alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kecewa Ditunda, Prof Muladi: Apa Kita Lebih Suka KUHP Penjajah?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d882c6c349d0f50571ad9f8/kecewa-ditunda-prof-muladi-apa-kita-lebih-suka-kuhp-penjajah

Kecewa Ditunda, Prof Muladi: Apa Kita Lebih Suka KUHP Penjajah?

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 4
Quote:


kurang "tak bier"
profile-picture
beyoungcarerock memberi reputasi
Sayangnya tidak ada satupun yg mengajak masyarakat untuk mengkaji pembahasan RUU, tidak ada forum yg benar2 mengajak masyarakat untuk mengkaji, kenapa ada pembahasan seperti ini...mereka boleh teriak2 demo, tp tidak menjelaskan bagian mana yg mau diganti, apa penggantinya dll...mereka cuma bilang bahwa mendukung ini salah, mendukung itu benar...meloloskan ini benar, meloloskan itu salah...tidak melanjutkan pembahasan benar, tidak melanjutkan pembahasan salah
Sebenarnya indonesia tidak pernah dijajah. Karena 1945 baru ada indonesia sebelumnya cuma kerajaan2 kecil di nusantara
Lihat 1 balasan
Lho di negara asalnya Belanda, sekarang mereka kekurangan napi, 20 penjara sudah ditutup karena kosong tidak ada napi.

Bukti keberhasilan produk hukumnya.

Jangan sampai karena sentimen "penjajah", malah keliru langkah.
Ikuti saja yang sudah TERBUKTI berhasil. Jangan yang masih awang-awang, apalagi fantasi.

Justru saya lebih setuju kalau mau kopi habis2an dari negara itu.
profile-picture
aloha.duarr memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post i.am.legend.
@i.am.legend.
Jadi menurut ente apa yg sudah di bilang sama muladi benar semua?

Kita agree to not agree aja.

Yg ane ga suka adalah si muladi ini sok suci fengqn membandingkan jaman kolonial. Dan dia dijaman Suharto diem aja kaya tikus basah ga ada bilang apa apa.

Itu poin nya
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan giacartone memberi reputasi
O iya ente bener juga ya prof
Selepas merdeka kita jadi bangsa yg kental akan budaya gotong royong ya
Saking gotong royongnya sampe selangkangan aja jadi urusan negara emoticon-Leh Uga
profile-picture
aloha.duarr memberi reputasi
Mr. 5 menit
Balasan post buncitbubar
Quote:


nahh ini bener... banyak sejarah yang dibolak balik ama kita.. A jadi B, B jadi A, ada pembantaian ini si A langsung jadi kambing hitam tanpa proses pengadilan.. ngeri coy kelamnya sejarah indonesia.. sungguh bangsa ini penuh kebohongan sejarah yg luar biasa...
Balasan post dwiatmaja
ni orang tolol gak liat efeknya, kalo udah fanatik susah si bersih aja dimatanya
Jangan dangkal2 amat lah emoticon-Blue Guy Bata (L)
Balasan post winner4016
Quote:


Nah ini, bisa geger dunia hotelier indonesia terutama di bali yg soal wanita pulang malam. Dipikirnya kerja cuma dari 9 to 5 doang. Gak mikir ada jg perempuan yg kerja 3 to 11 atau 11 to 7. Belum lg yg soal pasal perzinaan yg efeknya turis asing jg kena, bener-bener kontraproduktif dgn yg katanya mau meningkatkan pariwisata indonesia emoticon-Gila
profile-picture
aloha.duarr memberi reputasi
Cermati pasal2 yg di bahas secara terbuka. Jangan alasan KUHP Penjajah.
Sejak awal masa tugas DPR ngapain aja ?
Kenapa baru sekarang buru2 dibahas dan mau disahkan ??
kuhp penjajah???? belanda juga ambil dari napoleon code yang nota bene genius dan banyak dipakai di berbagai negara, bapak itu guru besar kan ya, nah rkuhp skarang gmana ya aga sdkit low class yang menrut ane bgusan dibuat perda eh peraturan kmplek eh kebagusan peraturan kost2 an eh masi ga pas dink emoticon-Malu emoticon-Request
profile-picture
profile-picture
aloha.duarr dan galuhsuda memberi reputasi
kehidupan sosial yang dinamis,
namun pasal2 yang sedang ramai sekarang terlihat tidak dinamis emoticon-Embarrassment
terlihat seperti kita hidup dalam masa kegelapan emoticon-Embarrassment
Bicara mengenai apakah itu sesuatu hal yang asing atau lokal, harus ditilik dari acuan yang digunakannya.
Semisal, acuan mengenai manusia itu perlu makan agar tetap hidup. Acuan ini kalaupun yang mendefinisikannya adalah orang yang lahir ceprot, hidup dan dibesarkan diluar negeri, tentu masih bisa dipakai sebagai suatu acuan/dasar dalam menetapkan sebuah hukum yang berlaku di suatu lingkup sosial masyarakat.

Dari situ kita kemudian bisa mengenal dan memahami apa yang dimaksud dengan acuan yang universal. Kalau kita bicara mengenai pengetahuan yang dimiliki oleh leluhur kita, hal tersebut dikenal sebagai "kesunyataan" (suatu fakta yang berlaku tidak mengenal waktu dan ruang/tempat). Tolong bedakan dengan "kasunyatan" yang cenderung dimaknai sebagai suatu hal yang berdasarkan fakta, bukan fiktif/abal-abal, karena terkait ini kita masih harus melihat apakah itu berlaku pada tempat dan waktu tertentu saja atau tidak.

Dari situ (lagi) kita mengetahui adanya perbedaan antara hukum dan "hukum". Kalau kita bicara mengenai hukum (yang sebenarnya), cenderung pada hal-hal yang bersifat natural dan universal. Sedangkan kalau kita bicara mengenai "hukum", itu cenderung berkenaan dengan masalah sosial masyarakat dan cenderung terpengaruh oleh trend, kondisi pada waktu yang bersangkutan, ruang, dan bagaimana seseorang mempersepsikan sesuatu.

Sebagai contoh, melanjutkan permisalan mengenai manusia untuk hidup perlu makan yang dikemukakan di atas ...
Secara natural, tidak ada namanya maling.
Jangan ketawa atau nyinyir sinis dulu, yah. Pikirin baik-baik ...
Namun tindakan seseorang saat mengambil makanan itu pun tidak lebih hanya berfungsi agar ia bisa tetap survive. ===> Tidak mati kelaparan. Demikian halnya terkait dengan berburu. ===> Membunuh.
Namun sudah lain ceritanya, bila proses mengambil makanan itu dilakukan atas dasar keserakahan semata. Sudah lain ceritanya, bila seseorang membunuh disebabkan karena benci, iri, angkara murka.

...
Lha ... dari situ kita kembali/patut bertanya ...
Proses revisi dari beberapa pasal yang ada, acuan yang digunakannya apa ?
Dari situ akan kelihatan nantinya, apakah itu memang perlu dilakukan, atau hanya dilakukan menurut perubahan kondisi, atau memang untuk diselintutkan ...
Yang ngotot di RUUKUHP itu partai siapa dulu ? mau bikin jebakan betmen buat Pemerintah? Untung ditunda, moga2 ditolak! emoticon-thumbsup
knp ga order kuhp yg terbaru dr belanda sekalian? ....... emoticon-Ngacir
Quote:


yg semangat pks aja atau ada yg lain gan?
para pengkritik dan kawan-kawan ini ada tujuan lain juga, yang bapak minta dibaca scr utuh sepertinya susah, krn mereka memanfaatkan ini untuk menjatuhkan pemerintah
ane sepakat ama ts pokok persoalannya adalah kurangnya sosialisasi dr pemerintah..ane yakin yg memprotes revisi RKUHP belom membaca tuntas rancangan RKUHP-nya hanya membaca segelintir dan sepotong2 tanpa memahami dan mengkaji seutuhnya..salahnya pemerintah juga sih selalu terburu dan merasa dikejar waktu untuk mengesahkan rancangan tsb..coba setahun atau 2 tahun sebelumnya rancangan tsb mulai disosialisasikan kepada masyarakat melalui lembaga2 terkait, pemerintah daerah, media massa dan FGD sehingga masyarakat pasti mempunyai kesempatan untuk menalaah dan mengkaji baik itu dalam hal memberikan masukan maupun mengkritisi kekurangan dr rancangan RKUHP tsb..
Halaman 3 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di