alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
Muhammadiyah Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5da03f0465b24d199d37777b/muhammadiyah-tegaskan-tak-ada-toleransi-bagi-pelaku-kekerasan

Muhammadiyah Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan

Muhammadiyah Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan

JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, penyerangan fisik terhadap pejabat negara dan warga negara merupakan bentuk kekerasan yang sangat memprihatinkan, harus dicegah dan ditindak secara hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi penyerangan terhadap Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto.

"Apapun alasan dan siapapun pelakunya tidak boleh ditoleransi adanya kekerasan yang menyakiti dan mengancam keselamatan jiwa sesama," jelas Haedar dalam pernyatannya resminya, Jum'at (11/10/2019).

Baca Juga:

Haedar menegaskan, negara Indonesia yang penduduknya beragama, ber-Pancasila, dan berkebudayaan luhur serta menjunjung tinggi hukum dan tidak boleh ada ruang bagi segala bentuk kekerasan.

Apakah kekerasan antarsesama warga negara, dari warga negara terhadap pejabat negara, dari pejabat negara terhadap warga negara, maupun oleh negara terhadap warga negara.

"Hukum harus benar-benar ditegakkan secara adil, tegas, dan objektif kepada siapapun yang melakukan tindakan kekerasan dan melanggar ketertiban umum tanpa pandang bulu. Hukum jangan disalahgunakan dan dipolitisasi agar tetap tegak dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya," tegas Haedar.

Haedar berpesan, secara kultural di tubuh bangsa ini juga harus terus dipupuk sikap saling menghormati, mengasihi, toleransi, dan hidup damai dalam kebersamaan.

"Jika ada masalah selesaikan secara seksama dalam sistem yang berlaku dan semangat damai. Jauhi suasana kebencian, permusuhan, dan saling merugikan satu sama lain," jelasnya.

"Media sosial harus digunakan untuk kebaikan bagi kehidupan bersama dan jangan disalahgunakan sebagai sarana menyebarkan keburukan, permusuhan, kebencian, dan kemudharatan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dalam membangun kehidupan yang berkeadaban mulia," sambungnya.


Sumber : https://nasional.sindonews.com/read/...san-1570781372

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Muhammadiyah Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan Hinca: Jika Presiden Jokowi Mengajak, Demokrat Siap Membantu

- Muhammadiyah Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan Muhammadiyah Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan

- Muhammadiyah Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan BPOM Larang Obat Lambung Ranitidin, Ini Alternatifnya

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
"Media sosial harus digunakan untuk kebaikan bagi kehidupan bersama dan jangan disalahgunakan sebagai sarana menyebarkan keburukan, permusuhan, kebencian, dan kemudharatan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dalam membangun kehidupan yang berkeadaban mulia," sambungnya.

Media sosial harus di gunakan untuk menyebarkan kemudaratan kekerasan dari agama sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dalam membangun kehidupan yang berkeadaban mulia...

emoticon-Bingung


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di