alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Demo di KPK, Mengaku Dibayar 50 Ribu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7f1727e83c725acb789948/demo-di-kpk-mengaku-dibayar-50-ribu

Demo di KPK, Mengaku Dibayar 50 Ribu

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Beredar kabar aksi demo yang terjadi Sabtu lalu di Gedung KPK sejumlah pendemo merupakan kelompok bayaran. Utusan Open Government Partnertship sekaligus Coordinator Nasional Lembaga Publish What You Pay Indonesia Maryati Abdullah mengkhawatirkan fenomena tersebut.

Demo di KPK, Mengaku Dibayar 50 Ribu

Ia mengaku sedih karena ada sekelompok masyarakat ekonomi lemah yang diperlakukan seperti itu.

Menurutnya, fenomena pendemo bayaran tersebut adalah pembodohan demokrasi sekaligus kemunduran demokrasi.

Tidak hanya itu, ia juga melihat fenomena itu adalah potret ekonomi di Indonesia yang menunjukan ketimpangan sosial yang masih tinggi.

Hal itu disampaikannya saat konferensi pers Aliansi Masyarakat untuk Keadilan Demokrasi (AMUKK) di Jakarta Pusat pada Minggu (15/9/2019).

"Saya sedih kalau ada kelompok masyarakat yang dibegitukan. Artinya kan mereka butuh pendapatan. Butuh uang makan harian dan sebagainya dan itu adalah potret ekonomi kita yang timpang dan itu ada di sekitar Jakarta artinya di Ibu Kota. Itu fenomena yang menurut saya semacam pembodohan demokrasi. Orang demonstrasi tapi dibayar. Kemudian dia tidak paham substansinya dan itu benar – benar kemunduran,” kata Maryati.

Ia sendiri mengaku tidak tahu siapa yang ada dibalik para pendemo yang mengaku dibayar tersebut.

Namun menurutnya, hal itu menjelaskan bahwa ketimpangan ekonomi dapat membuat kelompok-kelompok masyarakat ekonomi menengah ke bawah akan percaya kepada uang dan kekuasaan.

"Dan dengan ekonomi yang timpang itu berbahaya, karena mereka akan percaya kepada uang, siapa yang bayar dan kedua kepada siapa yang punya power (kekuasaan). Power itu macam-macam bisa senjata, politik, dan sebaginya," kata Maryati.

Menurutnya, dalam hal ini kualitas masyarakat berpartisipasi dalam demokrasi menjadi tidak bebas karena masyarakat tidak punya pikiran orisinil, tidak dilindungi, dan berada di bawah pengaruh atau tekanan uang dan kekuasaan tersebut.

"Dan nanti bisa jadi saya juga khawatir hal-hal seperti itu menyebabkan masalah-masalah lain, konflik, politisasi agama. Kan itu sudah muncul dari adanya "kebodohan", informasi asimetrik, uang, dan sebagainya," kata Maryati.


Ia pun menilai fenomena tersebut adalah sebuah anomali dalam demokrasi karena kebebasan warga negara dan suara masyarakat jadi terhalangi karena bayarannya.

"Itu demokrasi yang tidak sehat. Itu tidak boleh. Kita khawatir ekonomi turun, orang-orang miskin dan pengangguran itu dimobilisasi untuk menciptakan chaos politic dan demokrasi. Tidak boleh," kata Maryati.


Diberitakan sebelumnya, Arief (15) datang ke Gedung Merah Putih, KPK , Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu sore (14/9/2019). Pelajar ini terlihat bersama gerombolan seusianya duduk di trotoar depan KPK bersama massa bernama Corong.

Saat ditanya, Arief mengaku ikut aksi ini diajak oleh seorang temannya yang sama – sama dari Kampung Pulo, Jakarta Timur.

“Iya ikut ini, dijanjiin dibayar gocap (50 ribu) setelah bubar,” kata dia.

Ia mengaku tak begitu memahami apa yang disampaikan oleh massa.

“Ya gitu aja, dukung Jokowi revisi UU,” ucapnya singkat.

Sementara itu, remaja lain dari massa lainnya yang juga ditanya enggan menjawab pertanyaan yang sama. Mereka hanya menjawab mereka diajak oleh orang dewasa dalam aksi hari ini.

Namun, dari sejumlah informasi di lapangan, massa dibayar bervariasi dari 50 ribu hingga 300 ribu.

Sumber : http://surabayapagi.com/read/demo-di...ibayar-50-ribu
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
waw aku terkejut..
https://m.detik.com/news/berita/d-3347967/foto-bagi-bagi-uang-ke-pendemo-viral-di-medsos-ini-kata-munarman?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C6569083317

umat 212 aja membolehkan jdnya g ada masalah emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
samradler dan areszzjay memberi reputasi
tak uang tak jasa istilah orang kalo di sewakan emoticon-Belo
Lumayanla
Nah ini nih yg ditakutkan dalam sebuah pergerakan massa dalam demonstrasi, yaitu massa bayaran.
Mereka tidak tahu apa apa tentang esensi demo dan gampang sekali digerakkan karena intinya mereka dibayar utk melakukan sesuatu.
emoticon-Cape d...
profile-picture
samradler memberi reputasi
Cape deh
parah banget yaa, padahal mereka ga ngerti duduk permasalahannya apaa malah mau mauan aja dibayar buat jadi massa bayaran.
Quote:


Haaalllooo....KPAI.....giliran kayak gini kalian kicep...mana suaranyaaaa???

Semoga segera diberikan hidayah kepada orang orang yg sengaja memobilisasi rakyat oportunis model mode gini

Dan bagi rakyat oportunis pejuang Gocap an,,,semoga segera mendapatkan hidayah juga dan kembali ke jalan yg benar..

Demi duit gocap sudah sukses nambah nambahin rame di mari
murah..
ngga demo minta kenaikan tarif ?
Waduuuh ada ada aja nih, kalau memang benar semoga bisa diungkap dalangnya


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di