alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Debat Perppu KPK, Arteria Dahlan Tunjuk-tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9e722da2d1956e6001bc80/debat-perppu-kpk-arteria-dahlan-tunjuk-tunjuk-dan-sebut-emil-salim-sesat

Debat Perppu KPK, Arteria Dahlan Tunjuk-tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat

Debat Perppu KPK, Arteria Dahlan Tunjuk-tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat

Politikus PDIP Arteria Dahlan adu argumen dengan ekonom Emil Salim terkait Perppu KPK. Arteria sampai menunjuk-nunjuk dan menyebut Emil sesat.

Debat Arteria dan Emil itu tersaji dalam program Mata Najwa episode Ragu-ragu Perpu seperti dilihat detikcom dalam akun Twitter @TRANS7, Kamis (10/10/2019). Arteria awalnya bicara soal publik yang terhipnotis dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

"Publik ini nggak tahu, publik ini terhipnotis dengan OTT, OTT. Seolah-olah itu hebat, padahal janji-janjinya KPK banyak sekali di hadapan DPR yang sama sekali kita katakan sepuluh persen pun belum tercapai hingga saat ini," kata Arteria.

Pernyataan Arteria itu kemudian dibalas Emil. Mantan menteri era Presiden Soeharto itu menyinggung soal ketua partai yang terjerat kasus di KPK.

"Apa semua ketua partai masuk penjara, apa itu tidak bukti keberhasilan KPK?" ujar Emil disambut sorak penonton.

Menurut Arteria, penangkapan ketua partai itu hanya sebagian kecil dari kerja KPK. Arteria menyoroti sejumlah hal mulai dari monitoring hingga pencegahan.

"Nggak itu sebagian kecil Prof. Prof, gini loh, Prof dengan segala hormat saya sama profesor profesor bacalah tugas fungsi kewenangan KPK, tidak hanya melakukan penindakan tapi bagaimana pencegahan. Bagaimana penindakannya, bagaimana juga supervisi, monitoring ini dan koordinasi ini tidak dikerjakan Prof, tolong jangan dibantah dulu Prof," terang Arteria.

Baca juga: Sukmawati Ingin KPK Diperkuat: Agar Bisa Usut Korupsi Kroni Soeharto


Arteria kemudian bicara panjang lebar mengenai alasan pembentukan dewan pengawas. Dia juga menyinggung soal KPK gadungan.

Setelah itu, dia bicara mengenai sejumlah kasus di Sumatera Barat. Kasus itu menurut Arteria nggak pernah diangkat.

"Di Sumatera Barat, saya buktikan lagi, ini ada kasus Rp 6 triliun, dana bencana kemudian juga masalah KONI, kemudian juga masalah pasar, enggak pernah diangkat, kenapa dicek lagi apakah ada serah terima penyerahan kebun sawit, motor-motor besar, siapa yang menerimanya tanyakan sama beliau?" ujarnya.

"Ingin saya katakan inilah yang ingin kita coba, kita hargai capaian-capaian KPK Prof, tapi tidak boleh menutup mata kalau memang harus ada pembenahan terhadap KPK," sambung Arteria.



Emil Salim lantas mengatakan bahwa ada kewajiban dalam UU KPK untuk menyampaikan laporan. Arteria menepis hal tersebut.

"Nggak pernah dikerjakan Prof. Prof tahu nggak?" kata Arteria sambil membetulkan posisi duduknya. Arteria tampak setengah berdiri sembari menghadap ke arah Emil.

"Tiap tahun menyampaikan laporan," ujar Emil.

"Mana Prof, saya di DPR, Prof. Nggak boleh begitu Prof, saya yang di DPR saya yang tahu, mana, Prof sesat, ini namanya sesat," kata Arteria memotong pernyataan Emil dengan menunjuk-nunjuk ke arah Emil.

Perdebatan Arteria dengan Emil Salim tak berhenti di situ. Di segmen lain, Arteria terlibat perdebatan soal demokrasi, pemilihan dan korupsi.

"Jadi yang jadi soal Bung. Ada credibility gap, Bung yang dipilih, yang menjadi persoalan itu apa cara memilih itu bebas dari korupsi," kata Emil.

"Iya lah," ujar Arteria.

Saat Emil berniat melanjutkan pernyataannya, Arteria kembali menyela.

"Ada buku Bung...," ujar Emil.

"Jangan...Prof nanya saya bebas korupsi atau tidak, saya yakin. Jangan digeneralisir, Anda bisa jadi menteri karena proses politik di DPR, Pak jangan salah," ujar Arteria yang awalnya duduk bersender kemudian badannya dimajukan sambil menunjuk Emil. Suaranya meninggi.

"Kasih contoh, Pak ke generasi muda kita, bernegara dengan baik, beradab dengan baik dan beretika dengan baik," sambung Emil.



Emil lalu melanjutkan pernyataannya soal demokrasi. Lagi-lagi Arteria memotongnya. Emil meninggikan suaranya sambil membantingkan tangannya ke bawah. Emil meminta Arteria diam.

"Persoalan adalah bahwa demokrasi kita ada laporan bahwa ada buku namanya demo," ujar Emil.

"Tapi jangan digeneralisir," sela Arteria.

"Dengar dulu," tegas Emil.

Emil lalu menyinggung soal demokrasi dan pemilihan di Indonesia. Arteria sempat menyela pernyataan Emil namun pembawa acara Najwa Shihab menghentikan segmen tersebut.

"...Seluruh yang terjadi penangkapan dari KPK adalah politisi yang dipilih jadi persoalannya adalah pemilihan kita, yang kita jalankan belum tentu kredibel, itu menjadi persoalan, jadi bung bangga saya dipilih, tapi apa betul dipilih secara betul, berapa ongkos yang dikeluarkan, dari mana...." ujar Emil.


Sumur: https://m.detik.com/news/berita/d-47...sesat?single=1

Waduuh,,profesor dibilang sesat..
Yoweslah namanya jg debat..emoticon-Traveller
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 10
Quote:


Yo wes lah yen ngono
profile-picture
uratkumbang memberi reputasi
songong bgt...si partai gudang koruptor ini!! emoticon-fuck

profile-picture
profile-picture
profile-picture
opfor dan 4 lainnya memberi reputasi
Arteria emang sampah ini, kemarin waktu rapat dengar pendapat dgn KPK tahun 2018, dia ngamuk gara gara ga dipanggil yg terhormat. Parah ini arteria, etika nya nol besar, merasa paling hebat ni orang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
opfor dan 4 lainnya memberi reputasi
memang benar cacat logika revisi kpk dan inisiatornya serta pendukungnya

emoticon-Wakaka

ampe di kaskus cara debat buzzer pro KPK nya sama, gbs berargumen soal isi dan subtansi revisi kpk kalau ga di alihkan ke pengagalan pelantikan ya insult kaya artoria dagelan, atau nuduh tanpa dasar kaya wasington pasarbaru

emoticon-Ngakak

jadi logika MaHA BACOT

"bermasalah harus di revisi, penegak hukum lain berdasar BPK lebih baik, anggota dewan korup dan malas cuma framing"

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
opfor dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KuwuRT
Mending siram teh seklian, biar dipuja nasbuangsat
Lihat 5 balasan
lagi2 ulah pemakan emoticon-babi
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
Lihat 2 balasan
etikanya 0 tuh org
g heran sih rata2 gerombolannya g punya etika
emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 2 lainnya memberi reputasi
namanya juga . . . jagain periuk nasi . . .
profile-picture
profile-picture
ntapzzz dan uratkumbang memberi reputasi
Emil Salim bicara tentang pemberantasan korupsi di mana beliau itu mantan menteri orba dan anggota mafia berkeley, ibarat kata buruk muka cermin dibelah....😁
profile-picture
profile-picture
profile-picture
opfor dan 9 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Sudah ada 2 ekor monyet diatas yg belain arteria, ayo siapa lagi yg menyusul emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agusdwikarna dan 4 lainnya memberi reputasi
Parah bener arteria kayak mo ngamuk ngamuk gak jelas padahal lawan debatnya kakek kakek. Kagak bisa yang normal aja jelasin kelebihannya revisi bukan malah mabok. Alasan cuman dipindahkan doang bukan kebaikan terlebih malah kagak jelas dipindahkan nya jadi gimana dan sebelumnya gimana smh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan 3 lainnya memberi reputasi
ndak heran sih anggota moncong kaya gini emoticon-Hammer (S)
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
etika 0, bacot nomer #1
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan ntapzzz memberi reputasi
Balasan post beughjiah
Quote:


nah ini contoh salah satu yang setuju kalau anggota dewan malas dan korup cuma framing.

emoticon-Ngakak

jadi anggita dewan berhak ya karena menurut mereka korups dan malas cuma framing

emoticon-Ngakak
profile-picture
ntapzzz memberi reputasi
Balasan post p.star7
Quote:


nah kalau ini bukan kaya artoria maupun wasington.

tp lebih ke fuckri, bahasnya perpu tapi malah bandangin yang lain.
profile-picture
ntapzzz memberi reputasi
biar dapat bonus dari kaka pembina monggo pro revisi kpk bisa di pajang di kamar masing masing

Debat Perppu KPK, Arteria Dahlan Tunjuk-tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan ntapzzz memberi reputasi
coba cek seluruh anggota DPR berapa biaya pemilihannya ? pasti satupun ngak ada berani jawab jujur di media , yg pasti bukan angka yg kecil , jadi inilah pemicu banyaknya anggota dpr tersangkut kasus korupsi .
profile-picture
profile-picture
profile-picture
novembermann dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Quote:


Arteria itu di lingkaran kekuasaan PSSI, gimana PSSI setiap ngambil stetmen dungunya itu gak ketulungan, ini orang masuk komite gak tau kerjaanya macam mana yg ada PSSI semakin downgrade, apalagi klo DPR JUGA diurus ini orang.
profile-picture
profile-picture
novembermann dan roninthirst memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post dsturridge15
Quote:


pantas hasil produknya lucu, mau ott kok gelar perkara dulu.

ntar kerja komisioner kpk yg baru jgn jgn kek PSSI

emoticon-Ngakak
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
Diubah oleh KuwuRT
Ekonom tp kagakngarti tentang utilitarianisme
Apalagi ktika berkutat dengan dunia politik
Sorry, gue cmn anggap dia menang di gelar doank gak lebih
profile-picture
profile-picture
roninthirst dan slider88 memberi reputasi
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di