alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
"Buzzer" Dinilai Bisa Geser Fokus Publik soal Kasus Novel Baswedan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9d151c8012ae172917bfa1/quotbuzzerquot-dinilai-bisa-geser-fokus-publik-soal-kasus-novel-baswedan

"Buzzer" Dinilai Bisa Geser Fokus Publik soal Kasus Novel Baswedan

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota tim penasihat hukum penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa, menilai, narasi negatif yang menyangkut Novel dan disebarkan oleh buzzer berisiko menjauhkan fokus publik dalam penuntasan kasus penyiraman air keras Novel.

"Semakin banyak dan sistematisnya buzzer menyudutkan Novel tidak bisa dilepaskan dari capim KPK yang bermasalah, narasi Taliban, revisi UU KPK, dan penyerangan secara fisik kepada Novel," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (8/10/2019).

Di sisi lain, tenggat waktu tiga bulan yang diberikan Presiden Jokowi ke Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian dan tim teknis untuk menuntaskan kasus Novel juga akan habis.

"Akan habisnya tenggat waktu yang diberikan oleh Presiden untuk mencari pelaku penyerangan terhadap Novel juga menjadi faktor. 'Orkestra' dari koruptor saya rasa sangat sempurna," katanya.

Ia mengakui sebagian masyarakat mungkin terpengaruh dengan narasi menyangkut Novel. Mereka bisa menjadi ragu untuk mendukung Novel dan KPK.

Meski demikian, Aqsa juga yakin semakin banyak masyarakat sadar bagaimana buzzer memanipulasi opini untuk menyudutkan Novel dan KPK.

"Sebagian masyarakat mungkin terpengaruh, setidaknya ragu mendukung Novel dan KPK. Tapi banyak masyarakat sudah sadar soal bagaimana buzzer memainkan opini," katanya.

Sebelumnya Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengklarifikasi tiga isu miring menyangkut Novel.

Pertama, foto hitam putih Novel dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sedang duduk bersama seusai shalat di masjid.

Foto itu kemudian dikaitkan berimplikasi dengan sebuah lembaran yang tertulis “Tanda Bukti Penerimaan Laporan/Informasi Dugaan TPK”.

Febri memastikan, informasi mengenai laporan pengaduan soal biaya Frankfurt Book Fair tahun 2015 Pemprov DKI yang dikait-kaitkan dengan foto Novel dan Anies itu tidak berhubungan.

Kedua, foto Novel yang sedang berada di bandara. Dalam narasi yang beredar, Novel disebut mau jalan-jalan.

Twit itu juga disertai penyebutkan akun-akun Twitter lain. Foto itu diunggah oleh salah satu pengguna Twitter Ary Prasetyo, @Aryprasetyo85, pada Rabu (25/9/2019).

Febri memastikan bahwa saat itu Novel berada di bandara karena hendak menjalani pengobatan mata di Singapura, bukan untuk jalan-jalan.

Ketiga, kata Febri, ada narasi yang sempat muncul pada saat Pansus Angket KPK berjalan yang kembali mencuat di media sosial.

"Seperti keterangan salah satu tersangka di KPK yang terkait dengan kasus suap terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi bahwa seolah-olah ada seseorang yang menyerahkan indekos 50 kamar di Bandung sebagai tukar guling perkara," kata dia dalam keterangan pers, Kamis (3/10/2019).

Febri menyatakan, KPK saat itu sudah menepis narasi yang diedarkan saat itu. Ia menyesalkan masih ada pihak-pihak yang menyebarkan informasi bohong menyangkut Novel, padahal Novel sudah menjadi korban penyiraman air keras.

"Kami mengajak semua pihak menggunakan kebebebasan berkomunikasi dan menyampaikan informasi secara bertanggungjawab dan hati-hati," ujar dia.

https://nasional.kompas.com/read/201...aswedan?page=2

Bisa geser
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Nopel ini menurut nastak, adalah orang yang paling berkuasa di KPK.. Kalo si nopel bilang nungging, maka semua pimpinanan KPK bakal serentak nungging.. emoticon-Recommended Seller
profile-picture
ntapzzz memberi reputasi
Diubah oleh filusufkacang
Lihat 1 balasan
iapa juga yang fokus basweydan semua fokus pelemahan kpk baswedan mah ecek ecek mana peduli
Siapa buzzernya ?
Lihat 1 balasan
Balasan post 54m5u4d183
Quote:


Yg bilang kpk radikal siapa yg bilang kpk HTI siapa ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
orang.amerika dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Siapa ?
emoticon-Leh Uga buzzer kpk, lawan dong..
tar matinya kena azabemoticon-Ngakak
yang diserang nopel

yang sibuk klarifikasi jubir kpk

profile-picture
suryahendro memberi reputasi
yg ngomong yg dibayar... kek ngecrot di septic tank
Yg audiensi orator berapi2 di kpk itu termasuk buzzer ato gak ??
emoticon-Wkwkwk
Orang ibadah berdua di katain nastaik sedang melakukan suap? emoticon-Ngakak

Kalau GUOBLOOOK jangan keliatan lah tak tak emoticon-Ngakak
profile-picture
ntapzzz memberi reputasi
Balasan post filusufkacang
Kl dlm pekerjaan audit investigasi, yg menemukan kasus itu bukan ketua kpk nya lho... Tp dr level bawahnya... Siapa lg kl bkn penyidik... Level atas mah bisa apa kl memang ada temuan, Nah kl dr level bawah udah tebang pilih... Artinya tau donk


Penyidik bs kena suap gak oleh pihak tertentu yg berkepentingan? Utk narget seseorang...
Kl pun bukan uang, bs jg krn faktor kepentingan politis masing2 individu... Siapapun bs suka ataupun benci pemerintah atau DPR lho... Apalagi kl pandangannya arah2nya faham yg itu

Kl mnrt ane, bullshit orang ngomongin independen dlm pekerjaan pembuktian tindak pidana
Makanya perlu dewan pengawas yg men supervisi tugas dan wewenang kpk
Diubah oleh xrm
di Indonesia selalu menyalahkan buzzer dan oknum
kaya nonjok angin, ga ada hasilnya
penjahat aslinya udah kabur kemana tau emoticon-Ngakak
Diubah oleh suramonly
Foto dulu sama saudara.

"Buzzer" Dinilai Bisa Geser Fokus Publik soal Kasus Novel Baswedan
Quote:


Waduh kok ente keliatan sangat meremehkan fungsi ketua KPK begitu breh? Seolah2 ketua KPK itu hanya juru stempel aja.. emoticon-Bingung

Ente paham alur proses kasus di KPK ga? Di mulai dari laporan masyarakat atau temuan BPK/PPATK.. Lanjut ke gelar perkara.. Ente tau gelar perkara itu isinya siapa aja?

Noh :
Quote:


Bagaimana mungkin ada tuduhan kong kalikong di penyidik, sementara kewenangan menentukan sebuah kasus akan masuk ke tahap penyelidikan atau tidaknya ada di banyak pihak, termasuk di antaranya unsur pimpinan KPK...

Kalo ente curiga sama si nopel perihal kasus si anies, mending tanya langsung ama ketua KPK.. Ada ga gelar perkara kasus si anies di sana?

Kalo mmg ga ada, artinya itu kasus memang mengada2.. Jangan di paksa untuk ada.. emoticon-Bingung

Toh dalam kasus si ahok dulu, kalian begitu ngototnya menganggap bahwa KPK sudah benar menolak kasus ahok.. Padahal laporan dari masyarakat ada dan bukti2 dari BPK juga sudah lengkap..

Dalam kasus si ahok, siapa yg kalian tuduh curang? Penyidiknya kah? Atau ketua KPKnya? Siapa pihak yang kalian curigai menyogok KPK? Presiden? Parpol? Si ahok sendiri? emoticon-Bingung

Standar kalian ini selalu standar janda.. emoticon-Cape deeehh
Diubah oleh filusufkacang
Lihat 1 balasan
Quote:


Ya kalo nopel itu pegawai warnet, maka yg klarifikasi pasti jubir warnet..

Kagak mungkin kan si joko di tuduh antek aseng sama amrik, yg klarifikasi jubir zimbabwe?

Logika dasar aja fail.. emoticon-Imlek
Diubah oleh filusufkacang
Lihat 1 balasan
suruh intelijen fpi aja cari pelakunya
Balasan post filusufkacang
Sebelum ekspos, ada dibahas di internal kpk, sblm dibahas ada laporan dr penyidik, sblm ada laporan penyidik ada penelitian dan pengumpulan keterangan
Jantung laporan itu ada di penelitian dan pengumpulan keterangan... Siapa yg melakukan ini dan siapa yg bikin laporan ini? emoticon-Big Grin
Ada tdk yg men supervisi mereka ini?
Btw ente ko kagak ngeliat sih bahwa ada celah disitu? Atau kagak mau tau?
Quote:


Lah ente ga baca lengkap2 apa yg ane quote?
Quote:


Jadi laporan masuk, ga langsung ke penyidik.. Tapi ke dumas (pengaduan masyarakat), mana mungkin ente menuduh si nopel kong kalikong.. Kalo laporan aja masuknya bukan langsung ke dia, melain kan ke dumas..??

Siapa yg supervisi? Ya itu ada direktur pengaduan masyarakat.. Ya beliau lah yang mensupervisi..

Kalo mmg ada berkas yang mandek di penyidik, tentu direktur dumas ga akan diam aja.. Karena itu kan tanggung jawab mereka sebagai penerima berkas aduan..

Atau ente mau menuduh kalo si nopel juga sanggup mengendalikan direktur dumas KPK?

Kuat sekali nopel itu? Ga dia aja yg jadi presiden RI? emoticon-Imlek
Diubah oleh filusufkacang
Lihat 1 balasan
Balasan post filusufkacang
Lah bagian pengaduan masyarakat mah cmn semacam bagian pelayanan, Terima surat masuk ibaratnya terus dibahas bareng mau lanjut atau tidaknya, wewenang selanjutnya ada di direktur lain
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di