alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Usulan Amandemen 1945, Jokowi Bisa Menjabat Presiden 3 atau 4 Kali
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9fe6a28012ae18512cb420/usulan-amandemen-1945-jokowi-bisa-menjabat-presiden-3-atau-4-kali

Usulan Amandemen 1945, Jokowi Bisa Menjabat Presiden 3 atau 4 Kali

Jakarta - Ada usulan untuk membahas masa jabatan presiden Indonesia.

Bahasan masa jabatan presiden Indonesia muncul berkaitan dengan isu amandemen UUD 1945.

Ketua Fraksi Partai Nasdem di MPR Johnny G Plate berpendapat pembahasanan amandemen UUD 1945 harus dibahas seara komprehensif.

Pembahasan tidak hanya soal haluan negara, tapi juga masa jabatan presiden RI.

Menanggapi wacana tersebut, muncul banyak pendapat opsi masa jabatan presiden Indonesia.

Di antaranya, seorang presiden bisa menjabat lebih dari satu kali dengan syarat tidak boleh berturut-turut.

Jika aturan ini disepakati, maka Jokowi yang kini mau menjabat presiden kedua kalinya, bisa ikut bertarung lagi di masa datang.

Jika dia menang, maka Jokowi akan menjabat presiden untuk ketiga kalinya.

Pendapat ini disampaikan Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.

Refly Harun menyebut, masa jabatan presiden mungkin saja diubah melalui amandemen UUD 1945.

Menurut Refly, jika masa jabatan presiden benar-benar akan diubah, harus dipastikan masa jabatan yang baru lebih efektif dibanding yang saat ini berlaku.

"Saya termasuk yang berpikir bahwa masa jabatan presiden itu lebih baik untuk kontestasi ini satu periode saja, kalaupun mau dua periode tidak boleh berturut-turut," kata Refly kepada Kompas.com.

Hal ini menanggapi pernyataan Ketua Fraksi Partai Nasdem di MPR Johnny G. Plate yang menyebut bahwa masa jabatan presiden harus didiskusikan.

Pertama, menurut Refly, jika presiden hanya boleh menjabat satu kali, maka masa jabatannya bisa diperpanjang.

Ia usul, masa jabatan presiden diubah dari lima tahun menjadi tujuh tahun, minimal enam tahun dan maksimal delapan tahun.

Opsi kedua, ia melanjutkan, jika presiden diatur untuk bisa menjabat lebih dari satu periode, seharusnya jabatan itu tidak untuk dua kali berturut-turut.

Harus ada jeda minimal satu periode, untuk kemudian seseorang yang bisa menjabat sebagai presiden bisa kembali mencalonkan diri lagi menjadi kepala negara.

Malahan, menurut Refly, jika masa jabatan presiden bisa diatur untuk tidak berturut-turut, presiden bisa menjabat lebih dari dua kali.

"Jadi kalau saya pilihannya tadi, satu periode dengan masa jabatan enam tahun atau boleh lebih dari satu periode tidak dibatasi, tapi tidak boleh berturut-turut. Jadi dia berkali-kali tidak apa-apa tapi tidak perlu berturut-turut," ujarnya.

Refly mengatakan, ada dua hal yang menjadi alasan untuk meninjau kembali aturan masa jabatan presiden yang ada saat ini.

Jika diperbolehkan untuk kembali mencalonkan diri setelah lima tahun menjabat tanpa jeda, menurut Refly, presiden tidak akan berkonsentrasi pada jabatannya.

Ia hanya efektif bekerja 2,5 tahun pertama, karena setelahnya ia harus memikirkan dukungan politik menyambut pencalonan selanjutnya.

Selain itu, Refly mengatakan, masa jabatan presiden yang terlalu lama ataupun tanpa jeda juga berpotensi menimbulkan penyalahgunaan kekuasaan.

Sangat mudah bagi calon presiden petahana untuk menggunakan fasilitas negara selama ia berkampanye pada pencalonan presiden yang kedua kalinya.

"Menurut saya, hal seperti ini barangkali perlu dipikirkan karena negara kita ini masih governance-nya masih belum baik, masih belum begitu ketat," kata Refly.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PartaiNasdem di MPR Johnny G. Plate berpendapat, amendemen UUD 1945 harus dibahas secara komprehensif.

Pasalnya, konstitusi negara Indonesia tidak mengenal istilah amandemen terbatas. Oleh sebab itu, pembahasan amandemen seharusnya juga tidak hanya terbatas pada kewenangan MPR menentukan haluan negara, melainkan juga terkait masa jabatan presiden.

"Haluan negara tujuannya untuk apa? Supaya konsistensi pembangunan. Konsistensi pembangunan juga terikat dengan eksekutifnya. Masa jabatan presiden juga berhubungan. Nanti perlu didiskusikan semuanya," ujar Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

https://jabar.tribunnews.com/amp/201...-kali?page=all

Bagaimana om dan tante, apakah setuju pak Jokowi 4 periode?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuliavril dan 5 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
wkwkwk jancuuukkk arahnya emang mau jadi presiden seumur hidup kayak soekarno ni orang emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
VanillaDark dan 6 lainnya memberi reputasi
nggak setuju tapi dpr dan pemerintahan semua udah dikuasai cebong emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
VanillaDark dan pemburu.kobokan memberi reputasi
Kok cuman 3-4 kali? Kenapa ga sampai mati aja sekalian? Kalo perlu di buat aturan bahwa kekuasaannya bisa di wariskan.. emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
VanillaDark dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
tanggung amat, sampai 100x juga gpp
sampai badannya melengkung, kepalanya jadi sejajar sama pantat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 2 lainnya memberi reputasi
Hmm .. Hugo Chavez melakukan itu sebelum Venezuela menjadi neraka emoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stygiant dan 2 lainnya memberi reputasi
semakin lama menjabat seseorang cenderung abuse of power.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agusdwikarna dan 4 lainnya memberi reputasi
NO

dua periode cukup. nanti masalahnya setelah turun suka keliatan aslinya record pemerintahannya...

biar next election ngasih angin baru buat indonesia emoticon-Om Telolet Om!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stygiant dan 2 lainnya memberi reputasi
ada usulan?
sapa siy yg ngasih usulan kek gtu... emoticon-Cape deeehhbingung
profile-picture
simsol... memberi reputasi
jgn lah


profile-picture
simsol... memberi reputasi
JANGAN SERAKAH JOK...
anak indonesia khan cita2 nya banyakan kalo gak dokter, presiden ato astronaut...
dokter dan astronaut terlalu berat...biaya mahal..
kalau presiden..khan modal selfi dan janji doang...
yang tua macam prabowo aja kagak kenak giliran..bagaimana anak-anak kita jok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
peyotpetot dan 7 lainnya memberi reputasi
Balasan post filusufkacang
klo di era khilafah, selama masih mampu
akan terus memimpin ya akhi
profile-picture
profile-picture
laziale.id dan simsol... memberi reputasi
nah loh. nasbung kampret nambah kejang2 plus panas dingin nih
profile-picture
profile-picture
stygiant dan simsol... memberi reputasi
daahh cukup deeeehhhh...urusan lain gua gak mau tau....tp harga rokok jangan lo naikin semena mena doongggemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Buat seumur hidup aja. Tapi kalo berani merubah itu tak acung jempol sampeyan om Jok. Di jamin Istana presiden kena geruduk massa lebih gede lagi, liat aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 2 lainnya memberi reputasi
Halah 2x aja udah untung lu
profile-picture
simsol... memberi reputasi
well this is it. joko akan dikenang sebagai presiden terakhir RI emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
peyotpetot dan 4 lainnya memberi reputasi
silahkan .
profile-picture
simsol... memberi reputasi
disesuaikan saja dengan selesainya boyongan ibukota rencananya 25 tahun baru tuntas nah biar gak terpotong maka amandeman UUD 1945 perlu untuk masa jabatan presiden 5 periode jika selesai tuntas pemindahan ibu kota, UUD 1945 amandemen lagi kembali seperti biasa emoticon-Big Grin
profile-picture
simsol... memberi reputasi
yg ngomong bkn jokowi tapi ttp jokowi yg kena getahnya...emoticon-Ngakak

Soal isi trit ane 100% sangat tidak setuju,yang skrg sudah bagus kog nggak perlu lagi kecentilan di utak atik lagi....emoticon-Blue Guy Bata (L)

10 tahun bila 2 periode maka sekitar 8 tahun bisa fokus mengurus negara.emoticon-Malu
Lihat 1 balasan


Quote:


Best komeng

emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di