alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Cadangan devisa berkurang AS$2 miliar karena utang Pemerintah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9abfc6c8208437a457ab05/cadangan-devisa-berkurang-as2-miliar-karena-utang-pemerintah

Cadangan devisa berkurang AS$2 miliar karena utang Pemerintah

Cadangan devisa berkurang AS$2 miliar karena utang Pemerintah
Petugas melayani penukaran uang dolar Amerika di salah satu gerai penukaran valuta asing, Jakarta, Jumat (1/3/2019). Rupiah tercatat ditransaksikan Rp14.112 per Dolar Amerika, atau mengalami pelemahan sebesar 0,37 persen dibandingkan sesi penutupan sehari sebelumnya.
Tingginya kebutuhan akan dolar Amerika Serikat (AS) menggerus cadangan devisa yang dikelola oleh Bank Indonesia (BI). Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2019 sebesar AS$124,3 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Agustus 2019 yang sebesar AS$126,4 miliar. Padahal jumlah cadangan devisa tercatat meningkat dalam empat bulan terakhir.

Direktur Departemen Komunikasi, Junanto Herdiawan, mengatakan penurunan cadangan devisa pada September 2019 tersebut terutama dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan berkurangnya simpanan valuta asing (valas) perbankan di bank sentral.

Kendati begitu, jumlah cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ujar Junanto dalam keterangan resmi, Senin (7/10/2019).

Menurunnya jumlah cadangan devisa tersebut di luar perkiraan. Pasalnya itu terjadi di tengah derasnya aliran dana asing (inflow) ke pasar obligasi domestik.

"Memang di luar perkiraan. Karena September ini aliran modal cenderung lebih banyak masuk karena tingkat suku bunga global cenderung dovish dan pergerakan rupiah cenderung stabil," ujar Faisal kepada Beritagar.id.

Kondisi global yang dovish berarti bank sentral negara-negara mengeluarkan kebijakan yang melunak dan cenderung pro-pasar. Hal ini ditandai oleh penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh beberapa bank sentral negara maju, seperti The Federal Reserve AS.

Di pasar obligasi aliran dana investor asing ke pasar surat utang negara (SUN) belum berhenti sehingga kembali mencetak rekor baru tertinggi sepanjang masa yang terjadi hampir beruntun selama sepekan terakhir.

Sejak akhir pekan lalu, investor asing tercatat masuk ke pasar SUN senilai Rp38 triliun. Data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu (DJPPR) terakhir menunjukkan investor asing menggenggam Rp1.026,62 triliun Surat Berharga Negara (SBN), atau 38,79 persen dari total beredar Rp2.646 triliun berdasarkan data per 24 September.

Angka kepemilikannya masih positif atau bertambah Rp133,67 triliun dibanding posisi akhir Desember 2018 sebesar Rp893,25 triliun, sehingga persentasenya masih naik dari 37,71 persen pada periode yang sama.

Sementara itu, BI mencatat utang luar negeri (ULN) pemerintah pada akhir semester I 2019 itu naik 9,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi AS$195,5 miliar atau Rp2.761 triliun. ULN ini diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, dengan porsi terbesar pada beberapa sektor produktif.

ULN tersebut berasal dari penerbitan SBN, pinjaman bilateral, pinjaman multilateral dan pinjaman dari bank komersial.

Di samping itu, jumlah ULN swasta juga tercatat naik 11,4 persen menjadi AS$196,3 miliar naik 13 persen. Utang sektor ini tumbuh lebih tinggi dari pemerintah.
Cadangan devisa berkurang AS$2 miliar karena utang Pemerintah


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ang-pemerintah

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Cadangan devisa berkurang AS$2 miliar karena utang Pemerintah KPK tangkap Bupati Lampung Utara

- Cadangan devisa berkurang AS$2 miliar karena utang Pemerintah LSI: 76,3 persen responden setuju Perppu KPK

- Cadangan devisa berkurang AS$2 miliar karena utang Pemerintah Perppu KPK tak bisa jadi alasan pemakzulan Jokowi

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di