alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
BREAKING! Jokowi Wajibkan Pejabat Gunakan Bahasa Indonesia Dalam Pidato Luar Negeri
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9d8ddfe83c722047110bb1/breaking-jokowi-wajibkan-pejabat-gunakan-bahasa-indonesia-dalam-pidato-luar-negeri

BREAKING! Jokowi Wajibkan Pejabat Gunakan Bahasa Indonesia Dalam Pidato Luar Negeri

Jakarta - Pejabat negara baik itu presiden, wakil presiden, maupun kalangan menteri diwajibkan menggunakan bahasa Indonesia dalam pidato resmi di dalam atau di luar negeri.

Kewajiban tersebut seiring dengan ditandatanganinya Peraturan Presiden Nomor 63/2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Payung hukum tersebut diteken Jokowi pada 30 September 2019 lalu.

"Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri," bunyi Pasal 5, dikutip dari beleid perpres tersebut, Rabu (9/10/2019).

Perpres ini dikeluarkan dengan pertimbangan bahwa dalam aturan sebelumnya belum mengatur secara teknis penggunaan Bahasa Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam pasal 40 UU Nomor 24 Tahun 2019.

Adapun aturan yang dimaksud adalah Perpres Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pidato Resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden serta Pejabat Negara lainnya, dikutip dari beleid aturan tersebut.

Dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2019, disebutkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia harus memenuhi kriteria yang baik dan benar, sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Perpres ini juga menyebutkan, Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam dokumen resmi negara.

"Paling sedikit meliputi surat keputusan, surat berharga, ijazah, surat keterangan, surat identitas diri, akta jual beli, surat perjanjian, dan putusan pengadilan,"

Selain itu, dalam perpres ini juga ditegaskan penyampaian pidato resmi presiden atau wakil presiden pada forum nasional dan forum internasional yang diselenggarakan di dalam negeri dilakukan dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

"Pemerintah memberikan perlakuan yang sama dalam penggunaan bahasa terhadap kepala negara atau kepala pemerintahan, wakil kepala negara atau wakil kepala pemerintahan, sekretaris jenderal Perserikatan BangsaBangsa, dan/atau pimpinan tertinggi organisasi internasional yang melakukan kunjungan resmi ke Indonesia berdasarkan asas kedaulatan negara, asas resiprositas, dan kebiasaan internasional," bunyi Pasal 9 Perpres tersebut.

Sementara itu, bahasa asing dapat tetap digunakan untuk memperjelas pemahaman dalam pidato berbahasa Indonesia.

"Dalam hal diperlukan untuk memperjelas pemahaman tentang makna pidato, pidato resmi presiden dan atau wakil presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan dalam bahasa Indonesia dapat memuat bahasa asing," bunyi Pasal 15 Perpres ini.

Untuk pidato resmi di luar negeri, penyampaian pidato resmi presiden dan atau wakil Presiden sebagaimana dimaksud dalam forum yang diselenggarakan di luar negeri dilakukan dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

Pidato resmi sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, disampaikan dalam forum resmi yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), organisasi internasional, dan negara penerima.

"Penyampaian pidato resmi presiden dan atau wakil presiden sebagaimana dimaksud dapat disertai dengan atau didampingi oleh penerjemah," tulis pasal 18 Perpres ini.

Untuk memperjelas dan mempertegas yang ingin disampaikan, presiden dan atau wakil presiden dapat menyampaikan isi pidato sebagaimana dimaksud secara lisan dalam bahasa asing dan diikuti dengan transkrip pidato dalam Bahasa Indonesia.

Pidato presiden dan atau wakil presiden yang tidak termasuk sebagai pidato resmi meliputi pidato yang disampaikan dalam forum ilmiah, sosial, budaya, ekonomi, dan forum sejenis lainnya.

Acara itu diselenggarakan oleh lembaga akademi, lembaga ilmu pengetahuan dan teknologi, lembaga swadaya masyarakat, serta kelompok atau perseorangan yang termasuk dalam kategori masyarakat sipil.

Dalam hal diperlukan, presiden dan atau wakil presiden dapat menyampaikan pidato resmi dalam bahasa tertentu selain Bahasa Indonesia pada forum internasional.

Bahasa tertentu sebagaimana dimaksud meliputi bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang terdiri atas bahasa Inggris, Prancis, Cina, Rusia, Spanyol, dan Arab, serta bahasa lain sesuai dengan hukum dan kebiasaan internasional.

"Ketentuan mengenai pidato resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden sebagaimana dimaksud berlaku secara mutatis mutandis terhadap pidato resmi pejabat negara yang lain sesuai dengan derajat jabatan dan/atau tata cara protokol yang berlaku bagi pejabat yang bersangkutan," bunyi pasal 22 Perpres ini.

https://www.cnbcindonesia.com/news/2...a-dalam-pidato

https://amp.suara.com/news/2019/10/0...di-luar-negeri

Kenapa tiba tiba pakde?
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

Akhirnya bakalan datang ke sidang PBB kalo gini emoticon-linux2
Nah gitu
emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
BREAKING! Jokowi Wajibkan Pejabat Gunakan Bahasa Indonesia Dalam Pidato Luar Negeri

ana yang dituju. emoticon-Mad
Quote:


kl ini bahasa indonesia ny campur aduk sama inggris kek uno padahal ngaku pribumi
Takut bnyk pejabat kayak die yg inggrianya ngaco
Quote:


Nope.. PP ini buat si ma'ruf amin yg bakal wakilin JKW k sidang PBB.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
Jalan Cinta memberi reputasi
PBB menanti...
Memang sudah seharusnya begitu. Di pertemuan resmi internasional itu sdh disediakan penterjemah, jadi semua org ngerti apa yg diomongin yg pidato.
BREAKING! Jokowi Wajibkan Pejabat Gunakan Bahasa Indonesia Dalam Pidato Luar Negeri
Quote:


hulaihi watuulo ?
Wong pejabat indonesia bahkan presidennya aja gak bisa bhs inggris kebanyakan, gak gumun!
Antek asing aseng pasti kesel nih
suka2 org enak aja mau maksa 2 mentang2 lu blepotan ngomongnya masa org lain dipaksa ngikutin lu juga ,goblok emoticon-Traveller
ai don rit wat ai sain.emoticon-Shakehand2
Maju terus pakde, banyak bsh yg kejang kejang emoticon-I Love Indonesia
Permisi...ane mau numpang ngkak dulu bentar HA...HA...HA...HA..., sekian terima kasih.
ane setuju ko, dibalik ga fasehnya om joko dalam berbahasa inggris, karna memperkenalkan bahasa indonesia ke jagat luar itu ok banget......biar makin banyak kampus kampus luar negri buka jurusan bahasa indonesia

emoticon-I Love Indonesia
MARI KITA DUKUNG BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA INTERNATIONAL
dari awal terlalu gensi gunain bahasa inggris, pak soeharto aja pakai bahasa indonesia kan ada translator

emoticon-Traveller
seiring dengan banyaknya pidato para pejabat sekarang selalu di awali dengan kalimat salam,
nah yang bikin gw bingung ada banyak sekali salam yang di ucapkan :
1. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
2. Salam Damai Sejahtera untuk kita semua
3. Om Swastiastu
4. Namo Buddhaya
beberapa salam sambutan ini digabung menjadi satu, padahal yang gw tahu salam bagi umat muslim itu hanya Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
pertanyaan gw?
1. kenapa harus ditambahin dan digabung menjadi satu? kenapa gk cukup satu aja Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh yang jelas ada dalil dan pahalanya.
2. apakah semua salam ini benar dibolehkan diucapkan oleh orang muslim?
kalo boleh berarti semua salam ini benar,
salam dr agama apasaja benar,
berarti semua agama benar lho kok bagus banget semua agama benar,
klo gitu gk usah jd muslim klo semua agama benar,
kan muslim susah banyak banget aturannya ada halal ada haramnya, tidak seperti agama lain yang lebih toleran terhadap aturan.
3. atau apakah agama itu salah karna hanya membuat hidup penuh dengan aturan?
banyak larangan dan pantangannya,
dan banyak perintah yang harus dilakukan sesuai dengan peraturannya
kalau semua agama salah brarti islam juga salah dong.



×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di