alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[SALAH] Foto Bernard Abdul Jabbar Dirawat di RS Usai Ditetapkan Tersangka kasus Ninoy
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9ea62f2ac1482627756e4e/salah-foto-bernard-abdul-jabbar-dirawat-di-rs-usai-ditetapkan-tersangka-kasus-ninoy

[SALAH] Foto Bernard Abdul Jabbar Dirawat di RS Usai Ditetapkan Tersangka kasus Ninoy

Judul dipotong karena melebihi 85 karakter
Penjelasan terkait berita hoax Bernard Abdul Jabbar Dirawat di Rumah Sakit Usai Ditetapkan Tersangka & Ditahan Atas Kasus Ninoy
By kabartangsel.com on Kamis, 10 Oktober 2019

Foto Januari 2019. Saat itu Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Cawang, Jakarta Timur. Bernard dirawat karena kelelahan dan ada sedikit pembengkakan di jantung.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

[SALAH] Foto Bernard Abdul Jabbar Dirawat di RS Usai Ditetapkan Tersangka kasus Ninoy

=============================================
Kategori : Konten yang Salah
=============================================

Situs popnesia[dot]com mengunggah sebuah artikel yang diberi judul “Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar Tumbang Dan Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Ditetapkan Tersangka & Ditahan Kasus Ninoy K” dan menyertakan sebuah dimana terlihat Bernard Abdul Jabbar sedang berbaring ditemani 2 orang pria di dekatnya.

Dibawah foto tersebut, ada keterangan sebagai berikut :

“Sekjen 212 Ustaz Bernard Abdul Jabbar disebut mengalami kelelahan dan ada sedikit pembengkakan di jantung, sehingga mengharuskannya dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Cawang, Jakarta Timur.”

Sumber : https://perma.cc/NLU6-QRBJ (Arsip)

[SALAH] Foto Bernard Abdul Jabbar Dirawat di RS Usai Ditetapkan Tersangka kasus Ninoy

=============================================

PENJELASAN

Foto dan keterangan yang digunakan oleh situs tersebut benar adanya. Namun bukan menggambarkan kondisi Bernard Abdul Jabbar saat ini.

Foto tersebut sudah diunggah ke internet sejak Januari 2019. Salah satu yang mengunggah foto tersebut adalah situs detik.com yang sekaligus memberitakan kondisi Bernard Abdul Jabbar yang saat itu menjadi Ketua Panitia Reuni 212.

Ketum PA 212, Slamet Maarif mengatakan saat itu Bernard dirawat di RS PON selama lima hari. Bernard dirawat karena mengalami pembengkakan di jantung.

Kabar mengenai Bernard dirawat di rumah sakit sebelumnya disampaikan oleh Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin. Novel mengatakan setiap harinya kondisi Bernard terus membaik.

Kondisi kesehatan Ketua Panitia Reuni 212 Ustaz Bernad Abdul Jabbar sudah membaik. Bernard pun sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Cawang, Jakarta Timur.

“Alhamdulillah sudah pulang hari ini,” kata Ketum PA 212, Slamet Maarif, lewat pesan singkat, Kamis (10/1/2019) malam.

Sementara itu, terkait pengajuan penangguhan penahanan Bernard ke Polda Metro Jaya, anggota tim hukum Front Pembela Islam, Azis Yanuar, mengatakan bahwa pengajuan penangguhan penahanan tersebut telah diajukan siang tadi.

“Tadi siang sudah kita masukkan sesuai prosedur kepada Kapolda hingga ke tingkat penyidik sudah kita masukan, beserta jaminan dari istrinya,” kata Azis di Polda Metro Jaya, Rabu (9/10).

Azis menuturkan pihaknya juga turut menyertakan bukti bahwa Bernard saat ini dalam kondisi sakit. Menurut Azis, kemarin malam kondisi Bernard bahkan agak pincang dan sulit untuk berbicara.

“Dan memang sedang perawatan dan kami sangat khawatir kalau misalnya penahanan ini dilanjutkan, karena takutnya semakin memburuk,” tutur Azis.

Ia kemudian berkata, “(Penyakitnya) stroke dan diabetes dan kita khawatir terjadi hal-hal yang buruklah seperti itu.”

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Bernard sebagai tersangka kasus penculikan dan penganiayaan terhadap pegiat media sosial, Ninoy Karundeng.

Dalam kasus ini, polisi total telah menetapkan 13 orang tersangka. Dari 13 tersangka itu, 12 di antaranya saat ini menjalani masa penahanan. Polisi menjerat 13 tersangka itu dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 335 KUHP.

[SALAH] Foto Bernard Abdul Jabbar Dirawat di RS Usai Ditetapkan Tersangka kasus Ninoy

[SALAH] Foto Bernard Abdul Jabbar Dirawat di RS Usai Ditetapkan Tersangka kasus Ninoy

REFERENSI :
  1. https://news.detik.com/berita/437848...awat-di-rs-pon
  2. https://news.detik.com/berita/437989...2-sudah-pulang
  3. https://www.bentengsumbar.com/2019/0...a-panitia.html
  4. https://tirto.id/mengenal-pembengkak...reuni-212-dd7c
  5. https://www.cnnindonesia.com/nasiona...it-kasus-ninoy


profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan nadaramadhan20 memberi reputasi
Diubah oleh vasilizaitsev
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Belakangan ini banyak yang mempertanyakan perihal nama Ustadz Bernard Abdul Jabbar, aka Bernardus Doni, Soalnya kedua nama tersebud beda server, yang satu server Arab, satunya lagi server Italia, berikut adalah penjelasannya :

Profil Ustadz Bernard Abdul Jabbar - Mantan Misionaris Yang Masuk Islam

Ustadz Bernard Abdul Jabbar adalah mantan Ketua Panitia Reuni Akbar Mujahid 212, Beliau juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Persaudaraan Alumni 212. Ustadz Bernard Abdul Jabbar merupakan seorang mulalaf yang sebelumnya menganut Katholik Roma.

Dalam kesehariannya, Ustadz Bernard tak henti-hentinya berdakwah menyeru umat Islam untuk melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Beliau meiliki seorang istri tercinta bernama Umi Ririn Kustiningsih.


Biografi
Bernard Abdul Jabbar lahir dengan nama Bernardus Doni di Malang, tahun 1978 dari orang tua yang beragama Katholoik Roma taat. Bernardus Doni dibesarkan dalam keluarga Katholik Roma yang fanatik. Kakeknya adalah seorang romo Katholik, kakak sulungnya adalah seorang biarawati.

Bernardus Doni sudah dididik dalam ajaran Katholik yang disi Masuk Islam plin sangat luar biasa sejak kecil. Setiap hari Sabtu dan Minggu ia diharuskan untuk pergi ke gereja.

Pendidikan dasar dan menengah ia jalani di sekolah Katholik, Kota Malang. Sekolah menengah pertama di SMP Bromeus, Santo Borromeus, dan pendidikan menengah atas ia lanjutkan di sekolah Katholik lainnya.

Saat belajar di Sekolah Katholik, tidak semua pelajar beragama Katholik, ada juga yang ber­agama Islam. Pergaulan lintas agama tersebut membuat Bernardus Doni ikut tertarik mengenal Islam. Ketika melanjutkan studi ke sekolah menengah atas yang masih berwarna Katholik, ia mulai diam-diam belajar agama Islam. Tapi sekadar ingin tahu.

Saat itu banyak orang mengira Bernardus Don beragama Islam, karena ia juga belajar shalat dan ikut berpuasa, padahal ia masih seorang Katholik. Apalagi dirinya akan diorbitkan untuk menjadi misionaris dengan tugas khusus mengkristenkan sebanyak-banyaknya orang Islam.

Sebagai awal tugas resmi memurtadkan, lulus SMA pada tahun 1996 ustadz Bernard muda berangkat ke Jakarta untuk menemui salah seorang pendeta. Untuk tahap awal ustadz Bernard muda diberi penugasan di mall-mall yang banyak remaja Muslimnya.

Dalam melakukan aksinya, Ustaz Bernard muda ditugaskan untuk mengajak remaja-remaja Muslim bersenang-senang lalu dipengaruhi imannya. Ia juga diberi dana yang besar untuk menyenangkan hati targetnya dengan memberi hadiah atau kalau kesulitan mereka akan pinjami uang.

Demi menunjang keilmuannya untuk mengkristenkan umat Islam, ustadz Bernard muda dibekali ilmu tentang keIslaman. Bahkan, ia diberi beasiswa untuk kuliah di jurusan bahasa Arab IKIP Jakarta (sekarang UNJ).

Karena memurtadkan umat Islam adalah tugas rahasia, maka tidak ada orang yang tahu kegiatan dirinya. Bahkan, teman-teman kampus mengira ia adalah orang Islam, karena ustaz Bernard muda sangat cepat menguasai bahasa Arab.

Tidak hanya di UNJ, bahkan untuk tambahan penguasaan ilmu ustadz Bernard muda juga ikut kuliah di LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Bahasa Arab).



Dilanda Keraguan
Saat kuliah, Ustadz Bernard diharuskan membaca banyak buku literatur Islam, tujuannya untuk menguasai ilmu tentang Islam agar mudah meyakinkan orang yang akan dimurtadkan.

Namun harapan bertolak belakang dengan kenyataan, Semakin dirinya mendalami Islam, semakin terbuka pula kedok dan kelemahan agama yang dipeluknya. Di dalam Al-Qur’an sangat tegas sekali dinyatakan bahwa seseorang dinyatakan kafir bila menganggap Tuhan mempunyai anak, dan banyak sekali pertanyyan lain dari Ustadz Bernard dijawab tuntas oleh Al-Qur’an.

Saat itulah Ustadz bernard mulailah mengalami kebimbangan. Padahal saat itu dirinya sudah benar-benar dipercaya baik oleh kalangan gereja maupun kalangan Islam. Bukan itu saja, iapun sempat berdakwah untuk kalangan Islam dan sempat aktif di partai politik berasaskan Islam.

Menurut Ustazd Bernard, Islam telah memberikan ketenangan kepadanya. Islam bukan merupakan ajaran pasif, tapi mengajarkan pemeluknya agar kreatif, mengajarkan pemeluknya agar taat kepada perintah Allah SWT dan menjauhi laranganNya.

Islam ternyata tidak seperti dulu dirinya diajarkan ketika ia Kristen bahwa keselamatan itu hanya ada dalam Kristen, pemeluk Islam itu bagian dari domba-domba sesat yang harus dikembalikan kepada Kristen sebagai juru selamat. Islam agama yang sesat, Nabi Muhammad adalah penulis Al-Qur’an, itu yang selalu dimasukkan ke dalam pikiran uastadz Bernard.

Menurut pengakuannya, Ketika belajar Islam, ternyata jauh berbeda. Islam mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan manusia dan tidak ada pertentangan di dalamnya. Berbahagialah orang yang sudah Islam sejak lahir dan harusnya mereka lebih fokus dalam memahami dan mendalami agama Islam.



Masuk Islam
Saat kegalauan melanda, muncul pertanyaan pada diri Ustadz Bernard, apakah akan mendua terus seperti ini? Mengapa saya tidak bersikap saja dengan tegas?

Akhirnya pada tahun 1999 Ustadz Bernard mengambil sikap, mengakhiri petualangan bersikap mendua itu. Di sebuah masjid di kawasan Klender ia mengikrarkan diri menjadi seorang muslim dengan mengucapkan dua kalimah syahadat dengan nama baru Abdul Jabbar.



Berdakwah
Setelah menjadi seorang Muslim, Ustadz Bernard memilih jalan hidup untuk berdakwah. Ia berdakwah dengan sungguh-sungguh untuk menegakkan kalimah Allah SWT. Ia datangi para pastor, pendeta, dan teman-teman misionaris dulu untuk diajak berdiskusi. Ditelusurinya mereka yang dulu pernah dimurtadkan, ada sebagian yang mau kembali ke Islam, tapi sebagian tidak mau. Itu tentu semua bergantung kepada hidayah Allah SWT. Hiangga kedua orangtuanya serta saudara semua sudah dapat hidayah, menjadi muslim.


sumber
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Crotaftermeting memberi reputasi
Diubah oleh vasilizaitsev
Lihat 4 balasan
Yah kok salah emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh beyoungcarerock
Semoga cpt sembuh.

Yg di arab adem ayemm.....

emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
giliran dipanggil polisi langsung sakit...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
nnalillahi wa inna ilaihi rojiun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post vasilizaitsev
ini katolik atau kristen? sejak kpn orang katolik pny pendeta? terus kakeknya romo? sejak kapan romo boleh kimpoi


emoticon-Malu mualaf abal2 nih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
justausername dan 6 lainnya memberi reputasi
Balasan post vasilizaitsev
Quote:

Romo kan selibat, ini dari membelah diri apa gimana?

Quote:

Di Malang gak ada SMP Borromeus ataupun Bromeus.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan 3 lainnya memberi reputasi
Ane kira trit hansiphoax
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
ternyata kemampuanya cuman segitu
























emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
semoga cepat mati aminn ..... emoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post vasilizaitsev
Quote:

Gw kasih 100 juta kalo bisa ketemu nih sekolah emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan 3 lainnya memberi reputasi
Ada² aja ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:



Mualafnya mungkin bener, tapi beritanya banyak bumbu dan karangan bebas
gue juga belum pernah liat ada gereja katolik di mall, mungkin gue yang kurang jalan-jalan ke mall
dan nggak cuma itu doang, masih ada banyak kebohongan atau keanehan lainnya, cek aja ndiri!
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Crotaftermeting memberi reputasi
Diubah oleh vasilizaitsev
Lihat 1 balasan
Balasan post vasilizaitsev
Mualafnya sih mungkin bener kalo dari nama asli. Dia kan nyaleg kemarin, atas nama Bernardus Doni Yudono.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:


SMP Santo Borromeus
Alamat: Jl. Letjen S Parman No.4, Bancar, Kec. Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53316

emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post mendadakranger
Quote:

Malang itu jawa tengah yak? emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan kakekane.cell memberi reputasi
Lah, jangan2 misinya memang masih berjalan. Dia masih kristen atau katolik atau apalah itu emoticon-Big Grin lalu dia sengaja mualaf buat jelek2in Islam dan akhirnya org2 benci Islam. Wah cerita khayalan yg ujungnya ngeberakin muka sendiri emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan kakekane.cell memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post emiliaw
Quote:


post ane sarkas emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan kakekane.cell memberi reputasi
gembala onta nehemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
vasilizaitsev dan kakekane.cell memberi reputasi
Balasan post fienka
Quote:

Analisa yang menarik
tapi saya lebih tertarik untuk meng anal si Lisa


page one gemboked emoticon-Big Grin
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Diubah oleh vasilizaitsev
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di