alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Sports / ... / Berita Olahraga /
Penampilan Buruk MU Terancam Kehilangan Sponsor
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9dd1fa28c991558b328cf0/penampilan-buruk-mu-terancam-kehilangan-sponsor

Penampilan Buruk MU Terancam Kehilangan Sponsor

Penampilan buruk membuat Manchester United terancam gagal ke Liga Champions lagi. Red Devils juga terancam hilang Rp 346,2 miliar dari sponsor.

Penampilan Buruk MU Terancam Kehilangan Sponsor



MU sekarang menjadi bulan-bulanan karena kinerja buruknya. Tim Ole Gunnar Solskjaer hanya menang 4 kali dari 11 pertandingan perdana di semua kompetisi di musim 2019/2020.

Khusus di Liga Premier, Paul Pogba dan rekan-rekan baru berhasil 2 kali menang dengan kekalahan dan hasil imbang tiga kali masing-masing. Sementara MU terjebak di peringkat 12 klasemen Liga Premier Inggris dengan mengumpulkan 9 poin, 15 poin di belakang Liverpool di posisi pertama.

Situasi itu, terlepas dari musim masih panjang, meninggalkan kekhawatiran akan kelolosan MU ke kompetisi Eropa musim depan.

Musim lalu, Manchester United hanya berakhir di peringkat enam Liga Premier sehingga hanya mucul di Liga Europa musim 2019/2020. Sekarang, penampilan yang buruk akan membuat MU terancam berhenti lolos ke Liga Champions selama dua musim berturut-turut.

Jika demikian, MU akan kehilangan dana sponsor senilai 20 juta poundsterling atau sekitar Rp 346.200.000.000. Angka ini di ambil dari kesepakatan dengan Adidas.

Diketahui, Adidas menjadi sponsor utama Manchester United dengan nilai kontrak 750 juta poundsterling atau hampir Rp 13 triliun untuk jangka waktu 10 tahun dari musim 2015/2016.

Adidas per tahunnya akan membayar 75 juta pound untuk Manchester United. Namun, produsen pakaian olahraga terkemuka memotong dana tahunan sebesar 30% jika Manchester United gagal lolos ke Liga Champions dua musim berturut-turut. Perjanjian tersebut adalah klausul di kedua sisi.

Liga Champions penting untuk dompet MU. Pada musim 2016/2017, ketika mereka berhenti tampil di liga ini, pendapatan mereka telah berkurang drastis.

"Hasil keuangan kami untuk kuartal ini mencerminkan dampak dari tidak berpartisipasi kami di Liga Champions," ungkapnya Direktur Eksekutif Ed Woodward.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di