alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dekati Akhir Jabatan, Menteri Susi Minta Satu Hal Ini ke Jokowi...
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9ea50ee83c72160d285e4b/dekati-akhir-jabatan-menteri-susi-minta-satu-hal-ini-ke-jokowi

Dekati Akhir Jabatan, Menteri Susi Minta Satu Hal Ini ke Jokowi...

Dekati Akhir Jabatan, Menteri Susi Minta Satu Hal Ini ke Jokowi...

Menjelang akhir masa jabatan dan belum pasti bakal menjabat kembali atau tidak, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertahankan Peraturan Presiden Nomor 44 tahun 2016 dalam rangka menjaga kekayaan laut Indonesia.

"Dalam peraturan itu, investasi asing tidak diperbolehkan di bidang penangkapan ikan, tapi untuk pengolahan, lain-lain boleh. Itu keterbukaan kita," ujar Susi Pudjiastuti di Jakarta, Rabu (9/10).

Ia mengemukakan, harapan dipertahankannya Perpres itu seiring dengan akan diberlakukannya praktik illegal fishing sebagai kejahatan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2020 mendatang.

Saat ini, lanjut dia, pelaku ilegal fishing sedang berupaya keras untuk memperoleh izin legal ke sejumlah negara, salah satunya dengan membeli perusahaan lokal agar bebas menangkap ikan di negara yang dituju, salah satunya Indonesia.

"Pada 2020, tidak boleh ada lagi illegal fishing, sekarang pelaku illegal fishing mencari rumah dengan segala cara, salah satunya masuk ke perusahaan Afrika dengan membeli perusahaan lokal, mereka membeli izin atau perusahaan setempat agar mereka terregister dan legal," katanya.

Ia mengatakan sebagian dari pelaku praktik ilegal fishing juga belum berupaya masuk ke Indonesia. Namun, terhalang dengan Perpres 44 itu.

"Saya berdoa Pak Presiden tidak merevisi Perpres 44, karena itu komitmen untuk menjaga sumber kekayaan laut yang utuh," ucapnya, dikutip Antara.

Indonesia, lanjut dia, harus tetap waspada menyusul rencana-rencana perusahaan asing yang berupaya untuk masuk ke perairan Indonesia, mengingat sumber daya laut yang melimpah ruah.

"Komoditas nomor dua di dunia yang paling banyak diperdagangkan setelah migas, ya ikan, maka itu harus dijaga agar semakin banyak dan produktif," katanya.



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
pencitraan..kl kpk ga dilemahkan pasti masuk yg satu ini, kisahnya mirip kasus luthfi hasan
Quote:


asumsi atau delusi lu tong? emoticon-Ngakak
profile-picture
manbrotheking memberi reputasi
Quote:


Laporkan gan, jgn curhat dimari emoticon-Ngakak
profile-picture
manbrotheking memberi reputasi
Saya berdoa Pak Presiden tidak merevisi Perpres 44, karena itu komitmen untuk menjaga sumber kekayaan laut yang utuh," ucapnya, dikutip Antara.

Amiin...bu susi
emoticon-2 Jempol
Bu Susi emoticon-2 Jempol
Beliau orang biasa yg mempunyai kontribusi besar dalam pemerintahan 2014-2019
Semoga bisa dilanjutkan lagi
Semoga harapannya terkabul
Menteri perempuan era JKW, kecuali rini & puan, yg lain layak buat dilanjutkan ke kabinet periode 2..
profile-picture
manbrotheking memberi reputasi
Minta jomblo2 tukang coli..

Dekati Akhir Jabatan, Menteri Susi Minta Satu Hal Ini ke Jokowi...
kasian susi, mentan, dll.

ngurus dari bawah biar naikin kualitas dan kuantatias, kesejahaterang, kelestarian dan perlindungan.

eh menteri anu hobinya give away impor.

dan alasannya "kualitas dan kuantitas produk kita kurang"

ya gimana mau berubah kualitas dan kuantitasnya, kalau tiap ada perubahan tp dikit dikit impor.

emoticon-Ngakak

btw gw ngutip jaksa agung yg kelak jd supervisi KPK

"lelang sudah resmi dan sesuai aturan, KALAU KAPAL NY MELANGGAR YA TINGGAL PEMERINTAH TANGKAP LAGI"

jd jgn heran kenapa di tenggalamkan, krn banyak OKNUM di pelelangan.

eh tp protes kalau ditenggelamin katanya mubazir, bs dimanfaatin dlm.

tambahan lagi menko maritim, bibit lobster gapapa katanya.

emoticon-Ngakak
Diubah oleh KuwuRT
Quote:


org item aja ngiler dgn kekayaan ikan kita,
kok kita sendiri gak ngiler ??

emoticon-Bingung
kirain minta link bokep


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di