alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Tinggalkan China, Samsung Gratiskan Galaxy S10+ ke Karyawan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9c78e48d9b17345049167d/tinggalkan-china-samsung-gratiskan-galaxy-s10-ke-karyawan

Tinggalkan China, Samsung Gratiskan Galaxy S10+ ke Karyawan

Tinggalkan China, Samsung Gratiskan Galaxy S10+ ke Karyawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Samsung memutuskan untuk menutup pabrik ponsel terakhirnya di China pada akhir bulan ini. Sebagai kado perpisahan, Samsung membagi-bagikan Galaxy S10+ dan ponsel Galaxy A80 secara gratis.

Samsung Galaxy S10+ diberikan kepada karyawan yang sudah bekerja lebih dari 10 tahun di pabrik. Samsung Galaxy A80 diberikan pada karyawan yang bekerja di bawah 10 tahun, seperti dikutip dari Gizmochina, Selasa (8/10/2019).

Samsung memilih keluar dari China karena pangsa pasarnya terus turun, kalah dengan ponsel lokal seperti Huawei dan Xiaomi. Selain itu perusahaan menanggung biaya yang lebih mahal karena upah buruh yang semakin mahal.


Sony sebelumnya juga mengatakan menutup pabrik telepon selular di Beijing, dan hanya memproduksi di Thailand. Saat ini Apple masih terus memproduksi produknya di China.

Dilansir dari Reuters, pangsa pasar Samsung di China jeblok jadi hanya 1%, dari 15% pada pertengahan 2013 lalu. Pangsa pasar Samsung tergerus oleh Huawei dan Xiaomi.

"Di China, masyarakat membeli smartphone berharga murah dari merek-merek domestik, sementara untuk smartphone high-end mereka banyak membeli dari Apple atau Huawei. Harapan Samsung kecil," kata Analis dari Cape Investement & Securities, Park Sung-soon.

Sampai saat ini, Samsung masih belum mau menjelaskan berapa kapasitas dan jumlah pegawai dari pabriknya di Huizhou. Pabrik tersebut dibangun pada 1992. Media di Korea Selatan pernah mengatakan, pabrik itu mempekerjakan 6.000 pegawai dan memproduksi 63 juta unit di 2017.

Saat ini Samsung lebih banyak memproduksi smartphone di negara-negara berbiaya rendah, seperti India dan Vietnam.

sumur

https://www.cnbcindonesia.com/tech/2...0--ke-karyawan


hahaiya cilakaaa luewaa welass waaaa makin banyak aja perusahaan hengkang dari ning nong land waaa emoticon-Imlekemoticon-Imlek
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Kurang baik apa coba, dari the real Asia timur descents bagi2 barang tersier emoticon-Jempol

Nunggu komenan orang sakit jiwa tiap hari nyolongin WiFi tetangga orang, yang isi postnya pake bahasa diferensial emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
kyaimaarufamin memberi reputasi
samsung itu yang laris yah seri premiumnya aja (S, Note, A) sisanya yah gak terlalu laku. bahkan seri tab aja jarang kedengaran


karena pasar hp murmer ama menengah udah dicaplok oppo, xiaomi, asus, realme
Quote:


Realme untuk pasar India kalee... untuk pasar cinanya ya si Oppo, sedangkan vivo untuk pasar korea selatan
Lihat 1 balasan
oppo itu pionir model smartphone lis tipis,,penasaran bentuk smartphone entar kayak gimana lagiemoticon-Big Grin
kalah saing, mau gimana lagi, dari speknya mending beli yang lokal dapat 1/2 harga emoticon-Big Grin
Balasan post senwret9
realme gk cuma india, di indo juga ada
itu sub brand buat saingin redminya xiaomi
Quote:


Realme itu dibentuk tujuannya memang utk ngancurin xiaomi kok, anakan oppo tapi pemasarannya gaya xiaomi banget: pamer spek tinggi harga murmer tanpa promosi di tv & endorse artis buat mangkas biaya operasional
Lihat 1 balasan
Balasan post jabrikginder
dan sadisnya speknya lebih yahud dikisaran harga yg sama

samsung A series aja ngap2an lawan redmi, ini malah muncul realme emoticon-Hansip
Quote:


Justru xiaomi & redmi di 2019 ini ngos-ngosan di indo

Kelas low-mid yg jadi targetnya redmi udah dibombardir sama realme oppo vivo, sama samsung jg udah "tobat" meski masi setengah² emoticon-Hammer padahal taun lalu seri redmi berjaya bgt dikelas ini

Sementara dikelas high-end & flagship si xiaomi kayak gak pede aja bersaing lawan Samsung iphone huawei.. itu mi9 & k20 pro kagak rilis disini

Belom lagi faktor internal kayak image hp ghoib & hp papan iklan, makin ancur dah dihujat fansnya sendiri emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Lah emang bukan cuma di India, tapi pertama kali Realme ada itu untuk target pasar India agar melawan Pocophonenya Xiaomi yang juga awalnya dibentuk untuk pasar India
Quote:


Aku emoticon-Bingung dengan orang2 yang beli xiomi,

sales2 pasang spanduk iklan di toko2 saja, bayar pada yang punya toko
Kok beli hape xiomi pakai duit sendiri, mau2-nya dikasihi iklan2 ya atas barang yang sudah jadi milik sendiri

Aku saja dikasih kaos ada merk produk tertentu saja, tidak mau, kecuali mereka mau kasih duit, harga diri
Diubah oleh kanggelandaftar
Quote:


Pertama karna xiaomi hp spek tinggi harga terjangkau (sebelum ditiru kompetitornya terutama realme), kedua hp ini gampang dioprek.. bagi yg hobi utak-atik hp tinggal ganti rom & kernel aja beres, karna iklan cuma ada di miui
@jabrikginder

Quote:


Bukannya di samsung, one ui, ada iklan juga
Quote:


Wah kurang tau emoticon-Embarrassment
Terakhir pake samsung yg seri e5, tapi gak ada iklan
Banyak perusahaan termasuk supply chain melakukan relokasi dari China ke negara lain.. China jelas dirugikan namun banyak negara malah diuntungkan atas hal ini...

emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh dishfire
Quote:


indon mala gk kebagian
Wajar tutup, samsul sudah dikenal dari dulu sebagai hp spek kaki lima tapi harga bintang lima, dibilang hp mewah masih kalah sama iPhone, soal spek Android mirip ciaomi realme dsb
profile-picture
liee memberi reputasi
Wajar tutup, samsul sudah dikenal dari dulu sebagai hp spek kaki lima tapi harga bintang lima, dibilang hp mewah masih kalah sama iPhone, soal spek Android mirip xiaomi realme dsb
profile-picture
liee memberi reputasi
Diubah oleh jeffrey.maulana
Hp ane xiaomi harga cuma 2.7 an tapi spek sebanding ama samsung yg 5 jutaan

Ngapain jadi konsumen bego, ane beli HP butuh spek bukan butuh gengsi.

Asal jangan ampe jatoh aja HP cina, kwkwkw sekali jatoh penyok udah
woooohooo
profile-picture
vegasigitp memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di