alexa-tracking
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9d9985c82084194a4489d1/hiking-arjuna-2017

hiking arjuna 2017

<p>Hai gaess jumpa lagi dalam blogku kali ini aku akan menceritakan pengalamanku pada saat naik gunung Welirang dan Arjuna. Yah pada awalnya sebenarnya aku cuma mau naik gunung Welirang saja gaess. Karena saya sehabis naik gunung Buthak 2868 mdpl jadi pikir saya kenaikan mdpl nya tidak terlalu banyak jadi tidak akan terlalu kaget gaess. Ketinggian Wirang dan Arhuna adalah 3156Mdpl dan 3338 mdpl. Sebelum naik gunung saya biasanya mensurvey dulu gunung mana yang paling sesuai dengan kemampuan saya untuk didaki. Jadi saya ingin pergi ke gunung kembar 1 dan 2 atau Welirang Arjuno.
Saya agak bingung karena di review blog tracknya cukup berat. Puji Tuhan saya sudah latihan fisik seperti jalan bersepeda dan senam. Akhirnya saya memilih untuk pergi ke Welirang. Oh ya gaess jadi setelah aku naik gunung aku selalu senang bercerita kepada semua orang mengenai pengalamanku karena saya sangat senang menceritakan pengalamanku yang menyenangkan dan berbagu cerita. Dan tentunya saya merasa sangat antusiad ketika menceritakannya. Sehari sebelumnya aku persiapan perlengkapan pendakian. Kemudian pagi pagi saya berangkat ke Terminal Bungurasih dengan ojek online. Sesampai di Terminal Bungurasih saya mencari bus jurusan Malang. Akan tetapi kali ini saya turun di terminal pandaan.saya menunggu colt putih yang akan turun ke tretes gaess . Karena menunggu colt masih lama akhirnya saya makan di warung di terminal. Tak lama kemudian colt putih berangkat ke Tretes. Sampai di tretes saya jalan kaki sampai ke pos pet bocor. Ternyata jalannya lama juga gaes sekitar 1km.
Sambil jalan aku selalu melihat kanan kiri saya melihat pepohonan timbuhan dan satwa hutan. Tidak terasa saya sampai di pis pet bocor dan melakukan pendaftaran. Ada papan untuk selalu berhati dalam melakukan pendakian. Puncak adalah bonus. saya melanjutkan perjalanan saya. Rute welirang berbatu dan berkelok. Saya bertanya tanya mengapa jalan ke welirang inu batu batunya tertata rapi apakah sengaja ditata atau terbentuk secara alami. Oh ya gaess jadi dalam perjalanan dari pet bocor sampai ke kop kopan saya bertemu dengan pendaki dari jakarta . Jadi mereka membantu membawakan tas carrier saya yang sangat berat. Saya berjuang menaklukkan track yang sangat berat untuk sampai ke kop kopan .
Selain track yang amazing pemandangannya sangat indah. Sepanjang track kita bisa melihat pandangan kota pandaan dan gunung penanggungan. Akhirnya setelah sekian lama menanjak akhirnya saya sampai di kop kopan . Saya bertemu dengan pendaki lain yang adalah mahasiswa dari Surabaya (unair) juga dan ada juga mahasiswa pertukaran pelajar Asean saya mendirikan tenda dan masak untuk mengatasi lapar saya yang menderu deru saya akhirnya berkenalan dengan para mahasiswa tersebut juga dengan pendaki lain . Bulan september adalah musim pendakian karena musim kemarau akan tetali tidak terlalu panas. Saya istirahat pada malam hari dan pada pagi hari saya berangkat duluan karena saya lambat jalannya. Tak lama kemudian ada jeep pengambil belerang lewat. Saya ijin menumpang dan pendaki mahasiswa juga naik jeep sampai pondokan. Rasanya seperti off road dan kami harus berpegangan erat erat dengan pegangan di jeep gaes.kami melihat banyak pendaki lain yang berjuang sampai pondokan gaes . Salud gaess.
Akhirnya kami sampai di pondokan dan saya mau ke welirang dengan pendaki dari surabaya akan tetapi bukan mahasiswa tadi. Pendaki mahasiswa sudah mau turun gaess karena mereka harus mengejar jadwal kuliah. Ya dan mereka pendaki dari Surabaua berjalan dengan sangat gaess. Yang saya ingat saya melihat tumbuh - tumbuhan yang hidup diatas 3000 Mdpl gaess. Kemudian ada lapangan juga.Akhurnya kami sampai di pondokan gaess dengan para pendaki dari Surabaya . Yah gaess mereka berjalan dengan sangat cepat gaess. Yang saya lihat saya melihat tumbuh – tumbuhan di atas 3000 Mdpl. Saya ingat ada lapangan luas yang tidak bernama.
Disitu ada edelweiss dan berbagai tumbuhan yang indah. DI atas ketinggian 3000 Mdpl saya harus mengatur nafas saya karena semakin tingga oksigen akan semikin berkurang .
Waktu berada di atas saya sempat merasa pusing akhirnya oleh teman saya disarankan untuk mengatur nafas. Saya melewati rerimbunan pohon di jalan yang datar dan kami menjumpai gua dan jurang yang sangat dalam . Untuk mengurangi efek dingin jaket saya pakai di dalam sedangkan jas hujan plastik di pakai di luar untuk menghalau angin dingin gaess.
Saya ingat juga waktu menuju welirang saya melewati jalan setapak melingkar dimana di seblah kiri adalah jurang. Sepertinya jurang itu adalah jalan meuju gunung kembar 1 dan 2. Benar-benar pemandangan yang eksotis dan menegangkan.
Bagi seorang pendaki jalan rata adalah bonus karena setelah sekian lama menghadapai jalan yang menanjak dengan bawaan tas carrier. Setelah jalan setapak melingkar akhirnya kami menemui medan berkerikil. Berarti sudah dekat dengan puncak. Akan tetapi kami sempat salah jalan. Kami kira kami sudah sampai di puncak ternyata bukit lainnya.
Nampak dari bebatuan mengepul asap belerang. Puji Tuhan akhirnya kami sampai di puncak welirang kira kira 17.30 . Selama perjalanan saya banyak sekali berbicara. Setelah berfoto ria diatas puncak kami turun ke bawah. Saya bertemu dengan pendaki dari Jakarta yang membawakan tas carrier saya di kop koppan. Teman nya tidak ikut summit karena istirahat. Kira kira jam 9 malam kami sampai di pondokan dan beristirahat mendirikan tenda. Saya sebenarnya masih bersemangat dan ingin melanjutkan mendaki Arjuna. Akan tetapi teman teman saya harus pulang ke Surabaya esok harinya, pada malam hari saya istirahat dan aklimatisasi .
Kaki saya sangat capek dan badan menggigil karena aklimatisasi. Saya berdoa agar besok sudah kuat untuk ke gunung arjuno. Waktu di lembah kidang saya bertemu dengan pendaki lainnya yang larinya sangat cepat akan tetapi saya tidak bisa mengikutinya. Saya berjalan pelan –pelan. Lembah kidang adalah lembah yang sangat indah. Salah satu savana terindah yang saya lihat setelah savana di gunung buthak. Ada dua tingkat savana lembah kidang.
Konon dahulu hidup rusa di lembah kidang. Akan tetapi karena perburuan liar populasi rusa menjadi musnah. Pada waktu di lembah kidang saya ingat hari minggu pukul 9 cuaca cukup panas dan matahari mnenyengat. Ya perjalanan di lembah kidang tersebut adalah tantangan tersendiri bagi saya dan saya harus kuat. Track antara pondokan sangat berat dan jauh sehingga saya harus melakukan perhitungan waktu yang teppat. Ada beberapa track yang berbahya yaitu track diatas batu batu di lembah kidang ada jurang yang sempit dan dalam.
Anda harus hati - hati ketika melewati tempat tersebut gaes. Di lokasi sebelum jurang tadi ada batu batu purbakala yang sangat besar. Mungkin flinstone pernah hidup di jaman tersebut tentunya di Negara lain. Akhirnya saya melewati Watu Gede naik lagi melewati batu batu besar yang harus dipanjat . itu adalah salah satu track yang menantang karena saya seperti melakukan panjat tebing. Disana saya bertemu pendaki lain perempuan perempuan perkasa. Setelah track batu batu saya menjumpai jalan datar. Disitu saya sempat melihat hujan es dan melihat edelweiss dimana mana. Mungkin tenaga saya masih banyak karena tidak melewati tanjakan asu sehingga tenaga saya masih banyak. Setelah melewati lembah dieng saya ke puncak bayangan 1.
Hari itu cuaca berkabut dan saya masih ingin melanjutkan perjalanan akan tetapi saya disuruh turun karena berbahaya melanjutkan perjalanan dalam keadaan kabut. Saya menuruti peringatan orang tersebut. Dengan bantuan orang tersebut saya turun dan juga bersama dengan pendaki perempuan. Pada saat turun saya sudah cukup lelah sehingga jalan nya menjadi lambat . Ada banyak sekali anak muda akan tetapi mereka cepat sekali jalannya. Saya sekuat tenaga turun ke pondokan di tengah kegelapan dengan senter,
Untung saat itu malam hari sehingga tidak terlalu capek. AKhirnya saya sampai pondokan. Besoknya saya pulang turun ke kop kopan dan turun ke pet bocor dan sampai ke tretes. Dari tretes saya naik ojek ke terminal pandaan mencari bus ke Surabaya. Puji Tuhan saya sampai di rumah pada tengah malam naik ojek. Badan saya sudah sangat lelah dan mengantuk . Akan tetapi pendakian ini menjadi pengalaman yang berharga yang tidak terlupakan seumur hidup saya.</p>
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di