alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Imam Nahrawi Menteri Kedua Jokowi yang Jadi Tersangka KPK
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d820a55f4d6957dae273f5d/imam-nahrawi-menteri-kedua-jokowi-yang-jadi-tersangka-kpk

Imam Nahrawi Menteri Kedua Jokowi yang Jadi Tersangka KPK

Imam Nahrawi Menteri Kedua Jokowi yang Jadi Tersangka KPK

KPK telah menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjadi tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora. Imam Nahrawi menjadi menteri kedua di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Jusuf Kalla yang ditetapkan komisi antirasuah sebagai tersangka korupsi.

Penetapan Imam Nahrawi sebagai tersangka diumumkan KPK dalam konferensi pers yang dipimpin Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

"Dalam penyidikan tersebut ditetapkan 2 orang tersangka yaitu IMR (Imam Nahrawi)," ujar Alexander

Dalam kasus ini, Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy telah divonis 2 tahun 8 bulan penjara terkait kasus suap dana hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Dalam putusannya, dibeberkan juga aliran dana sebesar Rp 11,5 miliar yang diterima asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum.

Dalam perkara ini Ending dan Bendahara KONI Johny E Awuy disebut menyepakati pemberian komitmen fee dari KONI Pusat kepada pihak Kemenpora. Johny sendiri divonis 1 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan dalam perkara ini.

Sebelum Imam, Idrus Marham jadi menteri pertama di era Jokowi-JK yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Idrus Marham kala itu menjabat sebagai Menteri Sosial.

Idrus ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1 oleh KPK pada Agustus 2018. Idrus diduga menerima janji aliran duit terkait perkara itu.

Meski demikian, bukanlah KPK yang pertama kali mengumumkan Idrus sebagai tersangka. Idrus sendiri yang mengumumkan dirinya sebagai tersangka.

Cerita itu terjadi di kompleks Istana. Idrus awalnya mengajukan pengunduran diri dari jabatan Mensos ke Presiden Jokowi, Jumat (24/8/2018). Dia kemudian tanpa ragu menyebut dirinya menjadi tersangka di KPK. Status tersangka ini diinterpretasikan Idrus Marham lewat surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang diterima Idrus, Kamis (23/8) sore.


"Sudah kemarin sore (Kamis 23 Agustus, red), kan atas dasar itu saya mengundurkan diri," ujar Idrus, Jumat (24/8/2018).

Malam harinya, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengumumkan status tersangka Idrus Marham. Penyidikan terhadap Idrus tercatat dimulai sejak 21 Agustus 2018.

"Dalam proses penyidikan KPK tersebut ditemukan sejumlah fakta baru dan bukti permulaan yang cukup berupa keterangan saksi, surat, dan petunjuk sehingga dilakukan penyidikan baru tertanggal 21 Agustus 2018 dengan 1 orang tersangka, yaitu IM (Idrus Marham)," ucap di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/8/2018).


Sumur: https://m.detik.com/news/berita/d-47...k/2#detailfoto


Pejabat jadilah pejabat asal jangan sikat duit rakyat
Pak menteri jadilah pak menteri asal jangan banyak korupsi..

profile-picture
profile-picture
profile-picture
tahubulatgury12 dan 6 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
paling doyan ngeliat menteri jatah partai yang kena.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dafdiv11 dan 7 lainnya memberi reputasi
emoticon-Berduka (S)
turut berduka cita
Satu lagi menteri terjerat, semoga ini terakhir kalinya ataukah ini gerbang untuk menangkap menteri koruptor lainnya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
omburitb4u dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
haduh kasihan pejabat2 kita..
gara2 taliban ini ya emoticon-Embarrassment
Merusak aja..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
monkeydragon1 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh leonosphire
salah jokowi lagi kah?? emoticon-Malu
Lihat 6 balasan
Quote:


Sepertinya begitu...

Sukurlah RUU yg akan memberangus mereka sudah di setujui..

Kedepannya ga bakal ada lagi kejadian2 seperti ini.. emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bebelac3oox dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Salah rombongan taliban jidat gosong.. emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bebelac3oox dan 2 lainnya memberi reputasi
baguslah itu ditangkap

3 pimpinan kpk mundur no efek terbukti menteri saja ditangkap
profile-picture
uratkumbang memberi reputasi
berarti g terbukti revisi melemahkan kpk,

sobat gurun kelojotan aje
profile-picture
profile-picture
profile-picture
todzzz dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Ya apresiasi
profile-picture
uratkumbang memberi reputasi
Balasan post boyzok
Menpora udah sejak lama dibidik KPK.

Sedangkan revisi baru disahkan kemaren.

Hak hak hak.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lqmnnhkm dan 3 lainnya memberi reputasi
Hadapkan ke regu tembak aja bajingan model begini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bebelac3oox dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post boyzok
Quote:


Gini lho om..

Kasusnya berawal dr OTT KPK sudah berjalan sebelumnya,
penetapan menpora inikan hasil pengembangan


Ini 3 Fakta OTT KPK terhadap Pejabat Kemenpora
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Selasa (18/12/2018) malam.

Kali ini, KPK menyasar pejabat pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Berikut rangkuman Kompas.com atas kegiatan OTT tersebut:

1. Amankan 9 orang
Tim KPK mengamankan sembilan orang dalam OTT tersebut. Menurut Ketua KPK Agus Rahardjo, dari sembilan orang tersebut, ada pejabat Kemenpora dan pengurus KONI yang ikut diamankan.

"Ada sembilan orang yang kami amankan dan kemudian dibawa ke kantor KPK untuk kebutuhan klarifikasi lebih lanjut. Pihak yang dibawa tersebut dari unsur Kemenpora dan KONI, baik pejabat setingkat deputi di Kemenpora, PPK, maupun pengurus KONI," kata Agus dalam keterangan tertulis, Selasa malam.

2. Diduga terkait pencairan dana hibah
Agus menjelaskan, diduga terjadi transaksi terkait kepengurusan pencairan dana hibah dari Kemenpora ke KONI.

3. Amankan ATM dan uang Rp 300 juta
Dalam OTT tersebut, tim penindakan KPK mengamankan kartu ATM yang berisikan dana sekitar Rp 100 juta lebih dan uang tunai sekitar Rp 300 juta.

"Kami mendapat informasi akan terjadi transaksi penerimaan uang oleh penyelenggara negara di Kemenpora, KPK melakukan crosscheck dan menemukan bukti-bukti awal berupa uang sekitar Rp 300 juta dan sebuah ATM yang juga berisi uang seratusan juta rupiah," paparnya.

https://nasional.kompas.com/read/2018/12/19/06093031/ini-3-fakta-ott-kpk-terhadap-pejabat-kemenpora


Jd kasus ini penyelidikan nya sebelum RUU KPK berlaku.

emoticon-Shakehand2


Maaf ini ane copas tulisan nya agan

@sniper2777

profile-picture
profile-picture
profile-picture
lqmnnhkm dan 5 lainnya memberi reputasi
keciduk emoticon-Turut Berduka
profile-picture
uratkumbang memberi reputasi
Repolusi mental emoticon-Recommended Seller
profile-picture
lqmnnhkm memberi reputasi
.......buat bukti kpk belum lemah kah....si nahrawi dipensiundinikan di dalam lapas..supaya cepet dan proses ga berbelit buat phk dia...atau ada konspirasi politik?



initinya ini komen cuma karangan...ga usa dianggap serius...ga ada buktinya koq...emoticon-Ngacir
Serangan Balik ?
Biasanya disebutkan koruptor menyerang balik kpk.
Apakah sekrg kpk menyerang balik istana ? emoticon-Wakaka
profile-picture
aloha.duarr memberi reputasi
Aanjiiiing kau kpk
Bangsaaat kau kpk talibaaan!!!!emoticon-Marah
profile-picture
uratkumbang memberi reputasi
agamanya apa?

nanya doang gan
profile-picture
aloha.duarr memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post frimen
Waduuh ane ga tau bre,ane cuma tau dia ini menteri olahraga..
Mungkin bawah ane ada yg tau..

profile-picture
aloha.duarr memberi reputasi
Nunggu KPK kandangin si enggar emoticon-Big Grin
profile-picture
bebelac3oox memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di