

sumber 1, sumber 2, sumber 3, sumber 5, sumber 6
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 5 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 8
yang STNK mati, siap2 masuk penjara
profile-picture
profile-picture
profile-picture
khadapy94 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Demokrasi di negri ini hanyalah topeng semata...

Semua keputusan yang nampaknya demokratis sebenarnya di tentukan oleh pemilik partai yang mendominasi...


Selain itu mengenai UU,...

Daripada basa-basi, mendingan sekalian aja bikin peraturan bahwa orang miskin di penjara minimal dua tahun...

Demikian juga jomblo ngenes...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
khadapy94 dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Lengkaplah derita. emoticon-Teparemoticon-Teparemoticon-Teparemoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
hatalomba dan velocairaptor memberi reputasi
STNK Mati, Orang Miskin Siap-siap Masuk Penjara (Menyedihkan)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
khadapy94 dan 2 lainnya memberi reputasi
abis baca ini ane jadi penasaran..
itu orang-orang kaya yang punya ratusan motor mobil, gimana ngurus pajek dllnya ya?
apakah diurusin? apakan nggak perlu ngantri?
perjalanan bisa memakan waktu berjam-jam, lah berarti tidak ada pelayanan sim ato pajek keliling ke desa-desa dong ya?
kasian juga kalau yang mo pajek duitnya pas-pasan 😢😢
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Penjara uda mirip kandang dong gan kalau dikit-dikit orang dipenjara 😅😅
profile-picture
profile-picture
hatalomba dan Surobledhek746 memberi reputasi
Quote:


Gw ketemu lagsung brew. Menetes air mata gw. Mknya hingga kini kendaran butut gw gak pernah gw pajekin lagi. Mau bayar pajek aja repot minta ampun. Pdhl bisa ky pulsa dimana2 ada. Heran gw. Kaya zaman purba aja
emoticon-Teparemoticon-terimakasih
profile-picture
profile-picture
hatalomba dan Shyesun.pucha memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Apalago RKUHP ayam masuk rumah tetangga yang punya ayam masuk penjara juga emoticon-Tepar
profile-picture
Shyesun.pucha memberi reputasi
Quote:


Begitulah ternyata emoticon-Teparemoticon-Teparemoticon-Teparemoticon-Tepar
Quote:


Harusnya dipermudah ya gan pengurusan pajek kek gitu..biar sama-sama nyaman lah..
Kudu merata pelayanannya
Nggak cuma dikota aja yang pelayanannya memadai tapi desa-desa plosok gitu kasih lah semacam mobil pajak keliling
Kalau nggak bisa stay tiap hari, minimal dijadwal gitu biar mereka yang tempat tinggalnya jauh dari kota ato tempat pelayanan pajak, bisa bayar tepat waktu tanpa harus berangkat berjam-jam
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Quote:


Wkwkwk harusnya ayamnya juga dipenjara skalian ya gan, biar yang punya enggak nanggung terlalu berat emoticon-Ngakak
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Quote:


Kan ayamnya dibakar. Tinggal yg empunnya ayam tanggung jawabemoticon-terimakasih
profile-picture
Shyesun.pucha memberi reputasi
Udah lah ...,, kalo bayar perpanjang STNK bisa dibikin kayak olshop gimana ya? Terus untuk tanda buktinya bisa dicetak mandiri seperti tiket kereta(dengan draft dan format sesuai dengan lembaga kepolisian dan menyertakan keabsahan stempel dan tanda tangan pihak berwenang by barcode seperti pada faktur pajak). Setelah dapat kode verifikator yang menyatakan lunas bisa cetak sendiri. Antrian tiket disediakan disetiap samsat.

Jadi input android --> kode billing(virtual account) --> bayar (xxx mart/ATM/kantor pos/dll) --> cetak --> selipin di stnk --> kelar.

emoticon-Toast
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Di sini lah keadilan itu mulai dipertanyakan emoticon-Takut
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Quote:


Harusnya begitu. Rakyat kita taat pajak asal.urusannya gampangemoticon-terimakasih
Quote:


Keadilan dan penyiksaan emoticon-Teparemoticon-terimakasih
profile-picture
Junmai92 memberi reputasi
Motor ane yg taun depan memasuki usia 15 tahun tetep ane pajekin. Lagian masalah waktu bayar, ane selalu bayar maksimal seminggu sebelum jatuh tempo.
Btw ane pernah sekali telat bayar pajak tahunan (awal 2019 ini), telat 2-3 hari, cuma denda 8 ribu rupiah tuh.
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Perpanjang STNK aja harus bawa identitas aseli dan beli map kertas ijo ( di koperasi samsat). Map sekali pakai, beli, tumpuk, kumpul, taruh lagi di koperasi, jual lagi, dibeli lagi, ditumpuk lagi, dikumpulkan lagi, jual lagi, beli lag. Bisnis mantap
profile-picture
profile-picture
sav.grezza dan Surobledhek746 memberi reputasi
Samsat keliling sudah ada sih, cuma gk cakup sampe kedesa, mungkin ada tapi cuma beberapa daerah yg sampe kesana...samsat kayanya sampe sore deh bukanya setau ane napa gk. Ditungggu aja si bapak jumatan di masjid samsat ....bukan gitu sih semua harus taat bukan gk kasihan sama si miskin tapi ini semua sama rasa. Kalo dikasih spesial nanti yg lain pada minta... Resikonya ya gini orang2 kaya yg punya mobil mewah aja gk bayar pajak. Kadang suka pake nama orang buat ngindarin pajak pemerintah.

Dendanya gk nembak dianggap 1 tahun gk bayar dan. Malah disuruh bayar untuk 2 tahun ah aneh itu ane baru denger... Dendanya juga 25% dari jumlah nominal pajak kendaraan paling banter dendanya kalo telat 1 atau 2 hari itu dianggap gk bayar 1 bulan. Macem bayar listrik maupun PDAM. Paling 10 ribuan



"Hari Jumat kemarin. Gara-gara itu kami kena denda. Apa tidak marah coba. Sudah mau bayar pajak saja harus hutang tetangga. Sampai ke sini kena denda lagi. Padahal yang kami bawa hanya buat pajak satu tahun. Jadi tadi juga tidak dilayani. Karena dianggap nunggak satu tahun. Harus dibayar sekaligus dua tahun. Telat sehari dianggap telat setahun. Tak ada toleransi sama sekali." lanjutnya."
Ini beneran apa ngarang sih, Gk segila itu gan peraturan perpajakan. Ngelawak orang samsat daerah ente.
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Diubah oleh aliensia
klo ga salah bukannya ada yg kampanye kemarin yg pajak motor gratis ???


GEMBOOOK AAAH..
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Diubah oleh momodgalak
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di