alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Gagasan 1 RW 1 Koperasi untuk Penguatan Ekonomi Rakyat, Bustan Siap Bantu Jokowi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9da2018012ae4be82304d0/gagasan-1-rw-1-koperasi-untuk-penguatan-ekonomi-rakyat-bustan-siap-bantu-jokowi

Gagasan 1 RW 1 Koperasi untuk Penguatan Ekonomi Rakyat, Bustan Siap Bantu Jokowi

H. Bustan Pinrang. Foto: Istimewa.

Jakarta – H. Bustan Pinrang Direktur Utama PT Mall Pinrang Sejahtera mencuat menjadi salah satu sosok yang digadang-gadang layak menduduki jabatan menteri dalam kabinet Presiden Joko Widodo periode ke-2 atau Kabinet Indonesia Kerja (KIK) jilid II. Hal ini seiring dengan niat Jokowi untuk mengangkat menteri dari kalangan yang memang ahli dibidangnya.

Bak gayung bersambut, H. Bustan Pinrang, pakar koperasi dan ekonomi kerakyatan ini mengaku siap mengabdi secara totalitas untuk menyempurnakan perekonomian masyarakat Indonesia hingga level bawah. Salah satu gagasannya milenialnya adalah akan meluncurkan program 1 RW 1 Koperasi di tiap desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Kalau perlu kita adakan program satu RW satu Koperasi dalam menerapkan gerakan satu juta koperasi. Ini penting karena sesuai amanat Bung Karno dan Bung Hatta bahwa koperasi harus ditingkatkan,“ terang H. Bustan Pinrang saat ditemui media ini, Senin (7/10).

Bustan menambahkan, penerapan ‘Gerakan 1 Juta Koperasi dan UMKM untuk titik tekannya adalah menguatkan Pondasi Bangsa Indonesia dalam Pembangunan Ekonomi Nasional’.

“Untuk itu kami berharap semua pihak bersatu membangun Indonesia,“ imbuhnya menjelaskan.

Terkait dengan banyaknya dukungan dari kalangan relawan terhadap sosok Bustan Pinrang agar bisa mengisi kabinet Jokowi jilid dua ini, diyakini akan mampu menumbuh suburkan perekonomian warga melalui pendekatan Koperasi dan UKM.

Sementara Bustan sendiri tidak menampik derasnya dukungan dari para relawan Jokowi bisa masuk dalam kabinet kerja periode kedua. Bustan yang memiliki segudang pengalaman bidang koperasi dan UKM ini sangat optimis, bisa membangun perkoperasian di tanah air akan berkembang pesat dengan konsep yang dimilikinya, yakni program satu juta koperasi.

Bustan juga melihat realisasi koperasi di daerah masih perlu diberdayakan karena penyuluhan belum dilakukan secara maksimal.

“Kita melihat dinas-dinas di daerah (Dinas Koperasi, Red) masih perlu diberdayakan lagi karena anggaran mereka yang terbatas hingga menyebabkan penyuluhan tidak maksimal”.

Langkah Kongkrit yang pertamakali dilakukan, jika Bustan dipercaya Presiden menjadi Menteri Koperasi akan melakukan pembinaan langsung ke Dinas Koperasi di Daerah.

“Kita akan lakukan pembinaan langsung ke Dinas Koperasi di daerah untuk melakukan penyuluhan langsung kebawah. Kedepan harus ada laporan yang jelas mengenai koperasi yang ada. Ibarat anak, perlu kita tengok bagaimana nasibnya. Kalau memang berkembang buatkan laporan dan kalau sebaliknya kita ciptakan solusinya,“ tutup Bustan pria asal Pinrang Sulawesi Selatan ini. (red)

Sumber: indepnews.com
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
iuran sampah aja susah mo bikin koprasi, agak pesimis gw..
Gagasan 1 RW 1 Koperasi untuk Penguatan Ekonomi Rakyat, Bustan Siap Bantu Jokowi


Belajar dari pengalaman orba saja.

Pertama : KUD itu idenya bagus dan mulia, tapi kalau dalam pelaksanaannya peranan pemerintah jadi terlalu dominan ya KUD-KUD bisa menjadi terhambat kreativitas-nya.

Business is business, intervensi dan regulasi-nya jangan kontradiktif.

Kedua : Rule no 1 berhasil atau tidaknya koperasi : keunggulan Komparatif Koperasi.
Hal tersebut dapat dilihat dalam kemampuan Koperasi berkompetensi memberikan pelayanan kepada anggota dan dalam usahanya tetap hidup bertahan /survive dan berkembang dalam melaksanakan usaha. Pengalaman Empiris di Manca Begara dan di Negeri kita sendiri menunjukkan bahwa struktur pasar dari usaha Koperasi mempengaruhi Performance Koperasi.

Pemerintah gak usah bikin hal baru yang harus terkesan orisinil, tinggal copas saja dari Konsep KUD jaman Orba, terapkan dengan semangat membangun ekonomi lemah, jadikan pelaku ekonomi partisan menjadi bagian integral kemajuan ekonomi NKRI.

Salam.emoticon-thumbsup

Catatan:
1. Kelebihan koperasi di Indonesia, Hal-hal yang menjadi kelebihan koperasi di Indonesia adalah:
a. Bersifat terbuka dan sukarela.
b. Besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib tidak memberatkan anggota.
c. Setiap anggota memiliki hak suara yang sama, bukan berdasarkan besarnya modal
d. Bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota dan bukan sematamata mencari keuntungan.

2. Kelemahan koperasi di Indonesia, Hal-hal yang menjadi kelemahan koperasi di Indonesia adalah:
a. Koperasi sulit berkembang karena modal terbatas.
b. Kurang cakapnya pengurus dalam mengelola koperasi.
c. Pengurus kadang-kadang tidak jujur.
d. Kurangnya kerja sama antara pengurus, pengawas dan anggotanya.
Bumdes + Koperasi adalah pondasi untuk maju dimulai dari desa, tapi SDMnya mampu gak? emoticon-Ngacir
Quote:


Koperasi itu didesign sangat dinamis, dr pengelolaan sangat sederhana hingga sangat rumit bisa.
dr akutansi bakul pasar sampek macam perbankan sangat bisa.
Artinya koperasi sangat mungkin diaplikasikan dlm berbagai sektor.
Secara kelembagaan pun koperasi di design sangat dinamis dan efektif, apa yg dibutuhkan itu yg dikerjakan
Masalah yg ane lihat itu terkait politikal will negara, mau kembangkan ekonomi kerakyatan yg demokratis atau tidak.
Menjadikan koperasi yg disebut sebgai soko guru ekonomi sebagai anak kandung, anak emas atau anak tiri atau ekstrim lagi anak haram.

Politik negara saat ini dibutuhkan untk memfasilitasi koperasi dalam pertarungan libralisme ekonomi.

Kadang ane heran ada bank yg baru punya bank laut (atau apung ane lupa istilahnya) udah jd headline nasional. Koperasi rakyat terjun dihutan2, bahkan di daerah yg tak terbayangkan koperasi hadir jauh..
Nengok koperasi sekarang ane miris..
emoticon-Mewekemoticon-Mewekemoticon-Mewek
Lihat 1 balasan
Balasan post waycurup
Quote:


Yup 100 persen setuju mengenai seberapa jauh aplikasi koperasi ini bisa jalan.

Sekedar sharing.
Saya dulu di kantor kebetulan ikutan bikin small koperasi, karena anggotanya semua karyawan kita bagi 2 mengenai placement pendanaan. Say tiap anggota setor 20juta p.a x 200 anggota = 4milyar p.a. 2 milyar untuk simpan pinjam dan ops , sisa placement. Gaji khusus untuk 1 admin keuangan (bukan karyawan), pengawas dan pengurus.
1. Placement di dana panjang semacam investasi dengan yield %
2. Placement di dana pendek semacam simpan pinjam sederhana dengan % juga (rate dibawah bank rate)

Prinsip dibikin kita harus bisa untung bersama-sama, tiap mau placement rame2 kumpul semua anggota (200 harus hadir wkwk emoticon-Big Grin). Sesimple itu aja.

Thank God, karena background-nya sama eg Karyawan, rutinitas setoran pokok dan rutin itu bisa jalan dan tanpa kendala. Kalau belum kebagian jatah pinjaman, ya biasa nunggu antrian emoticon-Big Grin (dulu2 an daftar dan diseleksi/rating oleh pengurus)

Kalau bicara Indonesia. sok keminternya ..hehehe mohon dimaklumkan ya emoticon-Big Grin

1. Orientasi koperasi di Indonesia masih kekeluargaan yang eweuh pakewuhnya kebanyakan, Masih berfikir ga untung gak apa-apa. Ini dia yang jadi penyakit. Koperasi itu harus untung. Kalau ga untung ngapain ngumpul wkkw emoticon-Big Grin
2. Koperasi kita masih bersifat konsumtif bukan produktif. Misal koperasi perikanan, saya suspect dana yang dialirkan itu lebih banyak kebutuhan harian/konsumtif anggota, bukan dibelikan jala baru, mesin baru dst. Mungkin agan bisa share mengenai data historik dari Dekopin kita dulu.
3. Koperasi kita anggota-nya disparitas pendidikannya kejauhan dengan pengurus, sehingga gampang tertipu oleh pengurus-nya. Banyak contoh kasus dimana pengurus-nya rebutan untuk menjadi ketua dengan gaji /politik sebagai obyek rebutannya. Belum masalah tipu2 laporan keuangan dll
4. Peranan pemerintah itu sebenarnya di regulasi dan pendanaan. Khusus regulasi/pendanaan : kita masih ada kendala di keputusan MK yang tidak membolehkan Koperasi tumbuh menjadi Korporasi (Pembatalan Undang-undang Koperasi No 25/1992 menjadi Undang-undang No 17/2012)...sehingga masalah pendanaan masih akan tetap menjadi problem. Karena kalau pendanaannya direct dari APBN sudah pasti akan
menjadi bulan-bulanan politikus di DPRD/DPR. Seandainya pemerintah bisa memperjuangkan perubahan ini mungkin masih ada harapan (ini Political Will hehe) .

Yah mungkin ini hal-hal yang menjadikan koperasi di NKRI selalu kecil dan tidak signifikan dalam perekonomian kita, dan jangan lupa tetap bikin koperasi dimanapun anda berada..gak ada ruginya kok....hehe emoticon-Smilie


Monggo ditambahin , terimakasih atas perhatiannya.

Salam.emoticon-thumbsup
Diubah oleh Jazed


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di