alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Misteri Alkitab--Bagaimana nubuat tentang kedatangan Tuhan dalam Alkitab digenapi?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9c98fae83c720c1c2b6d21/misteri-alkitab--bagaimana-nubuat-tentang-kedatangan-tuhan-dalam-alkitab-digenapi

Misteri Alkitab--Bagaimana nubuat tentang kedatangan Tuhan dalam Alkitab digenapi?

Misteri Alkitab--Bagaimana nubuat tentang kedatangan Tuhan dalam Alkitab digenapi?

Setelah mendengar kata-kataku, Peter tergerak dan berkata, “Kau mampu mengesampingkan gagasan dan imajinasimu, menyadari bahwa tujuan dari inkarnasi kedua Tuhan adalah untuk menyelamatkan umat manusia, ini adalah dampak dari pencerahan dan bimbingan Tuhan. Syukur kepada Tuhan! Sebenarnya, ketika Tuhan menjadi daging untuk kedua kalinya dan melakukan pekerjaan-Nya, Ia tidak hanya mengungkapkan kebenaran untuk menyelamatkan umat manusia, tetapi juga melakukan pekerjaan yang sangat penting—memisahkan gandum dari lalang dan domba dari kambing, memisahkan semuanya sesuai dengan jenisnya, dan menghargai yang baik dan menghukum yang jahat. Jika Tuhan melakukan pekerjaan-Nya dalam tubuh roh ketika Ia datang kembali, semua orang akan memperlakukan-Nya dengan hormat dan tidak berani menentang-Nya, bahkan induk Iblis pun tidak akan berani. Jika demikian, Tuhan tidak akan punya kesempatanuntuk memisahkan yang baik dari yang jahat.

Sebuah buku rohani mengatakan: ‘Pemahaman manusia yang semula hanya dapat disingkapkan melalui perbandingan kontras terhadap Tuhan yang berinkarnasi. Tanpa perbandingan dengan Tuhan yang berinkarnasi, pemahaman manusia tak dapat disingkapkan ….'  Karena banyak orang tidak mengenali Kristus yang berinkarnasi, mereka memperlakukan-Nya sebagai seorang manusia biasa, dengan sewenang-wenang menentang dan mengutuk Tuhan. Sementara, beberapa orang dengan rendah hati mencari tahu meskipun mereka tidak mengenali Tuhan yang berinkarnasi, namun tanpa mereka sadari, mereka mendapatkan pencerahan dan penerangan Roh Kudus dan mengenali Kristus yang berinkarnasi. Persis seperti yang Tuhan Yesus katakan: ‘Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku’ (Yohanes 10:27). Dengan cara ini, domba dapat dipisahkan dari kambing, dan gandum dapat dipisahkan dari lalang. Jika Tuhan tidak menjadi daging dan melakukan pekerjaan-Nya di akhir zaman, kita akan menganggap diri kita sebagai orang yang paling setia kepada Tuhan, yang paling mencintai Tuhan, dan yang paling layak menerima penghargaan Tuhan. Justru karena inkarnasi Tuhan yang datang kembali adalah normal dan praktis sehingga konsepsi dan imajinasi, pemberontakan dan penentangan dalam diri kita sepenuhnya terekspos. Ambil contoh ketika Tuhan Yesus menjadi daging untuk bekerja: Orang-orang Farisi dan Yahudi melihat Tuhan Yesus itu normal dan berpenampilan biasa sehingga mereka menganggap-Nya sebagai orang biasa, seenaknya menghakimi, menentang, dan mengutuk-Nya. Mereka berkata bahwa Tuhan Yesus adalah putra seorang tukang kayu, dan bahwa Ia mengusir setan dengan menggunakan kuasa Beelzebul, si penghulu setan. Mereka sama sekali tidak mencari kebenaran yang dinyatakan oleh Tuhan Yesus. Namun, mereka yang benar-benar percaya kepada Tuhan, seperti Petrus, Yohanes, dan Nathanael, mengenali suara Tuhan dari pekerjaan dan firman yang Tuhan Yesus ucapkan, mengikuti-Nya dengan cermat dan menaati ajaran-Nya. Dapat kita katakan bahwa Tuhan melakukan pekerjaan-Nya di akhir zaman dengan menjadi daging untuk menyingkapkan mana domba, mana kambing, mana hamba yang baik dan mana hamba yang jahat, yang sepenuhnya memanifestasikan kemahakuasaan dan hikmat Tuhan serta watak benar-Nya.

Setelah mendengar apa yang Peter bagikan, hatiku tidak bisa tenang untuk waktu yang lama. Sebelumnya, aku hanya tahu bahwa ketika Tuhan datang lagi, Ia akan menghargai yang baik dan menghukum yang jahat, dan memisahkan domba dari kambing, tapi aku tidak tahu bagaimana cara Dia melakukan pekerjaan itu. Baru pada saat itulah aku mengerti: Tuhan akan melakukan pekerjaan ini dalam wujud daging-Nya ketika Ia datang kembali, dan menguji apakah mereka yang percaya kepada-Nya adalah orang yang benar-benar percaya atau bukan, melalui pekerjaan yang normal dan praktis yang Anak Manusia lakukan, sehingga yang baik dapat dipisahkan dari yang jahat. Pekerjaan Tuhan yang seperti ini benar-benar terlalu bijaksana dan tidak dapat dipahami dan diselami oleh manusia.

Setelah beberapa saat, Peter mengirimiku bagian lain dari firman Tuhan: “Inkarnasi pertama adalah untuk menebus manusia dari dosa melalui daging Yesus, yang artinya Dia menyelamatkan manusia dari salib. Namun watak Iblis yang rusak tetap ada dalam diri manusia. Inkarnasi kedua tidak lagi berfungsi sebagai korban penghapus dosa, melainkan bertujuan untuk sepenuhnya menyelamatkan mereka yang telah ditebus dari dosa. Ini dilakukan agar orang-orang yang telah diampuni dapat dibebaskan dari dosa-dosa mereka dan ditahirkan sepenuhnya, serta mencapai perubahan dalam watak mereka,terlepas dari pengaruh kegelapan si Iblis dan kembali ke hadapan takhta Tuhan. Hanya dengan cara ini-lah manusia dapat sepenuhnya disucikan …. Inkarnasi kedua memadai untuk menyingkirkan dosa manusia dan sepenuhnya menyucikan manusia. Oleh karena itu, inkarnasi kedua akan mengakhiri semua pekerjaan Tuhan dalam daging dan melengkapi makna inkarnasi Tuhan. Setelah itu, pekerjaan Tuhan dalam daging akan sepenuhnya berakhir. Setelah inkarnasi kedua, Ia tidak akan lagi menjadi daging untuk melakukan pekerjaan-Nya. Karena seluruh pengelolaan-Nya akan berakhir. Di akhir zaman, inkarnasi-Nya akan sepenuhnya memungkinkan Ia memenangkan umat pilihan-Nya, dan semua manusia di akhir zaman akan terbagi menurut jenis mereka. Ia tidak akan lagi melakukan pekerjaan penyelamatan, juga tidak akan kembali menjadi daging untuk melakukan pekerjaan apa pun.” Dan kemudian Peter menjelaskan kepadaku, “Inkarnasi pertama Tuhan adalah untuk melakukan pekerjaan penebusan untuk menebus kita umat manusia dari dosa; inkarnasi kedua Tuhan adalah untuk melakukan pekerjaan penghakiman dan penyucian untuk membersihkan dan mengubah sepenuhnya semua orang yang benar-benar percaya kepada-Nya, sehingga mereka dapat menjadi orang-orang yang selaras dengan kehendak-Nya. Ketika Tuhan mendapatkan orang-orang yang ingin Ia selamatkan, Ia akan melakukan pekerjaan memisahkan semuanya menurut jenisnya dan menghargai yang baik dan menghukum yang jahat. Akhirnya, Ia akan membawa semua orang yang Ia sempurnakan ke tempat tujuan yang indah. Oleh karena itu, kedua inkarnasi Tuhan telah melengkapi seluruh pekerjaan rencana pengelolaan Tuhan dan melengkapi makna penting inkarnasi-Nya. Selain ini, tidak akan ada lagi inkarnasi Tuhan yang ketiga ataupun yang keempat.”

Mendengar persekutuan Peter dan firman dalam buku rohani, masalahku akhirnya terpecahkan. Aku juga mengerti bahwa inkarnasi kedua Tuhan adalah untuk melakukan pekerjaan mengakhiri zaman dan menyelesaikan makna penting inkarnasi Tuhan. Sejak saat itu, Tuhan tidak akan berinkarnasi untuk melakukan pekerjaan-Nya untuk ketiga atau keempat kalinya. Syukur kepada Tuhan! Tampaknya sangatlah penting untuk menerima pekerjaan inkarnasi Tuhan di akhir zaman.

Epilog.

Artikel sebelumnya: Bagaimana nubuat tentang kedatangan Tuhan dalam Alkitab digenapi? (I)



Sumber Artikel dari "Belajar Alkitab"




Diubah oleh AnaSafina33
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di