alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Veronica Koman Akui Dapat Ancaman Perkosaan dan Pembunuhan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9d18b4e83c7257371a89bf/veronica-koman-akui-dapat-ancaman-perkosaan-dan-pembunuhan

Veronica Koman Akui Dapat Ancaman Perkosaan dan Pembunuhan


Deutsche Welle (www.dw.com)

Veronica Koman Akui Dapat Ancaman Perkosaan dan Pembunuhan
Aktivis Papua, Veronica Koman, mengritik pemerintah yang ibaratnya lebih berusaha membunuh pembawa pesan, ketimbang menuntaskan akar persoalan Papua. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan televisi Australia.

Kuasa Hukum Komite Nasional Papua Barat, Veronica Koman, buka suara menyusul penetapan status tersangka oleh Kepolisian RI. Dalam wawancara eksklusif dengan stasiun televisi Australia, SBS, aktivis Papua ini mengungkapkan perubahan status hukum tersebut bukan pengalaman paling pahit selama berkecimpung soal isu Papua.

"Saya mulai mendapat ancaman dibunuh dua tahun lalu. Sekarang hampir setiap hari saya mendapat ancaman pembunuhan atau pemerkosaan secara online," kata perempuan berusia 31 tahun tersebut. "Mereka terus berusaha membunuh si pembawa pesan. Tapi mereka tidak bisa membantah data-data saya, jadi mereka berusaha menghancurkan kredibilitas saya."

Dipicu tragedi Paniai

Ancaman tidak hanya diarahkan pada Veronica yang kini menetap di Australia, tetapi juga kepada keluarganya yang masih hidup di tanah air. "Keluarga saya di Jakarta sudah pindah sejak sebulan ini untuk menghindari intimidasi," ujarnya dalam wawancara pertama sejak penetapan status tersangka oleh kepolisian RI.

Veronica mulai aktif mengadvokasi Papua sejak pecahnya tragedi Paniai, di mana oknum TNI/Polri diduga membunuh empat warga dan mencederai 17 lainnya. "Sudah jadi misi pribadi saya untuk mengungkap apapun yang terjadi di Papua," kata kuasa hukum komnas Papua Barat ini kepada SBS. Salah satu risiko yang ditanggung Veronica adalah kehilangan kewarganegaraan Republik Indonesia menyusul permintaan Polda Jawa Timur untuk mencabut paspornya.

Sementara itu situasi di Bumi Cendrawasih saat ini dikabarkan masih tetap belum kondunsif. Sebagian besar pusat perbelanjaan dan sarana pendidikan masih tutup lantaran minimnya jaminan keamanan.



Puluhan ribu mengungsi dari Papua

Ratusan pengungsi masih menunggu proses evakuasi pasca kerusuhan yang menewaskan 33 orang di Wamena. Pemerintah Provinsi Jawa Timur misalnya menggandeng TNI Angkatan Udara untuk memfasilitasi pemulangan warga Jatim dari Papua. Sementara penduduk Sumatera Barat mengumpulkan dana sumbangan untuk membiayai warganya yang ingin pulang kampung.

Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos mengklaim sudah sebanyak 11.646 pengungsi yang hengkang dari Papua, demikian dilansir kantor berita Antara. Dari jumlah itu lebih dari 7.000 orang diangkut dengan menggunakan pesawat TNI, sementara sisanya menggunakan penerbangan komersial.

Akibat situasi keamanan di Papua, negeri jiran Papua Nugini sampai memerintahkan penutupan perbatasan sampai waktu yang belum ditentukan. Kementerian urusan Kewarganegaraan Papua Nugini juga melarang penduduknya berbelanja di Pasar Batas yang terletak di perbatasan Indonesia atau berpergian ke Jayapura.

Pendekatan keamanan dikecam

Saat ini satuan TNI/Polri dikerahkan untuk menjaga keamanan di sejumlah kota dan kawasan. Namun Victor Yeimo, aktivis referendum Papua menilai, justru di situ letak permasalahannya. "Sebenarnya masalahnya kan sederhana, selesaikan akar masalah di Papua dengan cara damai dan elegan. Tapi jawaban Jakarta kan malah mengerahkan pasukan di mana-mana," kata dia.

Pendekatan keamanan yang digunakan Indonesia membuahkan dendam lintas generasi, yang menurut Victor, ikut melahirkan kerusuhan di Wamena. "Di Wamena itu, semua keluarga korban kekerasan aparat dari Nduga, Lanny Jaya dan tempat lainnya berkumpul di sana."

"Kehadiran aparat dalam jumlah besar dan ditambah dengan ketegangan rasial pada akhirnya membuncah menjadi kerusuhan berdarah", tegas aktivis referendum Papua itu.

rzn/as (sbs, rnz, dw)

Veronica Koman Akui Dapat Ancaman Perkosaan dan Pembunuhan
Unjuk Rasa Wamena dan Jayapura Ricuh, Papua Kembali Memanas
Bangunan terbakar ketika protes baru pecah di Wamena pada 23 September 2019. - Kerusuhan baru meletus di wilayah Papua yang bergolak di Indonesia pada 23 September ketika pengunjuk rasa membakar sebuah kantor pemerintah dan bangunan lain di kota Wamena, demikian menurut seorang wartawan AFP.

Sumur
https://www.dw.com/id/veronica-koman...han/a-50689774

Komentator

Menilai bahwa penyulut kerusuhan wamena yang asli adalah gerindra, PP,FPI, FKPPI yang berada di surabaya tidak terkena tindakan apapun dari pemerintahan ini

https://www.kaskus.co.id/thread/5d99...dari-surabaya/

Tapi aneh nya pemerintah malah menuduh si cimed koman konak sebagai dalang kerusuhan, yang malah menjadi blunder di United Nations dan Lembaga Amnesty Internasional

https://www.thejakartapost.com/news/...apua-case.html

https://theinsiderstories.com/amnest...uspect-status/

https://www.jpnn.com/news/veronica-k...anjir-dukungan

Dan dari para kaskusers, ane mendapat info kalau si cimed konak adalah pembela ahok waktu demo 212, yg bilang rezim wiwi kejam

Maka ada 2 hal menarik dari hasil pencarian ane emoticon-Sundul Up

1. Sewaktu ane cari fakta si cimed konak waktu bela ahok, ternyata si cimed konak tidak sebut masalah SARA, dia sebut kalau yang jatuhkan ahok itu adalah kumpulan pengusaha mata belo seperti sandi,dkk dgn pengusaha mata cipit, dimana mereka semua berkoalisi di balik pemerintahan
Menurut si cimed konak, FPI itu justru kelompok pro pemerintahan wiwi, jadi semua Cuma shitnetron politik

2. Ormas2 seperti PP, FPI, dkk yang selalu membuat kerusuhan berkali kali, tidak pernah kenak tindak pidana, paling hanya beberapa kali untuk pentolannya, dimana mereka pun dipenjara dengan fasilitas kamar ac dan mobil pribadi lengkap dengan sopir peribadeh untuk ngantar shopping

Bahkan ada beberapa kaskuser di sini yang komen di thread2 hotel alexis dulu,ada pejabat tinggi militer bilang secara lisan ke mereka kalau FPI belum bisa dibubarkan karena masih dibutuhkan? emoticon-Request

Ane mulai bertanya tanya, siapa penyandang dana FPI yang sebenarnya ? kata kakak kelas yang jadi anggota FPI, kalau penyandang dana nya itu dari saudagar2 timteng, ada yang bilang dari kerajaan saudi (yg kasih denda overstay ke bibib? aneh), ada cebong yang bilang ameriki, karena ada pentolan FPI yg jadi lawyer freeport, ada yang bilang dana ummat,dll

Maka ane memutuskan untuk bertanya ke ahli rahasia politik, suhu Julian Sange
Dan jawaban yang ane temukan adalah.............

Veronica Koman Akui Dapat Ancaman Perkosaan dan Pembunuhan


Dan seketika ane sadar mengapa ormas dan okp preman medan tidak pernah bisa diberantas, karena MEMANG TIDAK NIAT, sampai kita semua mati karena usia uzurpun, TIDAK AKAN PERNAH DIBERANTAS, TAPI DISUBURKAN OLEH PEMERINTAHAN NKRI,mereka adalah attack dogs nya negara ini, makanya sering ane bingung, negara kita ini negara ke ormas-ormas an atau ormas ke negara-negara an,soale di sumut, banyak makhluk dua alam, yakni sipil ke militer-militer an dan militer ke sipil-sipil an emoticon-Shakehand2

Dan saudagar-saudagar ASLI penyandang dana operasional ormas preman seperti PP,FPI,dst adalah.......................

ANDA-ANDA SEMUA YANG MEMBAYAR PAJAK, BAIK YANG MAKAN BABI MAUPUN YANG HARAMIN BABI emoticon-Ngakak


Saran: berhubung ancaman pembunuhan dan perkosaan tidak mempan untuk si cimed konak, bagaimana kalau pakai pendekatan ala mupet sumut ? emoticon-Sundul Up

Di setiap twit nya si cimed konak, mupet bisa nyanyi cimed ayaaan, cimed sakit jiwaaa, cimed ayaaaann, lalalalalala, siapa tahu mempan, terus si cimed koman konak bisa langsung pulang ke Indonesia

.......................telentang pasrah sambil ngangkang, tolong diperkaos.................

emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
angkot.medan dan 3 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
spa juga yang mw merkosa lu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Nyumbang ilustrasi

Veronica Koman Akui Dapat Ancaman Perkosaan dan Pembunuhan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
angga.cyber dan 2 lainnya memberi reputasi
nih bocah kelahiran 98 komuk boros amatemoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Gue penasaram siapa yg mau perkosa dia??? Fetish aneh kah?
Atau dia mabuk imajinasi tinggi merasa diri amoy cantik.

Tuh yg suka amoy, ambil dek ni bocah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Gw heran, tipikal gen satu ini hobi play victim, mana ada yg mau memperkosa doi, komuknya kek pigy betino gini, kecuali nastaik pasti doyanlah emoticon-DP

Terus keluarga diserang?
Ini nastaik sudah mulai civil war
Mulai menusuk Sodaranya sendiri emoticon-Ngakak


Lalu ketebak bakal nyalahin taliBHan
Tipikal nguik nguik gampang ketebak emoticon-Big Grin

Veronica Koman Akui Dapat Ancaman Perkosaan dan Pembunuhan
Veronica Koman Akui Dapat Ancaman Perkosaan dan Pembunuhan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fuckinghandsome dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh pdt.henderson
Asli VK provokator!
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Butuh bukti apa lagi kalo cinak cinak laknat sangat suka sekali MEMPROVOKASI !?
Mereka inginkan BANGSA INDONESIA hancur Dan berkelahi dengan bangsanya sendiri

Sudah saatnya sebagai pribumi kita kemballikan CINAK ini ke tempat aslinya di Cina komunis yg katanya maju itu.
Biarkan Indonesia sendiri, kami tak perlu mahluk2 jahat CINAK disini

emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rainever dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh fuckinghandsome
Lihat 5 balasan
Saya mulai mendapat ancaman dibunuh dua tahun lalu. Sekarang hampir setiap hari saya mendapat ancaman pembunuhan atau pemerkosaan secara online," kata perempuan berusia 31 tahun tersebut. "Mereka terus berusaha membunuh si pembawa pesan. Tapi mereka tidak bisa membantah data-data saya, jadi mereka berusaha menghancurkan kredibilitas saya."


30 orang lebih meninggal
halooooooo!!!!

masih mau manas2i lagi?
balik lagi ke indo ngmg lsg sama keluarga korban kerusuhan dulu
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan kakekane.cell memberi reputasi
Orang mau perkosa juga pilih-pilih keles emoticon-Cape d... (S): Tipis alasan..
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan kakekane.cell memberi reputasi
Balasan post fuckinghandsome
Ngaca tong!
Butuh bukti apa lagi kalo orang yang dibelakang akun fuckinghandsome laknat sangat suka sekali MEMPROVOKASI !?
Mereka inginkan BANGSA INDONESIA hancur Dan berkelahi dengan bangsanya sendiri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
angkot.medan dan 3 lainnya memberi reputasi
Perkosa? Cakep juga nggak neng
emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan kakekane.cell memberi reputasi
kasian Veronika Koman . . . nggak ada yang belain . . .
padahal katanya ikutan dukung Ahok.

kayaknya . . . yang namanya veronika ini emang hobi kabur . . .

kemaren kabur ama cowok laen . . .
sekarang kabur nggak ada cowoknya . . .
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pdt.henderson dan 3 lainnya memberi reputasi
Siapa juga yang sudi membela pengkhianat negara. emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Playing victim, ntr tetiba main drama dpt serangan bwt seolah buktikan dia dpt ancaman.

Lg diatas angin dia, dpt perlindungan dr PBB & kanguru.

Knp ga ops intelijen aja yak, sunyi, senyap, tau2 mokat. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan kakekane.cell memberi reputasi
jadi ingat yg kabur keluar negeri tapi tetep manas2in
ujung2nya ga bisa pulang sampe visa kunjungan abis
kuat2an backup aja sih kalo bgini
kalo dibuang sama klien ya udah paling nasib dibui dicap pengkhianat bangsa emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan kakekane.cell memberi reputasi
Ancaman pembunuhan mah ane yakin pasti dapat, soalnya ente musuh bangsa Indonesia, tapi kalo ancaman pemerkosaan, ane yakin dari kita belum ada yang berminat, dari negara lain mungkin, tapi kemungkinannya juga kecil, ente mungkin halu pengen diperkosa aja
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan kakekane.cell memberi reputasi
Halah ancaman diperkosa doang.
Sekalian aja bilang ancaman mo di gengbeng. Khan lebih greget.
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi

Pola ancamannya mirip2 gaya operasi militer, sama kayak pembunuhan keji dan misterius yang dialami saksi korban perkosaaan dalam peristiwa Mei '98 yg akan berangkat bersaksi ke PBB waktu itu.

emoticon-Takut


Ane pikir semua kejadian kerusuhan di Papua tidak akan terjadi kalau tidak ada peristiwa Surabaya, apalagi beredar luas video penyerbuannya yg melibatkan ormas dan tentara berseragam. Seharusnya hal ini dulu yang diusut tuntas karena memicu dan merembet hingga papua.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh qavir
liat kan satu lagi teman hoktod bela koman.

dulu thread pbb tandingan bela koman.

emoticon-Ngakak

dan bahasnya mala ef pe i ?.

bukannya mereka attack dog dari 98 ya emoticon-Big Grin

yang dibutuhin bubarin ormas sejenis itu seperti kata pak tito

1. legitimasi publik

2. legitimasi hukum

kek kemarin sempat heboh izin fpi, menteri cuma lip service aja, saya pertimbangkan, kemungkinan tidak diterima dll.

kurang apalagi legitimasi publik buat bubarin.

jd yang masalah balik lg soal emang gada aturannya, terang terangan blg kilafuk pun ga senasib kek hti yg di kenain PP.

makanya perlu uu ormas, eh anggota hewan sama pemerintah skrg lagi sinergi dan luar biasa pencapaiannya kalau kata nastak cebong.

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fuckinghandsome dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
babi betina bego
udah banyak masalah masih aja cari masalah emoticon-Nohope
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di