alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
7 Budaya Gorontalo Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9d643b0577a915bb69ea68/7-budaya-gorontalo-ditetapkan-warisan-budaya-takbenda

7 Budaya Gorontalo Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda

7 Budaya Gorontalo Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda

JAKARTA - Tujuh budaya Gorontalo ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda (WBTB) Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi. Penyerahan sertifikat digelar di Istora senayan Jakarta, Senin (8/10/2019).

Sertifikat pengakuan tersebut diserahkan kepada Gubernur Gorontalo yang diwakili Kepala Dinas Dikbudpora Ramlah Habibie oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Tujuh budaya Gorontalo yang masuk WBTB yakni Upia Karanji (songkok dari alang-alang Mintu), Molonthalo (tujuh bulanan bagi ibu mengandung anak pertama), Mohundingo (gunting rambut bayi/akikah),

Baca Juga:

Ada juga Ilabulo (makanan dari sagu), Tiliaya (makanan berbahan dasar santan dan gula aren), Tidi Lo O’ayabu (tari kipas) serta Tepa Tonggo (jenis permainan tradisional sepak dan jongkok).

Penetapan WBTB dari Direktorat Jenderal Kebudayaan ini sejalan dengan amanat Undang Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Tahun 2019 ini kita mengusulkan 12 budaya sebagai warisan takbenda, namun setelah melalui berbagai tahapan maka hanya tujuh yang diakui oleh Kemendikbud," ucap Ramlah Habibie.

WBTB semua daerah ini ditetapkan pemerintah melalui proses yang cukup panjang. Mulai dari kajian ilmiah, narasi pendukung, video dan dokumentasi serta sidang paparan dari masing-masing daerah.

"Kita juga diminta menghadirkan maestro dari ahli budaya untuk memperkuat usulan WBTB. Penetapan ini dilakukan untuk mendapat pengakuan dan dilindungi sebagai hak milik sehingga tidak ada pihak luar yang mengklaim,"imbuhnya.

Sejak tahun 2013 hingga 2019 sudah ada 30 budaya Gorontalo yang ditetapkan sebagai WBTB. Tahun 2013 hanya ada satu yang ditetapkan yakni Molapi Saronde (tarian pernikahan). Tahun 2014 ada dua yaitu Tumbilotohe (pasang lampu minyak jelang idul fitri) dan Karawo (kain sulaman tangan).

"Untuk tahun 2015 ada Polopalo (alat musik dari bambu) dan Tanggomo (sastra lisan berirama). Sementara untuk tahun 2016 ada Lohidu (pantun yang dilagukan), Tahuli (petuah lisan), Dayango (tarian mistis), Binthe Biluhuta (makanan berbahan dasar jagung) dan Langga (bela diri tradisional)," sebut Ramlah yang juga kakak kandung Gubernur Gorontalo.

Tahun 2017 ada lima budaya masuk WBTB. Terdiri dari Wunungo (syair nasihat keagamaan), Palebohu (sanjak yang berisi nasihat, anjuran dan ajaran), Tuja’i (kata-kata sanjungan atau doa), Paiya Lohungopoli (syair cinta muda-mudi), Tidi Lo Polopalo (tarian kerabat istana).

Tahun 2018 ada delapan budaya yang dicatat Kemendikbud yakni Dikili (tradisi perayaan maulid Nabi Muhammad SAW) Meeraji (tradisi perayaan Isra Mi’raj) Pulanga (prosesi pemberian gelar adat), Momeati (prosesi pembaiatan anak gadis), Molalunga (prosesi pemakaman). Ada juga budaya Momuhuto (siraman anak gadis sebelum pembaiatan), Tolobalango (porsesi lamaran sebelum pernikahan) dan Banthayo Poboide (rumah adat).


Sumber : https://daerah.sindonews.com/read/14...nda-1570590781

---

Kumpulan Berita Terkait :

- 7 Budaya Gorontalo Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda 102 Pengungsi Kembali ke Wamena

- 7 Budaya Gorontalo Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda Gerakkan Roda Perekonomian, Lamandau Gelar Festival Babukung 2019

- 7 Budaya Gorontalo Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda 7 Budaya Gorontalo Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di